NovelToon NovelToon
Menikahi Kakak Pacarku

Menikahi Kakak Pacarku

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / CEO / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:5.6k
Nilai: 5
Nama Author: tayanlee

Salam dari author untuk pembaca 😊✨🙏

Putri Adelia yang biasa di panggil adel, usianya kini menginjak 24 tahun. Dia menjalani kisah cinta yang romantis dan begitu membuat iri orang-orang.

Kisah cintanya dengan devan alvano begitu indah dan tampak sempurna di mata siapa pun yang melihatnya.

Devan adalah sosok pria yang hampir tidak memiliki celah—tampan, mapan, dan selalu bersikap lembut pada Adel. Di hadapannya, Devan seperti pria yang hanya hidup untuk mencintai satu wanita.

Tapi tiba-tiba semuanya runtuh ayah adel memutuskan untuk menjodohkan nya dengan kakak Devan, yaitu Lucas yang usianya sudah 36 tahun terpaut jauh dari usia adel.

HEHEH SEMOGA SUKA YA SAMA NOVEL AKU 🙏😁✨

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon tayanlee, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 34.

Pagi ini Adel berkemas di bantu oleh rena, hari ini adalah hari di mana mereka akan kembali ke jakarta.

Pagi itu terasa lebih sibuk dari biasanya, sinar matahari menembus tirai tipis kamar, jatuh lembut di lantai marmer kamar.

Adel berdiri di depan koper besar yang sudah terbuka, beberapa pakaian masih terlipat rapih di atas tempat tidur.

rena bergerak cepat di sampingnya, melipat sisa pakaian dengan rapi sebelum memasukkan nya ke dalam koper.

" Hm... seperti kita butuh koper lagi deh ren " celetuk Adel, Ia yakin satu koper tidak cukup untuk barang-barangnya.

" tapi kita tidak punya lagi non, ini sudah dia koper besar " ujar rena.

Cek lek.

Terlihat Lucas keluar dari kamar mandi, Ia terlihat santai dengan pakaian ruamh, berjalan pelan menuju meja kerjanya, tangannya terulur mengambil ponsel dan cerutu.

Adel menoleh, entah kenapa tiba-tiba Ia terpesona oleh penampilan Lucas yang terlihat santai, mungkin Ia baru memperhatikannya.

Adel melihat Lucas tanpa berkedip untuk beberapa detik.

Lucas sadar Adel menatapnya begitu lama.

" kamu akan melubangi wajahku, jika terus menatapnya seperti itu " celetuk Lucas, tanpa menoleh, Ia menyalakan korek api untuk cerutunya.

" Dih...PD banget, " ucap Adel ketus, Ia segera memalingkan wajahnya ke arah lain, wajahnya terasa panas tiba-tiba dan dadanya berdebar-debar.

Suasana di kamar itu seketika berubah canggung, setidaknya bagi Adel, meskipun Lucas tetap tenang dengan asap cerutu yang mulai mengepul tipis.

Adel merasa tertangkap basah melakukan sesuatu yang harusnya di larang.

Adel berpura-pura sibuk dengan tumpukan baju yang ada di atas kasur, padahal isi pikirannya sedang kacau.

rena yang menyadari perubahan kecil di antara majikannya, Ia hanya mengulum senyum tipis, tanpa ingin mengganggu Adel dan Lucas.

" nona sepertinya ini tidak akan cukup " ucap rena sopan.

" Iya, aku tahu!!... aku akan memilihnya lagi " jawab adel.

Lucas akhirnya menoleh, Ia menghisap cerutunya dalam-dalam lalu menghembuskan asap ke arah jendela yang terbuka.

Lucas berjalan pelan ke arah ranjang di mana Adel berdiri, Ia melihat tumpukan baju dan kotak-kotak sepatu di atas ranjang.

" biarkan saja rena yang mengurus sisanya" ucap Lucas datar.

" kamu siap-siap saja kita berangkat satu jam lagi " lanjut Lucas.

Adel mendengkus pelan, mencoba untuk menghilangkan suasana aneh di hatinya.

" aku akan memilihnya mana yang akan di bawa " ucap Adel ketus.

Lucas terdiam sesaat.

" kau bahkan hampir membawa setengah isi rumah ini " ucap Lucas.

Adel menoleh ke arah Lucas, tatapan matanya tajam.

" aku membeli ini semua, karena aku akan memakainya untuk di jakarta " ujar Adel, suaranya sedikit meninggi.

Rena yang sadar akan situasi canggung itu, Ia segera bangkit dari duduknya.

" nona saya akan memeriksa barang lain " ucap rena sopan, Ia menunduk sedikit sebelum akhirnya meninggalkan kamar.

" kamu akan mempersulit dirimu sendiri " kata Lucas datar.

" biarkan saja, aku juga tidak akan meminta bantuan mu " ucap Adel.

Lucas menatap Adel untuk waktu yang cukup lama, lalu Ia mematikan cerutunya di asbak kecil di meja samping ranjang.

" bukan soal bantuan " jawab Lucas, nada suara tetap tenang.

" tapi kamu akan lelah sendiri " lanjut Lucas.

Adel menatapnya, kali ini tanpa emosi yang meledak-ledak, saat pandangan mereka bertemu untuk waktu yang cukup lama, dadanya kembali berdebar-debar dan itu membuatnya kesal pada dirinya sendiri.

Adek membuang wajahnya ke arah lain, wajahnya jadi merah padam, dan terasa panas.

" cape itu urusan ku " jawabnya ketus, bukan marah tapi gengsi dan malu.

" baik " ucap Lucas, satu kata pendek dan tidak memaksa.

Itu membuat Adel semakin tidak nyaman, seolah-olah Lucas tidak berniat untuk berdebat.

Lucas berjalan menuju lemari, Ia memilih pakaian yang akan dia gunakan nanti.

Sedangkan Adel, mulai memilih pakaian, kali ini lebih pelan dan ragu.

Beberapa menit berlalu.

" ... yang ini tidak perlu " gumam Adel pelan, seperti bicara pada dirinya sendiri, menyingkirkan beberapa baju dari koper.

Lucas masih berdiri di sana hanya melirik tanpa komentar, lalu pergi ke kamar mandi untuk mengganti pakaiannya.

* Setelah beberapa menit, Lucas keluar dari kamar mandi, tatapan matanya tertuju pada Adel yang masih sibuk mengurus kopernya.

" 20 menit lagi, berikan sisanya pada rena " ucap Lucas tegas.

Adel mendengkus pelan, tanpa menoleh Ia segera meletakkan heels di tangannya.

" bawel " gerutu Adel, namun kali ini tidak ada nada marah di dalamnya, hanya sisa gengsi yang sepenuhnya belum hilang.

Lucas tidak menanggapi gerutu Adel, Ia hanya merapikan jam di pergelangan tangannya, lalu mengambil jas yang sudah tergantung rapi di kursi.

Sementara itu Adel, masih berdiri di depan koper, tangannya mulai bergerak lebih cepat dari sebelumnya, tapi pikirannya jelas tidak sepenuhnya di situ.

Sesekali Ia melirik ke arah Lucas, cepat, singkat lalu pura-pura tidak peduli.

"... yang ini juga enggak usah " gumam Adel lagi, mengeluarkan satu dress lain dan melemparkannya ke sisi lain.

Jumlah barang di koper mulai berkurang cukup banyak.

Lucas membuat pintu kamar, saat dia membuka terlihat rena sudah berdiri di sana, seolah menunggu.

" bantu dia dengan sisanya " perintah Lucas.

" baik tuan " jawab rena cepat.

rena segera menghampiri Adel, lalu membantunya, menyimpan barang-barang yang di keluarkan.

" sebaiknya nona mandi siap-siap, takutnya ketinggalan penerbangan " saran rena sopan.

" iya... tolong baju-baju ku di lipat lagi ya ren " pinta Adel.

" iya non" jawab rena sopan dan lembut.

***

Pesawat akhirnya mendarat di bandara Soekarno-Hatta.

Roda pesawat menyentuh landasan dengan hentakan halus, di iringi dengan suara gesekan samar, tubuh Adel sedikit terdorong kedepan.

Tangan Lucas dengan refleks membentang menahan tubuh Adel.

Sekilas mereka beradu pandangan satu sama lain, tidak ada kata-kata, Adel segera mengalihkan pandangannya.

" selamat datang di jakarta " suara pramugari terdengar lembut melalui pengeras suara.

Adel menatap keluar jendela, langit jakarta tampak lebih abu-abu di bandingkan kota yang baru saja mereka tinggalkan, pada, sibuk.

Dadanya sedikit sesak, bukan karena takut, Ia hanya ingat dengan apa yang terjadi satu bulan lalu, di mana dia harus mengorbankan masa depannya, demi menikahi pria yang tidak mencintai.

Tiba-tiba semua kenangan indah dan buruk datang entah dari mana, membuat Adel merasa gugup.

" Ayo " ajak Lucas.

membuyarkan lamunan Adel.

Adel menoleh cepat, lalu dengan spontan Ia berdiri.

" Ah... ya " jawab Adel cepat.

* Terlihat sopir dan sekertaris Lucas sudah menunggu mereka, di area penjemputan khusus.

Seorang pria berjas rapi melangkah lebih dulu mendekat, membungkuk sedikit dengan sikap profesional.

" Selamat datang kembali, tuan " ucapnya tenang.

1
KIM TAMIE
Sosor dia Lucas........sosor Adel .
Lu doyan ma perempuan kaga sih 🙄🙄🙄🙄
a elaaaaaaah lu lambat banget jadi cwo.
Readers kecewa nih 😒😒😒
Estella🍂: sabar" baru sebulan main sosor aje😭😭
total 1 replies
Reni Anjarwani
lanjut lanjut makin seru thor
Reni Anjarwani
lanjut thor doubel up
Sals
lanjutt kak, bikin adel sadar dan suka ke lucas
KIM TAMIE
Lucas : gilaaaaaaaa...jadi begini bentukan bini gue, sexi parah woy 🤩🤩

Reader : elu nyesel khan Cas, yg begitu lu anggurin.
Udeh buruan lu tubruk deh...udah halal juga khan
lov_e: 🤣🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
Reni Anjarwani
lanjut thor semanggat doubel up thor , sepertinya lucas itu suka adel tp demi sebuah sesuatu yg akan dicapai jadi dia ambai pd adel
KIM TAMIE
Lucaskah yg datang ???
Reni Anjarwani
suka bgt sama jln ceritanya
Reni Anjarwani
lanjut thor semanggat doubel up
Reni Anjarwani
lanjut thor doubel up
Reni Anjarwani
lanjut thor semanggat doubel up thor
Reni Anjarwani
bagus bgt jln ceritanya doubel up trs thor
Reni Anjarwani
lanjut thor semanggat doubel up trs thor
KIM TAMIE
Aelaaaah Lucas..... dedeg gue ma elu 🙄🙄🙄.
Lu gimana sih Lucaaaaaasss, masa iya lu diem aja dibilang laki ga normal.
Harusnya tuh lu tunjukin ke Adel...kasih paham ke Adel, kl lu laki tulen
Estella🍂: 🤣🤣🤣🤣😭
total 1 replies
Reni Anjarwani
doubel up trs thor
Reni Anjarwani
semanggat doubel up
KIM TAMIE
daaaaan apakah yg akan terjadi selanjutnya ?????
Hanya Othorlah pemegang kendali atas segalanya
Estella🍂: 🤣🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
Reni Anjarwani
lanjut thor doubel up
Reni Anjarwani
bagus adel hempaskan pelakor
KIM TAMIE
good Adel 👍🏻👍🏻
Tunjukkan kl kamu ga terpengaruh ocehan Karina, biar Karina tidak memandangmu remeh.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!