Seorang gadis datang ke sekolah ini menjadi murid baru ... namun , banyak hal ganjil tentang nya..
Sifat dingin dan cuek nya membuat seorang pangeran es yang terkenal dingin dan tegas menaruh sedikit rasa penasaran.. hingga akhirnya jatuh hati..
tapi , apakah si gadis menerima nya.. dan siapa kah gadis itu.. ?????
tunggu saja episode nya..
please like komen , saran , bintang dan juga jangan lupa tip nya jika berkenan 😊
terima kasih 😍😍😘
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sartika Dhewi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
34
Bram Winata serta kedua putra nya pun langsung berangkat ke desa dimana Akita tinggal selama setahun lebih ini.
" Ayah yakin disini tempatnya ? kenapa ayah ngirim mereka kesini ? gimana kalau ketahuan sama musuh-musuh ayah terus Akita diculik dan di aniaya sama orang jahat terus kita gak bisa datang tepat waktu .. ayah mau tanggung jawab ?!! " ucap Dave karena desa itu jauh dan sepi .
" kalian pikir ayah gak mikirin kemungkinan itu hah ?!! kalau ayah gak mikirin itu mana mungkin ayah nempatin mereka semua disini . lagipula , Han Yang juga ada disini " ucap Bram Winata menunjuk ke setiap arah.
Ray dan Dave sedikit kaget saat melihat ternyata ayah nya menempatkan banyak sekali anak buahnya disetiap penjuru desa .
" ya ya . maaf ayah " ucap Dave
Mobil pun tetap melaju sedang menuju rumah yang ditinggali Akita .
Beberapa menit kemudian , mobil pun berhenti dihalaman yang tak terlalu besar itu.
" disini Yah ? tapi kok sepi " tanya Ray.
" ya seharusnya jam segini mereka ada dirumah . tapi entah kenapa kok sepi ya " ucap Bram .
" sudahlah , masuk dan periksa " ucap Dave melangkahkan kakinya ke rumah itu.
Ray dan Bram mengikuti dibelakang Dave yang membuka pintu depan yang ternyata tak terkunci itu.
" HUUUAAAA !!! KAKAK !!! " teriak Akita langsung melompat kepelukan kakak nya .
" Ta , kamu kenapa ? " tanya Dave kaget dan khawatir.
" HAN .. HAN.. Dia jahat , aku udah bilang gak mau tapi dia tetap maksa .. jadi aku sembunyi " ucap Akita
" dimana dia sekarang ? " tanya Dave . terlihat jelas amarah dimata Ray dan Dave namun Bram hanya menghela nafas panjang karena ucapan putri bungsunya yang ambigu.
" Ta .. !!! Kamu udah kalah !! jadi tepati janjimu dan minum jus mu dulu " ucap Han Yang muncul dengan gelas besar ditangannya.
" eh .. paman . ah selamat datang paman ..maaf saya gak tau kalau paman datang " ucap Han Yang menyapa Bram dan Ray.
" tuh kan kak.. kakak lihat kan dia maksa gitu.. pemaksaan itu namanya .. akkhh !! aku gak mau minum itu lagi. Kau !! Minum aja sendiri !! " ucap Akita langsung bersembunyi di belakang Ray yang berbadan lebih besar dari Han Yang.
" sudah lah , sekarang kemasi barang mu ya . Ayah disini menjemputmu pulang sayang " ucap Bram mengelus kepala putri nya itu.
" Wah !! benarkah Yah ?!! horeee !!! kalau gitu Akita beres-beres dulu ya.. bye !! " ucap Akita langsung mengambil langkah seribu dan masuk ke kamar nya sebelum Han Yang memaksa nya untuk minum jus mengerikan itu.
" Han , kamu juga berkemas lah. kita kembali " ucap Bram pada Han Yang.
Han Yang mengangguk lalu meletakkan gelas berisi jus itu di meja dan ia pun juga berkemas.
Ray yang penasaran dengan jus yang tampaknya enak itu.
Dengan tanpa ragu sedikit pun , Ray meneguk jus itu. Namun ..
" HUUEEEKKK !! Apaan sih ni . kok rasa nya pahit gini " ucap Ray yang baru merasakan sedikit jus hijau itu
" itu jus yang memang khusus untuk Akita . untuk perawatan kulit !!! " jawab Han Yang dari kamarnya .
Sedangkan di tempat lain .
Peter yang kini sudah lulus SMA memilih untuk melanjukan studinya ke luar negeri.
begitu juga dengan Aditya , katanya biar bisa move on dari Akita.
Sementara Okura kembali ke Jepang bersama orangtua nya .
Dan kini tinggallah Reno sendiri yang masih ada didalam negeri dan melanjutkan studinya sembari belajar mengelola usaha milik mendiang ibunya.
##
Tak terasa 6 tahun pun berlalu.
Peter dan Aditya kini sudah kembali ke dalam negeri.
" Hey !! Disini !! " Teriak Reno melambaikan tangannya saat melihat kedua sahabatnya itu keluar dari bandara.
" Yo Ren.. lama gak ketemu . apa kabar lo ? " tanya Aditya merangkul Reno
" ya , gue sih baik-baik aja. noh si kulkas , gak ada mode panas nya kah ? hahaha !! " tawa Reno meledek Peter yang masih saja tenang dan dingin bin cuek.
" mana mobil lo ? jangan bilang lo jemput kita pakai sepeda " ucap Peter .
" oh tenang saja , itu disana mobilnya . malas ku bawa masuk sini soalnya susah keluar nya . ayo kesana " ucap Reno menunjuk arah parkiran mobil.
Sepanjang jalan Reno dan Aditya terus saja bercerita tentang bermacam-macam hal , sedangkan Peter hanya diam di kursi belakang. Peter diam tapi mata nya menatap keluar sedangkan pikiran nya melayang entah kemana.
" REN !! BERHENTI !! CEPAT BERHENTI !! " Seru Peter secara tiba-tiba membuat Reno langsung menginjak rem.
BRAKK !
" LO KENAPA SIH PET !! KALAU MAU BERHENTI YA JANGAN MENDADAK DONG , SYUKUR AJA JALANAN LAGI SEPI !!! " bentak Reno menoleh ke belakang tapi yang dilihat nya kini hanya kursi kosong.
" dia disana. yuk samperin " ucap Aditya menepuk bahu Reno.
Peter yang bergegas turun pun menarik seorang gadis.
" TA !! " panggil Peter menahan gadis itu.
" siapa kamu !!? " tanya gadis itu melepaskan tangan Peter.
" ah maaf , saya salah orang . maaf " ucap Peter yang baru melihat jelas kalau gadis itu adalah orang asing.
Aditya dan Reno yang melihat itu hanya bisa diam dan kasian dengan Peter yang sampai sekarang belum bisa move on dari kekasih masa SMA dulu.
" apa selama diluar sana dia juga begitu ? " tanya Reno pada Aditya. ya selama ini Aditya dan Peter tinggal bersama diluar negeri .
" ya bisa dibilang begitu . aku juga gak tau harus gimana lagi " ucap Aditya.
Reno menghela nafas berat lalu menarik Peter tanpa berkata apapun lagi.
Kini mereka bertiga lanjut lagi .
Tak berselang lama , mobil Reno pun sampai di pekarangan rumah yang rencana nya akan di tinggali Peter dan Aditya sementara waktu.
" ayo masuk , lihat-lihat lah dulu " ucap Reno mengajak kedua sahabatnya itu masuk ke rumah itu.
" jadi ini bisnis mu sekarang ? " tanya Aditya.
" ya bisa di bilang gitu sih. hehehe . tapi tenang saja , dengan kalian aku kasih tawaran yang sangat bagus , gak akan buat kalian kecewa . tapi ya sebenarnya ini bukan rumah keluarga ku sih.. Ada orang yang nawarin aku jual atau ngontrak ke orang. jadi lihat aja dulu. " ucap Reno.
" ya ya , kau kelamaan ngomong nya . tuh lihat , Peter udah milih kamar nya sendiri. " ucap Aditya.
Reno hanya tertawa kecil melihat Aditya dan Peter yang rebutan kamar dan berdiskusi tentang perabotan rumah.
" ok guys , kalau udah cocok . besok ku bawa surat-surat nya kesini. gimana ? " tanya Reno
" ya terserah kau saja lah. ah ngomong-ngomong , udah bisa kita pakai kan semua perabotan disini ? " tanya Peter
" ya bisa . pakai aja " ucap Reno
Mendengar itu Peter pun membereskan peralatan di dapur .
" kayaknya barang-barang disini masih baru ya " ucap Peter memeriksa dapur.
" semua perabotan disini masih baru , lagian kata pemilik nya , rumah ini juga baru selesai dibangun tapi ada satu dua hal yang buat mereka gak jadi nempatin rumah ini. " jelas Reno
" ya terserah lah . yang penting surat-surat nya jelas dan legal. aku gak mau terlibat masalah di kemudian hari. kamu ngerti kan ? " tanya Peter tegas.
" ya keluar lagi sifat bossie nya . iya in aja lah " batin Reno mengangguk lalu keluar dari dapur tak mau mengganggu Peter .
To Be Continue 😊😘🤗🤗
trus ayah angkat akita dimana?
buktikan pada mama nya peter kalau dirimu juga kaya dan tdak butuh harta keluarganya siloka
jangan bilang kalau ibunya peter tdak restui nanti hubungan akita sama peter
next next next
ditunggu up slnjutnya kk.
smngatt truss