NovelToon NovelToon
Aku Adalah Kematian Mu

Aku Adalah Kematian Mu

Status: tamat
Genre:Reinkarnasi / Mengubah Takdir / Kelahiran kembali menjadi kuat / Fantasi Wanita / Chicklit / Tamat
Popularitas:54.6k
Nilai: 5
Nama Author: putriananda2301

Varya de Astra seorang tuan Putri dari kerajaan Astra. Awal mula hidupnya sangat damai hingga pengkhianatan menghampiri nya. Tunangan yang sangat ia cintai kini menusuknya dengan sebilah pedang.

Namun takdir berpihak padanya, Varya memutar waktu sebelum kejadian tersebut terjadi. Dan ia bertekad untuk mencengah serta membunuh laki-laki yang mengancam nyawanya di masa depan.

Varya tak menyia-nyiakan kesempatan itu, ia mulai melatih dirinya dan akan melakukan pembalasan kepada orang-orang yang mengkhianati dirinya. Varya bersumpah akan menjadi kematian bagi lelaki itu, ia pastikan tunangannya mengalami kematian yang mengenaskan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon putriananda2301, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 33

SRANG SRANG!

Suara ayunan pedang, menebas angin. Varya mengonsentrasikan dirinya untuk bergerak cepat dan menyerang patung yang berada di depannya. Dengan sekali tebasan kepala patung itu terlepas dari badannya.

"Huff" Varya memasukkan pedang itu kembali ke sarungnya.

"Kerja bagus Yang Mulia. Anda berkembang dengan cepat, kemampuan anda sudah sangat hebat." Puji Finix, Varya hanya tersenyum malu.

Hari ini adalah sehari sebelum masa kontrak Finix berakhir. Varya menawarkan untuk Finix agar masa kontrak nya diperpanjang, lelaki itu mengatakan akan memberikan keputusan besok. Varya tentu saja tak kan melepaskan Finix sebelum ia menyatakan perasaannya.

Sudah sebulan sejak kejadian di resto saat itu. Varya juga tak mendengar lagi kabar dari Duke Lawrence, entah apa yang mereka rencanakan. Keamanan di kediaman itu juga sudah diperketat membuat Finix susah untuk menyelinap lagi. Varya bisa tenang sementara waktu karena dilihat dari luar tak ada pergerakan dari sana.

"Finix jika kau nanti pergi, apa kau juga akan meninggalkan rumah ini?" Tanya Varya dengan tatapan yang serius.

"Eum, saya akan pergi dari Astra jika saya berhenti"

"Benarkah? Ah, bisakah kau tidak berhenti. Aku akan memberikan mu gelar Count jika kau tidak berhenti. Kau juga tak perlu terus menjaga ku, karena aku akan mengatur jadwal mu untuk lebih renggang. Bagaimana Finix?" Tawar Varya, bagi Finix tawaran itu sangat menggiurkan. Tetapi dia juga harus berdiskusi dengan rekan Guildnya. Ini harus dipikir matang-matang.

"Saya akan memberikan jawabannya besok Yang Mulia. Ada tanggung jawab yang masih saya pikul. Terima kasih, telah memperhatikan saya selama ini." Ucap Finix tulus membuat jantung Varya berdetak kencang. Ah, lelaki itu sangat tampan, mengapa ia harus menyadari hal-hal itu sekarang?

"Baiklah akan ku tunggu" Varya memiringkan kepalanya sambil tersenyum.

____________________________

"Tuan anda kembali!?" Rey menghampiri Finix yang baru saja tiba.

Finix kembali lagi ke Guild, sebenarnya dia saat ini bimbang. Dia harus berunding dengan bawahannya dulu. Mereka sudah seperti keluarga baginya. Di sisi lain dia juga ingin selalu bersama gadis yang dia cintai.

Finix mengumpulkan semua anggota, lalu membagikan makanan yang dia bawa. Sudah lama tidak makan bersama, Finix sangat merindukan canda tawa saat bersama mereka. Mereka makan bersama dengan segelas bir, saling bersulang dan menceritakan apa yang mereka alami masing-masing.

Finix bahkan sampai lupa bahwa mereka adalah guild pembunuh bayaran. Ia merasa harus pensiun dari pekerjaan kotor itu, lagi pula dia sudah mendapatkan uang yang banyak. Rey juga melaporkan bahwa mereka tak menerima pekerjaan itu lagi.

"Ah, Boss. Tadi ada seseorang datang ke sini untuk memperkejakan kita dalam hal 'itu' tetapi aku langsung menolak dan mengarahkan nya ke Guild yang lain" Celetuk salah satu bawahannya.

"Kerja bagus. Apa kau tau tujuan mereka kemana?" Finix meneguk birnya. Lelaki tadi mencoba mengingatnya lalu ia menaikkan satu telunjuk nya bertanda bahwa dia mengingatnya.

"Jika tidak salah, targetnya adalah bangsawan Astra. Bukankah itu wilayah dimana anda bekerja?" Finix membulatkan matanya. Bangsawan Astra? Aneh, setau Finix tak ada yang bermasalah dengan bangsawan di Astra.

Entah mengapa firasat Finix tidak enak. Ia menaruh gelas besarnya, jika besok terjadi sesuatu di Astra pasti Varya akan kesusahan. Sepertinya dia harus mencari siapa bangsawan itu dan kenapa ada orang yang ingin membunuhnya.

"Hey, bukankah lebih dari bangsawan katanya? Apakah kau lupa aku ada di samping mu waktu itu?" Ucap seorang lelaki lagi.

Kini mata Finix membulat, tidak! Itu tidak mungkin kan? Pasti perkiraan Finix ini salah. Ya pasti salah, meski perkiraan Finix selalu tepat pasti kali ini salah.

"Dio, apakah dia menyebutkan ciri-ciri target itu?" Tanya Finix dengan jantung yang berdetak kencang. Tanpa disangka lelaki yang bernama Dio itu menganggukkan kepalanya.

"SIAL!" Finix segera bangkit dan kembali memakai jasnya. Mereka yang ada di sana kebingungan.

"Cepat cari tau siapa orang itu! Dan guild mana yang menjalankan rencana itu! Tidak boleh ada kegagalan sampai aku kembali kalian mengerti!" Pinta Finix lalu segera pergi dari sana. Ia mempercepat kudanya, ia berharap sampai tepat waktu di sana.

"Semoga aku tidak terlambat!"

________________________

Di sebuah kamar, terlihat seorang gadis tertidur lelap. Angin berhembus kencang, pintu balkon kamarnya terbuka namun sang gadis tak membuka matanya. Seorang lelaki masuk dengan pakaian serba hitam, dengan gelagat aneh dia mendekati si gadis yang masih terlelap.

"Khehe maaf kan aku putri... Aku akan menghabisi mu tanpa rasa sakit. Jadi tidur lah untuk selamanya" lelaki itu mengangkat pisau dan hendak menusuk gadis itu.

TRANG!

Pisau itu terlempar sebelum sempat mendarat. Lelaki itu terkejut, ia membulatkan matanya saat melihat targetnya menghilang dari hadapan nya.

"Ah~ Aku tak pernah ingat mengundang seseorang di tengah malam. Kau sungguh lelaki yang tak mempunyai sopan santun, Mesum!" Ucap gadis berdark blue dengan pedang yang sudah berada di genggaman nya.

Untung lah Varya mampu merasakan tanda kehadiran seseorang sekarang berkat instingnya yang sudah tajam seperti pedangnya. Baru kali ini di hidup nya ia dikirimi pembunuh bayaran. Pekerjaan yang sangat kotor dan tercela, sudah berapa nyawa yang telah mereka rebut. Itu tak bisa termaafkan! Sepertinya ini sudah direncanakan, pengawal di depan pintu sepertinya juga telah dilumpuhkan. Sial! Varya tidak akan mengampuni nya.

"Ah, kau cocok menjadi kelinci percobaan ku untuk melihat kemampuan berpedang ku" Lantas lelaki itu terkejut, ia hanya mendapatkan informasi bahwa gadis hanya gadis lemah dan cengeng.

Dia merasa tertipu sekarang, karena di hadapannya ada seorang ahli pedang.

TRANG! TRANG!

Varya terus menerus menyerang dengan beruntun namun lelaki itu selalu berhasil menangkisnya. Varus menyeringai saat melihat celah, ini lebih mudah dibandingkan melawan Finix.

Varya mundur, lelaki itu langsung menyerangnya dengan pedang. Gadis bermata biru itu menfokuskan titik yang akan dia serang, begitu pedang itu akan mengenai nya. Kaki Varya terangkat lalu menendang tangan itu hingga pedang nya terjatuh.

TUSK!

Tepat di jantung nya, Varya berhasil menusukkan pedangnya. Lelaki itu langsung memuntahkan darah segar, Varya menarik pedangnya lalu lelaki itu terjatuh ke lantai dengan dibanjiri darah di lantai.

"Varya..."

......To Be Continued ......

1
𝓎𝑒𝑜𝓃𝓃𝒶
hadehhh.....udah pernah koit...belajar pedang tapi menye² nya ga ilang
Ni Ketut Patmiari
Luar biasa
Nur Anisah Anto
knnkm
Hikmah Cahya X
terima kasih kak..sukses sllu dn semangattt utk cerita2 slanjutnya..
putriananda2301: wah terima kasih udah stay selalu ya
total 1 replies
Nurul Husna
aku suka kak kok ceritanya bagus ga berbelit2,tetep semangat berkarya y lnjut....
putriananda2301: wah terima kasih ya
total 1 replies
Vhio
lanjut thor
putriananda2301: sipp deh
total 1 replies
Hikmah Cahya X
wowwwww seruuuu seruuu nih..
yukk ah lanjut up yg banyak donk kak..
semangat sllu yah
putriananda2301: wah makasih
total 1 replies
putriananda2301
otey makasih
Vhio
lanjut and semangat thor
Rina Y
lanjut thor
putriananda2301: otey deh
total 1 replies
Hikmah Cahya X
lanjutt terus kak..
semakin seru nih..
semangat semangattt
putriananda2301: otey arigato
total 1 replies
Vhio
mantap
lanjut thor
putriananda2301: otey deh
total 1 replies
Vhio
ah mantap keren thor
ditunggu kelanjutannya thor
putriananda2301: siap deh
total 1 replies
Hikmah Cahya X
yukkk ahhh lanjut terus kak..
semangatt sllu
putriananda2301: otey deh
total 1 replies
Vhio
semangat thor
putriananda2301: arigato
total 1 replies
Hikmah Cahya X
lanjutt terus kk..
semangatt sllu
putriananda2301: arigato
total 1 replies
Vhio
keren banget
Vhio
keren thor
putriananda2301: makasih dah mampir
total 1 replies
Hikmah Cahya X
yuuhuuuuu lanjut lanjuttt terus kak
putriananda2301: Otey deh
total 1 replies
Vhio
lanjut and semangat thor
putriananda2301: othey makasih dah mampir
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!