🧭 96 km Season 2
⏰
21+
"Mengapa kita begitu rumit?!" ujar Mina.
Kisah cinta langit timur (Mina) dan langit barat (Nagi) kembali berlanjut. Mereka terbawa kembali ke masa di saat pertama kali bertemu.
Nagi berhasil membalikkan waktu dan berusaha menghilangkan jarak 96 kilometer di antara mereka.
Namun Mina justru berusaha melupakan kisah cintanya bersama Nagi, karena masih terikat pada seseorang dari masa depan.
Apakah dengan mesin waktu, mereka bisa bersatu lagi di tengah rasa ragu dan bimbang?
Ayo ikuti kisah romansa di dalam mesin waktu ini!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon noejan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Future Journey_2
Pukul 8 pagi,
Nagi dan Mogi berada dalam perjalanan menuju mall kota Hijau. Mogi menyetir mobilnya dan ditemani oleh Nagi yang duduk di sampingnya.
"Mas! Selama kita pergi, berarti di sini kita dianggap hilang?" tanya Nagi kepada kakaknya.
Suara mobil telah masuk ke garasi, diiringi suara pintu pagar yang ditutup. Mina telah selesai membereskan dapur.
Tak lama, terdengar pintu utama terbuka dan dikunci dari dalam.
"Raja ...," panggil Mina. Suara langkah kaki mendekati Mina, dan orang tersebut menemui Mina di ruang keluarga.
"Apa sayang?"
"Mau cerita," lirih Mina dan langsung memeluk suaminya.
"Apa?" bisik Raja dengan membalas pelukan Mina.
Mina mengatur nafasnya, karena ia mulai sesegukan. "Aku masih ngga ngerti sama situasi ini. Kamu bilang kita sudah seminggu menikah. Tapi aku ngga merasakannya."
"Aku juga belum," ucapnya dengan senyum ambigu.
Mina menepuk bahu Raja. "Ini bukan gurauan, Ja! Yang kamu bilang seminggu itu, aku justru kembali ke masa lalu. Aku juga bertemu Na-gi di sana," tuturnya yang semakin lirih.
Mina takut membuat Raja sedih saat dirinya menyebut nama Nagi.
"Coba ... ceritakan. Apa yang terjadi?" Jawaban Raja membuat Mina terkejut.
Aku harus cerita apa? Nagi yang terus mengejar ku? Tidak! Aku hanya akan cerita tentang keanehan tentang waktu saja.
Mina melepas pelukannya dan mulai bercerita. "Waktu kita menikah, aku merasa kalau aku dibawa kembali ke masa lalu. Aku kembali ke SMA, Ja."
Raja menatapnya dengan sendu, Mina tetap melanjutkan ceritanya. "Sudah kayak gitu aja, Ja. Terus, gimana aku yang di sini Ja?"
Raja terdiam, ia terlihat mengerutkan dahinya. "Aku juga merasa aneh sih, Mi. Setelah menikah, memang kamu terlihat cuma diam. Bukan murung atau sedih, tapi diam. Kamu cuma jawab ya sama tidak."
Mina memilih untuk menghempaskan dirinya ke sofa di ruang keluarga. "Dan ini ... kita ada di rumah siapa?"
"Ini rumah kita, Mi. Hasil kerja keras ku selama menjadi pengusaha," balas Raja dengan mengangkat dagunya.
"Ish, dasar. Berarti kita ada di kota Merah?"
Masih di perjalanan, Nagi dan Mogi membicarakan tentang proyek rahasia mereka.
"Sudah ada robot pengganti kita yang bakal menemani keluarga kita. Waktu kamu sakit, aku meminta kantor pusat untuk menyetel robot yang persis sepertimu supaya cepat pulih," tutur Mogi.
"Hm ... kenapa Mas Gi baru mengatakannya sekarang? Tadinya aku sangat panik," tanya Nagi.
"Karena kamu ngga tanya," jawabnya tanpa dosa.
Mungkin karena aku terlalu mengejarnya. Padahal masih banyak yang harus aku perbaiki selain rasa cintaku pada Mina, batin Nagi yang menyalahkan dirinya.
Di rumah Mina dan Raja,
"Ja, kamu ke kantor jam berapa?" tanya Mina dan segera dijawab oleh Raja
"jam 12 siang, Mi. Kenapa?"
Mina bangkit dari duduknya dan menghampiri Raja yang baru melangkah masuk ke ruang keluarga. Raja meletakkan gelas yang telah kosong di meja ruang keluarga. Tanpa aba-aba, Mina mengalungkan lengannya ke leher Raja.
"Maaf ya," lirih Mina dengan tatapan sendunya kepada Raja.
"Ngga, ngga ku maafkan," jawabnya dengan datar.
Mina memanyunkan mulutnya. "Kenapa, Ja? Jangan gitu dong, huhu."
Raja mencoba menjelaskan, "Kalau cuma minta maaf, itu artinya kamu ngga sungguh-sungguh mengatakannya."
"Lah, sejak kapan ada teori kayak gitu?" balas Mina yang semakin mendekatkan wajahnya ke hadapan Raja.
"Sejak kamu menikah dengan ku. Tapi kamu ngga membuktikannya, Mi. Jadi buat apa aku memaafkan mu," tutur Raja yang terdengar seperti kode untuk Mina.
Salam Hangat dari "Sebuah Kisah Cintaku" 😆🙏🏼
Sungguh luar biasa
Apalagi bila bisa buat sesuatu yang positif 👍👍👍
semangatt yaa
yuk baca lagi cerita aku yang judulnya CONVERGE!!
ada part baru lohh 😍
mari saling support thorr ❤️
thanks