Dua wanita cantik yang memiliki paket lengkap dan komplit bikin pusing kepala
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Queenvyy27, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Terlelap
Berbeda dengan kelas Raisa , kini Rania tengah menaiki tangga lantai 3, karena kelas Rania berada di lantai 3, dan berpapasan dengan sang wali kelas yang akan menuju kelasnya.
XI IPS l.
Ceklek,,
Keadaan yang tadi ramai kini mendadak hening ketika wali kelas memasuki kelas bersama seorang gadis cantik di belakangnya.
Tap
Tap
" Selamat pagi anak anak... Hari ini kelas kita kedatangan teman baru, baik perkenalkan nama kamu. " sapa bu tari selaku wali kelas dan menyuruh nya berkenalan.
" Perkenalkan nama saya Rania A. pindahan dari Paris Jangan mau jadi teman gue, soalnya gue gak suka berteman. " ucap Rania memperkenalkan diri nya.
" A itu apa." tanya salah satu cowo bernama dani.
" Apa. " jawab Rania sekenanya. Dan mereka pun tertawa.
"Hah??? Itu beneran nama lo????. " tanya dani lagi memastikan Namun tak di gubris oleh Rania Dan bu tari pun menggeleng kepala.
"Jadi, saya duduk dimana bu??. " tanya Rania , dan bu tari pun mengedarkan pandangan nya Karena emang kelas ini semuanya penuh dan kursi pun sudah terisi semua Kecuali Ah sudahlah.
" Hm Kamu duduk di belakang situ aja, kebetulan dia duduk sendiri, dia sekarang belum dateng, nanti kalo dia gak mau duduk sama kamu, nanti kamu ke gudang aja buat ambil kursi dan meja baru di sana. "tutur bu tari, dan shakira pun melangkahkan kaki nya ke arah dimana tempat yang di tunjuk oleh bu tari.
Kini sudah memasuki pelajaran sejarah, yang di ajarkan oleh pak yudi
Ceklek
" Astagaaa kalian, lagi lagi kalian telat, dan kamu juga Kenzo Ahh... Sudahlah, kalian duduk ke tempat masing masing, " ucap pak yudi dengan pasrah, ketika Kenzo menatap nya lekat, dan kini mereka menuju tempat duduk masing masing kecuali Kenzo yang mengernyit heran siapa gadis yang duduk di tempat nya?
Srek.
" Ngapain lo duduk di tempat gue? Pergi!. " ucap kenzo sembari menarik buku yang di baca oleh Rania , dan Rania pun mendongak. Kini netra mereka bertemu dan saling menatap sebelum suara itu menyadarkan keduanya.
" Duduk Kenzo Dan itu murid baru, karena gak ada tempat lagi makanya bu tuti nyuruh nya duduk di situ. " jelas pak Yudi.
Akhirnya Kenzo pun mendudukkan diri nya di samping Rania .
" Lo yang kemaren bawa kabur motor gue kan??? Gara gara lo gue jadi telat!. " desis Kenzo agar suara nya tak terdengar yang lain.
" Telat mah telat aja, ngapain juga nyalahin perkara motor yang di bawa gue? Emang lo gak punya kendaraan lain selain tuh motor??? Bukan nya ini sekolah elit ya, kok bisa lo masuk sini sedang kan lo aja cuma punya kendaraan satu Motor pula. " cerocos nya dengan pelan juga agar tak terdengar guru.
" Bukan urusan lo ! Balikin sini kunci motor gue! Dan setelah istrahat nanti loe jangan duduk di sini!. " sinis Kenzo.
" Ogah! Enak aja lo nyuruh nyuruh gue, gue udah betah duduk di sini. " tolak Rania .
" Oke, gue buat lo gak betah duduk disini. Biar loe pindah. " ancam kenzo.
Brak
" KENZO!! RANIA!!! Perhatikan saya yang sedang menjelaskan di depan, jangan ngobrol di jam pelajaran saya! Kalau kalian masih mau ngobrol lebih baik kalian ngobrol di luar. " ucap pak Yudi dengan suara menggelegar.
Kenzo pun bangkit menarik tangan Rania , dan mau tak mau Rania pun ikut bangkit karena tangan nya di tarik oleh kenzo.
" Wah wah kenzo sat set juga cuy. " ucap miko
" Lah itu bukan nya ayang beb gue ya yang kemaren bawa kabur motor kenzo "ucap Farel.
" Ayang beb ayang beb.. Yang bener tuh pacar gue itu." ucap Lino tak mau kalah. Dan mereka yang mendengar nya memutar matanya jengah.
Tap
Tap
Tap
" Mau kemana kalian." tanya pak Yudi, ketika kenzo dan Rania berjalan ke arah pintu,
" Kita masih mau ngobrol, tadi bapak sendiri yang bilang. " jawab Rania dan segera berlalu keluar kelas dengan tangan yang masih beranjak dari sana dan meninggalkan kenzo begitu saja, dan kenzo pun melongo cengo menatap kepergian Rania dan lantas Kenzo pun menyusul langkah Rania .
" Eh mau kemana lo ? Enak aja main kabur loe! ." cegah kenzo dengan mencekal tangan Rania .
" Yang mau kabur siapa sih?? Awas ah minggir, lepasin juga nih tangan lo ! Heran gue, dari tadi narik narik tangan gue mulu. " gerutu Rania dan langsung saja Rania menghempaskan tangan kenzo hingga terlepas dari cekelan nya dan Rania pun melanjutkan langkah nya.
" Lah terus kalo gak kabur lo mau kemana??. " tanya nya sambil mengikuti langkah Rania ,
" Beli minuman dingin, haus gue.. Minggir dulu ah!. " titah Rania , dan kenzo pun menurut.
Sembari menunggu Rania yang lagi ambil minuman dingin di kulkas Kenzo pun menunggunya sambil bersandar di tiang dengan tangan melipat di dada.
Namun tiba tiba saja Rania menariknya dan melangkah terburu buru segera meninggalkan area kantin itu kenzo yang di tarik pun ikutan terseret seret.
" Woi woiii woii.... Santai dong anjir! Tadi aja loe marah marah tangan nya gue pegang sekarang lo sendiri yang megang tangan gue, mana di tarik tarik gini lagi." Crocs kenzo sambil terus melangkah cepat.
Hush
Hush
Host...
Kini mereka pun telah menjauh dari area kantin, dan kini keduanya telah barada di bawah tangga dengan napas keduanya yang memburu.
" Apaan sih lo ! Narik narik gue cepet cepet kayak gini, kayak orang di kejer maling aja!." oceh nya dengan ngos ngos san.
" Hah Capek gue! Ini melebihi dikejar maling. " jawab Rania dengan duduk di bawah anak tangga.
" Emang apa?. " tanya Kenzo
Belum sempat Rania menjawab, mata nya menatap seseorang yang tadi berada di kantin tadi Lantas cepat cepat Rania berdiri dan langsung menarik tangan kenzo menaiki tangga hingga kini keduanya tiba di depan pintu, namun ketika Rania ingin membukanya tak bisa Seperti nya di kunci pikir nya.
" Apaan sih lo! Dari tadi narik narik mulu mana cepet cepet lagi. " gerutu kenzo
Tanpa banyak kata Rania pun menarik kepala Kenzo mengarah ke arah dimana yang menjadi alasan diri nya menarik tangan Kenzo, Kenzo pun mengedarkan pandangan nya namun sedetik kemudian Kenzo sadar.
" Aduh mana nih pintu di kunci lagi! Gimana caranya kita buat kabur coba. " gerutu Rania , Kenzo yang paham pun akhir nya mengeluarkan sesuatu dari saku celana nya.
Klik
Klik
Ceklik
Pintu pun terbuka, Rania yang melihat pun ingin bertanya namun bukan saatnya tepat dirinya segera masuk ke dalamnya dan di susul Kenzo di belakang nya, dan Kenzo pun menutup pintu nya dan tak lupa menguncinya.
Huffff
Hela nafas keduanya lega...
" kok bisa lo punya kunci nih pintu? " tanya nya memicing, namun Kenzo tak menggubris nya, Kenzo pun melangkah kan kaki nya dan duduk di sofa yang ada di situ.
" Wow.... Jadi ini rooftop??? Eh, kok ada sofa Sama meja nya juga??? Ehhh ada ayunan juga. " cerocos Rania kaget dan mata nya yang menyusuri setiap ruangan di rooftop ini, dan merebah kan diri nya di ayunan jaring.
" Mana kunci motor gue. " tanya kenzo bukan nya menjawab Crocs Rania tapi kenzo malah menagih kunci motor nya.
" Ya ampun.. Keadaan udah kaya gini masih sempet sempet nya juga keinget kunci motor mulu lo! " gerutu Rania dengan mendelik.
" Mana. " tekan kenzo
" Ada di tas gue." jawab Rania enteng dan mulai memejamkan mata nya.
" Terus kenapa bukan nya lo to. " potong nya ketika mendengar dengkuran halus dari gadis di depan nya dengan mata terpejam.
" Ah elah bisanya tuh anak malah tidur. " gumam Kenzo pelan.
Kenzo pun melangkahkan kaki nya ke arah sofa dan merebah kan diri nya di sofa Dan akhir nya Kenzo pun ikut terlelap.