Alvero Reynaldi Pewaris Kerajaan bisnis sang daddy sekaligus mewarisi kepemimpinan mafia Black Wolf
Nadila Nurtan Zillia di jual oleh paman nya untuk menanam modal untuk perusahaan Nurtan Group
bagaimana jika mereka tidak sengaja menghabiskan malam bersama yang menumbuhkan benih di rahim nadila
dan bagaimana kisah mereka setelah malam itu!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Arn20, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
AGSM 34
cio menghubungi ketua Tim Elite Bayangan yaitu Axello putra pertama dari Axel dan sang istri Luna
panggilan pun tersambung
"ada apa cio?", tanya axello
"tuan memerintahkan mu dan tim untuk menjaga nona nadila dan tuan muda vino!", seru cio
"siapa mereka?", tanya axello
"tumben sekali tuan muda memerintahkan untuk menjaga seorang wanita dan anak kecil!" ucap axello
"tunggu dulu! apa maksud mu dengan tuan muda vino?", tanya axello yang saja tersadar
"nanti saja aku jelaskan disini! kalian segera berangkat saja!", terang cio
"iya iya baiklah, kami akan berangkat sekarang! dimana posisi kalian?", tanya axello
"kami berada di negara I", jawab cio
"WHAT?", ucap axello kaget
"jauh sekali! sedang apa tuan muda di negara I?", tanya axello kembali
"sudah jangan banyak tanya! segera berangkat saja dan bawa lebih anggota Black Wolf karena anggota Red Tiger sudah terlihat di sekitar bandara internasional negara ini" terang cio
"baik lah aku mengerti, kami akan segera berangkat!", ucap axello
lalu axello memberitahu tim nya untuk bersiap karena mereka akan berangkat ke negara I menyusul pemimpin mereka
xello sedang bersiap siap di kamar nya lalu seseorang di belakangan nya bertanya
"mau kemana kamu son?", tanya luna
"xello mendapatkan tugas menyusul tuan muda ke negara I mom", jawah xello
"untuk apa kesana?", tanya luna
"kata cio aku akan menjaga seorang wanita dan anak kecil", terang xello
"memang nya siapa wanita dan anak kecil itu?", tanya luna kembali
"xello juga belum tau mom, yang pasti xello ke negara I karena disana terlihat beberapa anggota Red Tiger", terang xello
"baik lah kalo begitu, kamu hati hati disana dan jangan membuat keputusan yang gegabah", nasehat luna
"baik mom", ucap xello sebari memeluk mommy nya
lalu xello pun segera pergi menuju markas Black Wolf dimana anggota tim nya sudah menunggu dirinya
"sayang aku akan pergi mengunjungi kak arsen dan kak aurora!", ucap luna pada axel
"bareng saja sayang aku akan mengantar mu dulu sebelum ke kantor", ucap axel
"mom aku ingin ikut!" seru alisa anak kedua axel dan luna
"ingin ikut mommy atau ingin menemui varo?", goda luna pada putri nya
"apaan sih mommy? lisa kan hanya ingin menemani mommy saja!", ucap alisa
"yasudah ayo kita berangkat!", ajak axel
"ayo sayang!", ucap luna pada putri nya lalu lisa mengapit luna
axel pun terkadang di buat binggung oleh putri nya, axel tau bahwa putri nya menyukai varo tapi sikap lisa belum dewasa dan terkadang sangat manja
xello sudah sampai di markas
"apa kalian siap?", tanya xello
"siap ketua!", jawab anggota tim xello
"baik kah kita berangkat sekarang!", ucap xello
mereka terbang ke negera I menggunakan pesawat pribadi Black Wolf yang super canggih ya meskipun masih kalah canggih dari milik arsenio pemimpin mereka sebelum vero
mereka menempuh perjalanan yang lumayan panjang dan akhirnya mereka sampai di bandara internasional negara I
lalu xello dan tim nya segera menuju mansion milik nadila, mereka sampai tengah malam
"tuan muda!", seru mereka membungkuk pada vero dan vero menganggukkan kepala nya
"istirahat lah terlebih dahulu! aku akan menjelaskan tugas kalian besok pagi!", ucap vero
"baik tuan muda", jawab xello dan tim nya
"perketat keamanan mansion ini!", seru vero pada cio
"baik tuan!", jawab cio
lalu vero masuk kembali kedalam mansion..