NovelToon NovelToon
JADI COWOK??

JADI COWOK??

Status: sedang berlangsung
Genre:Transmigrasi ke Dalam Novel / Teen Angst / Keluarga & Kasih Sayang / Cinta Seiring Waktu / Reinkarnasi / Mengubah Takdir
Popularitas:32.5k
Nilai: 5
Nama Author: merypn

seorang gadis remaja yang bertransmigrasi ke tubuh remaja laki-laki

#masihberantakan
#pertamakalibuat

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon merypn, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 27

Mata leon melotot saat mendengar tersebut, tangannya mengepal, lalu berucap, " Maksud lo ngomong gitu apa? "

" Gue salah ngomong? " Ucapnya dengan tatapan tajam menusuk

Jujur saja leon tak percaya dengan apa yang ia lihat sekarang, ia merasa seperti tidak mengenal orang didepannya sekarang, seperti melihat orang asing di dalam tubuhnya.

Pikiran leon kembali ke hari itu, hari di pantai ketika semuanya tampak normal. Itu adalah hari dimana mereka bersama, hingga kejadian yang tak terduga terjadi pada mereka.

Leon harus fokus pada tujuannya sekarang, ia tidak seharusnya memikirkan orang yang ada didepannya yang tengah menatap tak enak. Ia bangkit dan melangkah keluar, namun terhenti ketika mendengar

" Stop cari dia! " Ucapnya datar, Orang tersebut adalah denon, ia menatap leon tajam tak berkedip, marah, kecewa seakan menguasai dirinya.

Leon bingung dengan ucapan denon, kenapa dirinya tidak boleh mencari ibu kandungnya? Itu hak dirinya untuk mengetahui ibu kandungnya.

" Lo siapa? " Jawab leon melanjutkan langkahnya, namun kali ini terhenti dengan ucapan yang membuat tak kuasa menahan amarah

" Lo gak pantes ketemu pelac*r renda.. " Ucap denon terpotong, tepat tangan leon melayang tepat di pipi denon, ia tidak terima ketika ibunya dikatakan pelac*r

" Seharusnya gue gak ketemu lo! " Ucap leon yang dipenuhi oleh amarah, tangan yang masih berada di baju denon

Deg~

Entah kenapa hati denon terasa sangat sesak, perasaan yang dulu pernah ia rasakan, kini entah kenapa kembali lagi dihidupnya. Pikiran kacau, ia tidak bisa memahami bagaimana dirinya yang selalu ada, bisa merasa menyesal setelah bertemu dengannya.

Denon merasa seperti berada di tepi jurang yang dalam, tidak tahu harus melangkah ke mana. Ia merasa jika hanya dirinya yang menganggap leon penting untuknya.

" Sorry.. " Jawab denon lirih dan kecewa

Leon mengerutuki dirinya yang begitu bodoh, tidak seharusnya ia mengatakan hal tersebut. Melepaskan tangannya dari baju denon, berbalik badan melangkah keluar dari ruangan yang penuh kesalah pahaman

Denon menatap leon yang melangkah keluar dari ruangan, namun terlintas dibenaknya pertanyaan tentang luka dibadan leon yang belum sempat ia tanyakan.

Leon menyusuri kembali klub malam, matanya lebih menelisik daripada sebelumnya, walapun hatinya tak tenang masih teringat tentang denon, namun ia harus fokus pada pencarian.

Leon menghampiri seorang pegawai perempuan yang tengah memantau pengunjung

" Kamu kerja disini sudah berapa lama? " Tanya leon ragu - ragu

Pegawai tersebut menatap dirinya, memindai dari atas hingga bawah. Ia berpikir jika leon anak dibawah umur, dan pasti leon orang kaya terlihat dari wajah leon yang sangat tampan

" Ada tempat yang lebih nyaman untuk kita ngobrol dibandingkan disini " Ucapnya dengan senyuman yang paling indah dimilikinya

Alis kiri leon terangkat menandakan ia bingung, namun ia tetap mengikuti perempuan tersebut dari belakang. Ia sama sekali tak punya pengalaman tentang klub, jadi ia hanya bisa menuruti dan waspada.

Selama berjalan leon mengumpat terus - menerus dalam hatinya, kenapa sulit sekali mencari ibu kandung tubuh ini? Padahal ia hanya bertanya, bukan untuk hal lain.

Di sela-sela perjalanan, pegawai tersebut melirik leon lalu, " Berapa umur kamu? " Tanyanya

" 16 mungkin " Jawab leon tak yakin dan malas

" Mungkin? Kamu tidak tau umur kamu sendiri " Ucap pegawai kaget, ia tak pernah menemui orang yang tak tau umurnya sendiri

" Hmm, umur gak penting buat gue, itu hanya angka "

Tanpa leon sadari perkataannya membuat pegawai tersebut tersenyum tanpa henti. Padahal leon hanya menjawab spotan saja, tanpa ada maksud tertentu.

Mereka berhenti disebuah pintu yang bertuliskan Class A• , pegawai tersebut membuka pintunya berlahan - lahan.

Leon takjub dengan apa yang ia lihat sekarang, penampilan ruangan yang sangat mewah berbeda dari ruangan yang saat bertemu denon.

" Ini lebih mewah, gue suka " Ucap leon, mata yang mengintari semua sudut ruangan

" Sebelumnya kamu dimana? " Tanya pegawai penasaran

" Gue lupa " Bohong leon, ia bukan lupa tapi tidak tau sama sekali, " Sorry, nama lo siapa? " Lanjutnya dan duduk disofa hitam

" Hah? " Tanya pegawai, memastikan pendengarnya. Ini pertama kali seseorang berkata sopan kepadanya dengan citra jelek yang orang lain katakan tentang pekerjaannya

" Nama lo siapa?... Lo gak keberatankan? kalau gue ngomongnya gini "

" Engga kok santai aja, nama aku tika. Biasanya aku pakai nametag, karena nametagnya hilang jadi aku gak pakai, terus nama kamu siapa? " Jawab tika yang menjelaskan, walapun tak leon tanyakan

" Gue leon... Lo cari apa? Mau gue bantu? Ribet banget gue liat " Tanya leon penasaran melihat tika yang tengah sibuk mencari sesuatu diruangan sebelah yang terhubung.

" Eh, gak usah leon. Ini udah ketemu " Jawab tika, keluar dari ruangan membawa minuman yang leon tidak ketahui namanya dan 1 gelas berisikan es batu berbentuk bola

' lah! Gue malah diajak mabuk ' batin leon saat tika menghidangkan minuman tersebut dihadapannya

" Ini minuman premium yang kami miliki, namanya diva vodka asli dari skotlandia " Ucap tika sambil menuangkan minuman digelas dengan seksual, lalu diberikan kepada leon

" Gue gak suka minum " Jawab leon meletakkan gelas ke atas meja kaca

" Gak suka minum? trus ngapain kesini? " Tanya tika penasaran

Leon menjelaskan semua niatnya, kenapa ia kesini? Lalu perjalanannya yang rumit mencari ibu kandungnya.

" Gila..... Kamu keren banget " Takjub tika mendengar semua penjelasan leon, " Terus nama ibu kandung kamu siapa? Siapa tau aku kenal ibu kamu " Lanjutnya

" Namanya davynia queilla " Jawab leon sambil menatap tika

Tika baru saja mendengar nama ibu kandung leon. Nama itu bukanlah nama yang asing bagi Tika. Sebaliknya, itu adalah nama yang sangat dikenal di klub ini. Nama itu adalah nama pegawai terkenal di klub dan sering disebut Wanita VVIP, seorang wanita yang dikenal karena kecantikannya, kesexsualanya, dan kemampuannya berbicara yang membuatnya mudah mengikat para pengunjung.

Mendengar bahwa wanita tersebut adalah ibu kandung leon membuat Tika terkejut. Dia tidak pernah membayangkan bahwa leon yang tampak tenang dan sederhana, memiliki hubungan ibu kandung yang semacam itu.

" Lo pasti kenal ibu gue " Ucap leon melihat tika yang seperti terkejut dan seakan tak percaya

" Semua orang yang kerja disini pasti mengenal ibu kamu, dia begitu terkenal disini tapi dia sudah lama keluar dari sini "

" Keluar? Kenapa? " Tanya leon penasaran

" Ya keluar, dia menikah dengan... " Jawab tika sambil mengingat siapa nama laki-lakinya, " Gana aybartya waktu itu, cuma katanya dia menikah lagi tapi aku gak tau benar atau tidaknya " Lanjut tika

" Gana aybartya? menikah lagi? " Ucap leon diiringi desahan lelah

1
Imas Mulyani
ini cerita straight atau?...
❄️Na Jaemin❄️
lu kira warung pinggir jalan_-🗿
Albian R
up
Aurora_Katari
Kak kapan up
penggemar_Uangkecil?!
kakak author, kapan up lagi
Aurora_Katari
Ternyata eh ternyata Thor.../Chuckle/
Aurora_Katari
Lanjut Thor..
Berlin
lanjut 👍
Lia>gabuzz
jadi Leon sama Denon saudara dong secara gak langsung
Msfly14
seru
Arciel
kpan nih
Aurora_Katari
Akhirnya ketemu juga novelnya Kak..untung punya apkbya /Smile/
Aalaa Ebrahim: اثعصيا7ط99صهعضنسغ
total 1 replies
Wiecipa Wicipha
Lanjut
Hongshi 🍦🎀
awas nanti jatuh balkon itu tinggi banget loh /Frown/
Hongshi 🍦🎀
adeknya kah /Sneer/
Hongshi 🍦🎀
mungkin karena kelai sama orang /Slight/
Hongshi 🍦🎀
siapa orang tua tiri kah /Shame/
Msfly14
gue juga ga sabar Thor...
Helmi Sintya Junaedi
mungkin denon kenal???
fiola
lanjut
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!