NovelToon NovelToon
Salah Ranjang Balas Dendam Sang Mafia

Salah Ranjang Balas Dendam Sang Mafia

Status: tamat
Genre:CEO / Anak Kembar / Dendam Kesumat / One Night Stand / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Tamat
Popularitas:2.6M
Nilai: 4.9
Nama Author: Yayuk Triatmaja

Sesion Pertama Tamat

Sesion Ke Dua

Delon tidak pernah menyangka di usianya yang ke 40 tahun dirinya menyandang seorang duda beranak dua. Hingga suatu ketika dirinya jatuh cinta dengan seorang gadis yang seusia dengan ke dua anak kembarnya terlebih ke dua anak kembarnya sudah menikah dan mempunyai anak kembar.

Apakah hubungan mereka berakhir bahagia atau kandas di tengah jalan mengingat perbedaan umur mereka yang terpaut 20 tahun.

Ikuti yuk novelku.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yayuk Triatmaja, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Draft

"Lebih baik aku ganti pakaian karena pakaiannya terkena noda darah," ucap Edward.

Edward berjalan ke arah lemari kemudian membukanya, Edward mengambil satu steel pakaian tanpa menyadari kalau pakaian yang di ambil adalah milik adik kembarnya yang bernama Alena karena adiknya kadang suka menginap di rumah kakak kembarnya.

Edward memejamkan matanya sebentar sambil menghembuskan nafasnya dengan perlahan kemudian membuka selimut yang menutupi tubuh Alona.

Edward mengambil bungkusan untuk menutupi dua gunung kembar milik Alona dengan penuh perjuangan karena bagaimanapun dirinya laki - laki normal terlebih dirinya sudah merasakan sekali.

"Aduh, adik kecilku jadi tegang gara - gara melihat tubuh polos Alona," ucap Edward dengan nada pelan.

"Aku bingung, jika ada gadis atau wanita yang menawarkan diri bahkan sengaja melepaskan seluruh pakaiannya hingga polos tanpa sehelai benangpun adik kecilku tidur dengan pulas tapi kenapa dengan Alona adik kecilku meronta-ronta?" tanya Edward sambil memakaikan kemeja.

Hingga lima belas menit kemudian akhirnya perjuangan Edward sudah selesai. Edward mengarahkan tangan kanannya ke arah wajah Alona namun terdengar suara lirih dan isakkan dari mulut Alona yang membuat dirinya sangat terkejut dengan apa yang dilakukan oleh Alona.

Grep

"Mommy ... Daddy ... Hiks.. Hiks ... Kenapa kalian tidak sayang sama Alona? Padahal Alona selalu membuat mommy dan daddy bangga tapi kenapa mommy dan daddy sangat membenci Alona?" ucap Alona sambil terisak dan memegang tangan Edward.

("Sebenarnya apa yang terjadi? Kenapa ke dua orang tuanya tidak sayang sama Alona?" tanya Edward dalam hati).

Edward ingin melepaskan tangan yang digenggam oleh Alona namun Alona menggenggamnya dengan erat membuat tangan kiri Edward membelai rambut Alona dengan lembut.

Tidak berapa lama Alona melepaskan genggamannya dan Edward menarik tangan kanannya.

"Sebenarnya ada rahasia apa yang kamu sembunyikan dariku?" tanya Edward sambil menatap wajah cantik dan masih membelai rambut Alona.

"Waktunya minum obat sedangkan Alona belum juga minum obat," ucap Edward sambil berfikir.

Edward turun dari ranjangnya kemudian mengambil gelas yang berisi air dan memasukkannya ke dalam mulutnya namun tidak di telan. Edward mengambil beberapa butir obat kemudian dimasukkan ke dalam mulutnya.

Edward duduk di sisi ranjang Alona kemudian mengangkat perlahan tubuh Alona. Edward membuka mulut Alona kemudian memasukkan obat yang sudah ada airnya ke dalam mulut Alona membuat Alona tanpa sadar menelan obat tersebut.

Setelah selesai Edward melepaskan ciumannya kemudian dengan perlahan meletakkan kembali tubuh Alona ke ranjang.

Grep

"Mommy, jangan pergi aku mohon jangan pergi," pinta Alona sambil menggenggam kembali tangan Edward dengan erat.

Edward perlahan menarik tangannya namun Alona mendadak menahan tangan Edward membuat Edward diam. Rasa kantuk membuat Edward berbaring di sisi ranjang dengan tangan di genggam oleh Alona.

Tidak membutuhkan waktu lama Edward tidur dengan pulas nya dan tanpa sadar mereka tidur sambil berpelukan memberikan kenyamanan masing-masing.

Dua Jam Kemudian

Perlahan Alona membuka matanya kemudian menatap ke sekeliling ruangan hingga dirinya melihat pergelangan tangannya di infus membuat Alona berfikir.

"Perasaan aku tadi tidak sadarkan diri di ruang keluarga tapi kenapa aku berbaring di ranjang Alena? Lalu kenapa tanganku di infus?" tanya Alona dengan wajah bingung.

"Siapa yang menggantikan pakaianku?" tanya Alona lagi.

Alona perlahan bangun dari ranjang dan dirinya menggigit bibirnya karena bagian privasinya terasa perih.

"Kenapa bagian privasi ku perih?" tanya Alona.

"Jangan - jangan aku..." ucap Alona menggantungkan kalimatnya sambil duduk di sisi ranjang dan bersiap menarik jarum infus yang menempel di pergelangan tangannya.

Ceklek

"Mau kemana?" Tanya Edward.

Edward membuka pintu kamar milik Alena dan melihat Alona sedang bersiap menarik infusnya.

xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

Sambil menunggu up silahkan mampir ke karya temanku dengan judul :

1
Mustika Dewi
aneh sekali edward, tinggalkan saja alona
Mae Mey
gx seru bingung bacanya
Siti Maria
Luar biasa
Yusufsaputra
suatu saat pasti terbongkar.
Dysha♡💕
Edward ga bisa di percaya
Yayuk Triatmaja: Terima kasih banyak
total 1 replies
Dysha♡💕
Edward nih bakal nyesel,tapi si paling sakit hati nanyinya
Dysha♡💕
Edward tuh pinplan
Allenn
Alona
Esih Mulyasih
klo sayang kenapa harus menyiksa sich Edward 😭 😑😞
Esih Mulyasih
Luar biasa
Esih Mulyasih
tega beud mamanya Alona 😬😤😑
Esih Mulyasih
😭😭😭😭
Nurfadzlin Jefry
Luar biasa
Paulina H. Alamsyah Asir
semangat Alona 🔥💪
Susan Kaunang
Luar biasa
Yayuk Triatmaja: terima kasih banyak
total 1 replies
Isabela Devi
setelah alona nikah habis itu kamu buat masalah lg ga mungkin Alona akan menolong dirimu lagi Alena
Isabela Devi
adik kurang ajar
mbak Mimin
biasanya cerita novel ini nyata,cm ada tmbhn,dr authornya,tp bgs bgt ceritanya dr mafia sampai aliran sesat
Yayuk Triatmaja: novel ini hanya imajimasi author. Terima kasih banyak
total 1 replies
Yayuk Triatmaja
hehehehe
mbak Mimin
mommy edisi maksa do'anya😂😂😂
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!