NovelToon NovelToon
Pria Tuaku Yang Kaya

Pria Tuaku Yang Kaya

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:1.3M
Nilai: 4.9
Nama Author: AppleTwisT

Wasiat dari sang Ayah membuat Jia harus menikah dengan Pria Tua pemilik grup perusahaan Mi. Jia yang masih berusia 23 Tahun terpaksa menikahi Pria yang usianya sudah 46 Tahun.

Mencintai Pria yang memiliki masa lalu buruk terhadap wanita bukanlah hal yang mudah. Bahkan, hati Japhar sendiri tak bisa menerima cinta dan kasih sayang dari siapapun.

.

Cobaan Di dalam rumah tangga selalu tak bisa ia hindari. Bahkan cibiran-cibiran dari temannya pun selalu ia terima, Mampukah pernikahan ini bertahan?


Penasaran? Lanjut Baca Dong! Ikuti Kisah Perjuangan Cinta Jia Li!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon AppleTwisT, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 33 - Parfum XX

Pagi hari tiba. Mentari pagi belum munculkan dirinya. Jia perlahan membuka matanya dan menatap suaminya yang masih tertidur lelap disampingnya. Segera dia beranjak dan turun kebawah untuk memasak. Tiba di dapur dia sudah mendapati Bi Lyna yang tengah menyiapkan alat masak.

''Bibi?''

''Pagi, Nyonya. Mengapa Nyonya bangun pagi sekali?'' Tanya Bi Lyna yang melihat Jia tengah berjalan kearahnya.

''Ga apa-apa Bi, cuma pengen masakin buat Japhar,'' Bi Lyna hanya tersenyum mendengar jawaban dari Jia.

''Nyonya... Kalau boleh tau, kemarin bagaimana dengan kondisi Nyonya? Maaf kalau saya menanyakan ini... Tapi saya sangat khawatir dengan anda.'' Ucap Bi Lyna dengan nada lirih

Wajar kalau aku sangat mengkhawatirkannya, aku ini ibu kandungnya.

''Engga apa-apa kok Bi. Malah saya dapat kabar bahagia. Sebentar lagi saya akan memiliki seorang anak dari Japhar.'' Kata Jia pelan dengan senyuman lembut tergugat dari bibir nya.

Bi Lyna yang tak tahu harus mengatakan apalagi. langsung memeluk Jia erat, Jia yang terkejut langsung membalas pelukan hangat itu.

''Terima kasih sudah mengkhawatirkan saya. Sebelumnya tidak ada yang pernah peduli terhadap saya.''

''Sama-sama.''

Apakah aku akan segera memiliki seorang cucu?

Agak lama mereka berpelukan akhirnya terpisah setelah mendapati Sera yang tengah berjalan keluar bersama Zizi.

''Jia, aku pamit ya. Aku akan kembali ke rumah. Rawat Japhar untuk ku.''

Jia tak mengucapkan satu katapun bahkan wajahnya tampak datar. hingga mereka berlalu pergi.

''Cih, siapa juga yang menginginkan kehadiran mu disini? Dasar kepedean.'' Celetuk Jia kesal di hadapan Bi Lyna.

Bi Lyna hanya menggeleng kan kepalanya melihat tingkah Jia.

''Oh iya bi, Bibi beresin di atas aja. Biar aku yang masakin.''

''Tapi...'' Kata Bi Lyna sedikit ragu.

''Ga apa-apa Bi. Saya mau masakin buat Japhar.'' Kata Jia sekali lagi yang membuat Bi Lyna akhirnya yakin.

Seperti yang diperintahkan Jia, Bi Lyna sudah dilantai atas untuk berberes. Sementara Jia asyik berkutat dengan bumbu-bumbu, dapur.

Barulah matahari sudah mulai muncul, Japhar terduduk di ranjangnya mendapati istrinya yang sudah beranjak deluan.

''Ga biasanya... Hoamm...''

Seusai membersihkan diri, tak lupa mengenakan kaos santai nya. Japhar pun turun kebawah, dan mendapati istrinya itu tengah fokus memasak.

''Fokus amat.'' Ujar Japhar.

''Biarin.''

''Kamu mandi aja dulu, biar aku yang siapin ini.'' Bisik Japhar

''Baiklah.''

Jia segera menapaki anak tangga keatas.

- - - - - - -

Seusai sarapan, Jia masuk kembali kedalam kamarnya. Niatnya untuk membereskan kamar malah mematungkan dirinya di depan cermin, menatap wajah lesunya sendiri.

''Sebentar lagi aku akan menjadi ibu, bukan? Tapi mengapa hati ku sedikit tergores melihat perubahan sikap Japhar? kenapa?'' lantas Jia bertanya-tanya sendiri pada bayangannya itu.

''Kenapa memangnya?'' Tanya Japhar tiba-tiba. Sontak Jia terkejut melihat kehadiran Japhar yang ntah kapan masuk kedalam kamar. Layaknya seorang ninja yang sedang menyusup.

''Maafkan aku.'' Ucap Jia dengan nada suara lirih. ia langsung tertunduk dalam, tak berani menatap wajah suaminya itu.

Japhar hanya mengabaikan ucapan permintaan maaf itu. Dan mendekat ke arah Jia. Perlahan ia menepuk kedua bahu Jia.

''Kamu masih pakai parfum XX? yang biasa kamu pakai saat ke kantor kan?'' Tanya Japhar penuh selidik seraya mengendus-endus tubuh Jia.

''Iya, kenapa memangnya?''

''Lihat dan tatap wajah mu dicermin itu.'' Kata Japhar setengah berbisik seraya menunjuk cermin yang ada dihadapannya.

Jia pun kembali mematung didepan cermin. tak tahu maksud perkataan suaminya barusan.

''Ada apa?''

''Lihat... kamu ini sekarang adalah calon ibu dari anak ku. Bukan seorang wanita karier. Tak harus mengenakan parfum menyengat itu didalam rumah.'' Bisik Japhar ke telinga Jia. deruh nafasnya terdengar jelas di telinga Jia. Jia hanya terpaku mendengar nya. Segra Japhar berlalu pergi.

.

.

Jia ikut kebawah menemani suaminya yang tengah duduk di sofa ruang utama dengan Televisi menyala sementara mata Japhar fokus menatap layar handphone nya.

''Kamu ga masuk ke kantor hari ini?''

''Heuh? Kamu lihat? Aku cape jadi hari ini ambil cuti sekalian nemanin kamu dirumah ''

''Nemenin apanya, kamu fokus natapin handphone gitu.'' Celetuk Jia kesal.

''Lihat nih.'' Sentak Japhar seraya menyodorkan hp nya kehadapan Jia. Sekilas Jia melihat dirinya dalam berita.

''Hah? Bagaimana bisa,''

''Coba ganti channel televisi nya ke channel berita.'' Titah Japhar, Jia segera mengganti channel tv dan mendapatkan salah satu Channel yang memberitakan dirinya

''Perusahaan Li tiba-tiba ditutup secara resmi. Ada apa gerangan? Kira-kira ada apa dibalik nya? apakah perusahaan Li bangkrut karna krisis modal? Sampai sekarang belum ada jawabannya.''

Jia segra mengganti channel tv, dan duduk berdampingan di sofa bersama Japhar. Jia terlihat gemetaran tubuhnya mendadak dingin.

''Kamu ga apa-apa?'' Kata Japhar lirih tatkala melihat tubuh istrinya gemetar.

''Maaf, karna ku banyak berita beredar tentangmu.'' Ucap Japhar memelas.

''Ga, Ga apa-apa.''

Sekilas Japhar menatap Jia yang tengah tersenyum lebar kepadanya, Namun wajah kekhawatiran nya itu tak dapat di sembunyikan dari Japhar. Segera Japhar menghubungi asisten nya, Tian.

''Tian, blokir semua media pemberitaan pagi ini.'' Titah Japhar dari panggilan.

''Baik Tuan!'' Segra Tian menutup panggilan dan melaksanakan perintah dari Japhar.

Jia sedikit lega dengan tindakan suaminya itu. walau rasanya agak berlebihan, dia segera membarjngkan dirinya di sofa, paha Japhar lah menjadi bantal nya.

''Kamu ga boleh banyak pikiran, mengerti kan?'' Cemas Japhar. Jia hanya mengangguk menjawab nya.

''Haissh bagaimana ga banyak pikiran, kalo sifat kamu makin parah dari hari ke hari?'' Gumam Jia dalam hatinya.

Tak lama kemudian, seseorang memencet bel rumah. Jia yang tengah asyik berbaring langsung bangkit. Dan bergegas membukakan pintu.

''Sebentar!''

Betapa terkejutnya Jia setelah membukakan pintu. Dilihatnya Sekretaris nya, Ze sudah tersungkur di lantai. Air mata terus terjatuh dari pipi gadis mungil itu.

''Nyonya... Hiks.. Hiks, kenapa jadi seperti ini?'' Ucap Ze penuh terisak

''Maafkan aku Ze.'' Ucap Jia dengan suara lirih

Dengan cepat, Ze langsung memeluk erat kedua kaki Jia. Jia sangat tak tega melihat Ze dengan wajah memelas seperti itu. Air mata terus mengalir. Ze yang biasanya terlihat sangat ceria, sekarang penuh luka.

''Aku... aku tidak bisa bekerja lagi, bagaimana dengan kedua adik ku?''

''Ze, bertahan lah. Kau pasti bisa. Maafkan aku tidak bisa membantumu,''

''Kenapa jadi seperti ini... Hiks.'' Ze bangkit dari lantai dan berdiri menatap Jia dengan wajah memelas.

''Ini semua...'' Suara Jia tertahan, dia tergelak melihat suaminya yang sudah berada dibelakang nya.

''Ini semua karna ku.'' Sela Japhar dengan suara menyeringai.

''Tuan Japhar?''

.

.

Bersambung

1
sakura
.....
Bu Dewi
Japar ini bodoh meskipun kaya.
masa GK bisa nyelidiki apa yg terjd pada jia
Rafkah
japhar sdh tua tp ko ngk dewasa
Rafkah
aq bingung dgn cerita ini
Maritza Hanan
asik
Febri Ulin
maaf thor kok u revisi lama banget y?mdh2n revisix happy ending y u jia n suamix n jg u hongli smg berjodoh dgn nona anne yg nolong jia n zizi ok thor SEMANGAT
Audita Ashley
tua bangka nggak bisa dewasa..
Audita Ashley
makin membingungkan😕❓
langitsenja
hedehh nyesel baca ni novel kirain bagusss ternyata oh ternyata membagongkan,untung baca komentar diakhir jd ga terlalu rugi buang waktu🤮🤮🤮
Rini Utya
lha kepiye to iki pak japhar e kok mlh sikape koyo ngono
Rini Utya
katanya perjaka kok punya anak?
Rini Utya
dipahami dululah nama pemeranya hampir sama
REKHA OZORA
andaikan gw yg di ajak belanja pasti mau PS 6, X BOX, dan alat ngegame lainya
Djie Marwati Laissa
dasar pria tua...gak nanya gak menyelidiki langsmg main tuduh hadehhh..dasar lelaki tua labil🤣🤣🤣
Djie Marwati Laissa
kode keras japhar ayo dong semngat tancap ggaaasss ppoolll🤣🤣🤣🤣jgn minum obat tidur pagi pria tua wkwkwkw
Djie Marwati Laissa
kno kah japhar pke minum obat tidur apa gak tw umur atau emang mw bunuh diri gak mamou layani istri yg muda🤣🤣🤜🤜
Djie Marwati Laissa
kasian jg tuh d si pria tua nnti d ajarin jia yahhhh🤣🤣🤣
Novalina Purba
koq g ada ceritanya bbrp bap
revisi mulu
Nuning Nuno
sejauh ini,aq belum ngerti alurnya thor..
Noor Dech
penasaran
jangan" mereka bukan sodara kandung..
haduh jiwa ghibah ku berteriak Thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!