NovelToon NovelToon
Cinta Tak Bertuan - Unmanned Love

Cinta Tak Bertuan - Unmanned Love

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Petualangan / Contest / Nikahkontrak / Duniahiburan / Konflik Rumah Tangga- Terpaksa Nikah
Popularitas:98.6k
Nilai: 4.8
Nama Author: Otom

Sejak bapaknya seolah tidak lagi mempedulikannya, dia mulai berpetualang di luar rumah. Dia mencari teman-teman yang bisa mengisi hari-harinya yang kosong.

Hanya Jono, supir keluarga mereka yang masih peduli padanya. Namun kepedulian Jono tidak cukup, dia merasa harus mengenal dunia luar yang tampaknya lebih berwarna.

Akhirnya dia terjerumus ke dunia gelap. Apakah Agni akan berhasil keluar dari kegelapan itu?

Saat dia akhirnya memutuskan untuk menikah dengan seorang Bos Preman dia sudah senang karena tidak lagi harus melayani laki-laki lain, namun ternyata suaminya itu kerap mengabaikannya. Bagaimana akhir kisah cinta Agni? Ikuti terus kisahnya hanya di "Cinta Tak Bertuan".

Visual ada di episode 27 🙏

Selamat membaca!

Follow me on IG: @tomsonsilalahi

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Otom, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Victor Menyesal

Victor menghubungi nomor ponsel Agni, tidak aktif. Tampaknya Agni sudah tidak memakai nomor itu lagi. Dia mau menghilangkan jejak dari Victor sepertinya.

“Cari Agni sampai dapat!” Victor membentak semua penjaga yang ada di rumahnya.

“Siap, bos!” semua anak buahnya itu menjawab dengan tegas tanpa ragu.

“Jangan asal siap-siap bos, kalau tidak ketemu, gaji kalian akan dipotong!” Victor tidak main-main dengan perkataannya.

Entah kenapa Victor sangat cemas dengan keadaan Agni saat ini. Dia khawatir jika Agni kenapa-kenapa di luar sana.

“Ini karena kecerobohanku juga,” bisik Victor di dalam hatinya, dia mulai menyesali perbuatannya sekarang.

“Kau tidak perlu menyesalinya terlalu lama, yang perlu kau lakukan sekarang adalah berubah dari kebiasaan lama menjadi pribadi yang lebih bertanggungjawab, tidak lagi melakukan apa-apa yang menurutmu saja baik tapi menyakiti orang lain, aku tahu dia akan merindukanmu, dia akan pulang suatu saat nanti, kalian akan bertemu kembali,” Mbo Ratih mengusap punggung Victor, dia memberi dukungan penuh pada Victor.

Mbo Ratih satu-satunya keluarga Victor yang tersisia. Tidak ada lagi orang dekatnya saat ini. Maka apapun yang dikatakan Mbo Ratih, dia akan menurutinya. Sebaliknya, apa yang telah dilakukan Victor, Mbo Ratih akan memakluminya. Hanya Mbo Ratih yang memahami penuh siapa Victor dan mengapa Victor melakukan apa yang telah dilakukannya selama ini.

Victor teringat dengan anaknya yang mungkin saja telah lahir. Dia menyesal karena tidak bisa melihat wajah anak itu sekarang. Dia memang tidak suka tangisan, semua jenis tangisan, namun untuk pertama kalinya dia merindukan tangisan seorang bayi. Tanpa sadar dia meneteskan air matanya. Apa yang dibencinya selama ini akhirnya keluar juga dari matanya. Sudah begitu lama Victor tidak merasakan hangatnya air mata yang keluar dari matanya dan mengalir di pipinya yang tirus.

Tiba-tiba Victor teringat dengan sesuatu hal, dia mengirim pesan di sebuah grup aplikasi yang beranggotakan anak buahnya semua. “Silakan periksa semua rumah sakit yang ada di Jakarta, kemungkinan istriku akan melahirkan, jaga ketat semua rumah sakit dan segera temukan istriku, segera kabari jika melihatnya!” Victor menulis pesan itu dan kini dia tersenyum sambil mengusap air mata yang menempel di pipinya.

Baca juga: Zora’s Scandal (lihat pada profil)

***

Tidak jauh dari tempat Victor yang sedang murung dan marah pada diri sendiri karena mengusir Agni dari rumahnya secara tidak langsung, ada Agni dan Elisa yang sedang menanti-nanti kelahiran anak Agni.

“Agni, yang kuat ya, semua akan baik-baik saja!” Elisa memberi kekuatan bagi Agni yang akan segera melahirkan itu.

Seorang bidan sudah dipanggil ke apartemen yang mereka sewa. Elisa menyarankan untuk melahirkan di kamar itu saja karena Victor bisa saja menyuruh anak buanya untuk mengecek semua rumah sakit untuk menemukan Agni.

Bidan yang Elisa panggil terlalu lama datangnya, tidak hanya Agni, Elisa kini semakin ketakutan karena Agni sudah kesakitan. Agni takut karena ini adalah pengalaman pertamanya melahirkan. Dia mulai meraung karena kesakitan.

“Elisa, masih lama lagikah?” Agni dengan suara ketakutan.

“Sabar ya, dia tidak mengangkat panggilanku, mungkin dia sedang menyetir, lagi di jalan, tahanlah sebentar lagi!” Elisa menenangkan Agni, namun caranya menenangkan sangat tegang, dia ketakutan juga, hal itu membuat Agni semakin takut.

“Elisaaaaa…, sakiiiit, bawa gw ke rumah sakit sekarang, nggak tahan lagiiii!” Agni meraung, air matanya sudah tumpah dari tadi, ingusnya kini ikut mengalir.

Elisa melap semua air yang menempel di wajah Agni, mulai dari keringat, air mata, dan ingus yang mulai mengalir dari hidung Agni.

“Tahan sebentar ya, dia pasti segera datang!” Elisa masih mencoba menenangkan Agni.

“Sepertinya aku kencing celana,” Agni ragu, suaranya mengecil, dia takut kalau-kalau itu bukan kencing.

“Sepertinya bukan kencing, tetapi air ketuban, bagaimana ini?” giliran Elisa yang panik.

“Elisa, aku tidak mau anak ini mati, kau harus membantuku mengeluarkan anak ini,” Agni sangat takut sekarang, matanya nanar melihat Elisa yang semakin kebingungan.

“Aku tidak mengerti, bagaimana ini?” Elisa panik lagi. Dia mondar-mandir namun tidak tahu apa yang mau dilakukannya sekarng. Dia mengambil ponselnya, dia ingin memanggil bidan itu lagi namun ditahannya, jangan sampai panggilannya akan memperlama bidan itu sampai ke apartemen itu karena berusaha menjawab panggilan darinya. Diletakkannya kembali ponsel itu dan kembali mondar-mandir.

“Buka celanaku sekarang!” Agni memerintah Elisa dengan gugup.

“Celana?”

“Iyaaaaa….!” Agni teriak, dia takut dan marah pada Elisa sekarang, dia yang menyarankan agar melahirkan di kamar ini saja, tadinya Agni meminta untuk membawanya ke rumah sakit saja.

Elisa cepat-cepat membuka celana Agni. Agni melebarkan kedua kakinya, dia merasakan bayi yang ada di dalam rahimnya mulai bergerak ke bawah, namun dia tidak tahu bagaimana mengeluarkannya.

Elisa melihat sel4ngk4ng4n Agni, namun dia tidak tahu mau melakukan apa. Dia bingung. Tiba-tiba ada yang mengetuk pintu dari luar.

“Siapa?” Elisa sangat hati-hati dia tidak mau jika yang datang saat itu bukan bidan namun suruhan Victor.

“Buka pintunya, nggak usah tanya-tanya lagi!” Agni teriak.

Suara ketukan semakin kencang setelah Agni teriak.

Elisa langsung membuka pintu dan melihat seorang perempuan membawa tas medis dan langsung memperilakan perempuan itu masuk ke dalam kamar.

Elisa bersyukur yang datang adalah bidan yang dia panggil untuk membantu persalinan Agni.

“Bu, tolong bantu aku!” Agni memohon pada bidan itu.

“Tenang bu, semua di bawah kendali sekarang, tariklah nafas dalam-dalam dulu!” Bidan itu sangat santai dan kelihatan sangat profesional. Hal itu membuat Agni dan Elisa benar-benar lega.

“Ketubanku sudah pecah bu, bagaimana ini?” Agni bertanya lagi sangkin paniknya.

“Tidak apa-apa, itu biasa, tapi kita harus segera mengeluarkan anak itu dari sini,” bidan itu mengusap perut Agni, dia tersenyum pada Agni, untuk menenangkan Agni.

Tidak lama ditangani, Anak yang ada di perut Agni sudah keluar. Agni bersyukur, begitupun Elisa. Ada tangisan bayi yang nyaring di kamar itu.

“Sebentar, tampaknya ada lagi yang belum lahir!” Bidan itu membuat Agni dan Elisa terdiam dan takjub.

“Benarkah?” Elisa melihat ke arah bidan itu.

“Benar, sekarang tarik nafas lagi bu, kita keluarkan adiknya, ya,” lagi-lagi bidan itu tersenyum pada Agni yang mulai ketakutan lagi.

“Satu, dua, tiga, dorong!” Bidan itu memandu Agni.

“Oeeeee,” suara bayi yang baru lahir itu tidak kalah nyaring dari pendahulunya.

“Wah selamat ya bu, kini ibu punya anak kembar!” Bidan itu menggendong kedua bayi itu mendekati Agni yang kelelahan.

Agni tersenyum melihat kedua bayi kembarnya. Matanya berlinang lagi, Elisa memegang tangan Agni, memberi dukungan dan selamat pada Agni. Agni mengecup kedua bayinya bergantian. Dia meminta bayi itu agar dia bisa menggendongnya.

Jangan lupa like, komen dan vote ya kaka-kaka sekalian, atas semua dukungannya, saya sampaikan terima kasih. 🙏🙏🙏🙏🙏

Bersambung…

1
KIA Qirana
Oke, Thor
nambah dukungan 👍👍👍
Dhina ♑
Semangat awal, ayo laju terus, Up, Up, Up
Rianty Aksan
Duh... Lama Banget Up nya...
Bang Otom: maaf bgt ya kak, lagi fokus di app lain, segera kalau udah lumayan g hetik lagi, aku ke sini lagi ya kak🙏🙏🙏
total 1 replies
Desy Nchie
q berharap agni tau ka kshan dy terus di bohongi victor walau dy pnh berkata akan mencintai victor apa adanya tp tidak sprt tu juga ka..
Muliahati Ziliwu
Kasian agni sampai kpn viktor bs menjaga dirinya dan rumah tangganya dari nafsunya
Muliahati Ziliwu
Moga boneka setan segera dibuang oleh mbok ratih heheeee
Rina Wardani
walaupun victor berhasil menghapus video itu diponsel agni,percuma elena masih bisa mengirimkan kembali,lagipula hasil pergulatannya ma elena vicktor menghasilkan janin dirahim elena,mau tidak mau suatu hari nanti victor hrs bertanggung jawab,mungkin dia akan menikahi elena secara diam2,dan jangan lupa siska masih nunggu dirumah bersiap utk memuaskan victor
jadi agni klu boleh saranin sih,bertemulah ma polisi tampan itu siapa tahu dia adalah sandaranmu kelak 😁🤭✌️
Desy Nchie
pokonya q berharap agni tau soal video itu dan kehamilan ellena trs agni pergi jauh deh bwa kedua ank kembr nya
Muliahati Ziliwu
Viktor rupanya da cinta dgn agni moga aja viktor benar2 bertobat
Rianty Aksan
Wow .. Licik Banget Kamu Victor
Desy Nchie
kshan agni selalu saja di bohongi victor
Muliahati Ziliwu
Hah elena baru sadar kalau viktor gila manusia yg ga bs diatur apalg fikendalikan rasakan elena ingin merusak hdp agni dan anak2nya kamu sendiri yg menderita
Muliahati Ziliwu
Mampus elena makan tuh blm tau siapa viktor moga aja elena lgsg keguguran karena dibanting sama viktor trus agni pergi ninggalin viktor dgn mw,bawa kedua anaknya
🌹Rose❤️❤️
banyak kali bintang2nya. Untung aku pintar, makanya tahu apa yang dibintangin itu. 🤣🤣🤣🤣
Bang Otom: wkwkwkwkw
total 1 replies
Yuli Amoorea Mega
agni kabur bawa anak"nya biar victor kapok
Desy Nchie
tp q berharap agni tau soal video itu ka agni pergi dr hotel dan bwa ank nya sblm victor pulang..
Desy Nchie
next ka up nya ko lama
.penasaran bngt
Tami
lanjuut bang
Bang Otom: siaaaap kaka
total 2 replies
Elisabeth Ratna Susanti
lanjut 😍
Bang Otom: siap kaka
total 1 replies
Muliahati Ziliwu
Semoga agni sadar dan tau perselingkuhan viktor dan elena ayo agni beri pelajaran pd viktor jgn jd wanita bodoh terus menerus buat viktor benar2 sadar dgn menghilang membawa anakmu jauh dr dirinya kejar kebahagiaanmu dgn pria yg tulus dan setia
Bang Otom: amiiiin
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!