NovelToon NovelToon
My CEO

My CEO

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / CEO / Fantasi
Popularitas:73.8k
Nilai: 4.9
Nama Author: Sinho

Kembali lagi dalam kisah seru perjalanan hidup seorang wanita dari keluarga Nugraha, siapa dia?, yuk ikuti ceritanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sinho, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bersihkan!

Sera hanya menatap Graven saat jawaban yang di inginkan tak mendapat respon sama sekali, tangannya bergerak menyambar sedikit kasar lembar menu yang di tunjukkan Graven di hadapannya.

Setelah memilih salah satunya, kini mereka terdiam menunggu makanan yang telah di pesan.

Diam-diam Graven memperhatikan sekitar, terpaksa di tempat yang biasa karena ruang privat telah habis terpesan para pelanggan.

Ada satu hal yang bisa diambil setelahnya, kenyataan bahwa seperti yang di khawatirkan, banyak pasangan menuju ke arahnya, ralat bukan ke Graven saja, tapi lebih banyak ke Sera tentunya.

Gaun yang di pakainya, saat Sera berjalan masuk kedalam Restoran mengundang banyak laki-laki tak henti menatapnya, siapa yang tak tersedot dengan pesona wanita yang di bawanya, karena Graven sesungguhnya juga mengalaminya.

Merasa tidak nyaman, kecantikan dan pesona Sera nyatanya semakin membuat keadaan tak kondusif saja, Graven melihat tempat-tempat yang ada di sekitarnya, barangkali ada tempat yang lebih privacy.

"Ada apa?" tanya Sera.

"Mencari tempat"

"Tempat?, tempat apa?" Sera makin tak mengerti perkataan Graven, bukannya kini sudah mendapat tempat, memangnya masih kurang?, batinnya.

"Tempat makan, memangnya mau tempat apa lagi kalau kita berada disini, tempat tidur?, mau?"

"Ck, yang jelas kalau ngomong, ngapain juga aku mau tempat tidur disini, apalagi bersama robot pekerja macam kamu"

Graven melihat Sera sekilas, lalu tak menghiraukan lagi perkataannya, dan akhirnya menemukan satu tempat yang tidak terlalu nampak, walaupun bukan sekelas privat room, setidaknya sedikit nyaman tanpa gangguan sorot mata yang ingin sekali di butakan oleh Graven satu persatu.

Aman, walaupun Sera nampak merengut karena di paksa pindah tanpa alasan yang jelas menurut nya.

"Ck, tempat sempit dan remang gini di bilang enakan, yang ada kayak horor tau" ucap Sera.

"Disini agak tenang, gak berisik" sahut Graven.

"Berisik apanya, disana tadi lebih terang, enak juga luas tempatnya, lah ini buat kita berdua sudah penuh saja"

"Tepat"

"Kok tepat?"

"Setidaknya hanya ada aku yang menikmati mu"

"Apa?!" Sera terkejut dengan jawaban yang di dengarnya, tak tau juga apa maksudnya.

"Sudahlah, ayo kita makan" kebetulan sekali makanan sudah datang, dan Graven segera menikmati bersama wanita yang masih nampak sedikit kesal padanya.

Keduanya terdiam, menikmati makan malam di jam yang sudah malam sekali, hampir jam sebelas malam, dan kenyataanya Sera masih duduk bersama laki-laki doyan kerja yang untungnya masih doyan makan juga.

Sera sungguh lapar, tak peduli lagi dengan sosok CEO kelas atas yang mungkin sedang menatapnya aneh karena dia menikmati santapan dengan lahap.

Disisi lain, Graven memang sedang memperhatikan Sera diam-diam, ada yang aneh, wanita sekelas CEO ini tak menampakkan sikap menjaga sama sekali, semuanya murni, makan tanpa di tahan, menikmati sepuasnya, dan bibirnya semakin basah dan mengkilap karena sisa makanan yang menempel begitu saja.

"Ehem, pelan-pelan, gak ada yang mau ngambil makanan mu juga, kalau kurang bisa nambah" ucap Graven.

"Okey!" hanya itu jawaban Sera.

Graven hanya tersenyum, lalu lanjutkan makannya dengan santai dan masih melihat ke arah Sera yang memang berada di hadapannya, tempat yang strategis memang, Graven bukan hanya bisa puas karena menu lezatnya, tapi juga menatap wajah cantik di depannya berlama-lama.

Kembali Graven menghela nafasnya, saat Sera beralih ke makanan penutup dengan meminta es krim manis dengan rasa vanila.

Jika wanita lain yang ada didepannya, akan memakan itu dengan lemah lembut dan secantik yang mereka bisa, lain dengan wanita satu ini.

"Es cream mu belepotan kemana-mana" Ucap Graven.

"Biar saja, nanti aku bersihkan kalau sudah habis semua" jawaban yang membuat Graven merasa WOW

Reaksi normal seorang wanita yang menjaga penampilannya, apalagi di depan seorang Graven pasti akan panik dan berusaha membersihkan diri secepat kilat.

Tapi ini, memberikan jawaban santai dan mencengangkan menurutnya, Graven hanya menggelengkan kepala di tengah senyuman yang mulai mengembang.

"Fix, dia murni, tak terkontaminasi dan percaya diri, tapi_ berbahaya" batin Graven.

Tak lama, Sera tersenyum puas, menatap Graven dengan bibir yang sebagian tertutup cream di sana sini.

"Bersihkan" ucap Graven.

"Apanya?"

"Bibirmu"

"Okey" Sera tidak menggunakan tissue yang ada di atas meja, justru kini menggunakan lidahnya yang menyapu pelan perlahan, dan bisa di bayangkan bukan?

Graven tersentak, melihat pemandangan yang sangat membuat otaknya tercemar seketika, dasar Sera!

Tangan Graven menarik kasar tissue yang ada di depannya, memberikan dengan cepat di depan wajah Sera.

"Bersihkan dengan ini"

"Ck, iya!"

Sera membersihkan pelan, lalu menatap Graven untuk meminta penilaian. "Sudah?" tanya nya.

"Hem, kita pulang" Graven berdiri dan meninggalkan Sera begitu saja.

"Eh tunggu!" heran bercampur kesal, Sera akhirnya sedikit berlari mengikuti langkah Graven yang terlalu cepat menurutnya.

Kini Sera ngos-ngosan sampai di dekat mobi dengan Graven yang sudah menghidupkan mobilnya.

"Kamu sudah gila?!" teriak Sera yang masih menata nafasnya.

"Masuk!" sahut Graven.

Sera melotot ke arahnya, dan Graven hanya diam saja, benar-benar membuat Sera kesal, membuat pintu masuk dan menutupnya dengan kasar.

"Kau kenapa?" tanya Graven.

"Aku kenapa?, harusnya aku yang tanya, kamu itu kenapa?, kesambet setan di tempat tadi?, makanya kalau pilih tempat jangan yang remang-remang horor kayak tadi, yang ada kamu kerasukan kan?!" teriak Sera meluapkan kekesalannya, bahkan kakinya terasa sakit sekali karena harus berlarian mengejar Graven.

"Jalan mu saja yang kurang cepat"

"Kurang cepat gimana?, jangan lupa kamu yang nyuruh aku pakai high heels ini ya, dan aku harus berlarian mengejar mu, oh my God, harusnya aku melepaskan sepatu ini dan melemparkan ke kepalamu tadi" Sera mengomel tiada henti.

Graven tak menanggapi, hanya diam dan terus melajukan mobilnya, seolah Omelan Sera hanya angin lalu yang berhembus begitu saja, hingga akhirnya tiba di sebuah tempat yang membuat Sera seketika teriak_

"Graven!"

"Diam"

"Diam kepala mu!, kenapa kembali kesini?, ini sudah malam dan kerjaan sudah kelar, antar aku pulang!"

"Mobil mu?"

"Ya Tuhan, kamu gila ya, aku nitip dulu, besok antarkan ke perusahan, suruh orang-orang mu, begitu saja tidak tau"

"Aku tidak mau ambil resiko, naiki saja mobilmu sendiri, dan pulang dengan aman, aku akan menyuruh anak buahku mengawal mu sampai tempat tujuan"

"What?!, terus aku harus menjelaskan apa ke Oma, bahwa kamu memaksaku bekerja sampai malam dan membiarkan ku pulang sendirian?, kamu kira Oma percaya?, dia bakalan nuduh aku hanya main-main di tempat hiburan!" teriaknya.

"Aku akan menelpon Nyonya Alena, dan mengatakan semuanya, keluarlah!"

"Dasar gila!" teriak Sera kesal ingin sekali mencekik Graven saat ini.

Pintu mobil telah di buka kan oleh Graven, Sera menatapnya tajam, dan kemudian keluar dari sana.

"Akh!, sial!" merasakan nyeri di kakinya, melihat ke bawah sebelum melanjutkan langkah, rupanya ada yang memerah di sana, mungkin karena tadi berlarian tanpa melihat kondisi.

Jangan lupa dukungannya dengan memberi Komen, like Vote dan tonton iklannya.

Bersambung

1
Titik Subekti
😄😄, jebakab buat sera
lanjut thor smkin penasatan 💪💪
wanti astuti
Cembokur bilanggg Neng.... /Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Sastri Dalila
🤣🤣🤣
WHATEA SALA
kebiasaan keluarga nugraha dan eagle,selalu menikahkan anak anak nya seperti habis di gerebeg warga,kadang nyebelin seolah olah anak cucu mereka orang2 lemah dan gak bisa jaga diri dan jadinya percuma berilmu tinggi klu apa apa mesti di setir.maaf....
B Hadi Ronaldo
makin penasaran dg kekuatan sera,,,,,moga kekuatan graven bisa jadi obatnya biar kekuatan sera bisa di kendalikan.tetap sehat dan semangat kk.
wanti astuti
Laper banget Aku Graven pengen nerkam kamu sebener nya tp sayang gengsi ku selangit /Silent/
Mundri Astuti
ngomong" nama asisten graven sama kaya asisten opa Edward y thor...
Mundri Astuti
wahhhh Sera kamu mesti bnyk berlatih, semoga Daddy ethan membuka segel kamu sera
Mutia
Sera lapar pingin makan Graven...😄
ParyaTi Cnil
Alhamdulillah dilanjut lagi keluarga nugraha tapi udah jadi oma alena,wes lanjut thor semangat aku suka aku suka
Nandi Ni
PEKA,,,,Graven kata itu yg dimaksud oleh Sera🤣🤣🤣
Nandi Ni
Sera...cinta itu buta,jangan mengharap mereka menyadari kekeliruannya,selagi obsesi mereka belum tercapai,ga akan berhenti,dan akan mwnghancurkan aral yg melintang
Isabela Devi
keluarga Nugraha selingkuh bisa bahaya
Aghitsna Agis
duh graven kpk suka banget ya ngaduk2 perasaan sera sih jgn gengsi bilang aja cinta biar seranya adem nga nge gass trrus
Aya Yeyet
sera sera 🤭🤭
Aya Yeyet
🤭🤭🤭
Nandi Ni
Erla yg terobsesi dg Charly sejak dulu dg begitu bodohnya ditipu mentah-mentah cuma dg iming-iming jadian.
Nandi Ni
musuh selalu melihat bahwa pihak wanita selalu jadi sasaran empuk karena wanita itu dipandang lemah dan tak berdaya.tetapi selemh-lemahnya wanita,lelaki se bengis apapun bisa hancur dg tipu daya wanita.
Nandi Ni
aku kasih vote n kopi biar semangat up nya thor
wanti astuti
Tunggu sebentar lg kehancuran mu Erla farada jangan main² kau sama keluarga NUGRAHA bakalan habis kau
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!