NovelToon NovelToon
My Little Queen

My Little Queen

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Tamat
Popularitas:376.9k
Nilai: 4.9
Nama Author: Oktavia Ellisa

Tak disangka-sangka nasib buruk menimpa Putri Isnari, gadis belia yang baru berumur 21 tahun, ia harus menikah dengan pria arogan dan sombong. Pernikahan tersebut baginya adalah mimpi terburuk dalam hidupnya. Ia harus menikahi seorang pria yang sama sekali tak dikenalnya!
Pernikahan itu sama sekali tak ada landasan cinta dan juga kasih sayang.

Mampukah ia menjalani rumah tangga yang teramat rumit itu, mampukah dia membuat pondasi rumah dengan cinta dan kasih sayang?

Yuk bareng-bareng baca kisahnya:)

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Oktavia Ellisa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Hadiri Pesta Pernikahan (Part 2)

Lanjutt

"Aku kayak gak asing sama wajah wanita itu, serasa kayak pernah ketemu gitu, tapi siapa?" pikir Putri.

"Ehh Nak Zira ada disini juga, alhamdulilah kabar kita semua baik Nak," jawab Ayu.

"Masih inget kan semuanya sama gadis yang namanya Zira, kalo lupa, derita kalian😂😂, baca kembali🤣," Author.

"Oh iya aku baru inget, diakan gadis yang deket banget sama Tuan Ridho waktu itu," batin Putri.

"Alhamdulillah kalo gitu Tante," ucap Zira.

"Hay Kak Putri, kita ketemu lagi," sambung Zira.

"Ehm i.. iya," jawab Putri ragu dengan tersenyum tipis.

"Kamu kesini sama siapa Nak?" tanya Ayu hangat.

"Sama keluarga Tan, dan juga sama," ucapan Zira terpotong.

"Hay semuanya, selamat malam," ucap seorang perempuan.

Mereka semua menengok bersamaan kearah sumber suara, betapa terkejutnya mereka semua melihat siapa yang ada didepannya tapi tidak dengan Zira.

"Tante sama Om pasti sudah taulah siapa wanita cantik ini, dan Kak Ridho pasti tambah tau," Zira tersenyum sumringah.

"Apa kabar Om, Tante, dan calon Adik-adik iparku," ucap perempuan itu.

"Maaf ya Kak Bella, kita bukan Adik apalagi calon Adik ipar Kakak, kita cuma kenal Kakak karena Kakak masa lalu Kak Idho, dan sekarang kita udah lupa sama Kakak, karena Kak Idho juga udah sangat-sangat lupa," sinis Rilli.

"Tenangkan dirimu Ili, tidak baik seperti itu dengan orang yang lebih tua darimu," tegur Wira.

"Bener apa kata Kak Ili Pa, dia itu udah keterlaluan, ni ya aku kasih tau, Kak Ridho itu udah menikah dan ini Istrinya, cantik bukan," sahut Keila sedikit meledek.

"Ya ya ya aku sudah tau kalau wanita kampungan ini Istri dari Tuan Ridho Aditama, tapi cinta dari Tuan Ridho Aditama itu hanya khusus untuk saya, jadi buat kamu, jangan berharap lebih dari calon Suamiku," ucap Bella tersenyum sinis.

"Ciihhh ngarep," decak Rilli dan Keila kompak.

"Siapa bilang cinta saya untukmu, cinta sejati saya hanya untuk Istri saya, kau mengerti," tegas Ridho.

"Haha rasain, telak tuh," ledek Rilli.

"Kamu bilang kamu cinta sama dia, masa iya kalo cinta Istri harus ngemis-ngemis minta uang, padahal sudah terbukti kalo suaminya itu kaya raya," celetuk Bella.

"Maaf nona yang terhormat, saya meminta uang pada Suami saya, dan saya tidak meminta uang pada Anda, jadi terserah saya mau ngemis-ngemis atau jungkir balik pun itu bukan urusan Anda, yang terpenting saya tidak merugikan Anda," ucap Putri penuh penekanan.

"Gak usah sok-sok'an kek gitu, Istri kontrak aja belagu," sinis Bella.

"Jaga ya mulut kamu, menantu saya jauh lebih baik dari pada kamu!" seru Ayu, ia sudah tidak bisa menahan dirinya lagi

Semua orang menoleh kearah mereka.

"Tenangin diri Mama, ini dikhalayak ramai Ma," tegur Wira.

"Tapi Pa, Mama gak terima menantu Mama di rendahin kayak gitu," geram Ayu.

"Perempuan kalo udah punya penyakit gatal dan kadas dari kecil, itu bahaya, bisa menular," sindir Rilli.

"Kau menyindirku," Bella merasa tersindir dengan ucapan Rilli

"Tidak, tapi kalau kau merasa itu lebih baik, karena perkataan ku sama dengan tingkah lakumu," ucap Rilli santai.

"Udah-udah Ili stop, sekarang kita pulang aja, suasana udah gak memungkinkan," ajak Wira menyudahi.

"Benar Tuan Wira, lebih baik kita kembali, sebelum kutu merayap kemana-mana," sambung Roy menyindir.

"Babay kutu sapi," ledek Keila langsung berjalan menyusul keluarganya.

"Ahh sial," kesal Bella.

**

"Ridho tunggu!" teriak Bella berlari kearah Ridho yang hendak memasuki mobil.

"Tunggu," Bella menarik tangan Ridho.

"Apa lagi sih," ketus Ridho.

"Maaf Nona, tolong jaga sikap Anda," ucap Roy menepis tangan Bella yang memegang lengan Ridho.

"Dasar sekretaris sialan," batin Bella geram.

"Kamu sama sekali gak rindu sama aku, aku masih berharap sama kamu Dho, aku masih sayang sama kamu," ucap Bella vulgar.

"Terus," jawab Ridho acuh.

"Kok terus sih Dho, ihh kamu gak peka banget sih," kesal Bella.

"Untuk apa Ridho peka terhadap wanita seperti mu hahh, dasar tidak tau malu," saut Ayu geram.

"Tante kok gitu sih sama aku, aku kan calon menantu Tante, Tante gak mau punya menantu yang pinter kayak aku," sombong Bella.

"Pinter dari mana nya," sambung Keila.

"Pinter ngeganjenin Suami orang Key," timpal Rilli sinis.

"Dho.. liat tuh Adik-adik kamu, masa dia ngatain aku kayak gitu," adu Bella mesra sembari bergelayut manja di lengan Ridho.

"Mba nya salah ngadu ya, itu Suami orang loh Mba, Istrinya ada disini loh, masa Mba nya gak malu sih," jawab Putri melepas tangan Bella, entah kenapa ia merasa kesal dengan tingkah Bella yang manja pada Suaminya.

Ridho sempat terkejut dengan sikap Putri, tapi ia juga bersyukur karena Putri peka harus berbuat apa disaat-saat seperti ini.

"Iya istrinya ada disini tapi hatinya ada disini," ucap Bella menunjuk dadanya.

"Kau masih belum percaya rupanya, apa kau perlu bukti kalau aku memang mencintai Istriku," Ridho buka suara setalah bungkam dari tadi.

"Kau tak perlu membuktikan Dho, karena aku tau kau tidak bisa membuktikan nya," jawab Bella angkuh.

"Kata siapa, aku bisa membuktikannya didepan matamu," tegas Ridho.

"Coba buktikan," tantang Bella.

Dengan ragu-ragu Ridho mendekat wajahnya kearah Putri dan...

Cupp... Ridho mencium pipi Putri sekilas.

Putri membulatkan matanya, ia sangat terkesiap, bagaimana tidak, seorang Ridho Aditama menciumnya, dan bahkan didepan semua orang.

"Puas," lanjut Ridho.

"Enggak, kalo cuma cium pipi mah kita sering kali, itu udah basi," Bella tersenyum sinis kearah Putri, seakan meledek.

"Apa dia bilang, cium pipi udah pernah, gila ya, itu pacarannya gak sehat, jadi bibir Tuan Ridho..." batin Putri.

"Udah kalah masih aja ngelak," saut Rilli.

"Hey Zira, didik dong Kakakmu itu, biar punya rasa malu," sambung Rilli.

"Udah gak bisa di didik Kak, terlanjur putus urat malunya," jawab Keila.

Wira, Ayu, dan Roy sudah jengah dengan dua gadis yang terus mencari celah kejelekan Putri.

"Sudah cukup, buat kamu Zira dan Bella stop, jangan ganggu pernikahan Ridho, Ridho sudah bahagia dengan pilihannya," Wira yang kali ini ikut turun tangan.

"Calon Ayah mertua, gimana bisa Bella percaya, sedangkan Ridho sendiri saja menikahi wanita ini karena terpaksa, dan pernikahan mereka juga kontrak, so.. itu mustahil jika Ridho mencintai wanita kampungan ingin," telak Bella pedas.

"Dan buat kamu (menunjuk Putri), saya yakin pasti kamu memasang tubuhmu untuk mendapatkan suami yang kaya raya seperti Ridho, pasti kamu serahin tubuhmu cuma-cuma kan, dasar ******," sambung Bella tanpa merasa berdosa seidkit pun dengan perkataannya.

Plakkkk....

Satu tamparan keras mendarat tepat dipipi Bella, Putri yang sudah tak tahan dengan ucapan Bella akhirnya melayangkan tamparan keras itu, dengan emosi yang masih menggebu-gebu didalam hatinya.

Semua orang sontak kaget dengan jawaban yang diberi kan Putri, bukan dengan mulut melainkan dengan tangan.

"Sudah cukup ya Anda menghina saya, saya dari tadi memaklumi Anda, karena Anda gagal mendapatkan apa yang seperti saya dapatkan, saya kira Anda harus introspeksi diri Anda sendiri, sebelum menilai orang lain," geram Putri tak kuasa menahan air matanya, baru kali ini ia disebut wanita ******, sakit.. benar-benar sakit yang Putri rasakan.

"Ha ha ha... ya aku memang kalah denganmu, tapi itu dalam kategori hanya mendapatkan, bukan menaklukan, hanya aku yang bisa menaklukan hati Ridho, kau mengerti," ucap Bella tetap tak mau kalah.

"Sepertinya aku harus memberi bukti yang lebih akurat padamu, agar kau mengerti," tegas Ridho

Ridho mengangkat dagu Putri, ia menatap lekat mata Putri, Putri mulai memberanikan diri untuk menatap Ridho, mereka berdua saling tatap, berbicara lewat mata.

Ridho mendekatkan wajahnya, mungkin jarak antara wajah mereka berdua hanya 5 cm, Putri dibuat kelimpungan dengan tingkah Ridho, ia ingin sekali lari namun kakinya serasa tak bisa digerakkan.

Semua orang menatap intens kearah dua pasutri itu, mereka penasaran dengan apa yang akan dilakukan Ridho.

"Aku harus melakukan ini, aku tidak mau diganggu lagi dengan wanita gila itu," batin Ridho memantapkan hatinya.

"Ya Allah.. Tuan Ridho mau ngapain, jantungku rasanya kayak mau lompat," batin Putri dag dig dug der.

Cupp.. Ridho mencium kening Putri.

Cupp.. Ridho mencium kelopak mata Putri.

Cupp.. Ridho mencium hidung Putri.

Cupp.. Ridho mencium kedua pipi bulat Putri.

Dan...

Cupp.. Ridho mencium bibir ranum Putri.

Semua orang melongo menyaksikan adegan tersebut, sedangkan Putri jadi cengo, ia ingin sekali tenggelam didasar lautan sekarang juga .

"Ya Tuhan, apa yang dilakukan Tuan Ridho, aku sangat malu sekali, tapi kenapa aku juga senang ya, akh tidak-tidak.. ini pasti akal-akalan Tuan Ridho agar terlihat mencintai Istrinya," batin Putri.

"Gila kak Ridho, ditempat umum gini juga, tetep aja nyosor," batin Rilli cekikikan.

"Ihh Kak Ridho, mata Key kan jadi gak suci lagi," seru Keila tak terima.

"Maafin Kakak Key, tapi ini bukan 100% salahku, ini semua ulah Kakakmu," batin Putri lagi.

"Puas kamu sekarang, apa perlu aku lakukan yang lebih intim lagi," ucap Ridho.

"Sial, awas ya kau Putri, aku akan rebut Suamimu, tunggu kedatanganku," ucap Bella geram berlalu pergi.

"Sabar ya Nak, Mama yakin kamu pasti kuat, dan Mama yakin rumah tangga kalian pasti akan baik-baik saja jika kalian membimbingnya dengan cinta ketulusan yang kalian miliki satu sama lain," tutur Ayu lembut sembari mengelus kepala Putri lembut.

Putri mengangguk sembari tersenyum tipis.

"Dan kamu Ridho, jaga hati Istrimu, jangan sekali-kali kamu menyakitinya, Papa percaya sama kamu, Papa juga yakin kalian pasti bisa melewati cobaan rumah tangga kalian," sambung Wira.

"Sekarang kita pulang ya, pasti kalian semua capek," ajak Wira.

Mereka masuk kedalam mobil, dengan Putri yang pikirannya masih kalut, didalam mobil hanya ada keheningan, mereka semua sibuk dengan pikirannya masing-masing.

"Semoga saja Nona Putri bisa bertahan, dan bisa merubah semuanya," batin Roy berharap.

Kurang lebih 1 jam mereka sudah sampai kembali dikediaman Wira Aditama.

Bersambung.

Like, Komen dan Votenya ya temen-temen, Vote sebanyak-banyaknya ♥️♥️kalo udah BIG THANKS😊.

1
Sri Widjiastuti
ridho kah??
Epijaya
maaf kurang suka sama visualnya
ikatillah
g suka ma visual ny ikh g level g cocok norak g suka jga sie ma org org ny knpa g org luar ajh sie
Mikail
oktaaaaaaa...gimana khabar mu
oktavia: Alhamdulillah baik kakak, ngilang nih🤭
total 1 replies
Husna New
ahh terharu aq baca x
Husna New
next dong semngat ngetiknya Alhamdulillah kluarga putri lengkap
Husna New
next dong semngat ngetiknya semoga Ridho dan putri selalu bahagia
Husna New
next dong semngat ngetiknya
Ardi Ginsul
judulnya the little Queen aku kira sejenis cerita mafia.. tapi pas dibaca mlh kyk cerita saga Daniah ya?🤔🤔
Ida Blado
ihh bru sadar visual cowoknya kembaran si itu,, gk ada yg gantengan lgi ya,,, gk cocok bgt
Umiie'ne Naza: 😀😀 betul,, berarti ini cerita kisah ridho DA dn putri DA Toh
total 1 replies
Ida Blado
ish di sini putri terkesan norak, gue jg suia india tpi gk pernah ngebayangin nikah ala2 india
Ida Blado
kalau putri mau aja nurutin bapaknya, bkn bodoh lgi namanya tpi dungu akut
Ida Blado
,waaahh bapake gendeng perlu di kasih sianida nih
edelweis arabella
sediakan air mandi trs beberes kamar trs siapin pkaian gnti buat suami,yg cekatan donc putri jgn ngomongx ajj yg suka nyolot
edelweis arabella
putri koq dpn klrgax ma klrga ridho dy kyk munafik polos² gt,,tp koq ma ridho dy sk nyolot ajj kl ngomong,,,
edelweis arabella
enak lo hdpmu put,d tolong ma ridho trs dtrima d klrgax d perlakukan kyk putri sesuai namamu,n smua keinginan kamu d penuhi,,jgn kcwakan klrga wira aditama yh 🙏
edelweis arabella
si lara cantik dewasa mmg visualx,tp syg hati penuh dgn iri dengki
edelweis arabella
awas jgn mw putri,jangan sok nurut trs kesanx peras klrga si ridho,pdhl mereka baik banget ma kamu
edelweis arabella
putri jgn seenakx donc trn sarapan telat,trs hbs sarapan gk bntuin beberes,,aduhhh jgn kyk anak horang kaya donc put
edelweis arabella
btw si putri jgn nglunjak yh krn mreka syg ma kamu,jd nurut ajj
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!