NovelToon NovelToon
BLUE EYES

BLUE EYES

Status: tamat
Genre:Persahabatan / Bullying dan Balas Dendam / Teen School/College / Tamat
Popularitas:1.8M
Nilai: 5
Nama Author: Sinho

Sosok wanita Cantik dan Ceria bermata biru menjalani harinya dengan semua masalah yang ada, Kisah misteri dan juga Asmara yang datang silih berganti ikut menyertai.

Teman dan musuh tak bisa terlihat dengan nyata, bahkan cinta dan obsesi sulit untuk dibedakan.

Lalu bagaimana semua bisa terlewati, bahkan kematian menyertai perjalanannya, bagaimana kisah ketegangan penuh trik dan intrik akan berakhir, dan misteri terungkap dengan segala tipu daya, bahkan kekonyolan yang ada.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sinho, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bukan Dia

Yah, kini Ailina baru menyadarinya, bukan lagi Sky, tapi sosok lain yang sangat mirip dengannya.

"Kau?" Ucap lirih Ailina.

"Tidak ingin memeluk sky mu?"

Ailina langsung terkejut dan mundur beberapa langkah saat menyadari orang dihadapannya kini berani lebih maju lagi.

"Kenapa, kau takut?"

Langkah pun dihentikan saat melihat Ailina mundur beberapa langkah .

"Who are you?"

Lirih Ailina bertanya dan menatap dengan waspada.

"I'm sky"

"No, kau bukan Sky"

Kembali Ailina menjawab dengan pasti.

"Aku Sky baby, kau tidak ingin memeluk ku?" Kembali laki-laki itu melangkah.

"Jangan berani maju!"

Ailina berteriak dan segera mempersiapkan dirinya.

Terdengar suara tawa yang begitu keras, seolah puas dan begitu senang mendapat mainan baru.

Tak peduli dengan teriakan Ailina yang berusaha menghalau, kini gerakan cepat melesat ingin meraih tubuhnya.

Tak tinggal diam, saat itu juga Ailina melakukan perlawanan, dengan lincah Ailina melompat dan menghindari.

"Hem, kau benar-benar wanita spesial, pantas Sky menandai mu" ucapnya dengan tersenyum miring.

"Kau mengenal sky?" Sahut Ailina dengan tatapan tajamnya.

"Menurutmu?"

Kembali lagi laki-laki itu menyerang Ailina.

Kali ini Ailina menangkis serangan, tak lagi menghindari, dan berbalik memberikan gerakan mematikan untuk melumpuhkan lawan.

Perkelahian semakin sengit, Ailina di buat kelelahan hingga terpaksa harus menggunakan kekuatan supranaturalnya.

"Aneh, kenapa aku semakin kehilangan tenagaku saat terus bergerak?" Batin Ailina merasakan hal yang tidak biasa pada dirinya.

Sementara laki-laki yang terus menyerang Ailina hanya tersenyum tipis dan penuh kelicikan.

"Hem, aku tau, kau belum mengeluarkan apa yang kau punya" ucapnya.

"Aku tidak tau apa sebenarnya yang kau inginkan!" Teriak Ailina yang kembali menata nafasnya.

"You"

"Impossible"

Ailina terus menyorot dengan waspada.

Tak bisa dibiarkan begitu saja, Ailina harus segera keluar dari tempat itu bagaimana pun caranya, ada bahaya yang sangat besar di rasakan saat ini.

Segera Ailina mengeluarkan tenaga dalamnya, kekuatan matanya mulai terpancar untuk menghentikan waktu, dan_

"Percuma kau lakukan itu, jangan buang-buang tenaga mu!"

BRAK

Nyatanya laki-laki itu masih bisa bergerak dengan bebas, dan kekuatan Ailina seolah tak bisa berfungsi sama sekali.

Perisai seketika keluar dari tubuhnya, dan hal ini mampu menghalau serangan dan membuat musuhnya kali ini membelalakkan mata tak percaya.

"Kau sangat unik baby, i like you"

Ucap laki-laki itu dengan senyuman mengerikan.

Ailina kembali mundur, tak akan membiarkan laki-laki itu berhasil menyentuhnya.

"Sial, kenapa juga kekuatanku masih disegel sebagian oleh Daddy" batin Ailina.

"Kau sudah siap Baby?" Ucapnya dengan senyuman miring.

"Kau gila!"

"Tentu saja, apapun yang ingin dimiliki Sky, aku harus mendapatkannya lebih dulu, itu sangat menyenangkan bagiku"

Suara tawa lalu terdengar begitu nyata ditelinga Ailina.

Sungguh semakin lama, laki-laki yang ada didepannya sangat jauh berbeda dan mengerikan.

Terdengar suara langkah dan pintu yang terbuka dengan pelan.

"Ada apa?"

"Maaf Tuan, ada hal penting" ucap salah satu pengawal yang kini sudah mendatangi.

"Hem, tunggu sebentar"

"Baik Tuan"

Pintu tertutup kembali, lalu sejenak menatap Ailina dan berbalik pergi, tak ada sepatah katapun yang bisa didengar, nampak ekspresi laki-laki yang begitu mirip sky kini sudah keluar dari kamar.

Ailina bernafas lega dan merilekskan tubuhnya, terasa begitu lelah yang yang tak biasa.

"Apa yang sudah terjadi sebenarnya, aku bahkan kesulitan mengeluarkan tenaga dalam ku saat ini, atau jangan-jangan _"

Deg

Ailina melihat ke minuman yang tadi sempat dia cicipi karena begitu haus.

Ailina segera mendekati, diperhatikan air dalam tempatnya, tidak ada yang mencurigakan, bahkan bau air minum itu seperti biasa.

Masih ragu akan hal itu, satu jari telunjuk Ailina dicelupkan perlahan, dengan kekuatan penyembuhan dan deteksi racun, akhirnya perlahan nampak sebuah perubahan.

"Bre-ng-sek!"

Ailina segera mundur dan menyiapkan dirinya untuk menetralkan racun yang sudah terminum dengan kekuatan penyembuhnya.

*

*

Prof Mark menghentikan semua penjelasan, tiba di sebuah tempat yang sudah mendekati sebuah kastil yang sudah jelas terlihat.

Tidak mungkin Aftan akan masuk begitu saja mengingat semua cerita prof Mark yang sudah didengarnya, tentu saja orang itu telah mempersiapkan segalanya.

Tidak akan mudah menembus pertahanan mereka, namun tidak ada kata tidak mungkin bagi Aftan Brian Nugraha.

"Tunggu!" Prof Mark menghentikan langkah Aftan.

"Ada apa?"

"Jumlah pengawal mereka tidak sedikit."

"Aku tau, itu tidak masalah."

"Tapi, ini sangat berbahaya Aftan, kamu sudah bisa memperkirakan bagaimana mengerikan seseorang yang aku ceritakan tadi bukan?"

Aftan hanya melihat dengan sorot mata tajam, ada kemarahan yang masih sangat nyata.

"Maaf, bukan maksudku melibatkan kalian sampai seperti_"

"Hentikan ocehan profesor, kalau sampai terjadinya apapun dengan Ailina, jangan harap aku akan melepaskan kalian" ucapnya dingin dan penuh penekanan.

Kembali Aftan memberikan kode untuk mulai maju sesuai dengan rencana yang sudah diperhitungkan.

Beberapa pengawal yang dibawa, sudah maju perlahan dan waspada bersama dengan Aftan yang kini mengeluarkan semua insting yang dimiliki.

Terus bergerak dan berakhir dengan beberapa penjaga yang sudah menghadang, tak begitu sulit untuk seorang Aftan, dengan kibasan tangan dan gerakan cepat, pertahanan awal bisa di lumpuhkan.

Dan kemudian, sangat terkejut melihat beberapa orang dengan kekuatan supranatural kini menyerang bersamaan.

"Sial!'

Aftan hampir saja terkena pukulan, terlalu meremehkan nyatanya tak baik untuk dilakukan, karena beberapa orang itu mempunyai tenaga supranatural yang cukup membuat Aftan sedikit keteteran.

Sedangkan pengawal yang dibawanya sudah melakukan tugasnya untuk menghalau lawan dengan kekuatan senjata dan bela dirinya.

Aftan memicingkan matanya, menatap satu persatu musuhnya, dan dengan senyuman penuh arti, kembali menyerang dengan cepat dan tak terlihat, betapa terkejutnya mereka dan detik berikutnya tumbang tak bisa bergerak lagi.

Terus masuk dan naik ke lantai berikutnya, dan kali ini Aftan sadar, semakin mendekati Ailina, pastinya akan semakin banyak serangan yang akan dihadapinya.

Hingga tiba di lantai paling atas, sampai detik ini, Aftan masih baik-baik saja, tidak ada halangan yang berarti dan siap menyerang saja.

Dan muncul sosok yang membuat Aftan melebarkan matanya tak percaya.

"KAU?"

"Rupanya salah satu anggota keluarga datang untuk menjemput Ailina, benarkah itu?"

Aftan semakin bingung dan tak mengerti, tentu dirinya sangat mengenali wajah yang tak asing dan selalu membuatnya terasa mendidih mengingat Ailina seolah terpatri padanya.

"Kau Sky?"

Tak ada sahutan, hanya senyuman sinis dari bibir seseorang yang diyakini Aftan adalah seseorang yang bernama Sky.

"Bre-ng-sek, jadi kau_"

Aftan langsung saja menyerang, tak tahan lagi, entah itu cemburu atau rasa cemas berlebihan, sudah tidak peduli lagi.

Terus bergerak dengan cepat dan melesat menyerang bertubi-tubi, Aftan tersenyum saat melihat laki-laki itu akhirnya tersudut, sepertinya dia tak tau sama sekali kekuatan seperti apa yang dimiliki oleh Aftan.

"Shitt!"

Apa yang terjadi selanjutnya?, wajib kasih VOTE VOTE VOTE dulu nih, biar Author semangat nulis terus.

Bersambung.

1
Wulan Dari
adiknya sky tepatnya kembarannya
Wulan Dari
adiknya sky si arsy
Wulan Dari
aku tuh dah beberapa kali baca cerita keluarga nugrsha gk pernah bosan bacanya walaupun baca berulang2kali suka semua novel mu thorr😍😍😍😍
Ummah Intan
Luar biasa
Gini Antika
eagle nugraha thorrr bukan brian
kalau brian nugraha itu turunan alex
Heryta Herman
sky sky..jadi lelaki ga genleman...kamu merendahkan harga diri wanita yg kamu suka..padahal adikmu juga wanita...hhuuhh..
aristi
sky kah???
Fafa Marketology
emang BLH ya klu sepupu
Rochman Syah
cerita tentang Evan & Ethan ad GK Thor...
penasaran in q nya😊😊
Elin Erliana
Lumayan
Suherni Erni
kenakan..balas dendam ngga jelas.cari tau dlu masalah sebenernya.otak udang dipake
Aya Yeyet
selalu keren Thor karya mu, trimakasih...
Renny Mamrat
Luar biasa
Whatea Sala
Selalu ku tunggu karyamu berikutnya.
Mas Chabibah Muslich
Luar biasa
erinatan
ututututu kacian babang sky cini cini akoh peyuk🤣🤣🤣
erinatan
pasti sky
erinatan
aku baru baca karyamu KK dan ini yg kedua cukup bikin penasaran juga semoga othor bisa menghasilkan karya2 yg lebih menakjubkan lg
erinatan
apkh Arsy ank sky
siti Hasanah
Luar biasa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!