Kisah ini menceritakan dua pria tampan yang sedang mengejar cinta seorang dokter galak dan cantik.
Jingga Pramudita seorang dokter Obgyn (obstetrics and gynecology) berusia 29 tahun. Di usianya yang hampir menginjak kepala tiga, Jingga masih menyandang status single dan takut untuk menikah.
Di waktu yang sama, tiba-tiba ada dua pria tampan sedang mengejarnya. Namun, Jingga tak menghiraukannya karena dia masih belum percaya akan namanya cinta dan laki-laki.
Akankah ada dari salah satu mereka yang bisa menaklukkan hati seorang Jingga pramudita, atau justru ditolak semua?
Ikuti kisah mereka hanya di mengejar Cinta dokter galak.
Sebelum membaca novel ini, lebih baik baca dulu novel pendahulunya dengan judul berbagi cinta : aku tak mau dimadu.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Novi rahajeng, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
MCDG ~ Bab 33
Angkasa panik - panik cemas saat menunggu jawaban dari Jingga. Akankah lamarannya yang kesekian kali akan di terima? Atau di tolak lagi?
Melihat wajah tegang Angkasa yang seperti menunggu hasil ujian, membuat Jingga merasa gemas. Lalu mencengkram dagunya.
" Berapa umurmu, huh? Kenapa masih terlihat seperti bocah?" ujar Jingga dengan mengamati wajah Angkasa yang terlihat sangat muda.
Angkasa merasa kesal saat Jingga menyebutnya bocah. Dalam keadaan seperti ini, bukannya menjawab ucapan ajakan nikah darinya, Jingga justru menanyakan umur.
" A-ku bukan bocah, umurku sudah 28 tahun," jawab Angkasa yang sedikit kesulitan karena Jingga masih mencengkram pipinya.
Jingga menghembuskan nafasnya saat mengetahui Angkasa jauh lebih muda darinya. Padahal, dia pernah mengatakan pada Elia dan Runi bahwa tidak menyukai brondong dan pria yang bucin. Eh, tahu-tahunya justru dapet paket komplit berondong, bucin, suka berkata manis, baik, dan jago masak.
Nah kan, kemakan omongan sendiri 🤭
" A, apakah kamu tahu kalau aku itu tidak suka pria yang lebih muda?" ucap Jingga yang sudah melepaskan cengkeramannya karena merasa kasihan juga.
Angkasa menggeleng sembari mengusap pipinya.
" Jadi, kamu tidak menerimaku karena aku jauh lebih muda? Aku bisa menuakannya kalau kamu mau," pungkas Angkasa yang tak ingin di tolak.
Angkasa ... Angkasa ... Pada umumnya orang mah suka mengurangi umur agar kelihatan muda, lha dia malah mau di tua-tuain biar tidak di tolak.
Jingga tersenyum, lalu menakup wajah Angkasa dengan kedua tangannya.
" Mana bisa umur di tuain? Walaupun kamu lebih muda, tapi___ aku tetap cinta. Jadi ... Ayo Menikah," pungkas Jingga dengan tersenyum.
Angkasa tiba-tiba terdiam membeku sesaat tatkala mendengar Jingga mengajaknya menikah. Seperdetik kemudian, dia sudah menarik tengkuk Jingga dan mencium bibirnya.
Bola mata Jingga membulat sempurna saat tiba-tiba bibir Angkasa sudah menempel pada bibirnya. Jingga ingin memberontak, namun Angkasa sudah lebih dulu menggenggam tangan Jingga, Akhirnya dia ikut terbuai.
Angkasa tersenyum tipis saat Jingga sudah mulai membalas ciumannya. Ruangan yang sepi itu seakan menjadi saksi bisu cinta mereka.
Kening mereka saling menyatu setelah ciuman itu terlepas.
" I love you," ucap Angkasa yang di balas dengan senyuman oleh Jingga.
Akhirnya di terima juga ya babang Angkasa. 😁
Setelah itu, Angkasa melepas kalung yang di pakai Jingga untuk mengambil cincin lamarannya. Kemudian, memasangkan cincin itu ke jari manis Jingga, lalu menciumnya.
" Mulai hari ini, kamu resmi menjadi tunangan dari Angkasa Hanjaya. Jadi, jangan pernah melirik laki-laki lain, oke?" pinta Angkasa yang masih menggenggam erat tangan Jingga.
Jingga mengangguk.
" Dan kamu juga adalah tunangan dari Jingga Pramudita, jadi jangan berani-beraninya melirik wanita lain. Kalau tidak, akan ku cong*kel mata itu! " ketus Jingga dengan menunjuk kedua mata Angkasa.
Angkasa menarik hidung mancung Jingga, membuat sang empunya cemberut.
" Mana ada aku seperti itu! " sungut Angkasa yang tidak terima.
Jingga mencebik, membuat Angkasa semakin gemas di buatnya. Melihat wajah Jingga yang terlihat lelah dan capek, membuat Angkasa mengajaknya untuk istirahat dulu.
" A, kita belum halal, jangan___" ucapan Jingga terhenti saat ujung jari telunjuk Angkasa berada di bibirnya.
" Nggak usah mikir aneh-aneh, aku hanya menyuruhmu untuk tidur agar mata panda itu tidak semakin parah."
Angkasa meletakkan kepala Jingga di dada bidangnya agar dia bisa tertidur dalam pelukannya.
" A, apakah tidak apa-apa tidur seperti ini di rumah sakit?" tanya Jingga yang takut sekaligus malu jika tiba-tiba ada perawat datang dan melihat posisi mereka yang sangat intim seperti ini.
" Sudah, tidurlah. Tidak usah banyak berpikir," ucap Angkasa sembari mengusap kepala Jingga.
Tak lama kemudian, Jingga sudah tidur terlelap dalam pelukan Angkasa. Melihat Jingga yang cepat sekali tertidur, membuatnya tersenyum, lalu mengecup kening Jingga sekilas.
" Selamat tidur bidadari cantikku, terimakasih karena sudah mau menerimaku sebagai pasanganmu," lirihnya yang kembali ikut tertidur.
...****************...
banyak contoh laki² yg baik meskipun dia banyak uang, sangat menghargai.wanita
peran wanitanya bisa memberikan contoh yg baik bagi pembaca dewasa, tidak gampang
kalau pembacanya punya sifat hampir spt peran wanitanya pasti senang
Lanjut dong Thor..nanggung amat siih/Angry//Drool/
di tunggu kelanjutan nya thor biar ga bingung kitaah.
mantap nih visualnya ...😍😍