NovelToon NovelToon
Little Wife

Little Wife

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:625.9k
Nilai: 4.7
Nama Author: Mrs.A

"Apa yang harus Aku lakukan? Aku sudah kabur dari kejaran Juragan untuk tidak menikah dengan Thomas. Tapi sekarang, Aku harus menikah dengan Tuan yang sama sekali Aku tidak kenal".

Adinda Rahma adalah Gadis belia yang sangat cantik juga pintar. Ia baru berusia delapan belas tahun. Diusia mudanya, Ia harus rela kehilangan kedua orangtuanya dan harus menanggung hutang Bapaknya dan harus menikah dengan Thomas. Saat pernikahan, Dinda kabur dan saat itu Ia meminta tolong pada Pria asing untuk membawanya pergi. Ia bahkan mengatakan rela melakukan apapun. Saat sudah dibawa pergi, Pria itu menagih janji Dinda dengan bersedianya Dinda menikah dengan Pria yang jauh lebih tua darinya. Karena tidak bisa melakukan apapun, akhirnya Dinda menerimanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mrs.A, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

makan malam

Makan malam pun tiba. Dinda sejak sore tengah sibuk menyiapkan untuk makan malam. Ia sendiri yang mengatur segalanya. Meski masih muda, Ia benar-benar hebat menyiapkan segalanya. Semua pelayan sungguh kagum padanya. Dinda yang dari kampung, sungguh cepat beradaptasi dengan segalanya. Sinta sang kepala pelayan sungguh bangga karena apa yang Ia latih pada Dinda berguna.

"Kepala pelayan, semua sudah siap. Saya keatas dulu ya untuk bersiap". Ujar Dinda.

"Silahkan Nona". Jawab Sinta menundukkan kepalanya.

Dindapun pergi menuju kamar. Didalam kamar, Adam tengah duduk disofa tengah sibuk dengan laptop nya.

"Sayangku". Sapa Dinda.

"Iya Sayang". Adam menyahut tanpa menoleh.

"Bicara dengan Istrinya kenapa begitu?". Gerutu Dinda.

"Kenapa Sayang?". Tanya Adam menoleh menatap Dinda.

"Sudah jam tujuh Mas, ayo bersiap". Ujar Dinda.

"Kamu duluan Sayang. Mas sedikit lagi selesai". Ujar Adam kembali sibuk.

Dindapun masuk kedalam kamar mandi untuk bersiap. Empat puluh lima menit berlalu, Dinda keluar dengan sangat cantik.

"Kamu mau kemana?". Tanya Adam.

"Kenapa? Jelek ya?". Tanya Dinda.

Adam menghampiri Dinda memeluk Dinda dari belakang. "Kamu terlalu cantik. Mas tidak rela membagi kecantikanmu dengan Rama juga Nichole". Bisik Adam ditelinga Dinda.

"Lalu Aku harus bagaimana?". Tanya Dinda.

"Ikut Mas". Adam menarik Dinda menuju ruang ganti.

Adam memilih pakaian untuk Dinda. Dinda hanya bingung dengan apa yang Adam lakukan.

"Pakai ini". Adam memberikan sebuah gaun berwarna hitam dengan lengan panjang. "Hapus make up mu".

"Hmmmmm ok ok". Dinda mengambil gaun itu lalu menggantinya.

Setelah mengganti dan menghapus make up, Adam masih terlihat datar.

"Kenapa lagi?". Tanya Dinda.

Adam menarik hidung mungil Dinda. "Kamu tuh ya kenapa masih cantik saja?". Ujar Adam kesal.

"Awwww lepaskan Mas sakit". Dinda memukul tangan Adam.

Adam melepaskan tangannya.

"Mas mau gimana ?? Aku kan memang cantik dari sananya". Ledek Dinda.

"Yasudah Kamu tidak usah keluar nanti". Ujar Adam.

"Mas...". Kesal Dinda.

"Hahahahahaha Mas bercanda. Yasudah ayo kita turun". Adam menggenggam tangan Dinda.

Mereka pun akhirnya turun menuruni anak tangga. Rama dan Tari pun telah sampai. Mereka telah menunggu diruang tamu. Tari terkejut melihat Dinda yang turun digandeng oleh Adam menuruni anak tangga.

"Selamat malam". Sapa Adam juga Tari.

Rama berdiri menyambut Adam juga Dinda.

"Kak Adam. Terimakasih atas undangannya. Maaf ya Rama membawa teman Rama". Ujar Rama.

"Tidak apa-apa. Silahkan duduk". Merekapun duduk.

Ada hubungan apa Dinda dengan Adam?. Batin Tari.

"Tari". Sapa Dinda.

Tari hanya tersenyum tanpa membalas.

"Jadi ini yang namanya Tari?". Tanya Adam.

"Iya Mas". Jawab Dinda.

"Sayang, Kamu bisa membawa Tari ke halaman belakang. Mungkin kalian perlu bicara soal kesalah fahaman kalian". Ujar Adam.

What? Sayang??. Tari terkejut.

"Iya Mas". Jawab Dinda.

"Tari, ayo ikut denganku". Dinda mengajak Tari menuju halaman belakang.

Dihalaman belakang, Dinda juga Tari duduk dikursi taman.

"Nona Muda, ini juice juga cemilan". Ujar Sinta yang mengantarkan makanan untuk Dinda juga Tari.

"Terimakasih Kepala Pelayan. Kamu bisa pergi. Jika saya butuh sesuatu akan saya panggil". Ujar Dinda dengan anggunnya.

Suasana kembali hening.

"Mungkin Kamu bingung dengan apa yang Kamu lihat sekarang". Dinda memulai pembicaraan.

"Mungkin Kamu juga bingung siapa Aku sebenarnya. Siapa Aku yang berada dikeluarga Van de Berg". Tambahnya.

Dinda tersenyum menggenggam tangan Tari. "Aku akan memberitahumu siapa Aku sebenarnya. Aku adalah Istri Adam". Ujar Dinda.

Tari yang tadinya memalingkan wajahnya tiba-tiba terkejut dengan apa yang dikatakan Dinda.

"Istri Adam?". Tanya Tari.

"Iya. Aku adalah Istri Mas Adam. Dua bulan lalu kita menikah. Jangan berfikir Aku menikahi Mas Adam karena hartanya, Kita saling mencintai bahkan sejak sepuluh tahun lalu". Ujar Dinda.

Tari masih bingung dengan apa yang dikatakan Dinda.

Akhirnya Dinda menceritakan segalanya pada Tari. Bagaimana Dia bertemu dengan Adam sepuluh tahun lalu.

"Mungkin kisah Kita terlihat konyol bahkan Mas Adam begitu konyol mencintai gadis berusia delapan tahun bahkan melamar gadis itu saat lulus sekolah dasar. Tapi, itulah kisah cinta Kita. Bahkan kita sempat berpisah tujuh tahun lamanya namun rasa cinta kita masih terus berkembang. Jujur Saat pertemuan kita bahkan sampai menikah Aku ragu dengan perasaanku sampai Aku bertanya padamu bagaimana rasanya jatuh cinta. Saat mendapat jawaban, Aku tidak ragu lagi bahwa Aku mencintai Mas Adam". Ujar Dinda. Dinda menggenggam tangan Tari. "Tari, Aku tahu Kamu mencintai Rama. Mana mungkin Aku mencintai pria yang sahabatku suka. Aku dan Rama hanya berteman saja. Tari, Kamu adalah Sahabat pertamaku. Kamu adalah orang yang pertama Kali menyapaku dikampus. Aku sudah menganggapmu sahabat baikku. Jangan marah padaku Aku mohon". Dinda meneteskan air mata. "Aku ini yatim piatu. Dari keluarga yang kurang mampu. Sejak dulu, Aku tidak memiliki sahabat bahkan saudara. Saat Aku bertemu denganmu, Soraya juga Zena, Aku sungguh beruntung. Aku sangat sedih saat Kamu marah padaku".

Tari yang mendengar perkataan Dinda merasa bersalah, Ia memeluk Dinda. "Maafkan Aku, Dinda". Tari benar-benar merasa bersalah.

"Sudahlah tidak apa-apa. Ini juga salahku tidak memberitahumu tentang statusku". Dinda mengusap punggung Tari.

"Jadi, Kamu dan Kak Adam benar-benar?".

"Iya Tari. Mas Adam adalah pria yang Aku tunggu selama ini. Mas Adam adalah segalanya untukku. Aku sungguh beruntung bisa bertemu dengannya kembali". Ujar Dinda tersenyum pada Tari.

Merekapun kembali kedalam setelah meluruskan kesalah fahaman Mereka.

Waktu sudah menunjukkan waktu makan malam. Semua berkumpul bersama. Ada Mama Nat, Papa Iel, Nichole, Adam, Dinda juga Tari dan Rama. Mereka makan malam dengan santai sesekali berbincang.

"Kakak Ipar, Temanmu sangat cantik. Apa Dia sudah memiliki pacar?". Bisik Nichole pada Dinda.

"Kau tidak melihat sebelah Tari siapa?". Tanya Dinda.

"Jadi si kutu Rama itu pacarnya? Ah sayang sekali". Gerutu Nichole.

"Nick, jaga batasanmu". Ujar Adam.

"Apa? Aku hanya berbincang dengan Kakak Ipar! Aku tidak menggodanya". Gerutu Nichole.

"Huh dasar jomblo". Ledek Adam.

"Kakak sombong sekali baru lepas status jomblo dua bulan saja! Sebelum ini kakak menjomblo tiga puluh tahun!". Ledek Nichole kembali.

"Setidaknya Aku langsung menikah tidak seperti Kamu". Sindir Adam.

"Sudahlah, Kalian ini tidak malu pada tamu? Cepat habiskan makanan kalian". Ujar Mama Nat merasa jengkel dengan pertengkaran kedua putranya.

Setelah selesai makan malam, Mereka berbincang kembali sampai waktu pukul sepuluh malam. Rama dan Tari pun pamit pulang.

"Jangan lupa hadir diresepsi pernikahan Kita hari sabtu ini. Aku akan mengirimkan undangan resminya besok". Ujar Adam pada Rama.

"Tentu Kak. Yasudah Kita pamit dulu. Assalamualaikum".

"Waalaikumsalam. Hati-hati". Ujar Dinda melambaikan tangannya.

merekapun pergi meninggalkan kediaman Adam juga Dinda.

Hi Reader, Jangan Lupa untuk VOTE sebanyak-banyaknya ya jika kalian suka Novel ini. Support kalian sangat berguna untuk menyemangati Author berkarya.

1
Lingga Aga
Kecewa
Lingga Aga
Buruk
Satria Wati
ma²nya damar orang tua kandung adinda
Satria Wati
ceritanya bagus dan sopan
Naufal Azka
smg nanti dpt ank kembar jg
Kristina Kartini166
knapa tidak bisa buka tuk bab berikutnya
Ni Wayan Meta Susanty
bagus ,dan menarik untuk di baca
Yullie Kasih
Adam nya oke, ujingnya gak enak tuh nama 😱
Mryn
nyimakkk
benkk benkzuu18
sooooooo long thor
Erna M Sitorus
lanjut ya Thor, ceritanya menarik klo gak dilanjut buat penasaran jadinya.
Lia Nurlela
lanjut lagi dong thor
@Yzma.Kh_
up dong thor
Wati Astuti
Karyamu bagus thorrr👍👍
Atik Pudji
semangaaat thooor💪💪💪💪💪
salam sehaat selaluu
Atik Pudji
akhirnya berkumpul bahagia❤❤❤❤❤
salut nih sama authornya TOP👍👍👍👍👍👍
semangaaat thooor💪💪💪💪
salam sehaat selaluu
Atik Pudji
selaluu banyak kejutan authornya👍👍👍👍👍
ini novel yg ke tiga saya baca semua banyak kejutan...terima kasih thooor👏👏👏
semangaaat thooor💪💪💪💪💪💪
salam.sehat
Atik Pudji
sempat shock baca nya
muantaaab nih authornya bikin jantung mau copot hehehehehhe...TOP deh authornya 👏👏👏👏👏👏
semangaaat thooor❤❤❤❤❤
salam sehaat selaluu
Atik Pudji
so sweet ❤❤❤❤❤❤❤❤
semangaaat thooor 💪💪💪💪💪
salam sehat selalu
Atik Pudji
makiin seruuuuuuu .....suka banget baca adam bucin akut hehehehehhe
semangaaat thooor💪💪💪💪💪
salam sehaat selaluu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!