NovelToon NovelToon
Wondertainment Jurnal

Wondertainment Jurnal

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Fantasi / Misteri / Contest / Barat / Tamat
Popularitas:87.3k
Nilai: 4.8
Nama Author: Author Smile

Dunia ini berubah menjadi semakin lebih aneh

Seseorang yang memiliki julukan [setan mata putih] disembah sebagai dewa.

Boneka beruang terus menatap benteng-benteng manusia dengan air liur menetes di mulutnya.

Dan... Orc...Orc Yang mereka pikir adalah ternak hewan mereka. berubah, dan mendirikan sebuah kerajaan untuk memusnahkan manusia.

Di era ini... Manusia bukanlah penguasa yang layak untuk saat ini.

Roland: Bisakah kalian melepaskanku? aku hanya ingin hidup dengan tenang... tunggu? kenapa kau memakan ayam goreng!? letakkan itu!!! aku akan memusnahkan semua manusia! kalian EVIL!!!

____

Gengre: Komedi, Fantasi, petualangan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Author Smile, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kultivasi

Pagi yang cerah, untuk awal yang baru~

Roland dibangunkan dengan sinar matahari dan kicauan burung...

"Bangun Roland! sudah waktunya sarapan!"

Ya... Kicauan burung yang sangat berisik.

Roland bangun dengan mata panda, akibat tidak bisa tidur semalaman.

Sejak mengetahui bahwa dia telah jatuh miskin. Roland tidak bisa tidur malam itu.

Kesalahan terbesarku dalam hidup ini adalah memberikan kata sandi rekeningku kepada Bella.

Tunawisma tertentu~

Tapi, mari kita ambil sisi positifnya.

Dengan tidak ada uang, hidup Roland seperti terlepas dari beban.

Jika diumpamakan ini seperti: Kembali ke alam.

Yah... rasakanlah bau kebebasan, dan marilah kita bergabung dengan alam....

"Untuk apa kau bermeditasi di tempat tidur? cepat masak sesuatu, aku sudah lapar!"

"Diam kau burung brengsek!!"

_____

Roland sekarang sedang memasak sisa daging tupai yang ditemukannya dalam kulkas.

Setelah memberikannya kepada Bella dan para kucing untuk sarapan mereka. Roland bergegas ke kamarnya, dan memilih pakaian yang cocok.

Roland memilih pakaian kemeja lengan pendek dengan motif kotak-kotak sebagai bajunya dan untuk celananya dia memakai celana jins.

Memandang ke cermin sosok yang sangat ganteng. Roland turun ke bawah, dan pergi ke luar rumah.

Bella yang sedang makan. secara tidak sengaja melihat pakaian Roland yang rapi, dan menatapnya dengan heran.

"Hei Roland, mau ke mana? tidak sarapan dulu?"

Roland berhenti berjalan, dan memiringkan kepalanya 40° derajat.

"Heh! apa kau pikir aku Sudi makan dengan sekelompok orang miskin seperti kalian? Maaf ya... aku mau menemui ibu gula ku sekarang. aku tidak punya waktu untuk meladeni orang seperti kalian disini."

"Selamat tinggal."

Roland berbalik dengan bergaya, dan dan dia pergi ke luar pintu dengan wajah sombong.

Bella: "...." Sepertinya dia masih marah...

____

Di sebuah villa dengan halaman yang rapi. Roland sedang berbaring di paha Lilyana.

Menggeser kepalanya. Roland melihat halaman ini sama persis dengan waktu sebelum bola itu menghancurkannya.

Aku tidak tahu, tim kontruksi mana yang sangat handal ini bisa ditemui...

Saat Roland mempunyai banyak pikiran acak di dalam benaknya. Tiba-tiba, ada sebuah tangan yang mengulurkan ke kepala Roland dan meluruskannya.

"Tolong jangan bergerak, itu geli~"

Menatap wajah cantik yang sedang tersenyum sambil mengelus rambutnya...

Entah kenapa Roland merasakan perasaan yang sangat damai di dalam hatinya~

Dengan dia bergadang semalaman, dan ditambah dengan bau harum tubuh wanita alami yang berasal dari tubuh Lilyana. Roland mulai tertidur....

Lilyana yang dari tadi mengelus rambut Roland, langsung menyadari pernapasan Roland yang sangat tenang...

"Hmm? Roland, apa kau tertidur?"

Tidak ada tanggapan dari Roland. Lilyana memastikan bahwa Roland memang sedang tertidur.

Melihat wajah rileks Roland yang sedang tertidur. Lilyana semakin tersenyum.

"Kau tahu Roland? Kau sangat imut~"

Mengelus rambut Roland. entah kenapa menurut Lilyana, Roland semakin persis dengan gadis teman masa kecilnya...

Sama-sama mempunyai jiwa seorang anak kecil, dan juga penurut seperti anjing.

"Sangat imut~"

_____

Hari sudah siang, dan Roland sekarang makan bersama dengan Lilyana.

Jangan menganggap bahwa Roland hanya menumpang makan di rumah Lilyana, sama sekali bukan!

Di sana, dia juga mencari informasi seputar pengetahuan umum akademi dan pulau devout.

Di sini, kekuatan Awaken yang baru bangun, biasanya muncul ketika berumur 17 tahun.

Pada awal mulanya. kekuatan Awaken diukur dengan tingkatan E sampai dengan S+, sesuai dengan seberapa kuat dan paling mahir dalam pemakaiannya.

Tapi, Tiba-tiba entah dari mana datangnya. muncul sebuah kultivasi seperti legenda orang China, muncul di kalangan Awaken.

Hal ini yang merubah pendapat banyak orang, bahwa kekuatan yang terbangun tidak bisa bertambah kuat.

Sekarang, Dunia ini sudah memasuki era kultivasi.

Selama kau memiliki bakat yang sangat bagus. seberapa sampahnya kekuatan itu, dia pasti akan di perebutkan oleh banyak orang.

Tingkatan kultivasinya sekarang adalah:

Alam pemurnian: Noob asli.

Alam bintang: Level 1-10. (semakin besar semakin kuat.)

Orang awam: Rata-rata di alam bintang 3 dan 4.

Dengan semua informasi semacam ini, Roland tidak bisa dibilang nolep sekarang.

"Oh-ya! Lily, Kau sekarang berada di alam mana?"

Mendengar pertanyaan dari Roland. Lilyana menaruh tehnya dan berkata:

"Aku belum kultivasi sama sekali."

"Kenapa kau belum kultivasi sama sekali?"

Roland bingung.

"Karena.. Orang bangkit biasanya berumur 17 tahun atau lebih. kita bisa berkultivasi ketika kita bangkit, dan mendapatkan ruang kosong yang ada di perut."

"Akademi juga mengetahui hal seperti ini. mereka nantinya akan membagikan formula kultivasi saat masuk akademi. hal ini berguna sebagai menguji bakat mereka, dan membatasi peredaran informasi, seputar dengan perluasan metode kultivasi."

"...Dan juga, jika ada orang yang ketahuan kultivasi terlebih dahulu. maka dia tidak diizinkan masuk ke akademi dengan kondisi apapun. hal semacam inilah yang membuat orang tidak berani kultivasi secara sembarangan."

Mendengar hal ini dari Lilyana, Roland tidak bisa berkata dalam hatinya: Orang disini sangat licik !

_____

Setelah mereka selesai makan. Lilyana terus menggosok rambut Roland.

Roland: "...." Sungguh! Seberapa fetishnya kau tentang rambutku !?

Roland hanya bisa terdiam, dan baring di paha Lilyana dengan jujur.

Yah...setidaknya bau tubuh Lilyana harum...

Hidup itu seperti diperkosa. jika tidak bisa melawan, nikmati saja.

Kakek sugiono~

_____

Sore menjelang malam...

Roland pulang ke rumah dengan perut yang sangat kenyang, dan sebungkus cemilan.

Selain pandai mengelus. Lilyana juga pandai memasak.

Selama waktu sore harinya, Entah mengapa Lilyana terus memberi makan Roland dengan banyak cemilan. Dan... tentu saja Roland memakan semuanya.

Apa kau bercanda denganku!? Itu semua gratis!! Sangat mumbazir jika dibuang!

Roland terus berjalan sambil mengelus perutnya yang bulat, dan sampai di depan rumahnya.

Ketika membuka pintu. Roland tidak menemukan Bella atau para kucing di ruang tamu.

Roland pergi ke dapur, dan di sambut dengan sebuah kekacauan yang sangat hebat.

Banyak perabotan alat masak berserakan disana-sini, dan di atas meja makan. Lulu dan Lala sedang mengeong tidak jelas...

"Meong.. meong.. meong.. meong.. meong.. meong.. Meong.. meong.. meong.. meong.. meong.. meong.. Meong.. meong.. meong.. meong.. meong.. meong.. Meong.. meong.. meong.. meong.. meong.. meong....."

Meskipun tidak tahu apa yang mereka bicarakan. Roland memiliki sebuah insting, bahwa mereka selalu mengatakan sebuah kata. yaitu "SUSU".

Roland mundur dengan perlahan-lahan, dan menuju kamarnya sambil berjinjit.

Ketika dia masuk ke kamar tidur, dia melihat Bella sedang termenung menatap matahari terbenam di balkon teras kamarnya...

Menatap ponsel Bella yang ada di kasur. Roland langsung tahu apa yang terjadi disini.

Roland berjalan ke arah Bella dan duduk di sebelahnya.

Dia membuka kantong plastik, dan menyajikan sebuah cookies kepada Bella.

"Mau?"

Bella hanya melirik Roland sekilas.

Melihat ini, Roland melahirkan sebuah pengertian dan menaruh sebuah cemilan di sayap Bella.

"T-terima kasih..."

"Sama-sama, ( ^ _ ^ )"

Dengan begitu. Pemandangan satu burung, dan satu manusia menatap matahari terbenam sambil memakan kue, lahir...

Kouta anda tidak mencukupi :)

Kata-kata yang jika dibaca, akan membuat anda sangat depresi.

Bocil Ep-ep~

1
John Singgih
kasih sayang ayah kepada anaknya
John Singgih
waktunya berburu
John Singgih
lagi-lagi tewas dimakan hamster
John Singgih
akhirnya dapat senjata berupa pentungan
John Singgih
kayaknya cuma mimpi ya
John Singgih
kok tambah bingung aku bacanya ya
ANM (PENGAMAT)
burung yang menyedihkan
ANM (PENGAMAT)
wih bagus cerita nya thor
ANM (PENGAMAT)
sampai saat ini alur nya masi santai hmm mantap ga sabar liat si mc kuat
ANM (PENGAMAT)
Saat nya berburu mwuhehe
ANM (PENGAMAT)
hidup bagaikan game mati respawn lagi haha
Shadow Hunters
...
Ken Ai
bunga mawar untuk semangat mu thor
Shadow Hunters
...
Shadow Hunters
....
Shadow Hunters
...
Shadow Hunters
....
Shadow Hunters
...
Shadow Hunters
..
Shadow Hunters
...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!