NovelToon NovelToon
King Mafia My Husband

King Mafia My Husband

Status: tamat
Genre:Komedi / Action / Mafia / Trauma masa lalu / Gangster / Cinta Seiring Waktu / Roman-Angst Mafia / Tamat
Popularitas:8.3M
Nilai: 4.8
Nama Author: Yanti sihite

Daniel Deron Kenzo, Dikenal sebagai sosok pria yang dingin dan juga berparas sangat tampan, Namun dibalik sikap dingin ya itu ada tersimpang masa lalu yang belum bisa Daniel lupakan, Yaitu tentang perselingkuhan Kevin Deron Kenzo (Papah Daniel) dan Yuliana, Yang mengakibatkan Mamah Daniel bunuh diri Vanesa Deron Kenzo.

Sampai suatu hari, Daniel dipertemukan dengan sosok seorang anak perempuan yang sangat ceria dan cantik yaitu Selin Callista Amor di sebuah taman sekolah Daniel.

Namun, Suatu hari setelah pertemuan itu Daniel kecil tidak bertemu lagi dengan Selin kecil, Daniel tampak sangat semakin murung dan merasa sangat kesepian. Hingga Daniel menyuruh anak buahnya mencari Selin sampai kemana pun. Namun hasilnya pun tetap mengecewakan.

Setelah Daniel Dewasa, Daniel pun menjalankan bisnis gelapnya, Yaitu perdagangan senjata api secara ilegal. Namun bukan hanya Daniel saja, Ada begitu banyak juga yang menjalankan bisnis ini, Tetapi tidak sesukses Daniel, Maka dari itu Daniel di tandai sebagai King Mafia yang paling Disegani diantara para Mafia. Dibalik kesuksesan ya itu Daniel memiliki banyak musuh, Salah satunya itu adalah Varon Calsta yang juga seorang Mafia.

Setelah Daniel kecil dan Selin kecil dewasa, Akankah mereka dipertemukan kembali??

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yanti sihite, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 34

Tok....Tok...Tokkkk. (suara pintu)

"Iiihhhh siapa sih, pagi-pagi buta gini ketok-ketok pintu?" Gerutu Selin kesel, Tapi tetap turun dari atas tempat tidur menuju pintu.

Ceklek..... (suara pintu)

"Good Morning Selin sayang" Sapa Yohana memeluk Selin.

"Morning juga, Ada apa kamu kesini pagi-pagi buta sekali?" Tanya Selin masih mengantuk.

"Sel kamu lupa ya?" Tanya Yohana balik.

"Lupa apanya?" Masih bingung.

"Yaa ampun Selin, inikan hari minggu, Yaa pastinya ajak kamu lari pagilahh" Kesal Yohana menorobos masuk kedalam kos Selin.

"Oohh iyaa ini hari minggu ternyata" Jawab Selin tertawa kikuk.

"Enggak, Senin" Jawab asal Yohana.

"Kalau gitu kerja dong" Sambung Selin tertawa.

"Iihhhh kamu itu ya, makin nyebelin aja deh" Gerutu Yohana.

"Masa iya sih" Goda Selin tertawa.

"Malas aahhh" Mulai kesal.

"Iya dehhh, itu wajah dikondisikan dulu, enggak baik tau, pagi-pagi udah cemberut" Godain Selin lagi sambil tertawa.

"Hhhmmm" Gumam Yohana.

"Yaaa udah, Mendingan aku lanjut tidur aja aahh" Menuju kasur.

"Selinnnnn...." Teriak Yohana makin kesal.

"Siapa suru kamu cemberut".

"Yang mulai siapa?".

"Iya deh iya dehh, Aku mengalah ajalah" Ucap Selin tersenyum kemudian berjalan ke arah kamar mandi.

"Cepatan" Teriak Yohana pelan.

"Iyaaaa"

Sekarang Selin dan Yohana telah berada di lapangan. Dan seperti biasa, Selin dan Yohana telah berpakain khusus untuk berolah raga.

"Siap Sel?" Tanya Yohana ingin berlari.

"Siap dong" Jawab Selin semangat.

"Let's Goo" Ucap Yohana berlari bersama Selin mengelilingi lapangan.

"Cepat Sel" Teriak Yohana setelah lebih 1 jam mereka berlari.

"Akhh...Akhhh...Aku enggak sanggup lagi Han" Teriak Selin ngos-ngosan.

"Aahhh Luhhh mahhh, Baru segini aja udah kecapean" Ucap Yohana Menyusul Selin kebelakang.

"Yaa elahh, kan enggak pernah lagi!"

"Yaa udah, kalau gitu kita istirahat disitu aja dehh" Tunjuk Yohana ke arah kursi yang ada dipinggir jalan menghadap ke arah Danau.

"Iya, Yokkk"

"Kamu duluan dulu ya Sel, aku beli minum dulu kesana" Tunjuk Yohana kesipenjual.

"Iya"

"Buk botol minumnya 1 ya."

"Ini neng" Serah si penjual.

"Berapa buk?"

"10.000 aja neng"

"Ini buk, Makasih ya" Yohana pun langsung menghampiri Selin yang sedang duduk diatas kursi sambil memijiti betisnya.

"Ini Sel."

"Makasi ya Han" Sambil membuka tutup botol.

"Iya, Apa masih sakit?" Tanya Yohana sambil membuka tutup botolnya.

"Iya Han, gara-gara enggak pernah lagi nih"

"Nanti sembu sendiri kok itu Sel, Bdw Sel kamu diantar sama siapa semalam?" Tanya Yohana sambil menatap lurus kearah Danau.

"Hhhmmm itu,,, iyaaa...Diantar sama teman 1 kerjaan hehehe." Jawab Selin berbohong yang baru menemukan ide.

"1 Kerjaan?" Tanya Yohana curiga

"Iya 1 kerjaan, ketepatan kami berpapasan semalam, dan ketepatan juga arah jalan kami searah, ya udah deh aku minta nompang aja"

"Oohhh gitu....." Kemudian Yohana melihat kearah Selin, "Sel Maaf ya, Karna udah ninggalin kamu sendirian semalam, Aturnya kan aku yang ngantar kamu pulang" Ucap Yohana memelas.

"Aturnya aku yang minta maaf sama kamu Han, Karna udah ninggalin kamu disana" Balas Selin Tersenyum kemudian mereka berpelukan erat.

Kriukkk.....kriukkk. (suara perut Yohana)

Selin pun langsung melepas pelukannya. "Han kamu lapar?" Tanya Selin melihat wajah Yohana.

"Hehehe Sepertinya Sel!" jawab Yohana kikuk.

"Yaa ampun Han, Masih pagi kali udah lapar aja kamu" Selin langsung tertawa sambil geleng-gelang kepala.

"Habis semalam aku enggak ada makan apa-apa!"

"Kenapa?" Tanya Selin mengentimidasi.

"Hehehe jaga imex Sel" jawab Yohana sambil menunjukkan gigi ratanya.

"Tapi enggak gitu juga kali. Yaa udah kita cari makan yok, tapi ingat jangan diulangi lagi, ok" Kemudian Selin bangkit berdiri dari kursi.

"Iya Selin sayang" Jawab Yohana sambil Mengikuti Selin berdiri.

"Yaa udah yok" Ajak Selin melangkah.

"Let's Goo" Teriak Yohana senang.

Sesampainya Selin dan Yohana di warung penjual ketoprak, mereka langsung duduk di atas kursi, "Bang ketoprak ya 2 ya, yang pedas" Teriak Selin.

"Siap neng" jawab si pedagang.

Kini ketoprak Selin dan Yohana telah berada di hadapan mereka, "Makasih ya bang".

"iya neng"

"Mmmmm ini sangat enak Sel" Ucap Yohana sambil mengunyah ketopraknya.

"Iya ini sangat enak Han, Bisa dong kita sering-sering kesini" Saran Selin.

"Setuju" Jawab Yohana sambil menunjukkan jempolnya. Mereka pun kembali menikmati ketopraknya.

.

Senin pun kembali tiba, kini Selin telah berada di dalam perusahaan milik Daniel Deron Kenzo. dan seperti biasa Selin kembali melakukan aktivitas biasanya.

"Pagi Sel..." Sapa Clarisa menghampiri Selin.

"Pagi juga mbak Cla" Balas Selin tersenyum manis.

"Sel, kamu disuruh tuan Daniel tuh buatin kopinya seperti biasa."

Deng......

"Yaa ampun, Kalau aku nolak, dipecat enggak ya?" Batin Selin melamun.

"Sel...hei..Sel..." Panggil Clarisa menepuk pundak Selin

"Eekkhhh mbak, Maaf-maaf" Ucap Selin terkejut, "Kok aku jadi sering melamun sih" Geritu Selin kesal.

"Kamu kenapa Sel, pagi-pagi udah melamun aja? Kamu enggak kenapa-kenapa kan?" Tanyanya.

"Iya mbak, aku baik-baik aja kok" Jawab Selin tersenyum.

"Yaa udah, aku tinggal dulu ya, jangan lama-lama nanti tuan kita itu bisa murka" Ucap Selin tersenyum meninggalkan Selin yang masih berdiri.

"Iya mbak" Jawabnya juga tersenyum. "Kok aku merasa malu ya menemui tuan Daniel" Gumam Selin, Sambil membuat kopi Daniel.

Tok...Tok....Tok...

"Masuk" Teriak Daniel dari dalam ruangan.

Ceklek

Selin pun langsung berjalan menghampiri Daniel kemeja kerjanya. "Kopinya tuan" Ucap Selin sambil meletakkan kopi Daniel diatas meja.

"Hhmmm" Gumam Daniel masih fokus dengan berkasnya.

"Kalau begitu saya permisi tuan" Pamit Selin langsung berjalan kearah pintu. dan tak ingin berlama-lama dekat dengan Daniel.

"Kamu mau kemana?" Tanya Daniel menutup kembali berkasnya.

"Mmm... keluar tuan" Jawab Selin gelagapan tampa melihat kearah Daniel.

"Kemarilah" Perintah Daniel.

Tampa melawan Selin pun langsung berjalan kearah Daniel. "A-ada apa tuan?" Tanya Selin. Lalu Daniel manatap mata Selin dengan mata sendu, Sampai membuat Selin merasa panas diarea pipinya.

"Pipi kamu kenapa?" Tanya Daniel ingin mengoda Selin.

"Akkhhh" Selin pun langsung menutupi wajahnya dengan perasaan sangat malu.

"Kok ditutupin, itu pipinya kenapa?" Goda Daniel lagi menahan tawa, Karna Bagi Daniel disaat seperti ini Selin semakin terlihat menggemaskan.

"Enggak apa-apa kok tuan" Jawab Selin membuang muka.

"Yaa udah, kemarilah lebih dekat lagi" Ucap Daniel mengarahkan kesampingnya. Selin pun mendekat lagi kesamping Daniel. "Lebih dekat lagi."

"Inikan udah dekat tuan!" Protes Selin.

Daniel pun yang gemas, Langsung menarik kuat tangan Selin, "Aakkhhhh" Pekik Selin terkejut. Saat pantatnya mendarat diatas pangkuan Daniel. "Tu-tuan ini sedang dikantor" Ucapnya gelagapan.

"Trus kalau tidak sedang dikantor bagaimana? Tanya Daniel semakin menggoda selin dengan melingkarkan tanganya di pinggang Selin.

Selin pun semakin merah merona, tak sanggup lagi menatap wajah Daniel, sedangkan Daniel sangat menikmati hal seperti ini, Tak tau apa yang sedang Daniel pikirkan sekarang😁

"Tu-tuan, kumohon jangan lakukan disini" Jawab Selin semakin menundukkan kepalanya.

"Emang saya mau melakukan apa?" Tanya Daniel lagi menahan tawanya.

"Tuan, kumohon jangan permainkan perasaan aku" Jawab Selin tampa sadar, dan dengan spontan Selin menutup mulutnya dengan kedua tangan ya.

"Apa?" Tanya Daniel dengan Ekspresi yang tidak bisa di artikan.

Selin pun yang tak bisa menahan malunya lagi, Dia langsung memberontak agar terlepas dari pelukan Daniel. Dan langsung menuju pintu keluar Tampa permisi.

"Aaakhhhh bodoh-bodoh, Kamu sangat bodoh Selin" Kutuk Selin kepada dirinya sendiri.

Sedangkan Daniel masih bingung, Antara Senang atau Marah, Tapi entah kenapa Daniel sangat menikmatinya.

.

.

1
Ilaika Vit
kok yang punya perusahaan sendiri bayar makanannya juga...🤦‍♀️
Hershi Joenk
/Rose//Rose//Rose/sya suka..🥰🥰
Andi Galigo
yang dicari selin...terus selin selalu sebut namanya...mc lupa yaaa
christina paya wan
kadang jln ceritanya sperti cerita anak2 thor..boring..
Efrianti Sihite: terima kasih sudah singgah, maaf atas ketidaknyamanannya
total 1 replies
Muhammad El.Syahreza Arafah
👍
Elizabeth Yanolivia
Thor kalau bisa penulisan huruf besar dan titik koma diperhatikan.
Elizabeth Yanolivia
Tampa = tanpa
FENG_LAO
terlalu bertele tele
AnysMentari
..... a
Siti Aniah
seilin harus waspada dan peka
Siti Aniah
bakal ada bibit lapor lagi nih
Siti Aniah
selamat ya selin
Siti Aniah
ada kabar bahagia
Siti Aniah
dua sejoli itu siapa
Siti Aniah
ko Daniel thor kan seharusnya serlin
Suzilatun Fazilah
Biasa
Riska Desi
so sweet bget siih 😍🥰
Efrianti Sihite: Thank you🥰
total 1 replies
Umi kalsum
happy ending ya thor
Efrianti Sihite: Terima kasih sudah singgah 🥰
total 1 replies
Umi kalsum
q tak sanggup lihat Selin celaka
Riska Desi
makin lama makin seru ceritax ,suka deh
Efrianti Sihite: Makasih ya🥰
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!