NovelToon NovelToon
Romantika Cinta Anak Muda

Romantika Cinta Anak Muda

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Sci-Fi / Tamat
Popularitas:117k
Nilai: 5
Nama Author: Basiroh

Masa SMA tidak indah bukan bila tanpa kisah cinta serta drama percintaan dan konflik ikuti keseruan romantika cinta mereka yang terlukis indah di cerita ini.

Eliza Seorang siswa kelas dua SMA yang akan memulai kisah cinta baru dengan lelaki tampan bernama Julian awalnya dia hanya mengangap cinta tak sama halnya seperti senja yang datang hanya sesaat dan tak bisa di miliki selamanya.

namun karena usaha serta kerja keras Julian mampu meluluhkan hati seorang Eliza.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Basiroh, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 34 : Rumit

"Siall....!!!! seribu sial" umpatku keras-keras dalam hati

Aku memukul berkali-kali tembok belakang sekolah yang keadaanya dudah sepi teramat mendidih otakku sekarang

"Julian..." ucap Dea tiba-tiba datang menghampiriku dari arah berlawanan

"Mau apa lagi lo" ucapku dengan nada keras

"Tenang Julian gue gak ganggu lo gue cuma mau lo tutup mulut aja"

"Apa lo bilang ?" tanyaku sambil mengeryitkan kening

"Lo tu terlalu bodoh sangat bodoh" ucapnya yang membuatku bergidik ngeri

"Jaga mulut busuk lo dea, gue gak nyangka otak dan hati lo sama, busuk!!!!"

"Mencintai gadis murahan itu lucu ya layaknya barang bekas" ucapnya sambil menyeriangai

Ingin sekali aku menampar wajahnya namun aku urungkan niatku aku haruslah lebih dewasa saat ini

"Mau ngomong apa lo gak usah berbelit belit ?" tanya ku langsung untuk segera menyelesaikan urusanya

"Gue cuma pengen apa yang gue lakuin ke Eliza tak sampai guru BK !" ucapnya dengan tatapan kosong

"Cuih....tak segampang itu" jawabku yang seketika ingin menapar dia keras-keras karena apa yang di lakukan ke Eliza tak mudah untuk aku maafkan

"Terserah Julian aku akan lebih beringas lagi untuk lakuin hal lebih ke Eliza" ucapnya yang bikin aku seketika berpikir dua kali

"Dendam apa sih lo ke cewek gue sampai sifat bibatang lo keluarin" tanyalu langsung ke dia dengan mata melotot

"Gak perlu gue ceritakan yang jelas jika lo masi sayang sama dia lakuin perintah gue !!!"

Aku hiraukan ucapan sampah darinya dan segera beranjak pergi karena jika aku masih meladeni dia terasa aku seperti mirip budaknya

Sampai di pakiran segera aku ambil motor

Ada Rehan yang sedang mengobrol dengan temanya

Aku meliriknya acuh dan mengepalkan tangan serta bergidik ngeri

"Rehan!!" ucap Dea dari kejauhan aku manghiraukan mereka dan segera berlalu pulang

***

Rehan pov

Gue sekarang benar-benar harus cari cara lain buat ngerebut Eliza dari Julian dan sialmya harus ada Dea yang terus mengagalkan rencana aku

"Julian lo tu seperti jebakan buat aku sekarang" umpatku sambil menyeriangai melihat dia berjalan melirikku

Rehan....."

Sial adaDea, sebisa mukin aku tunjukan muka datarku walau sebenarnya sangat menjijikan kehadiran dia didepanku sekarang

"Lo kok belun pulang ?" tanyanya yang langsung mendekat ke arah ku duduk

Tanpa menjawabnya aku segera bsrdiri di susul ke dua temanku dan meninggalkan dia dengan kebodohanya

"Rehan tunggu..... !!!" Teriaknya yang bikin aku seketika menjadi ilfeal

"Ada apa lagi sih De gak cukup lo bertingkah layaknya seorang pengecut" ucapku yang mukin terdengar menohok di telingganya

''Apa lo bilang Han lo tu sekali aja bisa gak sih hargai gue"

"Gue hargai lo....??? ngaca Dea lo tu siapa!!!"

"Dan yang bikin gue tambah jijik sama lo, lo selalu gagalin rencana gue nembak Eliza" ucapku keras ke arahnya

"Oke... Re gue kali ini akan berhenti ganggu Eliza tapi aku mohon lo jaga rahasia gue kemaren"

"Buat apa"

"Ya kalo lo gak mau nuruti apa mau gue, gua akan sebar waktu lo ciuman sama Eliza "

Dam....!!! kata-kata dia membuatku seketika ingin menampar keras wajah nya

Aku sedikit berdecak kesal

"Oke Dea kali ini lo dapet kesempatan emas tapi liat aja kalo lo sekali lagi gagalin rencana gue bakal tau akibatnya !!!" ucapku keras sembari meninggalkan dia yang masih berdiri mematung

***

Aku kembali bercermin di kaca besar yang menempel di dinding kamar, aku lihat kembali pantulan tubuhku di cermin

"Terlihat bodoh diriku sekarang"

Aku tampar keras keras wajahku

Aku terlalu bodoh hanya karena dendam semua jadi berantakan kaya gini

"Non... ada tamu" ucap mbak Inah dari balik pintu

Aku usap kembali air mata ku dan segera ke kamar untuk membasuh wajahku

"Siapa...?" ucapku yang baru keluar dari kamar mandi dan kembali melihat wajahku di cermin

Mata ku terlihat sembam dan hidungku memerah rasanya aku tak ingin keluar kamar aku hanya ingin terus menjernihkan pikiranku tapi apakah ini bisa meredakan semua

"Teman sekolah non"  jawab mbak Inah yang masih berdiri di depan pintu dan aku segera membuka pintu aku lihat dari atas ternyata Aftur

Ingin rasanya aku mengusir dia sekarang tapi sudah terlanjur aku menampakan diri dan dia melihat aku berdiri di tangga

Segera aku langsung menuruni anak tangga dan menemuinya

"Ada apa tur...? tanya ku masih dengan suara parau

"Lo... Kenapa El..." tanyanya dengan nada khawatir

"Aku gak papa cuma lagi gak enak badan aja" jawabku samnil tersenyum

"Kamu habis nangis...?? tanyanya lagi yang membuat hati aku sedikt teriris

"Gak kok lagi deman sedikit" jawabku supaya dia tak terus menanyakan hal yang lain

"Kamu serius kok ada luka di pipi kamu?" ucapnya sambil berusa memegang wajah aku

"Jangan setuh lo siapa gue...!!!!" ucapku keras ke dia aku masih merasakan trauma dari Rehan tadi seketika tanggan ku gemetar

"Maaf... aku gak bermaksud" jawabnya sambil menarik tanggan nha kembali

Drenn... Drenn... Drenn

Tiba-tiba terdengar suara motor berhenti dari depan rumahku

Dengan wajah yang masih berantakakan  aku tak berani melihat siapa yang datang dan Aftir juga masih duduk santai seakan-akan tak ada yang ditakuti

"Elizaa...?" ucapnya mengagetkanku begitupun Aftur yang langsung menalihkan wajah menuju sumber suara

Ternyata Julian

Sitttt kenapa semua ini bisa terjadi secara bersamaan, apa yang harus aku lakukan ?

Segera aku berdiri dan memeluknya

"Kenapa lo ada disini Tur...??" tanya Julian ke arah Aftur dengan tangan yang mulai dikepalkam

"Lo sediri kenapa ada disini..?" jawab Aftur balik bertanya ke Julian

"Apa lo bilang...???"

"Gue kecewa El sama lo .."

"Julian ini gak seperti yang kamu bayangkan dia cuma datang buat menanyakan kejadian tadi Jul" jawabku dengan memaksakan setiap kata-kata

"Gak segampang itu El aku percaya sama kamu" jawabnya yang membuat hati aku seketika tercabik-cabik

"Jul aku mohon percaya sama aku" ucapku memohon

"Kamu kira hati aku terbuat dari ap El...????"

ucapnya keras sambil membanting sekotak makanan yang mukin di belikan untuk aku

"Julian .....tunggu" ucapku keras sambil berlari mengejar dia yang beranjak pergi

"Eliza aku pamit ya" dan sekarang giliran Aftur beranjak pergi

"Iya " jawabku singkat

Hatiku terasa sedikit lega aku masih terus memegang erat tanggan Julian

"Jul...akuu mohon percaya sama aku" ucapku berkali-kali memohon dia mempercayaiku

Dia tak menjawab dan masih memperlihatkan wajah kecewanya

"Sakit El hati aku...!!!!!" ucapnya yang bikin seketika aku meneteskan air mata lagi

"Apa benar lo tadi di cium" tambahnya lagi

Hati aku seperti tertimpa batu berton-ton rasanya

Tuhan haruskah aku menjawab ..?

Haruskah aku diam ...?

Apakah yang seharusnya aku lakukan...?

"Jul.. ..?" ucap ku pelan sambil berusaha menyeimbangkan deru nafas ku yang sedari tadi tak beraturan

"Kamu dengerin cerita aku ya"

"Apa ..?" jawabnya dengan wajah dialihkan ke arah lain

"Aku tadi gak tau Jul kejadin tadi benar- benaf cepat aku mohon Jul maafin aku" ucapku dengan berlinangan air mata

"Berapa kali sih El aku ingetin kamu kalo aku tu cemburuan..!!! sekarang apa balasnya ke aku dan segampang itu kamu bilang maaf ....?" jawabanya pelan namun terasa keras

"Terus apa jul yang harus aku lakukan" jawabku yang sudah tak tau lagi kata apa yang harus aku ucapkan

Kalian putus .....

****

1
GenZ
udah tamat kah?
Alriani Hespiapi
Seru thor
Alriani Hespiapi
Saya mampir thor
Kim Vytha
thor ini gmn kelanjutanx julian sma Eliza? nanggung thorr, lama amat up nya,
Basiroh: cerita ini akan di up jadi mohon bersabar, karena autor sedang ada kesibukan lain


terimakasih
total 2 replies
Robby Mustafa
thor lanjutin kosuke arashi dong
Nitnit Winata Partll
uph lagi thor😍
Marsiti Nst
kok lm kl upnya...lanjut dong ...
Marsiti Nst
kok lm kl up nya...
kimberly
thor kok gk up sihhh😁
Bue Arsyila
kasian Julian sama rehan jadi korban orang tuanya yang egois
Kim Vytha
tpi aq takin pasti pamanx rhan itu jodohx mamamax juian.hahahah bercanda thorrr smoga terkabul biar sma" impass githu, kwkwkwkw
Kim Vytha
kasihan rehan sma juliian, gara" keegoisan orangtua anak" yg jadi korban.
Kim Vytha
ihhhhwww ada yg kaya aq ngga? kalau di bagian wijaya sma ayunda aq lewatin, hehehe soalx kesel aq
Kim Vytha
smoga sja suatu saat si wijaya itu nyyesel, udah sia" in keluargax. smoga suatu hari nanti julian,Reva dan mamax bahagia thorrr. nyesekk bngat bacax smpe nangisss aq thorrr.
Bue Arsyila
kenapa mesti terlaksana perningkahan Wijaya dan Ayunda,,seharusnya Wijaya kecelakaan dan GK jadi nikah😡😡
Khanza Orioncraft
boleh g seh ngajak Mak emak readers sabotase gedung nikahan Ayunda n Wijaya...beuuhhh pelakor jgn dibiarin menang 🤬😡
kimberly
Eliza jangan galau ya mukin bang Jul sibuk beneran😁😁😁😁
Kim Vytha
thoorrr siapa yg naruh bawang dsni sic?
Bue Arsyila
😭😭😭😭lanjut
Bue Arsyila
lanjut ❤️ ❤️❤️
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!