Tisha adalah seorang gadis yang tinggal bersama bininya. Iya dibohongi oleh bibinya sendiri. Dan hampir terjadi pernikahan sedarah. Selain itu bibi Tisha seorang yang mata duitan. Iya tega menghancurkan hidup keponakannya sendiri. Bahkan iya rela mengorbankan Tisha hanya demi uang. Dan seseorang yang tega merenggut kehormatannya. Bahkan Pria itu dan Ibunya tega membunuh Tisha. Hingga pada akhirnya Tisha bisa membuka semua kejahatan pria dan wanita itu.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon heila, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Ika Ketar-Ketir # Ika #
" Halo.. " Suara orang misterius menelfon Ika.
" Halo! Siapa ini? " Tanya Ika pada orang tersebut.
" Sebentar lagi,, rahasia mu akan terbongkar! Hahahaha.. " Ancam orang misterius itu.
" Siap kamu? Anda jangan macam-macam dengan saya! " Jawab Ika panik.
Orang misterius itu langsung menutup telfonnya. Dan membuat Ika tambah ketar-ketir.
" Halo! Halo! " Kata Ika panik.
Kurang ajar! berani sekali orang ini mengancam ku. Siap orang ini? Kali ini Aku tidak boleh tinggal diam. Aku harus menyelidiki orang ini.
Ika pun mengirim nomor tersebut kepada Anak buahnya. Dan memerintahkan untuk menyelidiki nomor tak dikenal tersebut.
" Sekarang juga kamu selidiki pemilik nomor ini! " Perintah Ika pada Anak buahnya.
" Siap bu! " Jawab Anak buahnya.
Ika adalah perempuan yang sangat licik. Iya akan melakukan berbagai macam cara jika ada yang mengancam dirinya.
Tapi semua itu hasilnya nihil. Ternyata ada orang yang lebih licik dari Ika.
" Bagaimana hasilnya? Apakah kalian berhasil menemukan orang itu? " Tanya Ika kepada anak buahnya.
" Maaf Bu,, sepertinya orang itu sudah mem sabotase nomornya. Kami tidak dapat melacaknya. " Jawab orang suruhannya.
" Brengsek! Bodoh kamu. Sangat bodoh! tidak bisa diandalkan! "
Ika memarahi dan memaki-maki anak buahnya tersebut.
Sekarang ini Ika benar-benar ketar-ketir dibuatnya. Iya kebingungan bagaimana jika suaminya tahu kalau iya yang membunuh Tisha. Iya tidak bisa membayangkan apa yang akan dilakukan oleh suaminya.
Jika suaminya tahu tentang masalah ini Iya akan didepak dari keluarga besar Tomi.
# Seminggu kemudian #
Semenjak ada teror,, Ika jadi panik sendiri. Dan gelagatnya aneh. Orang tersebut terus menteror Ika. Hingga membuat Ika ketakutan.
" Tolong,, jangan bocorkan rahasia saya! " Katanya berbicara sendiri dengan takut.
Rendi dan papanya menyadari tingkah Ika yang aneh.
" Ma,, mama kenapa? " Tanya papa Rendi.
" Iya,, Mama kenapa? " Sanggah Radit.
" Tolong.... jangan jebloskan saya ke penjara... tolong.. hiks hiks hiks.. " Katanya terisak.
Semua orang yang ada di situ heran dengan tingkah Ika. Termasuk Rendi dan papanya.
" Ma.. mama kenapa? kenapa mama jadi begini? " Kata papanya Rendi sambil memeluk.
" Hahaha... hiks hiks hiks.. " Ika tertawa campur nangis.
Entah apa yang dilakukan orang misterius itu sampai membuat Ika ketakutan.
# Maura #
" Mungkin rencana kita sebentar lagi berhasil Maura,, " Kata Beni dengan girang.
" Masak sih? " Tanyaku tidak percaya.
" Coba kamu lihat ini? " Kata Beni sambil menunjukkan suatu video.
" Ini kan tante Ika,, Dia kenapa? " Tanyaku
" Sekarang dia jadi stres karena takut dipenjara! " Jawab Beni.
Sekarang Aku jadi bingung,, di suatu sisi Aku senang,, akhirnya kebusukan tante Ika terbongkar. Tapi di sisi yang lain Aku juga ga tega melihat kondisi tante Ika seperti ini.
Sekarang semua bukti terkumpul. Tinggal kebusukan Rendi. Jika waktunya sudah tepat,, Aku akan bongkar semuanya.
Dan Aku akan membuka jati diriku di depan mereka bahwa Aku ini adalah Tisha. Termasuk di depan kak Riyan.
# Perhatian Beni #
Maura ( Tisha) sekarang sedang demam. Beni merawatnya dengan penuh perhatian. Selama ini Beni menaruh perasaan terhadap Maura. Meskipun Maura hanya menganggapnya hanya sebatas teman,, tapi Beni tidak pernah menyerah untuk dapat hati Maura.
# kedatangan polisi #
Seminggu setelah Ika di rumah sakit jiwa, kini polisi datang ke kantor Rendi.
" Ada apa ya pak? " Tanya papa Rendi.
" Kami membawa surat perintah untuk menangkap saudara Rendi! " Jelas polisi tersebut.
" Apa yang telah kamu lakukan Rendi? " Tanya papanya.
" Pa.. Rendi.. " Jawab Rendi gugup.
" Pak polisi,, kesalahan apa yang telah dilakukan anak saya? " Tanya papanya.
" Anak bapak terkena kasus pemerkosaan serta pembunuhan terhadap saudari Tisha! Anak dan Istri bapak telah bersekongkol untuk menganiaya saudari Tisha! " Tegas polisi tersebut.
Lalu papa Rendi memukul Rendi. Dan menyuruh polisi tersebut untuk membawa Rendi. Tetapi Rendi berhasil lolos.
Aksi kejar-kejaran antara Rendi dan polisi dilakukan. Hingga pada akhirnya polisi mengambil jalan pintas. Polisi berhasil menembak kaki Rendi. Dan Rendi pun tertangkap.
Suara seorang wanita yang tiba-tiba memanggilku. "Ada apa, Bi?" jawabku.
Ya wanita yang ku panggil Bibi itu adalah Bibi ku.
bla bla bla bla