NovelToon NovelToon
HIDDEN WIFE

HIDDEN WIFE

Status: tamat
Genre:Romantis / Poligami / Cinta Dramatis Yang Sedih / POV Pelakor / Menikah Karena Anak / Tamat
Popularitas:25.9M
Nilai: 4.9
Nama Author: Kolom langit

Akibat kesalahan satu malam, ia terjerat dalam sebuah pernikahan dengan seorang pria beristri.

Kebencian istri pertama membuatnya diabaikan, tak dianggap, bahkan dirampas haknya sebagai istri dan ibu.

Mampukah Lula bertahan dengan status sebagai istri yang disembunyikan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kolom langit, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Membawa Pulang Baby Zav

Baik Mama Diana maupun Dirga belum dapat mempercayai keputusan Lula. Betapa tidak, Lula dengan suka rela memberikan putranya kepada Dirga dan Alika.

Bahkan setelah mengucapkan kalimat yang membuat Dirga kebingungan, Lula pergi begitu saja.

Mama Diana pun melirik kesal ke arah Alika yang kini sudah diamankan oleh beberapa petugas keamanan rumah sakit.

Sementara Dirga langsung menyusul Lula yang sudah kembali ke ruangannya.

"Tante, bisa kita bicara sebentar?" ucap Dokter Allan menyadarkan Mama Diana dari keterkejutannya.

"Ada apa, Allan?" tanya Mama Diana.

"Ada hal penting yang harus saya sampaikan. Tapi jangan di sini. Tidak enak didengar orang."

"Baiklah."

Dokter Allan merangkul wanita separuh baya itu meninggalkan kerumunan.

Semua orang tampak bernapas lega dan perlahan mulai kembali ke tempat masing-masing.

.

.

.

Dirga membuka pintu sebuah ruangan. Ia melirik Lula yang sedang sibuk membereskan beberapa barang.

“Lula ... Kamu tidak serius mau memberikan Zav untuk Alika, kan?” 

Dirga menarik tangan Lula yang tengah membereskan pakaian bayi yang ia memasukkan ke dalam sebuah tas.

“Aku serius, Mas,” jawab Lula yang seakan enggan menatap wajah Dirga. “Aku akan memberikan Zav untuk kamu dan istri kamu itu. Sekarang Zav milik kalian. Ingat janjimu dulu, bukankah kamu pernah berjanji akan meninggalkan aku dan menuntut hak asuh Zav?” 

Meskipun Lula tampak sangat tegar, tetapi Dirga dapat melihat kesedihan dan kekecewaan di dalam setiap kata yang terucap dari bibirnya. 

“Tidak, Lula! Aku sudah pernah bilang akan mencari jalan terbaik tanpa harus mengorbankan kamu lagi.” 

Lula menatap ke dalam manik hitam suaminya. “Sudahlah, Mas. Apa kamu tidak lelah hidup seperti ini? Setiap hari hidup dalam ikatan yang tidak seharusnya. Jujur saja ... aku sangat lelah dan karena itu aku menyerah.” 

Lula melirik ke arah pintu yang terbuka setengah. Meskipun tidak melihat sosok yang berdiri di balik pintu, namun ia meyakini bahwa Alika berada di sana sedang menunggu. Lula pun membalut tubuh bayi mungilnya dengan selimut kecil. Kemudian memeluk dan menciumi wajahnya dengan linangan air mata. 

“Sekarang kamu boleh membawa Zav pergi. Tadi Dokter Allan juga bilang aku sudah boleh pulang.” 

Dirga menggeleng dengan cepat. Untuk memisahkan Lula dengan anaknya adalah sesuatu yang tak dapat ia lakukan.

“Zav tetap akan bersama kamu. Kamu ibunya dan dia membutuhkan kamu. Aku akan bicara lagi dengan Alika.” 

“Apa yang akan kamu bicarakan dengan dia? Bicara dengan seorang wanita gila sama saja akan membuat kamu ikut gila.” Lula menaikkan suaranya sambil melirik ke pintu dengan ekor matanya. 

Membuat Alika yang berada di balik pintu mengepalkan tangan dengan marah. Tak tahan, wanita itu pun mendobrak pintu dan melangkah masuk. 

“Apa maksud kamu mengatakan aku gila?” pekik Alika tak terima.

Lula hanya melirik Alika sekilas, tangannya erat mendekap tubuh kecil putranya.

“Lalu aku harus bilang apa? Seorang wanita yang senangnya mengancam bunuh diri demi mendapatkan keinginannya itu tidak bisa disebut wanita normal.” 

Alika terkekeh sinis. "Kamu sebut aku wanita gila, sementara kamu sendiri sudah merayu suami orang sampai hamil. Itu lebih pantas disebut wanita murahan."

"Cukup, Al!" bentak Dirga. "Lula tidak pernah merayu aku. Jadi tolong jangan menyebutnya seperti itu."

Lula menatap Alika dengan mengintimidasi. "Kamu dengar, aku tidak pernah merayu dia. Karena kalau sampai aku merayunya, kamu bisa saja ditendang dari hidupnya."

Rahang Alika terbuka lebar. Napasnya terlihat lebih cepat. Ucapan Lula sangat tajam menghujam jantung. Baru saja Alika akan mengucapkan sesuatu, sudah terdengar suara ketukan pintu. Membuat Lula, Dirga dan Alika menoleh. 

Tampak seorang wanita berseragam pink berdiri di ambang pintu dengan senyuman tipis. 

“Permisi ... saya Suster Vira. Dokter Allan yang meminta saya ke mari,” ucap Wanita itu.

“Silahkan masuk, Suster,” jawab Lula. Ia kemudian menatap Dirga. “Tadi aku minta tolong Dokter Allan dicarikan seorang baby sitter untuk Zav. Katanya, Suster Vira adalah baby sitter yang pernah merawat anaknya dan dia merekomendasikannya.” 

Dirga mengangguk setuju. “Iya, aku masih ingat dengan suster Vira yang pernah merawat Maysha saat masih bayi. Aku setuju kalau Zav dirawat Suster Vira.” Ia tersenyum ramah kepada wanita itu.

Lula pun menyerahkan bayinya ke tangan Suster Vira, lalu memberikan tas kecil berisi perlengkapan bayi ke tangan Dirga.

"Ayo, Dirga ... Kita pulang sekarang!" Alika melingkarkan tangan ke lengan Dirga dengan posesifnya.

Wanita itu menatap Lula dengan senyum kepuasan setelah merasa berhasil merebut kembali semua miliknya. Terlebih, kini ia berhasil membalas Lula dengan merebut anaknya.

"Kamu lihat sendiri kan? Dirga selalu melakukan apapun yang aku mau," sindir Alika.

"Iya. Sayangnya ... dia belum tahu wanita seperti apa yang tinggal bersamanya selama hampir dua tahun."

Mata Alika melotot marah.

*

*

1
febby fadila
wiiiiii gempa menuju kenikmatan
febby fadila
udah lula usir aja suami durjana kamu itu biar dia tidur diluar kamar 🤣🤣
febby fadila
waaaa nggak bakalan batal ni malam pertama 🤭🤣🤣
febby fadila
wkwkwkwwkwkwk
febby fadila
klw baju zebra gahal kan ada baju buaya kasur 🤣🤣🤣🤣
febby fadila
owwwt ternyata ubur² to 🤭🤣
febby fadila
tukan senjata makan tuan luka 🤣🤣🤣
febby fadila
wooiii bang nikahi dulu baru minta pakai lingre, atau ngga usa pakai baju 🤭🤣🤣
febby fadila
ngapain masih ragu wong dirga kamu yg pertama buat lula
febby fadila
lagian alasan klesik toilet mulu
febby fadila
bodoh banget si dirga sdah tau ada simon dstu masih biarkan lula sendiri ke tiilet
febby fadila
dirga gimana sii bukanya dia tau waktu dia perkosa lula dia masih perawan
febby fadila
jujur aja lula biar dirga yg urusin si simon itu
febby fadila
ck.. selesai hito ada juga simon yg baru muncil
febby fadila
waduu siapa ya
febby fadila
wooww lula sdah jadi muridnya dokter allan 🤣🤣🤣
febby fadila
sebelum kamu zebrangin sdah diusir kamu sama mama diana 🤣🤣🤣
febby fadila
wooww berati kita sama dirga cuman bedanya kamu satu tahun lah aku sama sahabatQ mereka mintanya selama seminggu 🤣🤣🤣🤣
febby fadila
wooowww sama kek allan dulu
febby fadila
diihhh ngancam kamu dirga, halalin dulu dengan benar bundanya zav
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!