NovelToon NovelToon
Seventh Blood Vampire

Seventh Blood Vampire

Status: tamat
Genre:Time Travel / Vampir / Romansa / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:116.7k
Nilai: 5
Nama Author: Al Orchida

Evander mendapatkan misi untuk menebar teror di London. Ia sedang dalam perjalanan dari Transylvania ketika kapalnya diterjang badai besar dan karam di tengah laut. Evander terhisap dalam gelombang badai dan berhasil selamat. Hanya saja, Evander terdampar di Maine, seribu tahun kemudian.

Ariana tidak menyangka akan bertemu dan disergap seorang vampir yang tersesat dalam penjelajahan waktu, di rumahnya sendiri. Tanpa diinginkan, Ariana terjebak dengan sang pangeran kegelapan generasi ketujuh yang menyerangnya dan menemukan dirinya jatuh cinta pada vampire tersebut.

Evander juga menyadari kalau ia menginginkan Ariana lebih dari wanita manapun di dunia ini. Namun, Evander harus tetap menentukan pilihannya.

Akankah Evander menetap bersama Ariana yang dicintainya atau justru kembali ke masa lalu demi menyelesaikan misinya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Al Orchida, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Rahasia Vampir Pemburu

Evander mengangkat lembaran perkamen lusuh ke atas kepalanya, hampir merusaknya karena terlalu ceroboh. “Astaga … aku tidak bisa mempercayai ini, Peter! Kau sungguh tidak berbohong mengenai surat pangeran ketiga dari Transylvania, tanggal surat ini dibuat satu bulan sebelum pelayaranku ke London. Aku masih ingat, ini memang tulisan dan tanda tangan Benedic.”

“Seharusnya kau mati ditanganku seribu tahun lalu, siapa sangka kita justru bertemu sekarang sebagai … kawan satu ras mungkin?” timpal Peter dengan seringai malas.

Kedua taringnya terlihat tetap runcing meski tidak pernah lagi digunakan untuk menggigit dan menghisap darah. Sebagai vampir pemburu, Peter sudah berusia 1500 tahun.

Seribu tahun lalu, tepatnya di tahun 1023, Benedic mengiriminya sepucuk surat. Isinya sebuah permintaan untuk melenyapkan Evander yang akan menebar teror dan balas dendam kematian saudaranya di London.

Peter dibayar mahal dan diprovokasi untuk menghabisi Evander agar Benedic bisa menutupi kejahatannya. Bahwa Ben dan koloninya lah yang telah menghisap darah seluruh pasien dan tim medis di rumah sakit terbesar di kota London, beberapa jam sebelum mereka pulang ke Transylvania.

Di waktu yang hampir bersamaan, Count Drakula generasi keenam atau Alexander sedang berlibur mengunjungi seorang teman di London. Tiba-tiba, Alex diburu karena memiliki kalung bersimbol khusus keluarga Count Drakula. Kalung yang terlihat dipakai oleh Benedic yang baru saja kembali ke kastil Transylvania setelah membunuh seisi rumah sakit.

Peter menghabisi pangeran kegelapan keenam dengan dua panah bermata perak. Tepat di jantung. Karena mengira Alex adalah Ben. Tanpa perlawanan. Hal itu disebabkan Alex tidak tahu kenapa ia mendadak dipanah oleh vampir pemburu

Sebagai vampir pemburu, Peter bertugas membasmi biang kejahatan yang disebabkan oleh vampir yang tidak terorganisir. Peter ibarat polisi vampir yang memiliki kewajiban menumpas rasnya yang tidak taat pada aturan.

Evander juga dilaporkan Benedic sebagai vampir yang sengaja diutus untuk menebar petaka di London, untuk membalas dendam pada si pemburu atas kematian Alexander, juga untuk membentuk populasi penghisap darah di London, tepat di area yang dijaga oleh Peter.

Benedic membocorkan waktu keberangkatan Evander pada Peter untuk mempermudah perburuan. Benedic menyimpan iri dan benci pada Evander, sehingga mengumpankan Evander agar mati di tangan pemburu begitu sampai di London. Ia cukup senang karena tidak perlu mengotori tangan ketika hendak melenyapkan Evander.

Hm, Evander mendadak merasa beruntung karena kapalnya karam dan ia terdampar di Maine seribu tahun kemudian. Ia selamat dengan sendirinya. Selamat karena kekurangannya yang tidak bisa mengendalikan cuaca ketika badai menghantam kapal yang ditumpanginya.

Evander sudah hampir satu bulan di London, ia tak lelah mencari segala sesuatu yang berhubungan dengan sejarah vampir. Namun, nyaris putus asa karena tidak mendapatkan apa-apa.

Padahal, Evander sudah membayar banyak orang untuk mendapatkan informasi. Mulai dari penjaga perpustakaan, ahli sejarah kerajaan Inggris kuno, hingga ahli sejarah suku Anglo-Saxon yang mendatangi pulau Britania Raya pada abad ke-5.

Beberapa hari lalu, ketika Evander melamun di pinggir danau, pada dini hari yang dingin, seorang gadis bernama Sheila mendatanginya. Bau karat darah melekat pada gadis itu. Baik Evander maupun Sheila langsung saling tahu kalau mereka sesama makhluk penghisap darah.

Sheila menuntun Evander untuk mengunjungi museum sejarah dan benda pusaka di pusat kota. Mereka menghabiskan beberapa waktu untuk membaca, dan bertanya pada ahli yang bekerja di museum. Tidak ada hasil.

Akhirnya Sheila mempertemukan Evander dengan Peter, untuk menggali lebih banyak informasi. Vampir pemburu yang sudah berusia lebih dari seribu tahun itu dianggap paling mengerti soal sejarah dan populasi vampir di London dari waktu ke waktu.

Dan disinilah Evander sekarang berada, rumah si pemburu. Rumah pria yang menghabisi Alexander.

Evander salah paham, ia berpikir kalau si pemburu adalah manusia pembenci vampir. Ia tidak pernah tahu kalau Peter adalah vampir yang bertugas mengendalikan populasi kejahatan rasnya dalam satu negara. Vampir polisi.

Rumah Peter lebih mirip dengan perpustakaan, sekaligus museum khusus yang berhubungan dengan vampir. Tiap ruang menyimpan buku dan benda-benda bersejarah yang lekat dengan kehidupan makhluk yang tidak mati. Jika dilihat lebih teliti, buku koleksi Peter yang mengulas sejarah dan peradaban vampir di kerajaan Inggris jauh lebih lengkap dari yang ada di perpustakaan kota.

“Yeah, kau benar! Aku seharusnya sudah mati di tanganmu seribu tahun lalu. Jika aku tak bertemu Sheila, aku mungkin akan tetap salah sangka padamu, Peter! Kau tau, aku berangkat dengan dendam membara! Pertama kali mendengar cerita kau membunuh Alex, aku ingin membalas kematian saudara dekatku saat itu juga! Tapi, yang mendapatkan misi untuk pergi ke London justru Benedic, padahal ia baru saja pulang.”

***

1
ռɨʍǟֆ ֆǟɨɖǟɦ_03
happy ending, baru ngeh kalo bayi vampir dan manusia itu namanya dhampir😂
ռɨʍǟֆ ֆǟɨɖǟɦ_03
apa itu menurut kebanyakan pria, apa cuma Evander? boleh mengomel tapi tidak merusak harga diri suami.
ռɨʍǟֆ ֆǟɨɖǟɦ_03
nggak bisa dipending gitu? upps😂
ռɨʍǟֆ ֆǟɨɖǟɦ_03
salpok sama tulisan tulisan Evan, buciiin betul dah😂
Atiqa Fa
ah aku ikut nangis
ᴇʟꜱʜᴀᴅᴀʏ-②①L: wkwkwk sesedih itu kah? 😂
total 1 replies
Atiqa Fa
Ariana kau menempatkan Ayahmu diposisi yg sulit, ayahmu ingin yg terbaik buatmu tpi tdk dg memiliki pasangan vampir
Atiqa Fa
tanyalah dimana melakukan perawatan gigi 😅😅😅
ᴇʟꜱʜᴀᴅᴀʏ-②①L: wkwkwk dah sampe sini kak?
total 1 replies
beni rahman
luarrr biasaah
Sri Keren Mutamimah
Luar biasa
maya ummu ihsan
tangi turu gringgingen
ᴇʟꜱʜᴀᴅᴀʏ-②①L: loro boyok
total 1 replies
maya ummu ihsan
kok aku jadi inget film dracula jaman dulu yg dibintangi keanu reaves dan gary oldman ..
maya ummu ihsan
lha kenapa gak beli spring bed atau kasur lipat mas vampir...kan engap di dalam peti terus
Moonbaek
🥰🥰🥰terbaik deh, bcnya antara mo ketawa ma nangis barengan...lanjuuut kak😁
Moonbaek
he's not jokes babe!! next leher yg bakal jd sasaran manjaaah😂
Moonbaek
😂🤣😂🤣🙈astga Udik kali kau evander
Moonbaek
😂🤣bahayaaaaa
Moonbaek
uuugh😎🤭
Moonbaek
but he did my lady😎
Moonbaek
yuup i not trust him too...dracula in this time what's a joke!!🤭
Moonbaek
😅😅aduuuh pedes yaa mulutnya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!