NovelToon NovelToon
CINTA BERKALANG KABUT

CINTA BERKALANG KABUT

Status: tamat
Genre:Balas Dendam / Tamat
Popularitas:123.3k
Nilai: 4.8
Nama Author: Henny

Hidup Aina seperti diselimuti kabut yang tebal saat menemukan kenyataan kalau Fatar, lelaki yang dicintainya selama 7 tahun ini meninggal dalam sebuah kecelakaan mobil. Namun Fatar tak sendiri, ada seorang wanita bersamanya. Wanita tanpa identitas namun menggunakan anting-anting yang sama persis dengan yang diberikan Fatar padanya. Aina tak terima Fatar pergi tanpa penjelasan.
Sampai akhirnya, Bian muncul sebagai lelaki yang misterius. Yang mengejar Aina dengan sejuta pesonanya. Aina yang rapuh mencoba menerima Bian. Sampai akhirnya ia tahu siapa Bian yang sebenarnya. Aina menyesal karena Bian adalah penyebab hidupnya berada dalam kabut.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Henny, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Paman Bara

Lelaki tampan berusia 37 tahun, adik bungsu dari Sahrul Wijaya kini memasuki ruangan rumah sakit. Ia nampak menawan dengan gambut yang disisir rapi menggunakan pomade, jas berwarna abu-abu dengan sepatu mengkilat, kacamata hitam yang bertengger di hidung mancungnya.

"Paman.....!" Aina langsung berlari dan memeluk adik bungsu papanya itu dengan linangan air mata.

"Jangan menangis, Ai. Nanti kamu mengotori jas paman. Ini jas baru lho."

Aina memukul lengan kokoh sang paman yang nampak terkekeh melihat wajah cemberut ponakannya.

"Paman dari mana saja sih? Kenapa baru datang?" tanya Aina setelah keduanya selesai melihat keadaan papanya Aina yang masih saja koma.

"Kamu kan tahu, sudah 6 bulan paman ada di Amerika. Paman punya bisnis yang sangat menguntungkan di sana."

"Bisnis saja terus tanpa memikirkan masa depan paman."

"Lho, masa depan paman jelas, kok. Paman adalah pengacara termahal di negara ini. Properti paman sudah banyak di Bali, Lombok, Medan. Ditambah lagi sekarang di Amerika."

"Maksud aku, paman belum juga menikah. Paman hanya menghabiskan waktu paman dengan pacaran melulu. Ada artis, penyanyi, fotomodel"

"Jangan kepo dengan kehidupan paman. Sekarang ceritakan bagaimana keluarga kalian bisa seperti ini?" tanya Bara mengalihkan pembicaraan.

Aina menceritakan semuanya termasuk dengan kecurigaan Arya tentang kecelakaan papa dan mamanya serta keterlibatan Emir yang ternyata bernama Fabian.

"Jangan dulu bercerai dari Emir, Ai. Kamu harus mendapatkan titik lemah dari lelaki itu dan membalas semua sakit hatimu."

"Aku sudah tidak tahan setiap kali melihatnya, paman."

Bara menatap ponakannya sambil tersenyum. "Sudah tidak tahan atau sebenarnya kamu kangen dengan pelukan hangatnya? Emir itu kelihatan lelaki yang hebat di atas ranjang."

"Paman!"

"Paman mengerti dengan apa yang kamu rasakan. Memang tidak mudah berhadapan dengan lelaki yang sudah menyentuhmu sampai sedalam itu. Kamu bahkan menikmati keintiman kalian. Apalagi kalau kamu sudah membuka hatimu untuknya. Tidak mudah bagi seorang gadis tanpa pengalaman sepertimu melupakan lelaki brengsek yang punya sejuta pengalaman itu."

"Paman, berikan aku uang 2 miliar agar aku bisa berhenti dari perusahaan itu."

"Ai, jangankan 2 miliar. 5 miliar pun paman masih sanggup memberikannya padamu. Namun saat kamu memberikan uang itu semuanya sudah selesai. Kamu cantik, menarik, lebih muda dari Terre istrinya Emir. Gunakan pesona mu untuk membalaskan semua sakit hatimu."

"Paman, aku nggak mau ada dendam lagi. Yang aku inginkan adalah memulihkan perusahaan papa."

Bara menarik napas panjang dan menghembuskannya perlahan. "Paman sudah menyelidikinya selama 3 hari ini. Sangat sulit memulihkan perusahaan papamu yang kini sudah ada di tangan keluarga Badem. Apalagi dengan hutang papamu yang sangat banyak."

Aina mendesah resah. "Paman, bagaimana ini?"

"Tenangkan dirimu, sayang. Paman akan membantu kalian dengan semua kemampuan yang paman miliki."

"Selamat malam.....!"

Aina dan Bara sama-sama menoleh ke arah pintu masuk. "Eh, Putri."

Putri tersenyum. Ia masih memakai pakaian kerjanya dan terlihat begitu elegan dengan sepatu hak tingginya.

"Ai, aku membawakan makanan untukmu." kata Putri sambil menyodorkan tas berisi kue itu.

Bara membuka kacamatanya. Ia mengerutkan dahinya. "Ini Putri teman Aina sejak masih bocil kan?"

"Iya paman. Putri ini yang waktu kecil sangat suka dengan paman Bara." ujar Aina jadi ingat masa-masa SMP mereka.

Wajah Putri jadi merah mengingat kegilaannya dulu yang suka sekali datang ke rumah Aina hanya karena ingin melihat paman Bara.

"Aina..., itu kan dulu." Putri jadi malu.

Bara memperhatikan Putri. "Kamu dulu tingginya hanya sebatas pinggang aku. Kok sekarang bisa setinggi ini?" Bara ingat dulu Putri bahkan lebih pendek dari Aina.

"Paman, orang kan selalu bertumbuh. Putri itu hobby berenang. Pernah jadi anggota paskibraka. Hampir saja melamar jadi polwan namun karena mengingat harus meneruskan bisnis keluarga, terpaksa deh kuliah di ekonomi." Aina dengan bangga menunjukan kelebihan sahabatnya. Tinggi badan Aina yang hanya 167cm, tentu jauh berbeda dengan Putri yang memiliki tinggi 174cm. Tentu kelihatan pas dengan paman Bara yang memiliki tinggi 182cm.

"Dulu kamu kelas berapa ya, saat aku masih tinggal di rumah kakakku?" tanya Bara.

"Masih kelas 1 SMP, paman. Kalau sekarang Putri sudah 25 tahun. Sudah memiliki pacar." Aina mengingatkan pamannya saat melihat tatapan kagum sang play boy itu pada temannya.

Putri menatap protes ke arah Aina. Bukankah Aina tahu bahwa minggu yang lalu ia baru saja putus dengan pacarnya?

Mereka bertiga pun menikmati kue yang Putri bawakan sambil menikmati kopi di cafe rumah sakit.

Bara memperhatikan Putri. Kulit gadis itu memang tak seputih Aina. Namun ia memiliki dagu belah yang membuat kecantikannya berbeda. Matanya besar dan bulat. Bibirnya tebal menggoda. Leher jenjangnya nampak seksi saat ia mengikat rambut panjangnya karena suasana cafe yang agak panas.

Bara sedikit mengkhayal bagaimana manisnya bibir itu dicium, dan bagaimana nikmatnya ketika ia akan mencium leher itu. Namun pengacara tampan itu buru-buru menggeleng saat membayangkan kalau itu adalah sahabat baik ponakannya yang usianya 12 tahun lebih muda darinya.

Putri pun diam-diam melirik pria tampan yang dulu sangat disukainya itu. Cinta monyet yang dulu membuat Putri menangis saat melihat Bara dan pacarnya berciuman di taman belakang rumah Aina.

Bara masih seperti dulu, tampan, gagah, seksi dan menggoda. Putri segera memalingkan wajahnya. Bahaya jika ia berlama-lama menatap pria dewasa itu.

**********

Fabian terkejut melihat siapa pria yang turun dari mobil yang menghadang mobilnya di depan. Lelaki itu pun ikut turun dari mobil.

"Aku pernah bilang sama kamu saat aku menikah kan mu dengan ponakan ku. Jangan pernah sakiti Aina karena dia baru saja terluka. Namun ternyata kamu sudah merencanakan untuk menyakitinya saat menikah dengannya." satu bogem mentah melayang di perut Fabian membuat lelaki itu meringis sambil memegang perutnya. Belum juga ia sempat berdiri tegak, Bara sudah menghadiahkan satu bogem lagi di wajah pria itu. Sudut bibir Fabian langsung mengeluarkan darah.

Bara kemudian mengibas-ngibaskan tangannya yang ia pakai untuk memukul Fabian.

"Kamu lelaki brengsek yang nggak punya perasaan. Aku akui, aku juga lelaki yang suka dengan banyak wanita. Namun aku tak pernah hadir memberikan janji dan cinta pada mereka. Karena aku tahu, wanita akan mudah takluk dengan perhatian dan kata cinta lelaki." Bara menarik kaos yang Fabian gunakan. "Kamu tahu, Aina itu mutiara. Dan kamu membuang mutiara hanya karena Terre yang bukan siapa-siapa. Asal kamu tahu saja ya Fabian alias Emir. Terre itu kehilangan kesuciannya karena aku."Ujar Bara lalu segera pergi dari sana dengan mobilnya. Fabian terduduk lemas di atas aspal. Ia merasa agak pusing karena pukulan Bara. Tentu saja pukulan itu sangat keras karena Bara suka dengan olahraga tinju dan karate. Untung saja lelaki itu masih bisa menahan dirinya untuk tak mematahkan tangan Fabian.

***********

"Kamu kenapa? Ada apa dengan wajahmu yang memar? Siapa yang sudah memukul kamu?" tanya Terre melihat suaminya yang pulang dengan wajah yang berdarah.

"Jangan pedulikan aku!" Fabian dengan kasarnya mendorong Terre.

"Bian....!" Terre terkejut karena Fabian mendorongnya dengan kasar. Pada hal selama ini Fabian sangat lembut padanya.

"Fabian terus melangkah ke kamar. Ia membuka baju dan celananya dan segera menuju ke kamar mandi. Lelaki itu mengguyur tubuhnya dengan air dingin sekalipun ia merasakan perih pada lukanya.

"Bian....!" Terre mengetuk pintu kamar mandi namun suaminya itu tak mau membukanya.

Saat Fabian keluar dari kamar mandi, Terre segera mendekatinya. "Ayo kita ke dokter!" katanya saat melihat ada memar juga di bagian perut Fabian.

"Aku tak butuh dokter!" Fabian segera mengenakan pakaiannya.

"kamu mau kemana? Katakan siapa yang sudah memukul kamu seperti ini?" tanya Terre. Ia kelihatan sangat khawatir. Terre sangat mencintai Fabian dan ia tak mau suaminya itu terluka.

"Kamu mau tahu siapa yang sudah membuatku terluka?" Fabian tertawa keras. Nampak kalau ia terbakar cemburu. "Lelaki itu mengakui kalau dialah yang tidur denganmu pertama kali."

"Bara?" tanpa sengaja Terre mengucapkan nama itu.

"Ya. Ternyata memori mu masih sangat kuat mengingat namanya. Dia memang bernama Bara. Pamannya Aina. Ini suatu kebetulan yang manis kan?" Fabian segera pergi setelah mengambil kunci mobil dan ponselnya.

Terre terpaku di tempatnya berdiri. Bara adalah pamannya Aina?

***********

Kebetulan yang manis kan Terre?

Selanjutnya, apakah paman Bara yang play boy itu akan jatuh cinta pada pesona Putri yang menggoda?

1
Chen Gie Pratiwi
hallo thooorr,,,setelah skian purnama aku kmbali lagi baca karya mu,,🤭🤭
selalu suka sama karya nya,,
Enny Olivia: selamat datang kembali semoga suka
total 1 replies
falea sezi
aina kok jd bodoh
falea sezi
orang tua oon
suryanifitrie1312 suryanifitrie
Kecewa
Bahari Sandra Puspita
finally happy ending.. 🎉🎉🎉
dari awal emang udah sreg Aina sama Emir..
ya walaupun ternyata kaget jg waktu tau kenyataan yg sebenarnya kalo Emir itu suaminya Terre..
selama baca bab per bab, masih berharap kalo Emir itu cuma saudaranya Terre..
tapi ternyata emang beneran suaminya..

trus pas Emir dinyatakan meninggal, wah syok banget, rasanya gak percaya dan berharap mak othor cuma ngeprank..
terus baca, akhirnya sampai Aina mau nikah sama Arya..
masih berharap Emir tetap hidup, secara kan ciri khas mak othor tokoh utama prianya mesti ada bau2 bulenya..
tapi sampai Aina dan Arya melakukan penyatuan, pupus sudah harapan..
ternyata eh ternyata, emang mak othor beneran ngeprank..
Alhamdulillah Emir masih hidup walopun harus banyak drama demi mengelabui Terre waktu itu dan wajahnya jg sedikit berubah..

dan syukur alhamdulillah akhirnya semua tokoh mendapatkan kebahagiaannya masing2..
pasangan paling fenomenal benernya Putri dan Paman Bara..
dari yg gak mau berkomitmen berubah jadi bucin abis.. wkwkwk..

mak othor keren banget deh ceritanya..
alurnya bener2 gak bisa ketebak langsung..
semoga sehat selalu ya mak..
tetap semangat dan semoga sukses selalu..
💪🏻😘🥰😍🤩🙏🏻💕
Bahari Sandra Puspita: selalu suka dan sudah baca semua novelmu mak..
tetap semangat berkarya ya mak..
maaf kalo belum total ngedukungnya.. 🙏🏻
palingan cuma bisa like tiap bab dan komen dikit2..
total 2 replies
gia nasgia
Akhirnya kabutnya benar"pergi😘🥰🥰🥰terimakasih kak Hen sdh buat Aina dan Emir Bahagia 😘😘👍Aku lanjut dgn karya yg baru ✌
rinny santoso
hemmm ini yg di tunggu Terima kasih mami.... happy ending aina emir setelah kabur berlalu...
Terima kasih atas suguhan karya mami yg selalu bikin emosi naik turun.... selalu bikin penasaran pembaca... sekali lg Terima kasih mami... love sekebon🥰🥰🥰🥰🥰
altanum
benar2 ceritanya tidak dapat diprediksi.salut sama alurnya thor....
meski penuh misteri tapi ceritanya bagus banget.demgan tatabahasa yg epik dan 3nak dibacanya...
terus semangat berkarya thor ❤️ ❤️ ❤️
Enny Olivia: terima kasih sudah membaca novel aku.
semoga suka dgn cerita yang selanjutnya
total 1 replies
Triana Oktafiani
kereennnn
tintiin21
akhirnya kabut gelap itu hilang dan berganti dengan kebahagian utk Aina&Emir.. 😍😍😍 semoga kalian rukun dan bahagia sll bersama semua kel... 🤗🤗🤗🤗
Makaristi
trmksh thor..
happy ending nya aina & emir beserta anak2 mereka..
karya2 mu sll end dng baik & sempurna..
sll di runggu dng cerita2 yg sngat sll menarik 🥰😘
Apriyanti
terimakasih Thor ,, endhing nya bagus bgt sampe Aina punya anak LG,,semangat trus Thor,,di tunggu karya² mu yg baru 😘🙏💪
Wasista Mustika S.
Cerita yang bagus dan enak dibaca... Gak bertele² alur dan bahasanya..
Kinara Widya
terima kasih kak...🥰🥰🥰🥰
Eka ELissa
mksih Mak cerita nya bgus bgt....
Eka ELissa
Ahir nya ai bhgia dgn orang yg tepat....
Meylan Basiru
Mamy, kpn cerita aina sama. emir akan di lanjutkan lagi? apa sdh tamat atau blm? di tunggu kelanjutan aina sama emir apa happy ending...
gia nasgia
Kak Hen 😘😘😘untuk kebahagiaan Aina dan Emir juga Arya dan Safana, siap kepoin karya selajutnya Othor 😍✌
gia nasgia
kasihan juga lihat Arya yg mencintai Aina dgn ugal-ugalan tapi kayaknya Arya jodohnya Safana, jangan bohongi hati kecil mu Aina apalagi ada Aiyman yg jadi pengikat kamu dgn Emir
siswati etty
hhhhh...jd ikut lega masing2 udah dapat jodohnya meski harus muter2 dl
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!