JANGAN COBA COBA PLAGIAT
KALAU TIDAK MAU KENA PELANGGARAN HAK CIPTA... 😡
Gimana jadinya seorang pria yang menyandang status ceo, di perusahaan terbesar di asia, yang tegas,cuek ,galak jatuh cinta pada pandangan pertama dengan seorang gadis cantik yang magang di perusahaan milik keluarganya,...
akankah pria itu bisa memiliki hati gadis tersebut ?
Gadis cantik berambut panjang idaman para laki laki, yang kini sedang mengurus surat magang di perusahan sanjaya company, di perusahaan itu dia mendapatkan boss yang sombong dan galak, dan juga aneh, yg selalu bikin dirinya kewalahan dengan sifat dan sikap bossnya itu, padahal dia bisa saja magang di perushaan kakanya tapi dengan pendiriannya yang kuat, bahwa dia tidak ingin mendapatkan perlakuan istimewa jika magang di tempat sang kaka, karna itu dia memilih magang di perusahaan sanjaya company.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Vera Ferdina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
EPISODE 33
pelan pelan kinar membuka matanya, dan melihat vano sedang mencium bibirnya.
kinar begitu terkejut sehingga tanpa sengaja menggigit bibir vano.
"aawwwhh m kenapa malah gigitnya keras sekali" ucap vano menyentuh bibirnya yang terasa sakit.
"eehhhh... maaf yangg, aku gak sengaja" kinar merasa bersalah.
"kamu harus bertanggung jawab" kata vano menampilkan wajah mesumnya.
"tanggung jawab apaan dehh, orang aku gak ngapa ngapain kamu" kinar mencoba mengalihkan pandangannya dari tatapan vano.
"tanggung jawab soal ini" vano langsung mencium kinar dengan lembut.
kinar hanya diam tanpa membalas ciuman vano...
"buka mulut kamu dan balas ciuman aku sayang" bisik vano di telinga kinar dengan suara seraknya.
"van... ini di kantor" ucap kinar namun tak dihiraukan oleh vano.
vano terus ******* bibir kecil kekasihnya itu,
vano memegang tengkuk kinar agar memperdalam ciuman mereka.
kinar pun mulai terlena dan membalas ciuman vano dan mengikuti permainan vano.
saling mencecap, menghisap dan ******* bibir masing masing.
vano menyudahi permainan bibirnya dan beralih ke leher jenjang kinar mencium dan menghisap memberikan tanda miliknya
kinar menahan agar tidak mendesah...
"aku sudah gak tahan sayang" ucap vano terus mencium leher dan dagu kinar.
"van stop..... aku gak mau kita kelewatan batas sebelum menikah" kata kinar, menjauhkan wajah vano dari lehernya.
"maaf.. aku kelepasan" vano mulai menjauhkan tubuhnya dari kinar dan duduk di sampingnya.
"udah gpp kok..... aku juga salah" sahut kinar.
"aku janji bakal tahan sampai kita menikah" seru vano menatap lekat mata kinar.
"iya.. aku percaya kok yangg" jawab kinar.
"ayo kita makan siang di luar... pasti kamu udah laper kan"
"hemmm... aku laper nungguin kamu meeting lama banget" memanyunkan bibirnya.
"tidak usah manyun gitu" vano sangat gemas dengan bibir manyun kinar.
"ya udah ayo kita makan yangg" kinar langsung menarik vano keluar ruangan.
"woiiiiiiiii mau kemana kalian" teriak kenan yang baru sampai di lobi kantor vano.
"kak ken.... ngapain kesini?" ucap kinar penuh selidik.
"mau ketemu vano lah.. masa mau gym" sahut kenan melirik ke arah vano. " kalian mau kemana dari tadi gue tanya juga" ucap kenan lagi.
"gue mau ngajak kinar makan di luar" kata vano merangkuk pundak kinar.
"dek sisil gak di ajak?" tanya kenan
"ngapa lo nanya karyawan gue?" tanya vano
"diem lo" tegur kenan
"kenapa kak ken nanya sisil?" kini kinarlah yang bertanya.
"ya nanya aja.. kaka gak mau jadi obat nyamuk kalau ikut kamu sama vano" ucap kenan.
"yang suruh lo ikut siapa?" tanya vano menaikan satu alisnya
"gue sendiri yang mau ikut" jawab kenan acuh
"udah udah.... aku udah chat sisil dia bakal nyusul sekarang kesini" lerai kinar.
"ada hubungan apa kenan sama sisil yangg?" bisik vano di telinga kinar.
"aku juga gak tau sih.... tapi menurut aku kak ken tertarik sama sisil" bisik kinar.
"ngapain kalian bisik bisik kaya gitu" tanya kenan
"dihhhhh kepo amat" sinis kinar
saat mereka asik saling meledek satu sama lain, sisil datang langsung bergelayut di lengan kinar.
"kinar gue dateng" teriak sisil
"sekarang yang lo tunggu udah dateng kan, ayo kita pergi" ajak vano menarik kinar dari sisil.
"ayo.." kenan langsung menarik sisil untuk semobil dengannya.
sisil tersentak saat kenan menarik tangannya tiba tiba.
"kenapa kak ken menarik tanganku" tanya sisil.
"kamu sama aku dan vano sama kinar" ucap kenan.
"kita mau kemana?" tanya sisil
"double date" kata kenan singkat.
"bukannya double date untuk pasangan kekasih ya... kenapa kak ken mengajak aku" tanya sisil lagi.
"kamu cerewet sekali sisil.... ikut saja kemana kami pergi" jawab kenan sedikit kesal.
sisil ingin bertanya lagi namun kenan sudah menyelanya.
"diam" kata kenan menatap tajam sisil.
sedangkan di mobil vano... kinar sedang memikirkan hubungan kakanya dan sisil.
"kamu kenapa" tanya vano
"aku lagi mikir kak ken beneran naksir sisil apa gak" kata kinar.
"kita liat saja kedepannya kaya apa... jangan terlalu kamu pikirin yangg" ujar vano mengelus kepala kinar.
HAY GUYS 🙋♀️🙋♀️🙋♀️🙋♀️
MAAF BILA MASIH ADA TYPO BERTEBARAN YA 🙏🙏🙏
JANGAN LUPA FOLLOW, VOTE DAN LIKE JIKA KALIAN SUKA DENGAN CERITAKU 😁
JANGAN LUPA JUGA BACA NOVEL AKU YANG JUDULNYA :
WANITA PEMIKAT HATI
KINAN DAN VANDO
THANK YOU 🙏🙏🙏❤️❤
Jesika berulah lg