NovelToon NovelToon
Hujan Kemarin

Hujan Kemarin

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:233.3k
Nilai: 4.8
Nama Author: vie

Tak jarang persahabatan berubah menjadi cinta, begitupun yang dirasakan Kenzi dan Danti, sepasang sahabat yang harus memendam perasaannya, karena terjebak dalam friendzone. kesal, cemburu, marah terkadang mereka rasakan ketika salah satu dari mereka dekat dengan orang lain. Apakah Kenzi akan mengungkapkan perasaannya?atau akan terus bersembunyi di balik persahabatan?


Baca terus kelanjutan kisah "hujan kemarin " ya, dan jangan lupa untuk terus mendukung dengan cara like, comment, dan vote, terima kasih !

happy reading❤❤❤❤❤❤

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon vie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

episode 34

"pertunangan itu bukan keinginanku , tapi keinginan mami dan papi,mereka sengaja menjodohkan aku dengan Nadia ,untuk mempererat kerja sama mereka" jelas Leo,

"lalu bagaimana dengan tunanganmu itu?" pertanyaan ibu membuat Leo terdiam sejenak,

"iya, Nadia akan terluka jika kamu menolak pertunangannya " tambahku,mengingat Nadia adalah orang yang baik , meski pada akhirnya dia begitu membenciku karna tau aku hamil anak Leo

"aku sudah bicarakan itu, setelah aku ketemu kamu tadi di toko perhiasan , mereka marah dan kecewa dengan keputusanku, mami papi akan mencabut semua fasilitas jika aku tetap dengan keputusanku, tapi aku tak perduli...! saat ini aku hanya ingin bertanggung jawab atas apa yang sudah aku lakukan sama kamu Dan..!" keberanian Leo membuat aku dilema, setelah penolakan keluarganya waktu itu, aku sudah menutup rapat hatiku untuknya, bahkan aku menggap dia sudah tak ada lagi di bumi ini, tapi nyatanya dia justru datang kembali dan membuat aku bimbang harus bagaimana

" aku butuh waktu untuk berfikir Leo" ini adalah keputusan yang tak bisa langsung kuputuskan, pernikahan itu sekali seumur hidup, dan apa mungkin Leo mampu dalam keadaan yang sederhana ini?

"Dan...!.."

"sudah sekarang kamu pulang, biar Danti memikirkan apa dia akan menerimamu lagi? kasian dia, dia butuh istirahat" ucap ibu, ia tau betul aku bimbang saat ini,

"baik tante, tapi aku akan datang lagi, kamu gak usah khawatir Danti, aku sudah putuskan untuk berhenti kuliah dan mencari pekerjaan " Leo terus meyakinkanku, bahwa dia akan meninggalkan semua kehidupan mewahnya untuk bisa menikahiku.

Leopun pergi meninggalkan kebimbangan dalam hatiku, jika di tanya apakah aku masih mencintai Leo?, dari awal Leo hanyalah pelampiasanku , dan bodohnya aku, bisa terbuai dengan semua kata cinta dan perlakuannya yang begitu mengistimewakanku hingga terjadilah sesuatu yang tak pernah aku inginkan .

ibu terlihat begitu lemas, ia menjatuhkan tubuhnya di atas sofa, aku segera menghampiri ibu dan merangkulnya.

"apa kamu akan menerima leo nak?" tanya ibu, sepertinya ibu tau aku tak seutuhnya mencintai leo

"entahlah bu, tapi anak ini butuh ayah!" jawabku, saat ini perasaan bukanlah lagi jadi yang utama bagiku, kebahagiaan bayi inilah yang aku fikirkan, dia butuh ayah, karena aku merasakan sendiri bagaiman rasanya kekurang kasih sayang seorang ayah

"kamu fikirkan baik-baik nak, kamu yakin Leo benar-benar akan mencintaimu?" kekhawatiran seorang ibu pada anak perempuannya adalah ketika ia memiliki seorang suami, karena hidupnya akan sepenuhnya di abdikan pada suaminya, ibu tak mau aku justru tak bahagia dengan adanya Leo dalam hidupku

"aku akan liat, seserius apa Leo ! sampai kapan dia mampu bertahan tanpa fasilitas dari orangtuanya!" jawabku, ibu tersenyum, senyumannya yang selalu membuatku kuat, ia menyentuh lembut kedua pipiku , lalu mengecup keningku.

"ibu mau kamu bahagia nak! suami adalah kunci dari kebahagiaanmu," ahhh ibu selalu berhasil membuat air mataku semakin mengalir deras

"kak Danti....!" Darrel memelukku disusul Della mereka tau kesakitanku selama aku mengandung, aku bukanlah seperti Danti yang dulu, penuh semangat, periang, dan tak pernah mengeluh dengan keadaan, namun semenjak aku hamil semua berubah, aku lebih sering mengurung diri di kamar,jarang berbicara, dan aku selalu melamun.

Pelukan mereka membuatku kembali kuat, aku menghapus air mataku, kutatap ibu dan kedua adikku, aku berjanji pada mereka aku akan bahagia, dan bersemangat menghadapi hari-hariku, apa lagi sebentar lagi aku akan melahirkan.

********

aku menceritakan kedatangan Leo pada Maya melalui sambungan telfon, dia begitu tak percaya jika Leo akan melepaskan semua fasilitas dari orangtuanya, hanya untuk bertanggung jawab padaku, Maya menyarankan aku untuk melihat perubahannya satu bulan kedepan, apa Leo serius dengan semua ucapannya, atau hanya emosi semata. Disela-sela pembicaraan kita tentang Leo , Maya menyinggung perasaanku terhadap Kenzi, aku sendiri tak yakin perasaan Kenzi padaku, yang aku tau Kenzi hanya menganggapku sahabat, dia begitu semangat ketika menceritakan sosok wanita yang dia kaguminya disana.

"*lalu lo cemburu Dan, saat Kenzi nyeritain cewek itu?" ledek Maya,

"cemburu sih, tapi apa gue masih pantas untuk kenzi?" melihat kondisiku seperti ini, apa aku masih bisa membayangkan untuk memiliki kenzi

"Danti.... ! seandainya kenzi tau, abis tuh si leo, gue tau seberapa besar sayang kenzi sama lo, dia gak mau lo sakit, lo inget seberapa sering dia bermasalah sama orang karna ngebelain lo?, " aku tersenyum mengingat kembali kenangan bersama Kenzi, kala kenzi harus babak belur karna membelaku dari kakak kelas yang usil

"lo jangan pernah bilang apapun ya sama kenzi, gue gak mau dia kecewa , selama ini gue masih bilang kalau gue lagi kerja"

"hmmm Danti, harusnya lo jujur sama dia, gue yakin dia gak akan pernah kecewa sama lo , perasaan kalian tuh tulus, cuman aja kalian terjebak di Zona persahabatan "

"gak usahlah, takutnya dia juga khawatir , udah cukup dia ngebackup gue selama SMA" jika sudah ngomongin Kenzi rasanya gak pernah kehabisan bahan pembicaraan, ahhh aku benar-benar merindukan dia.

"baiklah kalo itu mau lo, " aku harap maya benar-benar bisa menutup mulytnya rapat-rapat.

"yaudah gue mau istirahat ya, thanks untuk hari ini, lo emang sahabat gue yang terbaik"

"okk , sama-sama! jaga ponakan gue baik-baik , jangan sedih-sedih ya....!" pesannya membuatku tertawa kecil, orang sekitarku begitu peduli padaku lalu apa yang membuatku tak bersyukur*?.

1
Jhna Assa
sedihh yahh
Niken Viyola
mudah"an maya bnr sahabat sejati ya thour
Krist Hart
kalaupun leo bner2 dibuat mati knapa g nunggu stelah Kenzi plg k Jkt Thor 😁
Krist Hart
Mendingan lah walaupun mertuanya judes tp msh mau perhatian ma cucu .☺
Krist Hart
💖
Krist Hart
org baik ktmu org baik ... indahnya dunia 😍
Krist Hart
aq ja mpe ketuban pecah g ngrasain kontraksi akhirnya ya d pacu biar ada kontraksi bersyukur lahir lancar n normal ☺☺
Krist Hart
ah Kenzi ... whatta man you are 💖👍
Krist Hart
semangat Thor 👍💖💪
Krist Hart
aq selalu like tiap chapter nya 👍👍👍💖💖💖
Krist Hart
Makin seru thor 👍👍😍😘
Krist Hart
Ada apa neh Thor si Leo ama Danti??? 🙈🙉🙊😁
Krist Hart
TTM neh 😅
Krist Hart
jaim tp cemburu ... kl msh ABG gt ya ... coba kl umur dah mo kepala 3 pasti dech to the point 😅😅😅
vie
terima kasih semua yang senang dengan novelku , aku masih buat novel on going
for agreath love
silent love
sama little violinist
Fitri Herawati
ya tamat
Sri Widjiastuti
rumit.... cinta yg salah dr salsa u Leo. maksud baik blm tentu diterima baik....
Gita Pratiwi
kebawa suaasana 😥
Ratna Ong
bagus banget cerita, terus berkarya ya
Yovi Aniziah
ini gk ada sesen duanya thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!