NovelToon NovelToon
Sang Penggoda Dari Desa

Sang Penggoda Dari Desa

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikahmuda / Duda / Cintapertama / Berbaikan
Popularitas:68.9k
Nilai: 5
Nama Author: Anny Djumadi

Karena keadaan keluarganya, Arimbi ingin membawa ibu dan neneknya pindah ke tempat baru yang di mana tidak ada orang yang tahu asal mereka. Tentu semua itu membutuhkan biaya yang cukup besar. Sampai suatu saat tawaran datang dari seorang gadis kaya yang menjanjikan uang yang menggiurkan, membuat Arimbi pergi ke kota dan nekat menerima tawaran itu. Apa yang selanjutnya terjadi dengan Arimbi gadis cantik dan polos yang berasal dari desa itu?
Hati-hati ya, ceritanya bikin sakit perut.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Anny Djumadi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tetap jadi Honeymoon

"Kau siapa?" tanya Hugo menarik tangannya yang digenggam Arimbi begitu sadar. Sedangkan Arimbi sendiri duduk tertidur dengan kepalanya di atas tubuh Hugo yang tertutup selimut. Mendengar suara Hugo, Arimbi langsung bangun.

"Akhirnya kak Hugo sadar juga! Apakah ada bagian tubuh kak Hugo yang sakit?! Apakah kak Hugo lapar?" tanya Arimbi penuh perhatian.

"Maaf! Kamu siapa?" tanya Hugo dengan dahi berkerut sambil memijat kepalanya dengan salah satu tangan yang bebas.

"Aku Arimbi! Kak Hugo masak tidak mengenal ku? Jangan bercanda kak!" sahut Arimbi yang mengira Hugo berlagak tidak mengenalnya.

"Arimbi? Arimbi?" gumam Hugo mencoba berpikir sambil memegang kepalanya, dan tampak wajah Hugo yang meringis seperti menahan rasa sakit.

"Sudah kak, kalau tidak ingat pada ku jangan dipaksakan! Jangan membuat kak Hugo tambah sakit hanya gara-gara mencoba mengingat ku. Ayo, istirahat lagi kak!" ujar Arimbi sambil mendorong lembut Hugo agar kembali ke posisi tidurnya. Hugo kali ini menurut karena kepalanya yang terasa sakit ketika berpikir. Tetapi Hugo menatap Arimbi dengan lekat.

Siapa perempuan ini? Kenapa begitu lembut dan memperhatikan ku? Cantik sekali, seperti bidadari! pikir Hugo dalam hati yang kembali memperhatikan Arimbi dengan lekat. Tampak Arimbi memperhatikan tangannya yang diinfus dengan seksama, Arimbi khawatir karena pergerakan Hugo, infus itu terlepas. Setelah itu Arimbi mengelus tangan Hugo dengan lembut.

"Istirahat dulu kak Hugo, jangan pikirkan macam-macam agar lekas sembuh. Sebentar lagi papa dan mama sudah sampai," ujar Arimbi berusaha menenangkan Hugo. Kali ini Hugo tidak berkata apa-apa tapi Hugo menurut, bahkan Hugo membiarkan Arimbi menggenggam tangannya. Padahal kalau biasanya pasti Hugo akan berkata kalau Arimbi jangan suka menggoda. Hugo sendiri merasa lebih tenang saat Arimbi menggenggam tangannya, jadi Hugo tidak mengajukan protes lagi. Hugo hanya menatap Arimbi dengan seksama.

*********

Clara datang kembali bersama ibu dan ayahnya. Saat ketiga orang itu datang, Hugo bisa mengenal ketiganya, ayah, ibu Clara dan juga Clara.

"Pa, siapa Arimbi ini?" tanya Hugo pada Fernandez, membuat Fernandez matanya melebar.

"Kau lagi gak sedang main-main kan? Memang perempuan mana yang menjaga mu saat kau sakit kalau dia bukan istri mu?" tanya balik Fernandez yang merasa aneh. Saat dia masuk, dia melihat kedekatan antara Hugo dan Arimbi. Arimbi terlihat tengah menggenggam tangan Hugo, dan Hugo juga terlihat nyaman-nyaman saja. Tetapi mengapa anaknya malah tidak tahu siapa Arimbi?

Arimbi sendiri juga kaget, dia baru sadar ternyata Hugo benar-benar tidak mengenalnya.

Pantas saja dari tadi dia menurut dan tidak berkata jelek tentang aku lagi! Apakah kecelakaan membuat dia lupa pada ku? pikir Arimbi yang mulai sadar kalau Hugo lupa padanya.

"Aku panggil dokter dulu pa! Jangan-jangan kak Hugo amnesia pa!" ujar Clara kalang kabut. Fernandez langsung mengangguk setuju.

"Jangan khawatir mas! Mungkin hanya baru sadar, nanti juga ingat lagi. Buktinya Hugo mengenal kita!" ujar Ibu Clara memijit punggung Fernandez menenangkan.

"Kau yang sabar ya Arimbi! Hubungan kalian sangat baik, pasti Hugo akan segera mengingat mu!" hibur ibu Clara.

Aku malah senang kak Hugo yang saat ini, dia tidak segalak biasa dan tidak banyak protes dengan apa yang aku lakukan! ujar Arimbi tentu hanya dalam hati, sambil melemparkan senyum pada ibu Clara dan mengangguk.

Hugo sendiri terlihat bingung dan menatap lekat Arimbi yang sudah berdiri karena memberikan kursinya untuk diduduki Fernandez.

Kapan aku menikahi perempuan ini? Mengapa aku tidak jadi menikah dengan Fani? Tapi aku sepertinya menyukai dia juga, saat dia menjaga ku tadi aku merasa tenang, dan sepertinya aku juga suka padanya, pikir Hugo yang masih tidak memindahkan pandangannya, sampai membuat Arimbi menjadi salah tingkah.

*********

Dokter yang datang memeriksa Hugo juga merasa aneh dengan keadaan Hugo.

"Harusnya tidak sampai amnesia. Tuan Hugo hanya mengalami benturan di kepala. Bisa jadi ini hanya amnesia disosiatif, hanya jangka pendek saja. Dan penyebabnya memang bisa karena benturan tapi bisa juga karena Tuan Hugo sedang stress atau tidak bisa menerima suatu kejadian yang tiba-tiba. Maaf ya, apakah sebelum kecelakaan Tuan Hugo sedang ada masalah.....? Mungkin dengan Bapak atau ibu, atau mungkin dengan istri Tuan Hugo?" tanya Dokter itu dengan ragu dan perasaan tidak enak. Sebenarnya itu hal yang privasi, tapi untuk mengetahui sakit pasiennya, Dokter itu tetap harus menanyakannya. Bahkan sang dokter mengajak Fernandez dan ibu Clara keluar untuk membicarakannya. Clara yang kepo tentu tidak tinggal diam, Clara langsung mengikuti ketiga orang itu tanpa disuruh, meninggalkan Arimbi dengan Hugo di kamar.

"Yang di dalam istrinya dok! Dokter lihat sendiri kalau hubungannya dengan istrinya baik-baik saja. Sedangkan dengan kami harusnya tidak masalah. Bahkan Hugo baru saja menikah dan besok mau pergi Honeymoon, jadi dia juga sedang cuti, dok. Harusnya juga tidak ada masalah dengan pekerjaan" sahut Fernandez .

Dokter Hendy akhirnya mengangguk dan menghela nafas.

"Jangan khawatir Tuan Fernandez, nanti akan kita teliti lagi. Akan kami berikan vitamin untuk membantu daya ingat otak Tuan Hugo. Kalau dia masih mengenal Tuan dan semuanya, sepertinya hanya sementara saja dan tidak lama lupa ingatannya Tuan. Mungkin hanya shock saja, paling tidak lewat sebulan ingatannya sudah akan kembali lagi semua. Walau tidak mengenal istrinya, hubungan nya dengan istrinya terlihat sangat baik," ujar sang Dokter yang kembali melihat dari kaca di pintu ruangan. Terlihat Arimbi yang masih duduk dan kini tengah memijat kaki Hugo yang terbentur. Sedangkan Hugo terlihat tengah menatap ke Arimbi.

"Kalau keadaannya seperti itu dan mereka berinteraksi terus, pasti Tuan Hugo akan segera mengingat istrinya. Apalagi hubungan Tuan Hugo dan istrinya terlihat sangat baik," ujar Dokter Hendy dengan yakin.

"Baiklah kalau begitu dok, terimakasih," ujar Fernandez mau tidak mau menerima keadaan Hugo, lagipula tidak terlalu parah. Dan benar kata dokternya, walaupun tidak ingat Arimbi, hubungan Arimbi dan Hugo memang terlihat baik.

Hanya Clara yang otaknya mulai berputar mendengar hal itu dan mulai merencanakan trik lain.

Aku harus menggunakan kesempatan ini untuk membuat kak Hugo melupakan si Fani selamanya! Kalau perlu tidak berhubungan lagi! pikir Clara yang akhirnya memilih masuk kembali ke ruangan Hugo sebelum Arimbi keterlepasan bicara.

**********

"Arimbi, kau tahu di mana ponsel ku? Tolong ambilkan!" ujar Hugo tiba-tiba ingin melihat ponselnya.

Siapa tahu aku bisa mengingat sesuatu. Siapa tahu aku ada menghubungi seseorang sebelum kecelakaan! pikir Hugo yang penasaran saat terakhir membawa mobil dia sedang hendak pergi ke mana. Sedangkan saat dia bertanya pada Arimbi, Arimbi hanya menggeleng.

"Aku...," Arimbi menjadi ragu untuk menjawab, apalagi terakhir kali dia yang menerima telpon Fani, bahkan sempat adu mulut.

"Ponsel kakak sudah hancur saat kecelakaan. Jangan khawatir kak, saya akan segera membelikan yang baru dan mengurus nomor kakak untuk masuk ke ponsel baru," sahut Clara yang bersyukur dia masuk ke ruang Hugo di saat yang tepat.

"Kakak istirahat saja, biar cepat sembuh, biar bisa cepat pergi honeymoon! Dokternya bilang besok juga sudah boleh check out kak!" ujar Clara.

"Jangan dipaksakan, Ra. Biarlah kak Hugo beristirahat saja. Gak pergi Honeymoon juga gak pa pa!" sahut Arimbi yang membuat Clara langsung menatap kesal ke arah Arimbi.

"Kalau memang sudah direncanakan sejak awal tentu kita harus tetap pergi Arimbi! Aku harus menepati janji ku" sahut Hugo yang tersenyum ke arah Arimbi. Arimbi merasa dia seperti bermimpi saja, baru kali ini Hugo tersenyum manis padanya.

"Tapi...," ragu Arimbi.

"Kau harus mengenal kak Hugo dengan lebih baik! Kak Hugo tidak pernah ingkar janji. Sudah! Tetap pergi, aku sudah siapkan perjalanannya!" ujar Clara dengan cepat memutus keraguan Arimbi.

Bersambung............

1
aNDiaNa
Ku menunggumu Arimbi 💝
Erna Risky: lama gak up
total 4 replies
Fitriani Wijaya
trus ceritanya ga di lanjutin lagi donk thor /Cry/
anny: iya kak, gak bisa masuk ke akun nulisnya😭, ini lagi coba urus. maaf ya kak 🙏🏻
total 1 replies
Maya Fardon
thor, kok lama
anny: maaf kak gak bisa masuk akun nulisnya lagi😭
total 1 replies
Yolanda Herfes
intip terus, kok belum up ya?
anny: gak bisa masuk akun nulis kak, maaf🙏🏻🥺
total 1 replies
Mita Mita
kok belum up kak, ditunggu
anny: maaf ya author gak bisa masuk ke akun penulis gara2 ganti hp, jadi gak bisa lanjut up🙏
total 1 replies
ian machmud
sekian lama aku mampir lagi thor terakhir baca benih yg tak di akui 😊
Fitriani Wijaya
ko udh lama ga up sih thor
anny: iya, gara-gara reboot hapenya, gak bisa masuk akun nulis lagi kak😭
total 3 replies
Hira Yanira
lanjut kak, double
Josya Kikil
ihh gemes sama si fani
Fifi Nirmala
niat jahatnya gak kesampaian deh🤣
Rabiatul Addawiyah
Lanjut thor
Mita Mita
niatnya jelek sih🤣🤣, lanjut
😘Si imut anaknya bapak 🥸☺️
wkwkwk niatmu udah jelek Dan mana di restui oleh yang di atas. lu sih jahat kali, tapi sepanjang sejarah orang jahat tipe Fani ini hanya ku lihat di novel ini,

aduh othor sayang, ku candu dengan cerita mu, sehat sehat biar up teratur 🫰❤️
Sishrye: Mpok haloo
total 1 replies
liangyi
rekomendasi banget ceritanya🥰😍
lian
👍👍👍👍
White Rose
double up donk thorr, ceritamu menarik thor
😘Si imut anaknya bapak 🥸☺️
ahhh Hugo doyan 🤣🤣🤣 bohong tuh Clara. mana ada begitu si Hugo...
semangat othor kesayangan
laverette
suka ceritanya
Yolanda Herfes
semoga saja kenangan saat Hugo lupa ingatan bisa merubah Hugo, lanjut hthor
lasda Umas
cerita yg sangat menarik, rekom banget deh,❤️❤️❤️
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!