NovelToon NovelToon
The Killer?

The Killer?

Status: tamat
Genre:Balas Dendam / Misteri / Tamat
Popularitas:15.8k
Nilai: 5
Nama Author: Cherry_15

Sebuah kasus pembunuhan berantai terus saja terjadi di tempat yang selalu sama. Menelan banyak nyawa juga membuat banyak hati terluka kehilangan sosok terkasih. Kasus tersebut menarik perhatian untuk diselidiki. Namun si pelaku lenyap tanpa sebab yang jelas dan justru menambah kekhawatiran penyelidik. Kasus ini menjadi semakin rumit dan harus segera dipecahkan!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Cherry_15, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Keluarga Baru

“Jika aku menyakitinya, apa yang akan kau lakukan padaku?” dengan santai, aku mulai menguji mentalnya.

“Apa?” koki cerdas yang sedang duduk di sampingku, masih tak mengerti dengan apa yang aku bicarakan.

“Perlu diingat sebelumnya, bahwa aku akan berusaha bertindak seadil mungkin dalam memecahkan kasus ini," tegasku.

"Aku tak peduli dengan bayaran dari pak tua itu, juga tak peduli dengan kecantikan paras cewek yang sedang kau jaga."

"Aku hanya peduli pada apa yang benar dan salah, berdasarkan hati nuraniku sendiri." terangku kemudian.

"Jika memang Taira atau siapapun orang yang kau sayangi adalah dalang dari segala kasus rumit ini, dan aku terpaksa menyakitinya dengan membawa mereka pada keadilan..."

Aku sengaja menghentikan sejenak suaraku, untuk memastikan reaksi psikologis Picho sesuai pancinganku.

"Apa yang akan kau lakukan padaku?”

Seketika suasana menjadi tegang, setelah aku menanyakan secara rinci tentang kemungkinan yang akan terjadi dalam kepalaku.

Tampak sangat jelas dari wajah Picho yang kembali memucat, pria itu seperti sedang memikirkan banyak hal dalam kepalanya.

Mungkin ia sedang merancang kata yang paling bijak, untuk dijadikan jawaban dari pertanyaan rumit ku.

Sebenarnya aku memang sengaja memberinya pertanyaan yang rumit, dan sangat melibatkan perasaan di dalamnya.

Aku ingin menguji ketulusan hatinya, dengan cara seolah memberinya pilihan antara keadilan atau persahabatan yang harus dia korbankan.

Melihat dari reaksinya yang berani mengakui kesalahan, dan meminta maaf pada keluarga Rika karena telah membunuhnya tanpa sengaja.

Kurasa dia adalah orang yang baik dan tulus.

Namun bagaimana jika pelaku kesalahannya adalah sahabat atau orang yang ia cintai?

Apakah Picho masih bisa mengakuinya dan bersikap bijak dalam keadilan?

“Ini rumit!" keluhnya, frustasi.

"Bagaimana bisa aku menyakiti perasaan semua anggota keluargaku termasuk kau, Julian!?" ia memegangi kepalanya.

"Jika memang benar mereka dalangnya, aku tak ingin menyakitimu dengan cara membela mereka."

"Tapi mereka juga anggota keluarga yang harus ku lindungi, sama seperti aku yang melindungimu,” suaranya mulai bergetar, menyiratkan dilema dalam hatinya.

Aku tersentak mendengar ungkapan yang mengakui ku sebagai keluarganya.

Apa ini? Jadi ini bukan masalah persahabatan dan keadilan baginya?

Dia berusaha mencari cara, agar semua orang yang ia anggap keluarga bisa sama-sama aman dan nyaman dalam jalan keluar kasus rumit ini?

Apa dia benar-benar tulus memandang seluruh kawannya, termasuk aku sebagai keluarga?

Perasaannya sudah sedalam itu? Aku bingung mau takjub atau pilu padanya.

Jika dia memang benar merasakan koneksi yang sedalam itu terhadap kami, ini akan terasa begitu berat dan jauh lebih rumit baginya untuk mengambil sikap dalam penyelesaian kasus.

Menyedihkan sekali pria yang penuh perasaan itu! Jika aku di posisinya, aku tak mungkin mampu melakukan apapun.

Tapi aku tahu bahwa Picho adalah orang yang bijak, sekalipun ia harus mengurus permasalahan keluarganya.

“Jika salah satu anggota keluargaku terlibat dalam kasus serumit ini, mungkin aku akan mengikuti langkahmu saat menyelesaikan kasus Rika secara kekeluargaan." ia melanjutkan suaranya, sedikit ragu namun yakin.

"Kurasa aku mirip denganmu, hanya saja kau lebih terkesan nakal dan berandal dengan penampilan juga hobi minummu." matanya kini tersorot polos ke arahku.

"Tapi secara pola fikir dan cara bersikap kurasa kita sejalan." suaranya lebih yakin.

"Jadi, bisakah kita remukan lebih dulu bersama anggota keluarga kita sebelum, membawanya pada pengadilan, Julian?” pintanya tulus.

Lagi dan lagi, aku dibuat tersentak oleh untaian kata yang terlontar dari lisannya.

Atas dasar apa dia bisa beranggapan bahwa aku sama dengannya?

Tapi itu bisa dikesampingkan dulu. Sekarang aku mulai takjub pada keputusan bijaknya.

Memang benar yang Picho katakan, meremukan masalah secara kekeluargaan adalah jalan terbaik untuk menyelesaikan kasus dengan adil.

“Kau benar, akan lebih baik jika kita remukan lagi permasalahannya, bersama seluruh anggota keluarga kita." pujiku, setuju.

"Tapi ini baru dugaan tanpa bukti ya, aku sendiri berharap dalangnya tak ada di antara keluarga yang telah kau bentuk.” aku sesekali meneguk air bersoda pada botol hijau yang sedari tadi ku genggam.

“Terimakasih atas pengertiannya, kak Arron.”

Picho mengembalikan senyuman manisnya dan bersikap manja padaku.

“Malam ini, nginap di rumahku yuk! Ada banyak hal yang ingin ku tunjukan dan sampaikan padamu,” ajaku dengan riang dan ramah padanya.

“Bagaimana dengan Chiya? Aku masih punya adik yang harus ku jaga.” tolaknya karena khawatir pada gadis kecil yang menjadi tanggungjawabnya.

“Kan ada Leo,” usulku singkat.

“Aku tak yakin Leo bisa menjaga anak kecil sepertinya.”

“Harus bisa! Setidaknya hanya untuk malam ini saja, selanjutnya aku janji akan menyediakan banyak waktu untuk membantumu menjaga Chiya juga kedai,” aku terus membujuknya.

“Izin dulu ke Leo!”

“Kau sangat menghormatinya ya?”

“Jelas! Dia kakakku!”

“Jika kita adalah keluarga, maka aku adalah kakak tertuanya!”

“Memang berapa usiamu?”

“Rahasia, pokoknya jauh lebih tua dari kalian berdua!”

“Memang kau tahu usia kami?”

“Aku ini detektif, data pribadi kalian ada dalam catatanku!”

“Berapa?” Picho malah menguji kecerdasanku dalam mendapatkan data.

Aku menghela napas sejenak sebelum menjawab.

“Kau masih 24 tahun, dan Leo 27. Benar kan?”

“Berarti kak Arron 40 tahun ya?”

“30 lah, gila! Apa aku setua itu dimatamu!?” gawat! Aku kelepasan menjawab jujur!

“Katanya itu rahasia, tapi dijawab juga?” Picho meledek ku dengan tatapan jahilnya.

“Kau sengaja memancing ku ya!?”

“Iya!”

“Picho!” geramku sambil berancang memukul pelan kepalanya, namun gagal karena ia menghindar.

“Ga kena! Ga kena!” ledeknya sambil berdiri, dan bersiap berlari.

“Awas kau ya!”

Picho mulai berlari untuk menghindari pukulanku, aku pun mengejarnya.

Kami bermain kejar-kejaran sambil tertawa lepas, di bawah hamparan langit yang mulai bertabur bintang.

Sungguh, baru kali ini aku merasakan kekesalan bercampur kehangatan pada seseorang.

Mungkinkah aku juga sudah menganggapnya sebagai adikku? Bagaimana bisa aku menangkap keluargaku sendiri untuk dipenjarakan?

Tak bisa kupungkiri, aku sudah terlanjur nyaman dengan Picho.

Dia adalah satu-satunya orang yang mengasihiku layaknya keluarga, setelah perpisahan kedua orangtuaku.

Tapi aku tetap harus bersikap adil jika memang dia bersalah.

Keluarga harus ditegur untuk dijaga dari kesalahan, kan?

Kurasa itu cukup adil.

Akan ku selidiki kasus ini dengan adil hingga tuntas! Tekadku sudah bulat!

Aku tak ingin lagi kehilangan sosok keluarga karena ketidakadilan! Akan ku jaga kehangatan ini, agar tetap menemani hidupku!

...

...

1
apakah Isekai? atau rute lain?
kayaknya g kedengaran, macam nonton tivi
so sweet~
tergantung perspektif, kalau yang mikir cuan mah gas aja
tak ada yang tau sampai melihatnya langsung, kan?
jadi Taira punya wujud selain manusia?
santai dulu gak sih 🤣
sama Chiya thor
.
.
.
.
.
*ilang ke Isekai*
tapi semua manusia itu punya derajat yg sama, aka player di dunia
sopankah begitu, pak?
kekasih? maksudnya si Taira?
🔥Cherry_15❄️: yup, benar
total 1 replies
mungkin karena si pak polisi itu NPC makanya punya dialog singkat
🔥Cherry_15❄️: benar juga 😂
total 1 replies
agak serem jatohnya malahan 🤣🤣
🔥Cherry_15❄️: perang tawa. 🤣
total 1 replies
cie yg tsundere 🤣
mungkin berkah langit
🔥Cherry_15❄️: bisa jadi 🤣
total 1 replies
semua orang g suka kalah, apalagi kalau ls 5x nyesek itu
bener tuh, jangan gegabah
🔥Cherry_15❄️: yup, betul 😁
total 1 replies
udah ganti profesi kah?
🔥Cherry_15❄️: jadi koki aja di kedai mereka. 🤣
total 1 replies
keren juga tuh 👍
🔥Cherry_15❄️: Keren kan? wkwk 😎
total 1 replies
tapi mati tidak akan menyelesaikan masalah
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!