Seorang gadis cantik serta primadona bernama Sisilia Adelard Alexander merupakan anak pengusaha terkenal, terbesar no 1 dan paling berpengaruh.
Akan tetapi kehidupan Sisil tidak banyak yang mengetahuinya. Sisil memilih untuk menyembunyikan identitasnya.
Ia bersekolah di AIHS (Alexander internasional high school), sekolah yang dimiliki oleh Papanya langsung, tidak banyak yang tau kalau kalau ia dari keluarga Alexander kecuali orang terdekatnya.
Namun siapa sangka diusia yang baru menginjak 17thn harus menjalani pernikahan karena perjodohan yang dilakukan oleh orang tuanya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sintawati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
34. Belanja keperluan baby twins
Sesuai janji Sisil dengan kedua sahabatnya kemarin lusa waktu acara 7 bulanan, hari ini mereka akan berbelanja kebutuhan baby twins. Dua bulan lagi baby twins akan lahir jadi memperlukan persiapan dari sekarang.
Alira juga ikut , dia menggunakan rok pendek selutut tanpa lengan dengan dalaman baju berwarna putih yang nampak begitu menggemaskan
Alira dan Disa berjalan beriringan menyusuri rak yang dipenuhi perlengkapan baby.
Sedangkan Sisil dan Nindi mereka berjalan dibelakang sambil mengecek list apa yang akan dibeli hari ini.
" Sil, lo kan gak pernah cek jenis kelamin baby gue bingung mau beli warna apa " keluh nindi sambil memegang baju bayi yang tersusun rapi di rak. Sisil sengaja merahasiakan jenis kelamin anak-anaknya biar jadi surprise nantinya
" Pilih warna ya lo suka aja, masalah jenis kelaminnya nanti belakangan aja gak papa " ujar Sisil dengan tersenyum
Nindi mengangguk dan mulai memilih baju yang menurutnya cocok untuk baby perempuan maupun laki laki.
" Yang bisa disatuin sama tempat tidur biasa ada gak ya ?" tanya Sisil pada dirinya sendiri sambil melihat-lihat model tempat tidur bayi yang disana. Karena terlalu fokus melihat lihat Sisil sampai menabrak wanita yang ada didepannya
" ahh...maaf saya tidak sengaja " Sisil menarik tangannya wanita yang ditabraknya karena sempat oleng
Wanita itu membuka kacamata hitam yang tertengker di hidungnya. Dengan gaya yang sangat angkuh dia memperbaiki rambutnya yang sedikit berantakan
" Kalau jalan pakai mata dong jangan asal nabrak orang, kalau barang saya ada yang rusak apa kau bisa menggantinya ??" hardik orang itu
" Maaf saya tadi terlalu fokus melihat tempat tidur sehingga tidak menyadari kalau Tante ada didepan saya" ucap Sisil dengan lembut sembari meminta maaf
" Maaf kamu bilang??? orang miskin aja belagu..kamu pikir barang yang saya beli ini murahan apa" jawab orang itu yang tak lain adalah ibunya Tasya
" Maaf Tante saya akan mengganti kerugian Tante" ucap Sisil
" Sil ada apa ini??" tanya Disa karena menyadari bahwa sahabatnya itu sedang berdepat
" Gak papa lo tenang aja ya"ucap Sisil menatap Disa yang khawatir dengannya
" Ohh kamu temannya, di bayar berapa kamu mau jadi temenya orang miskin ini ??" hardik ibunya Tasya
" Orang miskin ya Tante??" tanya Sisil dengan nada dinginnya
" Iya kau kan miskin, sangat terlihat dengan pakaian mu" ucap ibunya Tasya dengan nada sombongnya
" Oke kalau gitu " ucap Sisil mengambil handphonenya dan menghubungi seseorang
" Halah sok Soak an paling berkuasa" ucap ibunya Tasya
Tut Tut Tut Tut
" Halo sayang ada apa tumben telfon ??" kata orang disembarang sana
" Pa sisil mau papa putuskan kerjasama papa dengan perusahaan Agatha crop " ucap *Sisil ya orang yang ditelvon adalah papa Andre
" Emang kenapa sayang, kamu gak boleh menggunakan kekuasaan kita untuk menghancurkan seseorang " ucap papa Andre
" Papa tau kenapa Sisil kemarin sempat drop dan nangis nangis kan?? "tanya Sisil
"Iya sayang papa tau " ucap Papa Andre
" Sekarang ibunya ada didepan sisil pa, dia mengata ngatai Sisil kalau Sisil itu anak orang miskin pa, jadi Sisil mau tunjukkin seberapa miskinnya kita pa " ucap Sisil
" Ohh kurang ajar sekali dia, kalau begitu biar papa lakukan " ujarPapa Andre
" Aa makasih Papa" ucap Sisil dengan semangat
" Iya sayang kalau begitu papa matiin dulu ya??" kata papa Andre
"Iya pa " ucapnya girang*
" tunggu bentar ya Tan, pasti sebentar lagi Tante akan mendapatkan kejutan
Tak berapa lama pun terdengar kabar dari acara televisi bahwa perusahaan Agatha crop mengalami kebangkrutan
" Hahaha puas gue guys " kata Sisil sambil tertawa dan menjadikannya pusat perhatian
" Kakak emang Ter the best lah kalau soal ginian " ucap Alira
" Ya dong siapa dulu " ucap Sisil yang lainnya hanya memutar bola matanya
" Sebenarnya kau ini siapa, kenapa dengan mudahnya menghancurkan perusahaan suami saya " ucap ibunya Tasya dengan gemetar
" Makanya Tante kalau gak tau itu gak usah sok paling berkuasa deh" ucap Sisil meremehkan
" Saya Sisilia Adelard Alexander putri dari Tuan Andreas Alexander dan Nyonya Vera Adelard serta menantu dikeluarga Abraham
" M maaf kan s saya nona, tolong kembalikan lagi perusahaan suami saya" ucapnya
" Apa yang udah saya katakan udah gak bisa diganggu gugat lagi " ucap Sisil
" yuk guys kita bayar ini " lanjutnya meninggalkan orang itu yang merasa bersalah karena udah menghina anak dari keluarga Alexander
Setelah itu mereka semua pulang, semua belanjaan tadi diurus oleh pelayan toko yang akan mengantarkan ke mansion yang Sisil tempati.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
..
Aku komentar dulu baru ijin mampir Oalah reader gak ada akhlak akunya..🤣🤣😜
kok tiba tiba??
semangat, thor!!!!
musuh dlm selimut ya, thor???
thor, please, jgn pisahkan mereka ya..
Love 4 Al-sisil😘😍
es teh hangat????