"Maaf, aku tidak bisa mengkhianati mendiang istriku. Apakah kau ridho jika menjadi istri yang tidak tersentuh? Kalau setuju, ayo kita menikah!" Dave Matthews ( Ex Mafia Black Hawk )
Sekar adalah korban pelecehan ketika gadis itu mencari kerja di kota. Ia menjadi korban penipuan sehingga tak tau kalau ternyata di jual pada seorang Casanova.
Sekar berhasil kabur dan kembali pulang ke desanya. Sayang, gadis belia itu membawa serta benih yang sama sekali tak ia harapkan hadir di dalam rahimnya.
Kenyataan hamil di luar nikah, membuat Sekar putus asa dan berakhir depresi. Sampai seorang pria mualaf yang merupakan mantan mafia bersedia menikahinya.
Sekar menjadi istri yang haram untuk di sentuh sampai ia melahirkan bayi perempuannya.
Dapatkan Sekar, menimbulkan percikan cinta di hati seorang Dave, yang mati bersama jasad mendiang Anne?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon chibichibi@, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 33. Sel tahanan untuk Darren
Tembakan yang di arahkan oleh Darren meleset ke sembarang arah. Semua itu karena Max melemparkan batu dengan jurus yang tepat mengenai pergelangan tangan si tukang rusuh itu. Darren pembuat onar.
Senjata api tersebut terpental cukup jauh dan polisi segera mengamankan senjata miliknya itu. Dua pria berseragam khusus dari instansi pelayanan masyarakat itu pun kembali membekuk Darren.
Menyeretnya ke dalam mobil dan sama sekali tidak mempedulikan protes yang Darren keluarkan sejak tadi. Dia terus saja berteriak dan memperlakukan dirinya sebagai korban. Padahal bukti-bukti sudah jelas jika dirinya yang sengaja datang untuk membuat keonaran dan mengakibatkan keresahan.
Darren bahkan telah melukai banyak orang. Hampir saja kelakuannya barusan berakibat fatal. Kalau saja Max tidak bertindak secepat itu. Kemnapuannya ternyata belum punah.
''Lepaskan aku! Aku tidak bersalah! Kalian tidak bisa menangkap ku sembarangan! Aku ini anak mantan pejabat tau!'' Darren terus meneriakkan protesnya terus-menerus seraya meronta dari himpitan sengaja kedua polisi itu.
'DIAM KAU! Kau tau tidak, kalau tuntutan terhadapmu ini berlapis dan akan membuatmu cukup lama menginap di dalam jeruji besi!'' bentak salah satu polisi itu sambil mengerjakan bahu Darren agar dia diam.
''Kalian takkan bisa menjebloskan saya ke penjara! Saya itu kebal hukum!'' teriak Darren lagi dengan semakin arogan.
'Bapak kau kebal hukum!'' akhirnya salah satu polisi membungkam mulut Darren dengan solatip besar
Sementraa Darren di proses pihak yang berwajib, Max dan dave dengan gesit mengklarifikasi kejadian yang cukup menggegerkan para warga pesantren itu.
Tentu saja dengan di bantu oleh kepiawaian seorang ustadz Zayn dalam menyampaikan kata-kata bijak serta mampu menangkan hati para orang tua santri dan santriwati yang resah.
Sekar bisa merasa tenang sekarang. Ia pun merasa sangat bersyukuer karena berada di sekeliling orang-orang yang sangat paham bagaimana cara memanusiakan manusia.
Tak ada satupun yang menghakiminya dalam kejadian ini. Semua orang kompak dalam menjaga kewarasannya sebagai ibu yang baru melahirkan bayinya. Semua orang paham bahwa berasa di posisi Sekar tidaklah mudah. Semua orang mengerti bahwa tidak ada seorang pun yang menginginkan kejadian buruk menimpa hidupnya.
Sekar bukan wanita kotor dan itu terus di pertegas oleh Dave terhadap siapapun. Sekar hanyalah korban dari manusia berhati iblis.
Karenanya, Dave berjanji pada dirinya sendiri bahwa ia akan melimpahkan hukum yang setimpal terhadap penjahat itu.
Semua orang terutama Dave memberikan dukungan pada Sekar untuk menuntut keadilan hukum terhadapnya. Sebab penjahat seperrti Darren tidak bisa di biarkan melenggang bebas begitu saja.
Di karenakan Sekar akan mendatangi kantor polisi beberapa kali untuk berita acara penangkapan, maka Dave berusaha untuk selalu beradadi sisinya. Di sinilah Sekar semakib merasa bahwa keberuntungan dan kebahagiaan kini berpihak padanya. Tak ada lagi alasan baginya untuk mereatapi kejadian masa lalu yang menimpanya dan terus berbekas di masa depan.
''Tenanglah. Teruslah tersenyum dan berbahagia seperti ini. Allah menghadirkan masalah dan setiap kejadian dalam hidup kita tak lain sebagai bentuk ujian kesabaran dan ketaqwaan. Aku yakin kamu pasti akan mampu melewati ini semua dengan ikhlas.'' ucap Dave begitu lembut pada istrinya. Hingga Sekar terlihat menyeka butiran kristal bening yang hendak lolos dari ujung matanya.
''Allhamdulillah, Mas. Sekarang tak ada alasan bagiku untuk merasa terpuruk apalagi menyerah. Karena aku punya kamu yang selalu ada di sini untuk aku dan Khanza.'' Sekar
Berkata sembari menyusut air matanya. Entahlah bagaimana nasibnya maupun Khanza kalau bukan Dave yang menajdi suaminya. Menariknya dari keterpurukan dan keadan yang hampir putus asa.
''Nah, begini dong. Ini baru bungaku yang cantik dan selalu harum,'' puji Dave sambil sesekali mengendus rambut Sekar yang ia belai dengan jarinya.
Memang, semenjak ia bersama Sekar, istrinya itu selalu pandai dalam menjaga kebersihan tubuhnya. Apalagi Dave adalah tipikal pria yang perfeksionis dan suka kebersihan serta kerapihan. Selama bersamanya Sekar tidak pernah bau sama sekali. Dave bahkan belum pewrnah mencium aroma kentut istrinya itu. Sampai dia heran, apakah Sekar ini tidak pernah buang angin?
AH, kau ini Dave ada-ada saja. Bisa masuk rumah sakit kalau istrimu itu menyimpan gas beracunnya itu di dalam perut.
Sekar tak mampu menyembunyikan rona pada kedua pipinya ketika mendapatkan pujian manis itu dari suaminya.
''Mas bisa saja. Apa kamu sedang menginginkannya sehingga memujiku?'' tanya Sekar sengan tatapan curiga yang bagi Dave sangat menggemaskan.
''Kamu ternyata sangat peka sayang. Bolehkan, selagi Khanza pulas?'' tanya Dave takut-takut. Karena ia bukan pria yang suka memaksa kan kehendaknya sekalipun nia terhadap istrinya sendiri.
''Tentu saja boleh, Mas. Jujur saja, saya merindukan kenikmatan itu. Mungkin saya bisa melepas semua kekhawatiran dalam hati dengan relaksasi penuh hasrat dan cinta,'' goda Sekar dengan tatapannya yang penuh harap serta rindu.
Tentu saja ucapannya itu menerbitkan senyum lebar di wajah Dave yang justru semakin terlihat muda semenjak ia menikah lagi. Padahal Dave sudah kepala lima dengan satu cucu.
Dave mengabulkan harapan dan keinginan Sekar dengan membuat istrinya itu melayang berkali-kali. Hingga Khanza bangun dan keduanya masih berpelukan dalam keadaan polos tanpa sehelai benang. Hanya selimut tebal yang menutupi aurat keduanya. Walaupun Khanza masih bayi,tidak lantas membuat mereka berhubungan badan sesukanya tanpa mengindahkan adab.
Dave pun selalu mengingatkan Sekar agar tidak mengeluarkan suara sensualnya dengan terlalu kencang. Walaupun ia menyukai itu karena dapat semakin meningkatkan geloranya. Akan tetapi sekali dia tetap memikirkan adab dalam berjima'.
Dave memberikan Sekar kesempatan untuk membersihkan tubuhnya lebih dulu. Dan ia memutuskan untuk memperhatikan bayinya itu tanpa menyentuhnya. Karena keadaannya yang sedang junub.
Kecuali jika khanza menangis. Ia akan menggendongnya dengan alas.
Sejak kejadian itu Dave sama sekali tidak meninggalkan Sekar maupun membiarkannya mengurus Khanza seorang diri. Ia tak istrinya itu kelelahan sehingga hal tersebut akan memudahkan datangnya rasa tertekan itu kembali.
Dave pun yang selalu menemamni Sekar datang ke kantor polisi. Memberikan dukungan terbesarsehingga Sekar merasa percaya diri dan mampu menghadapi semua hal yang akan terjadi di hadapannya. Termasuk tatapan sinis orang-orang yang menilainya buruk. Karena kita tak bisa memastikan semua penilaian manusia akan baik pada kita. Apalagi stigma yang sudah terlanjur tercipta dalam masyarakat kita.
Jika Dave terpaksa sibuk dan harus meninggalkan istrinya maka ia akan membawa ibu mertuanya ke rumah . Atau akan mengantar Sekar ke kediaman putri mereka.
*
*
''Papi harus segera bebaskan aku dari sini! Aku bellum sempooat melihat putriku! Aku harus merebutnya dari perempuan sialan itu!'' Darren terlihat mengamuk ketika Wijaya membesuknya di sel tahanan. Pria itu nyatanya tidak bisa melakukan apapun untuk putranya iytu. Karena wijaya pun mendapatkan ancaman yang membuatnya berpikir ribuan kali.
''Dasar anak bodoh. Gila! Seharusnya kau menggunakan otakmu dengan benar. Kau ini menyusahkanku saja!'' hardik wijaya kesal.
Di luar dugaan, Darren mendekat padanya dengan tatapan tajam. Kemudian ....
''Arrgghh! Apa yang kau lakukan padaku anak kurang ajar!''
sama sini hujan trs,,,,,ni kopi buat teman nls biar cpt u🤣💞💞
males update jadinya 🥲
masih setia menunggu