NovelToon NovelToon
Gadis Yang Malang

Gadis Yang Malang

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Patahhati / Tamat
Popularitas:108.9k
Nilai: 5
Nama Author: Nadia permata

Kehilangan seseorang yang sangat disayangi untuk selamanya itu, bukan hal yang mudah. Apalagi orang itu merupakan seorang anak yang sangat di sayangi.

Anaya Aninditia merupakan seorang gadis yang berumur 12 tahun, Anaya memiliki sebuah keluarga yang harmonis. Suatu ketika keharmonisan itu hilang, akibat ulah ibunya yang selalu mementingkan arisan, semenjak suaminya naik jabatan dan memiliki Gaji yang besar.

Anaya yang periang berubah menjadi pendiam karna perceraian orang tuanya. Satu ketika sang ayah mengenalkan sosok wanita yang memiliki 2 orang anak. Wanita itu mampu mengambil hati seorang Anaya.

Anaya yang dulu pendiam berubah menjadi periang kembali. Setelah kebahagiaan datang, Anaya mengalami kesedihan yang teramat dalam. Anaya harus kehilangan seorang ibu kandungnya untuk selamanya.

Dan kini Anaya sedang berjuang melawan penyakit meningitis yang bersarang di otaknya. Sakit itu berawal dari anaya sering sakit kepala.

apakah Anaya mampu bertahan dan melewati semua itu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nadia permata, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 34

Hari semakin sore, Adam pergi sekolah mengaji dan Anaya belajar. Guru sekolah Anaya datang untuk memberikan pelajaran selama Anaya tidak masuk sekolah.

Anaya sudah menunggu kedatangan wali kelasnya.

"Assalamu'alaikum," ucap Ibu Nunung.

"Walaikumsalam," ucap Nita.

"Selamat sore mba, saya wali kelasnya Anaya, apa Anaya ada?," tanya Ibu Nunung

"Sore juga bu, oh non Anaya ada di dalam, sudah menunggu. Mari saya Antar ke kamarnya," ucap Nita.

Ibu Nunung pun mengikuti Nita yang berjalan menuju kamar Anaya.

tok tok tok...

"Non... Ada ibu guru," ucap Nita.

"Suruh masuk aja mbak," ucap Anaya.

Mba Nita pun membuka pintu kamar Anaya dan menyuruh gurunya masuk.

"Silahkan masuk bu, saya permisi dulu," ucap Nita.

Ibu Nunung pun masuk kedalam dengan melihat kondisi siswi kesayangannya yang saat ini sedang menjalani pengobatan dari sakitnya.

"Assalamu'alaikum Anaya," ucap Ibu Nunung.

"Walaikumsalam ibu, Anaya kangen ibu," ucap Anaya.

"Sama ibu juga kangen sama murid kesayangan ibu," ucap Ibu Nunung.

Ibu Nunung pun memeluk murid kesayangannya dan kebanggaan di sekolah karna nilai-nilai dan kebaikannya.

"Kamu siap buat belajar, bentar lagi UN," ucap Ibu Nunung.

"Insya Allah bu, Anaya sanggup. Asalkan ibu mau bantuin Anaya dalam belajar," ucap Anaya.

"Insya Allah ibu bantu Anaya," ucap Ibu Nunung.

"Ibu mulai dari Matematika ya, ini soal ibu kasih. Anaya kerjakan dulu sampe no 5," ucap Ibu Nunung.

Anaya pun mengerjakan soal itu, Anaya ingat dengan soal itu. Seperti soal yang kemarin di ajarkan sama ka fauzi. Anaya pun dengan lancar mengerjakan soal itu.

"Ini bu udah," ucap Anaya.

"Waaah... Ini benar semua," ucap Ibu Nunung.

"Tapi kenapa cara pengerjaan soalnya seperti yang pernah saya ajarkan sama Fauzi, cuman dia yang tau cara pengerjaan dengan cara begini," gumam Ibu Nunung dalam hati.

"Apa ada soal lagi bu, Anaya lagi semangat belajar," ucap Anaya.

"Anaya kok tau cara pengerjaan soal ini, Ibu belum pernah mengajarkan sama Anaya," ucap ibu Nunung.

"Anaya diajarin sama ka Fauzi yang merawat Anaya saat sakit," ucap Anaya.

"Apakah Fauzi muridku dulu," gumam ibu Nunung dalam hati.

"Wah... Pasti kakanya pintar sekali ya. Bisa ingat dengan pelajaran ini. Sekarang kaka nya mana, apa boleh ihu bertemu," ucap Ibu Nunung.

"Kak Fauzi lagi ke rumah sakit, ambil obat untukku bu," ucap Anaya.

Ibu Nunung pun hanya menganggukkan kepala, lalu ibu Nunung melanjutkan semua pelajaran.

tok tok tok...

Bunda masuk kedalam kamar Anaya membawa minum dan cemilan untuk Anaya dan Gurunya.

"Permisi, bunda mau antarkan ini sayang," ucap bunda.

"Terima kasih bunda," ucap Anaya.

"Bu guru selamat menikmati," ucap bunda.

"Terima kasih ibu," ucap Ibu Nunung.

Bunda pun meninggalkan untuk keluar kamar Anaya, biar Anaya lebih fokus dalam belajar.

Akhirnya Anaya selesai belajar.

"Sampe bertemu lusa ya sayang, jangan lupa ini tugasnya di kerjakan dan ini soal tryout nya," ucap Ibu Nunung.

"Terima kasih bu, ati-ati di jalan ya bu," ucap Anaya.

Ibu Nunung pun pulang dari rumah Anaya, sang suami telah menunggunya di luar. Selama perjalanan pulang, Ibu Nunung memikirkan Fauzi.

Anaya yang sudah belajar langsung keluar kamar sama bunda, karna Anaya ingin menonton TV.

"Bun, ka Aris kemana?," tanya Anaya.

"Ka Aris tidur," ucap bunda.

"Adam belum pulang ya bun," ucap Anaya.

"Adam pulang jam 6 sore, karna selesai mengaji ada solat maghrib berjama'ah," ucap bunda.

Anaya pun terdiam sambil menonton TV.

"Ayah kapan pulang bun?," tanya Anaya.

"Apa sayang, kangen ayah ya," ucap ayah..

"Ayah kapan datang?," ucap Anaya.

"Barusan ayah pulang, apa sudah belajarnya?," tanya ayah.

"Sudah yah. yah ke makam ibu yu," ucap Anaya.

"Ya udah sekarang aja, mumpung belum sore banget," ucap ayah.

Ayah, Anaya dan bunda pergi ke makam ibunya Anaya. Anaya yang di dorong pakai kursi roda. Setelah tiba di makam.

"Assalamu'alaikum ibu, Anaya kangen sama ibu. Kalau ibu udah ketemu sama Allah, tolong bantu bilang sama Allah buat sembuhin Anaya,"ucap Anaya.

Bunda dan ayah yang mendengar ucapan Anaya langsung memeluk suaminya dengan menghapus air matanya.

"Bu tenang di surga sama Allah ya, bantu doa juga, biar Anaya bisa sembuh," ucap Anaya.

"Yah udah," ucap Anaya.

Ayah pun membantu mendorong kursi roda ke rumah. Tiba-tiba di jalan melihat anak kecil yang sedang mengambil sampah.

"Ayah ada uang 20ribu, Anaya mau kasih adek itu," ucap Anaya.

Ayah pun memberikan uang itu pada Anaya.

"Dek sini," panggil Anaya.

Anak kecil itu menghampiri Anaya.

"Ada apa teh?," tanya Anak kecil itu.

"Nama kamu siapa?," tanya Anaya.

"Aku fahlan teh,"ucap anak kecil itu.

"Ini aku ada uang, buat kamu beli makan. Jangan makan dari sampah ya," ucap Anaya.

"Makasih ya teh, semoga teteh dan keluarga sehat selalu, banyak rezeki, dan slalu dalam lindungan Allah SWT,Aamiin," ucap anak kecil itu.

"Aamiin Terima kasih ya nak atas dianya," ucap Ayah.

"Sama-sama Pak, aku permisi dulu pa," ucap anak kecil itu.

"Ati-ati di jalan ya dek," ucap Anaya.

Anak kecil itu pamit dan pergi meninggalkan mereka.

Anaya pun tiba di rumah dan melihat ka Aris yang sedang menunggunya di depan rumah.

"Dari mana?," tanya Aris.

"Dari makam ibu," ucap Anaya.

Semua pun masuk ke dalam dan bunda membantu Anaya untuk mandi. Aris pun pergi keruang tamu untuk menonton TV.

Saat sedang menonton tv, Anaya duduk di sebelah Aris dan menyenderkan tubuhnya di badan Aris.

Aris yang sedang melamun kaget dengan apa yang Anaya lakukan.

"Sudah lama Anaya gak gini sama kaka," ucap Anaya.

"adek kenapa?," tanya Aris.

"Adek kangen aja sama kakak. Kak maaf ya kalau Anaya selalu membuat kaka sedih, marah, kesal dan sedih karna cape mengurus Anaya," ucap Anaya.

"Dek please jangan gitu, kalau adek bilang kaya gitu. kaka jadi tidak enak dengan omongan kaka saat marah sama adek," ucap Aris.

"Adek gak marah, adek cuman mau bilang maaf sama kaka," ucap Anaya.

"Sebelum adek sakit pun, kalau adek salah. Udah kaka maafkan, kaka marah karna kaka merasa tidak berguna aja buat adek, gak bisa bantu rawat adek," ucap Aris.

"Adek gak mau ganggu kaka dalam menghadapi UN, biar kaka fokus sama belajarnya," ucap Anaya.

"Makasih ya dek udah mau mengerti kaka, maaf kaka yang gak mengerti kondisi dan situasi adek," ucap Aris.

Anaya dan Aris berpelukkan setelah banyak mengobrol, bunda dan ayah yang melihat mereka seperti itu jadi senang melihatnya.

"Ini anak bunda dan ayah so sweet sekali sih, berpelukkan sambil menangis, ada apa?," tanya bunda.

"Aris minta maaf sama adek, karna gak bisa merawat adek saat ini, karna sedang fokus UN," ucap Aris.

"Iya nak, ayah dan bunda sengaja menyewa Fauzi. Biar kamu bisa fokus UN, tapi nanti saat adek mau UN. Kaka bantu adek belajar ya," ucap ayah.

"siap yah," ucap Aris.

Akhirnya mereka pun berpelukkan, Fauzi yang baru saja datang, melihat itu semua.

"Andaikan ibu dan bapak masih ada," gumam Fauzi dalam hati.

Fauzi segera masuk kekamar dan pergi mandi, karna kelamaan melihat itu. Fauzi akan semakin sedih.

Nita yang melihat Fauzi seperti itu pasti sedih karna orang tuanya sudah tak ada, itu pun tidak jauh berbeda dengan Nita.

"Assalamu'alaikum... Adam pulang," ucap Adam.

"Walaikumsalam den," ucap Nita.

Adam pun masuk ke dalam rumah dan melihat orang tuanya dan kedua kakanya sedang menonton.

"Assalamu'alaikum semua," ucap Adam.

"Walaikumsalam adek," cap semua.

"Hari ini adek udah lulus iqro 6 dan mau masuk al-Qur'an," ucap Adam.

"Alhamdulillah... Anak bunda semakin sholeh, ngajinya makin rajin dan solatnya jangan lupa ya," ucap bunda.

"Insya Allah bunda," ucap Adam

Nita pun lewat ruang TV tiba-tiba.

"Nit, apa Fauzi sudah pulang?," tanya bunda.

"Sdah bun, sekarang sedang mandi," ucap Nita.

"Makasih Nit, ayo semua kita solat maghrib dulu lalu kita makan malam. Bunda udah masak enak," ucap bunda.

Semua pun pergi ke kamar mandi untuk wudhu, bunda membantu Anaya untuk wudhu lalu di dudukan lagi di kursi roda. Semua pun solat kecuali Adam dan Fauzi yang sudah solat duluan.

Setelah solat selesai semua pergi ke ruang TV, karna makanan sedang di hangatkan oleh bunda dan Nita.

Semua bersenda gurau untuk menunggu adzan Isya dan waktunya makan malam. Adam sedang mengerjakan tugas dari sekolah mengajinya, Fauzi yang baru selesai solat pun ikut bergabung.

Adzan Isya pun berkumandang dan semua solat Isya, setelah itu mereka makan malam.

1
1933 rak
ini adalah kisah nyata sang Penulis . cuman ada beberapa yg di kurangi dan di lebihkan dalam tulisan tersebut . dan tokoh utama nya dia sendiri . smoga tenang disana nay .
Jelo🍊
Rest in peace, semoga dengan adanya karyamu beserta kunjungan pembaca barumu dapat membuatmu tersenyum di sana. Tidurlah yang nyenyak, semoga tenang disana, dan semoga kita bisa bertemu walaupun tak saling kenal. amin... 🤲
mama Al
Innalilahi wainnailaihi rojiun. Semoga husnul khotimah ya ka Nadia. Rest in peace. ❤️❤️ Kakak orang baik. Fast respon banget kalau balas chat. 🥺

#RIPNadiaPermata
~🌹eveliniq🌹~
pagii mampir lg support selalu
~🌹eveliniq🌹~
mampir lg semangat selalu ya
~🌹eveliniq🌹~
mampir lg nih bawa support
~🌹eveliniq🌹~
hadir lagi nih support selalu dari find the Perfect Love dan cinta online
Kayla Rane
yeeey semangaat kakak
Kayla Rane
semangat kak nadiaa... 😍😍😍
Nadia Permata: makasih kaka
total 1 replies
~🌹eveliniq🌹~
hadir lagi nih support selalu ya
~🌹eveliniq🌹~
hadir lagi nyicil baca ya
~🌹eveliniq🌹~
bintang 5 buat kk yang cantik
~🌹eveliniq🌹~
yang pertama nih ninggalin jejak lagi
Nadia Permata: terimakasih kaka
total 1 replies
B Na S Par
3 hari lagi song ka
ga sabar nya🤗😆😆
B Na S Par: 🤗🤗 ok ka ditunggu yah 😁
total 2 replies
Fediza Syahira
sabar Anaya 😐
Fediza Syahira
Anaya kpn bahagianya thor 😭
Fediza Syahira
👍👍👎
Nadia Permata: okay kaka
total 2 replies
Fediza Syahira
mengsedih 😭
Fediza Syahira
👍👍
Fediza Syahira
turut berduka cita 😅
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!