NovelToon NovelToon
Orang Ketiga

Orang Ketiga

Status: tamat
Genre:Romantis / Patahhati / Selingkuh / Tamat
Popularitas:2.5M
Nilai: 4.7
Nama Author: aprilia frahesta

setiap hari aku harus melihat pemandangan yang tak mengenakkan mataku. ya melihat suamiku mesra-measraan dengan wanita lain. kalau dibilang orang ketiga sebenarnya akulah yang orang ketiga, karna aku masuk dan mengacau hubungan mereka.

tetapi posisiku disini adalah istri sahnya bagas, ya meskipun pernikahan kami terjadi karna perjodohan. tapi setidaknya dia menghargaiku layaknya seorang istri bukan.? entahlah aku sendiri juga bingung, sebenarnya bagas menganggapku seorang istri atau tidak karna selama ini bagas selalu bersikap dingin terhadapku. atau jangan-jangan dia menganggapku hanya sebuah bayangan saja, bayangan yang tak pernah ia lihat. menyedihkan sekali diriku ini.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon aprilia frahesta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

turut senang

seperti biasa pagi ini bagas mengantarku bekerja, dan disepanjang perjalanan tak lupa ia mengingatkanku agar aku tak kelelahan, dan makan tepat pada waktunya dan meminum vitamin pemberian dokter.

"mas kamu hati-hati ya" ucapku sembari mencium tangan bagas.

"iya sayang. yasudah aku berangkat kekantor dulu, asalamualaikum" pamit bagas sembari mencium keningku.

"walaikumsalam"

setelah mobil bagas tak terlihat lagi dipandangan mataku, aku segera masuk dan menuju kedalam ruanganku. entah mengapa rasanya aku ingin menangis, rasanya aku tak ingin berpisah dengan ibu mertuaku, serta farah. apa mungkin anak yang ada dalam kandunganku ingin selalu dekat dengan nenek, dan juga tantenya. ahh ini sungguh konyol.

"selamat pagi kakakku sayang"

"pagi dek"

"nihh aku bawain bubur ayam kesukaan kakak"

"yang ada didepan komplek rumahmu"

"iya betul sekali"

"emtt ini pasti enak sekali, terimakasih ya dek"

"iya sama-sama kak, sekarang kakak makan ya biar keponakan aku didalam perut sehat"

"iya dek"

aku segera melahap bubur ayam yang dibelikan oleh bunga, sungguh aku makan dengan begitu lahapnya, sudah seperti orang yang kelaparan saja. padahal tadi dirumah aku sudah sarapan.

"pelan-pelan kak, nanti keselek"

"iya dek maaf, abisnya enak banget"

"aku perhatikan setelah hamil kakak makannya banyak banget"

"iyakah, apa aku sekarang gendutan?"

"belum kak"

"kalau aku gendut, apa bagas masih akan tetap mencintaiku ya"

"kenapa kakak ngomong gitu?"

"kan kalau aku jadi gendut aku jadi jelek dek"

"kakak gendut, karna kakak sedang mengandung buah cinta kalian. dan aku yakin mas bagas tidak akan meninggalkan kakak, dan harusnya kakak yakin kalau cintanya mas bagas sama kakak itu tulus"

"iya kamu benar dek"

"yasudah jangan berfikir yang tidak-tidak sekarang lanjutkan makannya kak"

"iya dek"

setelah selesai makan bubur yang dibawakan oleh bunga, aku bergegas menggunakan jas kebesaranku dan mulai memeriksa pasien-pasienku, dan juga menangani pasien urgent karna kecelakaan. tak terasa jam sudah menunjukkan pukul 12.00 aku segera menuju masjid dan melaksanakan solat dzuhur, setelah selesai aku segera menuju kantin rumah sakit karna bunga telah menungguku disana.

"kakak lama sekali"

"iya maaf bunga, tadi ada pasien urgent"

"kakak mau makan apa?"

"bakso dan es jeruk enak kelihatannya dek"

"yasudah tunggu sebentar ya, aku pesan dulu"

"iya"

setelah memesan bunga kembali duduk didepanku, dan tak lama pesanan kami pun datang.

"ini makan siangnya dokter-dokter cantik"

"makasih ya buk"

"iya sama-sama dokter raisa"

"brayen mana dek, kok dia tidak bersamamu?"

"brayen masih ada operasi kak"

"oh"

aku segera melanjutkan makanku karna memang perutku sudah sangat lapar sekali, anakku sudah minta dikasih makan.

"sayang"

"bray kamu sudah selesai operasinya?"

"sudah sayang, alhamdulilah semuanya berjalan lancar. aku lapar sekali sayang" ucap brayen sembari mengelus perutnya.

"kamu mau makan apa? biar aku pesankan"

"mie seperti punyamu enak kelihatannya"

"yasudah kamu tunggu sebentar ya"

"iya sayang"

satu meja bersama dengan brayen seperti ini sungguh membuatku canggung sekali.

"bagaimana kondisi kehamilanmu raisa?"

"alhamdulilh baik bray"

"alhamdulilah aku turut senang mendengarnya"

"terimakasih"

"kak, apa kakak mau nambah lagi?"

"tidak dek, kakak sudah kenyang. kalau gitu kakak kembali kerungan kakak ya, ini uangnya nanti kamu bayarkan"

"ini terlalu banyak kak"

"tidak apa-apa dek, sekalian buat bayar yang lainnya juga. kakak permisi dulu ya, masih ada pasien soalnya"

"iya kak"

aku segera pergi keruanganku sebenarnya aku sudah tidak ada pasien, tapi aku memang sengaja memberi ruang kepada mereka berdua agar lebih dekat lagi.

tokkk.... tokk.... tokk

"masuk"

"maaf dok saya mengganggu, ada pasien urgent"

"ayo kita segera kesana"

"baik dok"

aku segera mengikuti suster itu menuju ruangan pasien, dan akupun segera mengambil tindakan karna memang kondisi pasien cukup parah. setelah hampir satu jam aku menangani pasien itu syukur alhamdulilah pasien itu dapat terselamatkan.

"alhamdulilah akhirnya selesai juga, aku sungguh lelah sekali"

aku segera kembali keruang kerjaku, entah mengapa semenjak hamil aku gampang sekali lelah. kutangkupkan kedua tanganku diatas meja, setelahnya kuletakkan kepalaku diatas tangan dan perlahan aku pun mulai tertidur.

dan ketika aku bangun jam telah menunjukkan pukul 17.30 astaga aku segera bangun dan keluar dari dalam ruanganku. bagas pasti sudah menungguku lama, dan benar saja ketika aku sampai di loby rumah sakit bagas sudah tampak menunggu diriku. namun disana juga ada seorang perempuan didekat suamiku, wanita itu berusaha memegang tangan suamiku namun suamiku selalu menepis tangannya, sebenarnya siapa wanita ini, ada hubungan apa dia dengan suamiku.

"mas" panggilku ketika aku sudah berada disampingnya.

"sayang, kenapa kamu lama sekali"

"maaf tadi aku ketiduran. siapa ini mas?"

"aku pacarnya bagas" ucap wanita itu.

"jangan didengarkan sayang. dia mitha kakaknya meira mantan kekasihku dulu"

"oh, yasudah ayo kita pulang mas"

"iya sayang"

entah mengapa aku merasa kalau wanita itu memiliki perasaan lebih kepada suamiku, hatiku terasa panas. ahh harusnya aku tidak cemburu bagas itu suamiku, dan aku yakin dia tidak akan mungkin menghianatiku dengan kakak dari mantan pacarnya itu.

"sayang kamu kenapa diam saja?"

"tidak apa-apa mas" dustaku

"jangan dengarkan perkataan mitha, dia memang dari dulu mencintaiku meskipun dia tau aku adalah kekasih adiknya, jangan kamu berfikirkan yang tidak-tidak. percayalah padaku, aku tidak akan pernah menghianatimu sayang"

"aku percaya itu mas"

"terimakasih sayang" ucap bagas sembari meraih tanganku dan menciumnya.

"yah rumahnya benar-benar sepi mas" ucapku ketika sudah sampai dirumah.

"tidak apa-apa sayang, nanti juga akan ramai dengan anak-anak kita. karna aku ingin punya anak 10"

"mas saja yang hamil" ucapku sembari mencubit perut bagas.

"auuu sakit sayang"

"biarin salah siapa pengen punya anak 10"

"katanyakan semakin banyak anak, akan semakin banyak rejeki sayang"

"iya tapi aku nggak mau punya anak 10, aku rasa 3 sudah sucup mas"

"baiklah nanti kita buat 3 anak yang lucu-lucu"

"satu saja belum keluar sudah ngomong mau bikin lagi, sudah mandi sana"

"siap sayangku" ucap bagas sembari berlalu menuju kamar mandi.

aku segera menyiapkan baju ganti untuk suamiku, setelah selesai aku segera mandi di kamar mandi farah.

"sayang kamu dari mana?"

"mandi dikamar sebelah mas"

"kenapa tidak mandi dikamar mandi kita saja, aku pun sebenarnya tidak keberatan jika kita mandi bersama"

"dasar genit" ucapku sembari mencubit perut bagas.

"aduhh sayang sakit, kenapa sekarang kau suka sekali mencubit"

"biarkan saja, habisnya suamiku sekarang genit sekali"

.

"genit dengan istri sendiri tidak masalah dong sayang"

"mas tiba-tiba saja aku ingin makan gurame asam manis" ucapku sembari susah payah menelan salivaku.

"yasudah ayo kita solat dulu, habis solat aku baru carikan kamu gurame asam manisnya sayang"

"iya mas"

kami pun segera melaksanakan solat magrib secara berjamaah, selesai solat sesuai dengan janjinya bagas pergi mencarikan gurame asam manis untukku, sungguh aku benar-benar sudah tidak sabar untuk memakannya. hampir satu jam namun suamiku tak kunjung kembali juga, atau jangan-jangan suamiku gagal mendapatkan gurame asam manis permintaanku. ahh semoga saja dia mendapatkannya.

"mas bagas sudah kembali" ucapku sembari bangkit dari dudukku dan segera menuju kelantai bawah.

"mas apa kau mendapatkannya?"

"tentu saja, untuk istriku apa yang tidak bisa kudapatkan" ucapnya sembari menunjukkan satu bok kotak makanan.

"yasudah ayo kita makan mas"

"iya sayang"

kami pun segera menuju kemeja makan, dan sesampainya disana bik minah segera menyiapkan gurame asam manis yang telah dibeli bagas keatas sebuah piring. dan aku pun segera menyantap ikan itu dengan begitu lahap.

"emtt ini enak sekali mas"

"iya sayang, tapi makannya pelan-pelan ya, nanti kamu bisa keselek kalau makan secepat itu"

"iya mas"

1
Hera sasuwe
bagus ceritanya
Suriati Tombong
Dunia tak selebar daun kelor
lepaskan sj bagas
Suriati Tombong
lanjut . . .
Suriati Tombong
ceritax cukup menarik buat di simak
bunda nya adel
dirimu diriku kepadamu kepadaku,canggung bgt dialog nya,tp stdkx gratis lah😆
bunda nya adel
cpt bgt selesai dtg bulan nya😵
Ayu Suwarni
mantap
Ayu Suwarni
akhirnya
Ayu Suwarni
mantap
Renny Suningsih
ceritanya agak aneh gitu ya
🥀princes_novel❤️🥀
bagi ku brciuman itu tdk lah wjar dan dia mngrti agama shrs a GK bgtu donxz apa lgi bukan adik kandung... lw bisa Thor jgn blg Tuhan lah lbih baik Allah kn dia agama Islam psti Allah lw brdoa..
Vanesa Ninik
semudah itu memaafkn dia yg udah berbln² mnyakiti .ach hati malaikat bnget .anyelir seperti itu jugakh syang q ga bc smpe tamat kisah anyelir
Ika Astrie
Bagas seoran muslim yg taat agama .masa mau ciuman sama yg bukan mahrom nya .ngelantur deh thor
Ika Astrie
melarang plagiat tapi .cerita ini plagiat.dan jadi ngawur gini sih..klw Farah adik nya ko sampe ciuman hadeeuh
Silma Ramadani
q kok jd bingung sendiri y
Lisa Andriyana
Pun hny saudara angkat, g seharusnya melakukan hal semacam itu,, iuhh berciuman 🙈🙈 ajaran agama yg mn membolehkan hal macam itu,jika status mereka adlh saudara walaupun hny angkat. ingat laki2 & perempuan dewasa yg bercumbu sdh pasti akan kebablasan lah,, duh ada2 aja halu nya😁😁
Lisa Andriyana
Mirip bahkan mgkin persis dg novel tetangga 😁, bedanya disana sedikit lebih vulgar dan perbedaan pada latar pekerjaan tokohnya saja, tak apalah, coba ikutin dl cerita disini, krn yg di sebelah keputus bacanya hehehe😀
Uthie
Saya baca ulang lagi ini... udah baca sampai part sekian, mkn dl off dan gak up lagi .. jd pas liat lagi, ternyata sy sdh ada baca sampai sekian .. dan Krn ingin ingat lagi alur cerita nya, sy baca ulang dr awal lagi 👍👍👍😁
Joni Huam
author nya ngasal. buat cerita pemainnya ahli ibadah tp kelakuan nya ahli maksiat. harus sesuai sm kepribadian dong. ya walaupun gratis tp yg nyambung gitu napa.
Noni Kartika Wati
nah gitu dong Raisa jangan bodoh diduain diem aja dicuekin mau aja,,minggat yg jauh kalo bisa jgn sampai bertemu lagi sama sibagas
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!