seorang gadis yang bernama Sisil Rania Adipati mempunyai sifat yang ceria dan ramah.
dan mempunyai keluarga yang harmonis.tapi semua itu tidak bertahan lama
setelah dia di tuduh sebagai pembunuh ibu nya dia di usir sehingga membuat dia menjadi pribadi yang dingin,cuek,kejam dan dia ingin membalaskan dendam ibunya
akankah dendam nya terbalaskan atau tidak?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon situana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
EPISODE 31
Novi pun sudah di berikan kabar bahwa anaknya kecelakaan dan telah meninggal dunia
diapun segera bergegas untuk pergi ke rumah sakit untuk melihat putra nya
polisi pun sudah menceritakan seluruh kronologi kecelakaan itu
sesampainya di rumah sakit perawat segera menunjuk kan jasad varo yang berbaring dengan wajah yang pucat dan tangan yang dingin
jenazah varo pun di bawa ke kediaman nya untuk segera di makamkan
meninggalkan nya varo sampai terdengar ke telinga keluarga Kusuma
mereka pun segera datang untuk melayat dan memberikan penghormatan terakhir terhadap varo
Sinta pun memberikan kabar kepada Adel Karena dia tidak melihat Adel berada di rumah varo
tetapi seperti di telan bumi tidak ada sama sekali kabar dari Adel
mereka berfikir Adel sedang menenangkan pikirannya nya yang merasa sangat terpukul Dengan kepergian varo dan mereka pun memberikan waktu untuk Adel
berita di tv pun menyiarkan tentang kabar meninggalnya varo
sebab perusahaan varo sudah masuk ke dalam perusahaan terbesar no 7 di dunia
jadi wajar berita ini menggemparkan dunia dan berita tersebut pun berada di seluruh siaran televisi
banyak juga yang datang ke rumah varo yaitu keloga bisnis varo dan para karyawan varo serta kerabat jauh dari keluarga mereka
"saya turut berdukacita nov"ucap Santi
"iya maksih ya san udah datang"
"iya sama-sama"
"di mana Adel"tanya Novi
"Adel pergi menenangkan dirinya ku rasa dia sangat terpuji dengan kepergian varo"
"baiklah"
setelah itu banyak juga yang mengirimkan karangan bunga ke kediaman Alexander dan mengucapkan turut berdukacita
hari ini varo tidak di kebumikan tapi besok dia akan dikebumikan dikarenakan saat mereka ingin mengebumikan nya turun hujan yang sangat deras dan tidak berhenti
sehingga mereka mengambil keputusan untuk mengebumikan nya besok hari
keesokan harinya
Adel sudah sadar dan dia juga sudah diperiksa oleh dokter dia pun sudah di katakan sehat sebab tubuhnya tidak menolak adanya organ baru di tubuhnya dan dokter bilang tinggal pemulihan saja
Adel pun menghidupkan hpnya karena sejak kemarin dia sengaja mematikan ponselnya dan dia juga menghilangkan jejaknya bahwa dia sedang berada di rumah sakit
sesudah dia menghidupkan hpnya banyak sekali panggilan masuk dari hpnya tapi tidak di angkat
diapun menghubungi tangan kanannya karena dia berpikir ada masalah besar karena tidak biasanya Anggota nya itu menghubungi dia sebanyak ini
"halo bang"
"halo dek"
"Abang kenapa menghubungi Adel banyak banget"
"kamu ga di kasih kabar"
"kabar,emang kabar apa"
"kamu ga tau kalo varo udah meninggal dunia"
seketika jantung Adel pun serasa berhenti sampai tidak mendengar kan ucapan ridho lagi
Adel pun menjatuhkan hp yang di pegang nya
"ga varo ga mungkin ninggalin aku ga dia ga boleh pergi"ucap Adel
dia pun segera beranjak dari rumah sakit
dia melepas paksa infus yang di tangan nya sehingga tangan nya mengeluarkan darah
Adel pun segera keluar dari ruangan nya
"nona anda mau kemana"tanya dokter
"anda belum boleh keluar dari ruangan anda"
"diam"bentak Adel
dokter pun langsung diam
adelpun keluar dari rumah sakit dan Langsung melajukan mobilnya ke rumah varo dengan kecepatan tinggi banyak pengendara yang mengumpat nya tapi Adel tidak menghiraukan nya dia hanya ingin bertemu dengan varo
hujan pun turun deras
semua orang yang sedang bersiap mengebumikan varo menunggu di rumah varo hingga hujan reda
adelpun masuk ke kediaman varo dengan mobil sport nya
tapi karena tidak ada parkiran diapun memarkirkan mobilnya sembarangan
dan dia langsung lari menuju pintu rumah varo
semua orang melihat Adel berlari dengan darah yang mengalir di tangan dan pakaian rumah sakit karena Adel lupa mengganti nya