Seorang gadis remaja yang masih dibangku sma yang bernama Fio sangat diinginkan untuk bisa menjadi menantu dari sahabat ayahnya.
Dimana seorang anak laki-laki yang diberi nama Aldo belajar membuka suatu usaha tanpa mengandalkan nama & modal dari orang tuanya dengan tujuan agar dapat mandiri bersama keluarga kecilnya.
Kegigihan seorang anak remaja dalam membangun suatu usaha dengan status perkawinan yang juga tergolong masih usia dini, tapi mampu menjalani suatu perannya sebagai pelajar, kepala rumah tangga sekaligus pengusaha. Walaupun kehidupannya seperti roda berputar dengan segala permasalahan baik di dalam rumah tangganya, studynya dan usahanya / pekerjaannya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Diyah Ayu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bertemu Mikael
Mereka berdua sarapan tanpa ada suara, seperti biasa hanya terdengar suara sendok dan garpu saja yg membentur piringnya.
Selesai sarapan hp Fio berdering tanda ada panggilan.
"Halo Fi, loe serius mau ngajak jalan hari Ini?" tanya suara di sebrang sana.
"Iya kalau loe ga keberatan sih, bentar aja kok. Tapi kalau dirimu tidak bisa ya gpp nanti gue jalan sendiri aja." jawab Fio ke Dewi
"Mau kemana?" tiba-tiba suara Aldo menyela dan Dewi yg mendengar dari sebrang telp hanya diam mendengar jawaban Fio.
"Mau jalan sama Dewi bentar" jawab Fio
"kok aku ga diajak sih" kata Aldo seolah menggoda Fio.
"ga usah ikut, aku cuma mau jalan berdua ma Dewi aja" jawab Fio yg masih malas pergi sama suaminya.
Dewi yg mendengar jawaban Fio ketus, sudah bisa menebak bahwa Fio masih marah dengan suaminya.
"Jadi aku ga diajak nih" goda Aldo lagi yg tidak lagi mendapat jawaban dari Fio.
Fio berdiri dan jalan menuju sofa ruang tamu sambil menjawab telp dari Dewi. Aldo tak mau kalah, dia mengikuti istrinya dari belakang. Karena Aldo tahu jika istrinya masih marah sama dirinya. Aldo memeluk istrinya dari belakang dan mendekatkan bibirnya ke leher istrinya yg membuat Fio kegelian.
"Ih kakak ngapain sih, Fio kan lagi telp sama Dewi" jawab Fio yg menghindar dari suaminya tapi tidak juga terlepas dari pelukan suaminya.
Dewi yg mendengar suara manja Fio hanya berdehem saja.
"Nanti kita ketemuan disana ya, kalau loe bisa. Tapi kalau ga bisa ya gpp gue sendiri aja" kata Fio ke Dewi yg membuat Dewi juga ga bisa menolak ajakkan sahabatnya ini.
"iye..gw usahakan datang deh" jawab Dewi pasrah.
Akhirnya telp berakhir juga. Dan Aldo belum juga melepas pelukannya ke sang istri. Dan tanpa permisi Aldo menggendong istrinya untuk diajak masuk ke kamarnya. Fio kaget dengan apa yg dilakukan suaminya sekarang.
"kakak, mau ngapain sih turuni Fio kak" Fio meronta minta turun karena malu dilihat bi Ina
"Kakak mau bawa kamu ke kamar kakak" jawab Aldo sekenanya
"Ah kakak, sudah ayo turunin aku" suara Fio memaksa minta diturunin
Mereka sampai di kamar Aldo dan Fio diturunin diranjangnya perlahan-lahan. Kemudian diciumnya bibir istrinya lama. Fio membalas ciuman bibir sang suami. Aldo merambah mencium ke leher istrinya. Fio yg geli tapi menikmati ciuman suaminya tanpa sadar mendesah kecil "ehm"
Aldo mengakhiri ciumannya karena takut dirinya sendiri khilaf.
Aldo duduk bersandarkan kepala ranjangnya di sebelah Fio.
"nanti perginya kakak anterin ya" kata Aldo.
"kita jalan-jalan berdua aja, Dewi biarkan saja di rumah jika mau belajar" lanjut Aldo
Fio kemudian mengetik tulisan ke Dewi jika dia jadinya mau dianter Aldo jalannya. Dewi menjawab okey dan meminta maaf karena tidak bisa ikut menemani Fio.
Di Mall XIX
Sepasang suami istri remaja ini pun sampai di mall untuk jalan berdua dengan bergandengan tangan. Fio dengan santainya jalan menyusuri mall untuk melihat-lihat kosmetik. Dia memang mau beli liptinnya yg sudah habis juga handbodynya.
Fio mengambil beberapa barang di toko kosmetik tersebut. Suaminya yg melihat istrinya mengambil beberapa barang itu kemudian diminta dan Aldo langsung mengantri untuk membayar di kasir.
Mereka benar-benar menikmati jalan berdua seperti orang sedang pacaran. Mereka bertemu dengan sepupu Aldo yg bernama Mikael.
"Hai Do" sapa Mikael kemudian matanya melihat ke Fio
"Hai, loe ma siapa?" tanya Aldo yg enggan memperkenalkan Fio ke sepupunya itu.
"sendiri aja" jawab Mikael. "loe ga kenalin ke gue nih, jam segini udah ngapel" lanjut Mikael menggoda sang sepupu.
"o ya sayang ini kenalin sepupuku Mikael" kata Aldo
"Fio"
"Mikael"
Mereka menyebut nama masing² dan saling berjabat tangan.
"sudah, ga usah lama-lama pegangnya" kata Aldo menyingkirkan tangan Mikael yg lama menjabat tangan istrinya.
"Ya ampun do, belum juga jadi miliknya udah bucin loe" kata Mikael yg langsung dapat pelototan dari Aldo.
"sembarangan loe ngomong ya" jawab Aldo
"Eh iya Do, kapan-kapan kita nonton yuk. Udah kan loe udah selesai ujian kan" ajak Mikael.
"okey aja, ntar loe telp gue aja" kata Aldo ke Mikael.
Mereka bertiga menghabiskan waktu ngobrolnya di salah satu resto mall XIX.
"O ya, gue dengar loe sekarang buka cafe ya. Dimana, ntar gue ajak temen ke sana" kata Mikael
"Iya silahkan aja di dekat taman jalan kamboja, tapi gue belum tentu ke sana ya malam ini" jawab Aldo. Mikael hanya mengganggu aja.
"Kalian udah lama pacaran?" tanya Mikael melihat Aldo dan Fio bergantian.
Mikael seumuran dengan Aldo hanya beda sekolah saja.
"aku seperti ga asing deh lihat Fio Do" kata Mikael ke Aldo yg membuat kedua pasangan ini heran.
"Emang kalian pernah kenal ya" tanya Aldo melihat istrinya kemudian ke Mikael.
"Tadi udah kenalan kok" jawab Mikael sekenanya.
📗MENIKAHI MUSUH KERAJAANKU
📘THE POWER OF FIRST LOVE
See You In The Comment...🙏
Salam dari Jodoh Takkan Kemana dan Bahasa Kalbu 🤗🤗🤗 mari kita saling mendukung 👍🏻
Jangan lupa mampir juga di karyaku ya kak.
" DIA ISTRI PILIHAN NENEK "
Semangat kak.