NovelToon NovelToon
You Are Mine

You Are Mine

Status: tamat
Genre:Cintamanis / Cintapertama / Nikahmuda / Romansa / Tamat
Popularitas:2.1M
Nilai: 4.9
Nama Author: sery

Comedy Romantis

Cerita gadis mantan model menikah dengan pemilik peternakan.

Pertemuan pertama biasanya membuat kesan tersendiri bagi dua pasangan, tapi tidak dengan Rania dan Galuh. Pertemuan pertama mereka terjadi pertengkaran, Rania marah pada Galuh yang memarahi anak kecil yang memanggilnya dengan sebutan mama.

"Mama !"

"What..!"

"kapan aku melahirkan, apa aku amnesia ?"

Gurau Rania, saat dia mendengar panggilan anak kecil tersebut.

Siapakah anak kecil itu ??

Galuh Cendana: Sangat membenci dua orang wanita, yang disebutnya sebagai wanita licik seperti ular.

Tetapi saat bertemu dengan Runrun, kenapa Galuh melupakan rasa bencinya terhadap yang namanya wanita ?

Siapa dua wanita di masa lalu Galuh yang menghantui kehidupannya di masa depan ?

Apakah kisah cinta Rania akan bermula dari anak kecil tersebut.

Ikuti kisahnya: You are mine

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon sery, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 34. Tantangan

**Cerita hanya fiktif tidak ada tersangkut paut dengan siapapun juga.

Happy reading ya**.

"Nyonya,pergilah.Jangan sampai saya mengeluarkan jurus sapi mabuk." ucap Runrun dengan santai,dan Galuh tertawa mendengar perkataan Runrun yang ingin mengeluarkan jurus sapi mabuk.

"Dasar perempuan sinting, gila..!" Wulan mengeluarkan semua kalimat yang melintas dipikirannya.

"Sepertinya anda mengeluarkan ucapan itu untuk diri anda sendiri ya.." sindiran diberikan Runrun kapada Wulan.

"Itu untukmu, perempuan yang berani mengambil anak orang..!" tuduh Wulan kepada Runrun.

"Saya tidak mengambilnya , saya diberikan tugas dari Tuhan untuk menjaga anak yang telah anda tinggalkan. Kenapa saya yang harus disalahkan, berkacalah nyonya..!" seru Runrun, dan tangannya bersedekap didadanya.

'Pergilah, introspeksi diri nyonya. Apa tindakan anda ini sudah benar?" ucapan Runrun membuat Wulan makin meradang dan ingin memukul Runrun, tetapi Robert menariknya.

"Jangan lakukan tindakan yang nantinya akan kau sesali Wulan..!" hardik Robert, yang kali ini berani mengeluarkan suara yang keras kepada Wulan. Selama ini Robert asik mengiyakan segala tindak tanduk dan perkataannya.

Robert berusaha untuk menarik Wulan dengan paksa, sampai-sampai Robert memanggul Wulan dipundaknya seperti karung tepung.Agar Wulan mau berlalu dari rumah Galuh, sebelum petugas polisi akan datang seperti yang diperintahkan Galuh kepada teman pengacaranya.

"Robert..! turunkan aku laki-laki pengecut, kau tidak berguna..." Wulan berteriak sambil memukuli kepala Robert, tapi Robert tidak menurunkannya juga. Setelah sampai mobil, barulah Robert menurunkannya dan mendorong Wulan untuk masuk kedalam mobil.

"Masuk..! kau ingin melawan Galuh, apa kau sudah gila. Kau lupa ditangan mereka ada bukti rekaman kehidupan liarmu...!" ucap Robert dengan keras kepada Wulan, membuat Wulan terdiam dan mulai duduk tenang didalam mobil.

"Aku tidak akan menyerah, aku akan melakukan apapun juga untuk mendapatkan anakku kembali...!" ucap Wulan dengan perasaan yang penuh emosi.

"Untuk apa kau merebutnya, kau juga tidak akan mampu mengurusnya." ucapan Robert membuat Wulan naik kembali emosinya.

"Dia anakku, aku yang mengandungnya..!" ketus suara Wulan menjawab perkataan Robert.

"Tapi kau juga yang meninggalkannya..!" balas Robert.

"Diam kau..!" ujar Wulan.

Sepeninggal Wulan dan Robert, Runrun langsung memegang dadanya.

"Mas,kenapa Runrun bisa seperti itu." Runrun heran mengingat akan dirinya yang berani menghadapi Wulan.

"Keadaan yang membuat Rania mengeluarkan segala kemampuan, mas bangga melihatnya.." puji Galuh kepada Runrun.

"Runrun gemetar mas, tangan ini belum pernah memukul siapapun.." Runrun melihat kearah tangannya yang sudah menampar Wulan tadi.

Galuh mendekatinya, dan membawa Runrun kedalam pelukannya. Galuh memberikan kecupan di rambut Runrun.

"Maaf, telah menyeret Rania kedalam permasalahan ini.." bisik Galuh lembut.

"Kasihan Cindy.." ujar Runrun.

"Ayo kita masuk.." Galuh meraih jemari Runrun dan mengajaknya masuk kedalam.

"Rumah mas ini..?" Runrun melihat rumah yang cukup besar dan sangat terawat.

"Bukan, tapi rumah papa.." jawab Galuh.

"Mas anaknya, rumah mas Galuh juga..!" ucap Runrun.

"Kalau Rania mau jadi ibu Cindy, Rumah ini akan menyambut Rania sebagai nyonyanya." ucap Galuh.

"Mas hanya bicara, kalau berani lamar Runrun kepada papa, ayah Togar dan ayah Zul. Apa mas berani..?" tantang Runrun kepada Galuh.

"Rania sangat kaya ya..!" ucap Galuh.

"Apa hubungan kaya dengan lamaran..?" ujar Runrun.

"Rania kaya orang tua,orang punya papa hanya satu.Sedangkan Rania tiga ." Galuh menunjukkan tiga jarinya.

"Mas takut menghadapi mereka bertiga.." ledek Runrun.

"Tidak ada kata takut dikamus Galuh Cendana, pantang mundur. Harus siap..!" Galuh mengepalkan tangannya dan menunjukkan keatas.

"Hih..disini berani,dihadapan ayah Togar pasti gentar.." ucap Runrun sembari masuk kedalam rumah,untuk mencari keberadaan Cindy dan bi Siti.

"Mas tidak akan gentar ya,menghadapi ketiga pria itu." kata Galuh yang ditinggalkan Runrun dibelakangnya.

"Ya...ya..selamat berjuang mas,Runrun nunggu dihalalin ya.." jawab Runrun yang masih mendengar perkataan Galuh dengan jelas.

"Tunggu Rania,kejutan apa yang akan menunggumu di peternakan.." guman Galuh.

Galuh menyusul Runrun untuk masuk kedalam rumahnya, yang sudah jarang ditempati Galuh.Karena dia lebih suka tinggal dipeternakannya, yang jauh dari hiruk-pikuk kehidupan kota besar yang sangat tidak disukai Galuh.

****

Ketika sampai dirumahnya, Wulan turun dari mobil dan membanting pintunya.

"Wulan,pintu mobilnya tidak ada salah.Kenapa kau lampiaskan kepada pintu itu.." ucap Robert ketika dia masuk kedalam rumah,dan dilihatnya Wulan berdiri didepan kulkas dan memegang sebotol minuman dingin.

Wulan meneguk minuman dingin tersebut dengan sekali teguk,dan setelah isinya berpindah kedalam lambungnya.Wulan melempar botolnya ke sembarangan arah,dia tidak perduli pecahan botol tersebut akan melukainya.

Wulan duduk di sofa, dan pandangannya terfokus pada satu titik yaitu foto Cindy yang terletak diatas meja dihadapannya.

Pandangan mata Robert juga melihat kearah pandangan mata Wulan tertuju.

"Sepertinya anakmu,takut denganmu Wulan.Dia sangat dekat dengan ibu tirinya.." ucap Wulan.

"Diam Robert...! jika kau masih mau hidup,jangan kau ucapkan tentang perempuan sundal itu lagi.." suara Wulan dengan ancaman ditujukannya kepada Robert,membuat Yang mendapatkan peringatan menjadi terdiam.

"Aku harus memikirkan, tindakan apa yang harus aku lakukan.." gumamnya sendiri.

Wulan bangkit dari duduknya,dan berjalan mondar-mandir dengan bergumam tidak jelas.

'Lama-lama perempuan ini,akan menjadi penghuni rumah sakit jiwa." ucap Robert dengan pelan,dia takut Wulan mendengar perkataannya dan kembali mengeluarkan sumpah-serapah dari mulutnya.

Dengan berjalan secara pelan-pelan, Robert berjalan menuju kamar untuk beristirahat.

"Lebih bagus tidur, dari pada menghadapi perempuan gila itu.." Robert berbaring diranjang dan memejamkan matanya.

Sedangkan Wulan masih terus berpikir untuk mendapatkan ide untuk mengambil Cindy dari tangan Runrun yang dikiranya sebagai istri Galih yang baru.

****

Karena hari ini ulang tahun Cindy yang ke empat tahun, Galuh dan Runrun membawa Cindy ke taman bermain.Karena selama ini Galuh tidak pernah membawanya ketempat permainan.

Cindy sangat senang berada ditaman bermain,karena dia tidak pernah pergi ke taman bermain.Apalagi saat ini dia pergi dengan papa dan Runrun yang dianggapnya sebagai mamanya.

Setelah puas menikmati permainan ditaman bermain,hari itu juga mereka kembali ke peternakan.

"Tidak capek mas,kita kembali ke peternakan hari ini juga..?" tanya Runrun kepada Galuh.

"Kalau dalam perjalanan ditemani gadis pujaan hati seperti Rania,tidak ada kata letih yang ada di otak ini.Itu semua akan sirna ketika memandang Rania disamping mas.." ucap Galuh seperti berbisik.

"Mas Galuh jago ngegombal juga ya,saat pertama kali jumpa.Sepertinya mas itu orang yang tidak tersentuh dan arogan." ucap Runrun sembari melirik Galuh.

"Sekarang,mas seperti apa..?" tanya Galuh kepada Runrun tentang dirinya saat ini.

"Mas seperti playboy..!" ledek Runrun dan langsung tertawa.

"Hemh....nakal ya bilang mas playboy ." ucapnya.

 

**Bersambung**

 

Visual Galuh n Runrun menurut imajinasi author ya

1
reti
cucok visualnya kak
Cis Siu
sedih
nobita
si Nasem yg pikun buat hiburan tersendiri bagi para readers... ngakakkk
nobita
banyak sekali anggota keluarga nya
Yosephine Nidya Ayu Puspajati
Kak minta visualnya Galuh, Runrun, Gendis, Mario, Steven, Jaka dung
Sery: sudah dihapus KK, karena lama review ada visual 🙏
total 1 replies
teh_ineur
hahahaaaa Runrun lucu pake minta bayaran cium pipi, menang banyak tuh Galuh
antha mom
makasih author bagus banget ceritanya 👍
Sery: terimakasih kk.. jika suka 😘
total 1 replies
antha mom
keren keren banget ceritanya 👍
antha mom
ceritanya fokus ke runrun aja thor kalau Anaya, Radit kan udah ada cerita nya di "antara dendam dan cinta"
antha mom
sepertinya kebanyakan cerita Radit dan Anaya bukan cerita runrun
Ismalinda
Luar biasa
Ratu Dandian D. Zain
awalnya aga pesimis ternyata menarik Dan bener sir gak muter2 ceritanya
Sekar Sekar
😂😂😂
Endang Herwati
suka dg visualnya Thor ...
Rini Haryati
seru,bagus ceritanya
keren dan mantap
sukses....semanangat
mksh
Rika Joj
alhamdulilah yeay happy end sukses sll thor ,sehat walfiat+ moha dlm lindungan allah swt, ya kak🤗🤲
Rika Joj
bang togar pingsan nesum bukan meninggal😂🤣🤣
Rika Joj
hamil tu
Rika Joj
run run kayax hamil dech
Rika Joj
biar panas sklian tu nurul😡😏
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!