NovelToon NovelToon
Air Mata Istri Setia

Air Mata Istri Setia

Status: sedang berlangsung
Genre:Pihak Ketiga / KDRT (Kekerasan dalam rumah tangga) / Suami amnesia / Selingkuh / Dijodohkan Orang Tua / Romansa
Popularitas:113.7k
Nilai: 5
Nama Author: Florensia Dita

Menjalani pernikahan hasil perjodohan bukanlah hal mudah. Fay harus sabar menghadapi kejamnya sikap sang suami sebab hanya terpaksa menikah dengannya. Di sisi lain, Nero sang suami juga tega bermain api secara terang-terangan dengan wanita lain di depan Fay. Tersiksa lahir oleh ringan tangan Nero, tersiksa batin sebab dikhianati, kehidupannya sebagai seorang istri setia akankah terus bertahan?

Semua kisah lengkapnya ada di Air Mata Istri Setia.

⚠️⚠️ PERINGATAN KERAS! ⚠️⚠️
BEBERAPA ADEGAN MENGGAMBARKAN KEKERASAN DAN MENGANGKAT KONTEN DEWASA. TOLONG BIJAK MEMAHAMI CERITA. SEMUA GAMBAR MERUPAKAN ILUSTRASI ADEGAN DAN BUKAN PENGGAMBARAN PATEN MASING-MASING TOKOH. WAJAH TOKOH PASTI BERBEDA-BEDA DI SETIAP ILUSTRASINYA.
SELAMAT MEMBACA, JANGAN LUPA FOLLOW, LOVE, BERI DUKUNGAN, DAN SEMOGA BETAH.
THANK YOU 🙏🥰

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Florensia Dita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bertemu Masa Lalu

Dekorasi pesta bernuansa merah muda, sesuai keinginan Fay. Malam ini, di rumah White Land, keduanya sepakat merayakan pernikahan mereka yang memasuki usia dua tahun.

Rasa syukur bagi mereka berdua. Momen seharusnya berakhirnya pernikahan mereka sesuai perjanjian. Kini berganti cerita. Perayaan kebahagiaan sebab cinta benar-benar tumbuh di hati keduanya.

Semua kolega bisnis Nero datang memeriahkan acara. Teman-teman Fay sesama kurator, pelukis, juga turut hadir.

Galen hadir bersama Danu Adhitama. Ayah Fay juga turut serta. Proses pesta berjalan sangat mewah. Fay tampak cantik dengan balutan gaun warna merah muda dipadukan dengan warna putih.

Sementara Nero menggunakan jas tuxedo warna hitam. Ia sangat tampan malam ini.

"Terima kasih untuk semua ucapan selamat dan doanya bagi pernikahan kami berdua, selamat menikmati pestanya, cheers!" Nero mengangkat gelasnya tinggi-tinggi, diikuti semua orang yang ada di pesta.

Galen menatap lega kedua pasangan yang kini memang telah resmi menikahkan hati mereka.

"Setidaknya ... gue yakin loe bisa bahagia ... bahagia yang sesungguhnya ..." gumam Galen dalam hati. Ia berjalan menjauh, memilih menyendiri.

"Nggak nyangka, bukannya di pengadilan buat cerai ... malah berakhir di pesta ... yang ... sumpah ini istimewa banget, Mas. Thanks ya," Fay tersenyum bahagia menatap dekorasi pesta sesuai keinginannya.

"Buat kamu, saya akan berikan yang terbaik, Fay. I love you."

Fay melipat kedua tangannya di dada, menghadap ke Nero. "Sejak Mas ngaku kalau jatuh cinta sama aku, jadi rajin banget bilang cinta, Ya?"

Nero tersenyum malu. Ia benar-benar baru menyadari hal itu.

"Tapi aku seneng, Mas." Fay meraih kedua tangan Nero. "I love you, Mas."

*****

Hari-hari berjalan sesuai mimpi Fay. Bangun pagi mendapati masih dipeluk Nero. Pelan-pelan ia bangkit dari ranjang, turun ke dapur, menyiapkan sarapan.

Keduanya menikmati sarapan sembari berbincang santai. Suasana sangat menyenangkan, Fay dan Nero saling bercanda.

Siangnya, terkadang Nero menyusul Fay untuk makan siang. Kadang juga sebaliknya. Fay yang menyusul ke kantor.

Malam hari menjadi acara paling seru. Kadang nonton ke bioskop, dinner romantis, melewatkan malam panas di berbagai tempat, dan yang pasti, keduanya selalu bahagia.

*****

"Hari ini kamu handle meeting. Saya harus menyiapkan kejutan untuk Fay. Hari ini dia ulang tahun."

Resta mengangguk patuh, wajahnya sumringah mendengar Fay ulang tahun. "Bolehkah Saya menitipkan sesuatu, Tuan?"

"Apa itu?"

Resta mengeluarkan satu kotak bungkus kado dari dalam tas kerja miliknya. "Saya ingin memberi kado sebagai ucapan selamat ulang tahun untuk istri Tuan."

"Sepertinya saya kalah cepat sama kamu. Ini tidak menyenangkan." Nero pura-pura cemberut.

"Bukan maksud melangkahi Tuan ... saya ..." Resta mendadak panik, ia takut membuat Nero tersinggung.

"Tenang saja Resta." Nero tertawa kecil. "Saya hanya bercanda. Letakkan kado itu di meja. Saya akan berikan pada istri saya."

"Terima kasih, Tuan." Resta tersenyum lega.

*****

Nero berjalan masuk ke toko kue langganan Fay. Ia berniat membelikan kue ulang tahun sebagai bagian dari kejutan.

Kebetulan siang itu toko tidak terlalu ramai. Nero bisa memilih kue ulang tahun dengan leluasa.

Setelah keliling etalase, ia merasa tidak ada yang cocok. Seorang pelayan toko datang menghampiri, menawarkan Nero untuk memilih desain kue sesuai keinginannya.

"Apa boleh Saya pilih sendiri kuenya?" tanya Nero memastikan sekali lagi tawaran pelayan toko itu.

"Sangat bisa, Tuan. Silakan ikut saya." Pelayan toko yang tampak masih muda itu berjalan menuju salah satu meja yang ada di sudut toko.

Nero mengikuti langkah pelayan itu dengan senang hati. Melihat katalog contoh desain kue yang sangat beragam, membuat Nero sangat lega.

Desain kue di katalog jauh lebih menarik menurutnya. Ia pun memilah beberapa halaman dan akhirnya menemukan satu desain yang cocok.

Kue ulang tahun dengan tema warna merah muda, berdesain bunga mawar sederhana yang cantik dengan taburan mutiara.

"Tolong, masukkan kotak hadiah ini di dalam kue. Saya ingin berikan kejutan untuk istri tercinta di rumah. Hati-hati, jangan sampai hilang. Hadiah itu hanya ada satu. Cincin permata design custom."

"Pasti istri Tuan sangatlah istimewa. Baik, kami akan memberikan pelayanan yang terbaik."

"Dimana saya harus mengurus pembayarannya?"

"Silakan ke kasir, Tuan. Saya akan siapkan kue Anda. Setelah melakukan pembayaran, Anda bisa tunggu sekitar dua jam."

"Masih lama, ya. Begini saja. Saya masih harus mencari kado lain. Dua jam lagi saya kembali."

"Baik, Tuan."

Nero bergegas menyelesaikan pembayaran dan pergi meninggalkan toko kue menuju toko selanjutnya. Ia ingin membeli sebuket bunga untuk Fay.

Kebetulan toko bunga itu berada tidak terlalu jauh dari toko kue tadi.

"Selamat siang, Tuan. Ada yang bisa saya bantu," sapa penjual toko bunga ramah.

"Saya ingin sebuket bunga mawar putih yang besar. Saya ingin berikan untuk hadiah ulang tahun istri saya. Rangkaikan yang paling indah."

"Baik, Tuan. Silakan ditunggu sebentar."

"Mas Nero ..." panggil seorang perempuan dari belakang. Tanpa menoleh pun Nero sangat hafal dengan suara itu.

"Mas ... tumben di sini?"

Nero tetap diam. Ia sangat malas melihat pemilik suara itu.

Tiba-tiba badannya ditarik menghadap ke belakang. Mau tidak mau, ia harus berhadapan dengan si pemanggil itu.

"Jangan sombong gitu, Mas. Aku tahu, hubungan kita sudah berakhir. Tapi, aku harap kita tidak bermusuhan." Widi tersenyum sesantai mungkin.

"Kamu ngikuti saya, ya?" Nero menatap tajam wajah Widi.

"Santai, Mas. Aku juga nggak nyangka bakal ketemu kamu di sini. Kebetulan ini toko langganan aku kalau beli bunga. Ya ... baru akhir-akhir ini aku sering ke sini buat beli bunga."

Nero tetap diam, ia masih tidak percaya dengan ucapan Widi barusan. Berkali-kali perempuan di hadapannya itu membohonginya. Pantas kalau Nero tidak lagi bisa percaya.

"Fay apa kabar? Kalian benar-benar saling mencintai sekarang?"

"Bukan urusan kamu."

"Tuan, bunga yang Anda pesan sudah jadi," penjual toko bunga datang menghampiri keduanya dengan sebuket bunga ukuran besar di tangannya.

"Terima kasih," ucap Nero lega. Ia pun bergegas meninggalkan toko. Ia sangat malas bertemu kembali dengan Widi.

"Mas! Kunci mobilmu jatuh!" teriak Widi begitu menyadari kunci mobil Nero terjatuh tepat di depannya saat Nero melangkah pergi melewatinya.

Rupanya Nero tidak mendengar. Ia bergegas pergi begitu saja menyeberang jalan sebab mobil ia parkir di seberang jalan.

Rasa kesal membuat Nero tidak hati-hati dalam menyeberang. Hampir saja ia tertabrak mobil. Begitu tiba di dalam mobil, ia baru tersadar kalau kuncinya tidak ada di saku mobil.

Nero semakin kesal saat melihat di depan toko bunga, sosok Widi mengacungkan kunci mobil miliknya.

Ia pun bergegas berjalan menghampiri Widi. Tapi tiba-tiba pandangannya gelap. Entah berapa meter ia terpental. Sesuatu benda keras menghantamnya dari samping sangat keras.

Widi teriak histeris mendapati sosok Nero terkapar tidak sadarkan diri usai terlempar beberapa meter di jalan.

"Halo, ada kecelakaan di sini Pak." Penjual toko bunga itu langsung menghubungi nomor darurat, meminta pertolongan.

1
Novi Sri
gmn nih ceritanya mau lanjut apa the end aja lama bgt up nya
Ahzaira NuAmoorea Beltim
Thor update 1 tahun sekali ni kayanya.. 😢
Ayu Dwi S
lama sekali dgan drama yg d ulang² konflik nya sama saja
Putri Chaniago
kelamaan ingatan Nero kembali, mending Fay pergi aja deh
Florensia Dita: well ....
total 1 replies
𝑨𝒇𝒚𝒂ᵗᵃⁿ♡ѕ⍣⃝✰☕︎⃝❥ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©
Jgn cpt menyerah Fay, Nero itu suami kamu... Pertahankan rumahtangga kalian dari anasir jahat sundal bolong seperti Widi.... dasar pelakor luknut...kayak ketandusan perigi yg kontang🤭😅😅
lakukan apa saja Fay singkirkan Widi yg menjadi racun perosak hidup kamu dan Nero....💪💪💪
Florensia Dita: well mari melakukan sesuatu
total 3 replies
𝑨𝒇𝒚𝒂ᵗᵃⁿ♡ѕ⍣⃝✰☕︎⃝❥ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©
Fay lakukan apa saja utk menikung Widi, kerana Nero adalah suami kamu .. ayuh bergerak cerdas dan terus semangat semoga Nero mulai sedar dari amnesia.. sebelum Nero pulih Fay harus menerima segala sikap tdk baik Nero pdnya ..😢
Florensia Dita: iya Kak, semangat terus ... doain yak <<---dari Fay
total 1 replies
astr-asis
bodoh amat loh fay... setiap mlm laki lo bercinta dgn widi.. sebelah bilik lg.. lagian kamu d KDRT... aduhhhhh... mau² nya kamu cinta sama lelaki semacam.. sisi mananya yg buat kami jatuh cinta.. baik jgk nggak.. cinta itu buta.. biarin dia dibohongin dgn widi.. napa susah mau tolongin laki yg sejak nikah cuma nyakitin lahir dan batin
Florensia Dita: cinta memang buta kali, ya? <--- dari Fay
total 1 replies
astr-asis
idih... kan dlm perjanjian.. pasangan bebas dgn sesiapa pun n ngak ikut campur.. laki munafik.. kejam lg.. tinggalin aja laki jenis gituan.. kabur jauh²..
Florensia Dita: help kak ... please
total 1 replies
Putri Chaniago
ah Fay jg bodoh percaya dg Albie, geram dg Nero. pisahkan aja Fay dg Nero thor
Florensia Dita: sabar, Kak. Fay masih belum tahu siapa Albie yang sesungguhnya
total 1 replies
𝑨𝒇𝒚𝒂ᵗᵃⁿ♡ѕ⍣⃝✰☕︎⃝❥ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©
Fay jauhi Albie krn ada rancangan jahat antaranya sama Widi... semoga Fay dijauhi dari sebarang kejahatan, dan kandungan Fay jg slmt...terus cuekin Nero...😅😅
Florensia Dita: ini ide yang bagus
total 1 replies
𝑨𝒇𝒚𝒂ᵗᵃⁿ♡ѕ⍣⃝✰☕︎⃝❥ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©
kasihan Fay....trllu bnyk ujian utk kamu... harap cinta Fay pd suaminya Nero akan menemui kebahagiaan selepas Nero pulih dari amnesia.... Widi dan Albie dua manusia luknut yg terobsesi dgn cinta terlarang utk memiliki org sudah memiliki status yg halal di sisi agama dan negara...
Florensia Dita: aamiin... kata Fay makasih untuk doanya...
well orang jahat memang selalu makan hati ya?
total 1 replies
𝑨𝒇𝒚𝒂ᵗᵃⁿ♡ѕ⍣⃝✰☕︎⃝❥ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©
Aku yakin suatu saat nnti Nero akan menyesal atas perbuatan serta layanannya terhadap Fay... ya Fay singkirkan Widi dari suami kamu yg amnesia.... jg minta bantuan sama Galen
Florensia Dita: ide yang bagus kak...bisa Thor pertimbangkan 😎
total 1 replies
christie Ciciz
kalo jadi fay mending ga usah blg hamil mending kabur minggat lbh baik klo nero sdh sadar dan inget pasti bakal nyari juga trs nyesel
Florensia Dita: terima kasih kakak untuk pendapatnya.
total 1 replies
hinata~san
Setuju sih istri bodoh kan dia bukan org kampung yg lucu,knp ga ungkap aja semuanya. Kecuali si laki masih bersikap sopan dan kita cinta ya gpp lah bucin dikit
Florensia Dita: sabar kakaak
total 1 replies
Ayu Dwi S
gk suka sih kalo konflik yg d ulang²
Florensia Dita: Terima kasih sudah mampi Kakak....terima kasih pendapatnya....
total 2 replies
yuni ati
top
Florensia Dita: Makasih kakak..
total 1 replies
𝑨𝒇𝒚𝒂ᵗᵃⁿ♡ѕ⍣⃝✰☕︎⃝❥ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©
Fay kabarin aja sama keluarga mertua bahawa kamu hamil... kemungkinan Nero sendiri tdk mengakui anak yg dikandung oleh Fay kerana Nero amnesia.... Fay...kamu harus kuat jgn dibiarkan Nero kembali kpd Widi....
Florensia Dita: semangaaat
total 3 replies
Jauza Nabil
Thor up lagi & buat Fey pergi jauh dari Nero
Florensia Dita: Well....mari kita pikirkan caranya...soalnya dia kan lagi hamil
total 1 replies
christie Ciciz
knp ga pergi aja sih fay biarin lah nero sm widi km cr kebhagianmu sendiri
Florensia Dita: sabar
total 1 replies
Putri Chaniago
usah repot-repot Fay, tinggalkan aja Nero bego itu
Florensia Dita: sabar kakak
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!