NovelToon NovelToon
A Man In Disguise

A Man In Disguise

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Tamat
Popularitas:618.8k
Nilai: 5
Nama Author: Althamira Frishka

Ganteng tapi galak. Euh, punya manager gitu bikin nggak betah di kantor nggak sih?

Kerja di luar negeri memang enak. Punya banyak teman dari negara lain plus memiliki kesempatan untuk dapat calon laki yang H.O.T banget

Tapi apa daya jadi budak corporat startup, sebagai copywriter, Dania Daneswara cuma bisa duduk di balik komputer sambil di marahin sama manager super duper galak yang bikin hari tambah runyam di negeri asing.

"Ganteng mah bebas ya," pikirnya setiap kali si manager berkoar-koar di balik mejanya.

Keagan O'Malley, pria berdarah campuran Indonesia-Jerman. Sebagai manager, ia kerap dianggap galak dan tidak berperasaan.

Tapi ketika bertemu Dania, pelan-pelan pribadinya berubah. Lebih usil dan tengil.

IG : @althamirafrishka

Saran dan kritik sangat diterima. Terimakasih sudah membaca 😘

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Althamira Frishka, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tidak Mau Semobil

Dania merebahkan tubuhnya di kasur. Menyelimuti dirinya dengan selimut kesayangan bermotif kotak warna-warni. Dia harus bangun pagi besok untuk membuat kotak bekal. Sambil merebahkan badan, dia mem-browsing ide menu sarapan praktis untuk di perjalanan.

Tring, bunyi pemberitahuan pesan masuk grup membuat perhatian Dania terdistraksi. Dia menutup jendela browsing-nya dan membuka grup.

[Keagan mengirim sebuah foto]

Keagan : Bagaimana persiapan gathering? Apa sudah selesai? Jangan kalah dengan Sun Go Kong.

Ketika membuka foto yang dikirimkan Keagan, Dania langsung terperanjat. Itu adalah foto ketika dia bersusah payah mengangkat galon. Dania memperbesar foto untuk melihat ekspresinya.

Wajahnya mengkerut persis atlet-atlet angkat beban.

Sialan Pat Kai! Kalau gini, siapa yang mau antri jadi the right man ku kelak!

Dania sedang malas bersiteru dengan Keagan dan tidak menggubris pesannya. Mematikan data dan kembali tidur.

🍁🍁

Pukul 04.00 pagi, Dania sudah bangun. Membuka jendela apartemennya dan mulai membuat sandwich isi telur. Menambahkan daun selada, bawang bombay dan saos. Kemudian memotongnya menjadi segitiga agar mudah untuk sekali suapan.

Dania menyusun sandwich-nya di tiga kotak makan berbeda warna, namun masih dengan desain yang sama. Masing-masing bewarna biru, kuning, dan merah muda. Memasukkannya pada tas kecil bewarna hitam.

Jam sudah menunjukkan pukul 05.15.

Ting tong. Suara bel membuat Dania waspada. Siapa yang bertamu ke rumahnya pagi-pagi buta. Dania bergegas ke depan dan mengintip dari lubang pintu.

Keagan? Dania membuka pintu dan mendapati muka kusut Keagan yang baru bangun tidur. Masih mengenakan piyama celana polkadot dan kaos berlengan panjang putihnya.

“Ada apa, Pak?”

“Oh ya. Kemari kan kunci mobil.” Kata Keagan tak sabar sambil tangannya meminta kunci mobil Dania.

“Buat apa, Pak?” tanya Dania bingung.

“Berikan saja cepat!” ucap Keagan tidak sabar.

Dania pun segera mengambil kunci mobil yang dia letakkan di gantungan kunci di dekat pintu dan memberikannya kepada Keagan.

“Bapak mau kemana?” tanya Dania cepat sebelum Keagan pergi dengan langkah lebarnya.

“Hmm!” Keagan tak menjawab. Seperti masih malas untuk mengobrol pagi-pagi.

Dania kembali ke dalam. Sudah saatnya dia bersiap-siap.

🍁🍁

Setelah mengemas beberapa barang pribadi dan kotak bekalnya, Dania bergegas keluar. Kunci mobilnya masih berada di tangan Keagan. Dania memencet bel berulang kali.

“Pak, sudah setengah tujuh!” bisik Dania di sela pintu. “We have to hurry!”

Ting Nung Ting Nung…

Keagan akhirnya keluar dari apartemennya.

“Let's go.” Ucap Keagan berjalan mendahului Dania.

“Kunci mobil saya, Pak.” Keagan berbalik melihat Dania.

“Oh, kamu sama saya saja. Galonnya sudah dipindahkan ke mobil saya.” Kata Keagan kemudian melemparkan kunci mobil Dania. Dania mengambil lemparan kunci mobilnya. Hampir tidak dapat karena lemparan itu begitu tiba-tiba.

“Nice catch! Ayo!” ucap Keagan kemudian mengajak Dania. Dania mengejar Keagan. Berusaha menyamakan langkah kakinya dengannya. Dania mendongak, menatap Keagan yang lebih tinggi darinya.

Kenapa dengannya? Senang sekali? Pikir Dania terheran-heran.

Begitu sampai di kantor, semua anggota divisi sudah hadir. Menunggu di pantry untuk sekedar minum kopi, sarapan, atau bersenda gurau. Adik Giang ternyata juga ikut serta. Dia sedang bermain kejar-kejaran dengan Lee Nan.

“Oh wow! Sun Go Kong! Nice sunglass!” Ucap Lee Nan menghentikan adik Giang berlarian dan menggendongnya.

“Shut up Bruce Lee!” balas Dania mendesis ke Lee Nan. Memegang sunglass yang dia selipkan di kepalanya.

“Kamu malah kayak mau ke pantai buat liburan saja.” Balas Roki mengomentari baju Lee Nan yang bermotif bunga.

“Hei, ini pakaian gathering ku!” balas Lee Nan menurunkan gendongannya pada adik Giang.

“Semua sudah hadir? Ada perlengkapan yang masih kurang?” tanya Keagan menengahi Lee Nan dan Roki yang hampir adu jotos.

“Sudah siap semua. Tugas Dania sudah lengkap?” tanya Mai.

“Sudah, Bu.”

“Oke kalau gitu sudah lengkap semua.” Ucap Keagan. Bersiap untuk berangkat.

“Sebentar, aku bawa sarapan.” Ucap Dania mengeluarkan kotak bekalnya.

“Waw! Apa kau mau jadi istriku, Dania?” tanya Lee Nan sambil memegang tangan Dania seperti melamar.

Dania tertawa. Sementara Keagan terkejut dengan pernyataan Lee Nan. Dia tiba-tiba teringat pesan ayah Dania kepadanya sewaktu di Bandung.

"Tolong jaga Dania dari laki-laki yang tidak sayang padanya."

Keagan langsung menepis tangan Lee Nan dan mendorong halus tubuh Lee Nan untuk menjauhi Dania tanpa berkata-kata sedikitpun. Keagan masih sedikit syok dengan pernyataan asal dari Lee Nan.

Mai yang memperhatikan terkejut melihat aksi Keagan yang tidak biasa.

“Mana ada laki-laki melamar suasananya kayak gini.” Ejek Roki.

Lee Nan yang tidak menyadari perlakuan Keagan hanya menyengir dan menggaruk kepalanya. “I’m sorry, Dania.” Ucap Lee Nan meminta maaf pada Dania karena sadar perlakuannya tidak sopan.

Lee Nan berniat memeluk Dania sebagai ungkapan maafnya. Tangannya sudah direntangkan. Bersiap untuk memeluk Dania. Namun sebelum Lee Nan mengambil langkah maju, Lee Nan sudah dipeluk Keagan. Dia menepuk-nepuk punggung Lee Nan.

“Sudah. Ayo kita berangkat.” Ucap Keagan kemudian keluar dari pantry. Namun ternyata, di tangannya sudah memegang sandwich buatan Dania.

“Ayo berangkat!” ucap Mai mengambil sandwich dan mengerlingkan matanya pada Dania. Dania hanya bertanya-tanya di dalam hati.

Ada apa dengan semua orang?

🍁🍁

Sandwich Dania habis tidak bersisa. Dania memasukkan kotak makannya ke dalam kantong tas bewarna hitam dan keluar. Mengejar rekan-rekannya yang sudah keluar pantry duluan.

“Bu Mai dan Dania masuk mobil saya.” Perintah Keagan begitu mereka berada di pelataran parkiran.

“You too little boy.” Lanjut Keagan menjawil hidung adik Giang. Adik Giang yang menggenggam tangan ibunya terkikik geli. Dania yang melihat betapa dekatnya Keagan dengan adik Giang merasa sungkan. Canggung untuk berada disekitar mereka bertiga.

Tiba-tiba dia merasa terasingkan. Ada lubang hitam yang menghisap tubuh Dania. Meninggalkan dia seorang diri. Wajahnya sedikit murung.

“Saya semobil dengan Roki saja, Pak.” Ucap Dania mendekat perlahan berdiri di dekat Roki.

“Tidak bisa. Saya yang bertanggung jawab. Kamu naik mobil saya.” Perintah Keagan. Dia berkacak pinggang.

“Tapi saya lebih nyaman bergabung dengan teman-teman yang lain.” Bujuk Dania lagi.

Lee Nan hanya memperhatikan sambil mengunyah sandwich buatan Dania. Melihat dengan seksama bagaimana canggungnya Dania ketika berada di dekat Keagan.

“Itu perintah Dania! Bukan untuk di tawar! Saya yang bertanggung jawab atas kamu di sini! Saya yang menjaga kamu!” Ucap Keagan tegas. Lalu dia memperhatikan sekitar. Sadar dia telah ditonton oleh koleganya yang lain. Termasuk Mai yang terlihat menikmati apa yang dia tonton sambil tersenyum penuh arti.

“Kau juga tanggung jawab saya, Mai!” imbuh Keagan.

Mai hanya menanggapi dengan anggukan dan mencibir. “Sudah Dania. Tidak apa-apa. Biarkan empat pria itu satu mobil.” Bujuk Mai.

“Tapi, Bu.”

“Sudah ayo. Hari semakin siang.” Mai menggandeng Dania untuk masuk ke dalam mobil. Begitu juga adik Giang.

Keagan frustrasi melihat Dania menolaknya barusan. Bagaimana bisa dia meninggalkan Dania bersama ke empat pria itu dalam satu mobil. Sudah jelas-jelas ayah Dania menitip pesan untuk menjaga Dania bagaimana pun juga. Terlebih lagi dari para pria.

Dania terpaksa masuk ke dalam mobil. Mai duduk di depan. Sementara Dania duduk bersama dengan adik Giang di belakang. Dania menunduk, membantu adik Giang memasang sabuk pengaman.

“Enak lu kagak ada beban.” Ucap Dania berbahasa Indonesia pada adik Giang di sebelahnya sambil sedikit berbisik. Adik Giang menatap Dania kemudian tertawa riang. Sambil memegang wajah Dania untuk mencubit pipinya.

Keagan melihat dari spion yang menghadap belakang. Tanpa Dania sadari terdengar oleh Keagan.

Beban apa yang dia punya?

🍁🍁

1
Lasmining Firdasya
🤣🤣🤣🤣🤣
しょへい
moco bab siji urung mudeng, iki ketone tipe tipe novel ag kudu diwoco berkali lagek mudengke 🤭
Miqolatte
Part yang paling ku suka adalah ini. Closed manis dari author. Keren ih!
A.F: thx besti 🫰
total 1 replies
mamaqe
dua kali membaca dan msh keren
Devi Safitri
dania yg mnahan air mata,tp air mata ku yg g bisa ku tahan😭😭😭😭
Quinza Azalea
bagus
Hikmah saja
good
Air
Luar biasa
ₛₐcₕᵢ ₘₑgᵤₘᵢ
yakin..
Dania bukan selera kamu keagan 😁
ₛₐcₕᵢ ₘₑgᵤₘᵢ
keren
ₛₐcₕᵢ ₘₑgᵤₘᵢ
Defenisi patah satu tumbuh satu lagi wkwkwk..

mangats Dania..keagan layak diperjuangkan 😀
ₛₐcₕᵢ ₘₑgᵤₘᵢ
keren ceritanya
aku suka..aku suka 😀
Dimpi
mampir setelah lama ga baca si ntoon
RithaMartinE
sudah ku duga Le Nan samai Mai 😍😍 berasa kurang kak .udh end aja 😅
RithaMartinE
luar biasa
RithaMartinE
😭😭😭
RithaMartinE
😁😁😁
Al Fatih
bagus bngt ceritanya,, keren, sampe maraton bacanya saking penasaran terus...,, terus kelanjutannya gimana,, keren abis,, baru tau ad cerita sebagus ini,, makasih Kaka utk karyanya
A.F: sama² ya semoga bisa menghibur 💃
total 1 replies
Al Fatih
sudah abis tho.....,, berasa kuraaaaang kaka
A.F: hehehe gimana dongs
total 1 replies
Al Fatih
cerita ini super super keren....,, semoga ke depannya akan banyak yg mampir k sini utk membacanya,, www
A.F: Amiin trima kasih doa dan semangatnyaa 🫶
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!