NovelToon NovelToon
Maira And The Bad Boy

Maira And The Bad Boy

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:703.5k
Nilai: 4.9
Nama Author: Merpati_Manis

"Turun!" titah seorang pemuda pada pengendara mobil yang baru saja dia tabrak. "Kamu bisa mengendarai mobil enggak, sih?"

"Maaf ya, Mas. Masnya yang salah, tetapi kenapa Mas yang nyolot?" Gadis berhijab tersebut menatap sang pemuda, tanpa rasa takut.

Pertemuan tidak sengaja antara Maira dan Yudhistira di jalan raya yang sepi karena pemuda tersebut menabrak mobil Maira ketika gadis berhijab itu hendak pulang ke rumah, akankah membawa perubahan positif bagi pemuda yang saat ini tengah mengalami broken home setelah ditinggal mati oleh sang mama?

Simak kisah mereka dalam novel; Maira and The Bad Boy

🌹🌹🌹

Best ... jangan lupa dukung kisah bungsu dari keluarga Rehan Alamsyah ini, ya 🥰🙏🙏

Yang baru saja mampir di lapakku, simak kisah emak dan bapak dari Maira, dalam novel; Ketulusan Cinta Nabila 😍

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Merpati_Manis, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pesan dari Oma

"Papa putra laki-laki satu-satunya dan merupakan pewaris perusahaan itu, Yud, dan Mama Leni adalah istri papa. Kami juga memiliki anak. Jadi, baik kamu maupun adikmu memiliki hak yang sama atas perusahaan tersebut," lanjut sang papa.

Yudhistira menggeleng dengan cepat. "Perusahaan itu diwariskan opa pada oma karena saat itu papa sudah memiliki perusahaan sendiri dan tinggal di Surabaya. Tadinya, oma memang berpikir akan mewariskan semua yang dimiliki pada papa dan juga Yudhis karena Yudhis anak tunggal Papa dan almarhumah mama. Namun, keputusan oma berubah setelah Papa menikah lagi dan oma mengetahui seperti apa istri baru Papa itu." Yudhistira menatap tajam sang papa.

"Beberapa minggu sebelum oma pergi, oma sudah mengalihkan semuanya menjadi atas nama Yudhis," lanjutnya, membuat sang papa mengerutkan dahi.

"Kalau Papa tidak percaya, silakan Papa bisa hubungi Om Lukman. Beliau yang mengurus semuanya," pungkas Yudhistira yang kemudian membetulkan posisi bantalnya, hendak kembali tidur.

Lelah. Yudhistira tidak mau berdebat lagi dengan sang papa. Pemuda itu kemudian segera memejamkan mata, tak ingin diajak berbicara oleh papanya.

Pak Pandu menghela napas panjang. Sejujurnya, laki-laki paruh baya itu pun tidak mau bersusah-payah mengelola perusahaan peninggalan papanya. Dia sudah sangat disibukkan dengan usahanya yang cukup besar di Surabaya. Hanya saja, sang istri mendesak ingin tahu tentang kondisi keuangan perusahaan tersebut yang pastinya lebih besar.

"Baiklah, Yud. Papa tidak akan mencari tahu pada pengacara itu. Papa percaya pada kamu. Pesan Papa, kelola dengan baik apa yang sudah dirintis oleh almarhum opa. Jangan sampai perusahaan itu jatuh bangkrut dan gulung tikar karena kamu masih suka keluyuran malam," tutur sang papa panjang lebar, menasehati putranya.

Yudhistira bergeming, tidak ingin menanggapi perkataan papanya.

"Papa pulang dulu, Yud. Kalau ada waktu, papa akan menjengukmu kembali," pamit Pak Pandu seraya menepuk pelan lengan sang putra.

Meskipun tidak menyukai sikap papanya, Yudhistira tetap menghormati orang tua satu-satunya itu. Dia membuka matanya dan kemudian mengulurkan tangan. Pemuda itu menyalami sang papa dan mencium punggung tangan Pak Pandu dengan takdzim.

Itu semua Yudhistira lakukan karena dia selalu mengingat apa yang diajarkan oleh sang oma. Pesan omanya itu begitu melekat di hati meskipun terkadang sangat sulit bagi Yudhistira untuk melakukannya. Dia harus berperang melawan egonya sendiri.

"Yud, seburuk-buruknya orang tua, Pandu itu tetap papa kamu. Tidak ada yang namanya istilah mantan orang tua, Yud. Jadi, kamu harus tetap menghormatinya," tutur sang oma siang itu ketika omanya Yudhistira menjemput sang cucu ke Surabaya untuk diajak pulang ke Ibukota.

"Tapi, Oma ...."

"Tidak mengapa jika kamu tidak menyukai papamu karena memang sikapnya yang kelewatan sama kamu, tapi kamu tidak boleh membencinya. Apalagi sampai kamu melupakan papamu, itu tidak benar, Nak." Sang oma menatap cucu kesayangannya itu dengan tatapan hangat.

"Terima kasih, masih mau menerima papa dengan baik, Yud." Perkataan sang papa, mengurai lamunan Yudhistira tentang omanya.

"Tentu saja, Pa, karena Papa adalah Papanya Yudhis. Tapi tolong jangan paksa Yudhis untuk bisa menerima istri Papa sebagai mamanya Yudhis," balas Yudhistira dan Pak Pandu mengangguk mengerti.

Tidak ingin membuat Yudhistira semakin terluka dengan keberadaannya, laki-laki paruh baya tersebut segera keluar dari ruang rawat sang putra untuk segera kembali ke Surabaya agar sang istri tidak curiga kalau dia mampir ke mana-mana.

Sepeninggal papanya, wajah Yudhistira nampak murung. Pemuda itu sebenarnya kasihan pada papanya, tetapi Yudhistira tidak bisa berbuat apa-apa. Sang papa sendiri tidak mau menerima informasi apapun dari orang lain mengenai sifat asli istri mudanya.

Mommy Billa yang kembali masuk ke dalam rung rawat Yudhistira setelah Pak Pandu berpamitan padanya, sempat melihat wajah mendung pemuda tersebut. Wanita yang masih terlihat cantik meskipun sudah memiliki banyak cucu itu, kemudian mendekat ke ranjang pasien.

"Nak Yudhis. Maaf, bukannya tante mau ikut campur. Tapi apapun yang dikatakan papa kamu tadi jika itu membuat kamu merasa tidak nyaman, abaikan saja. Kamu tidak sendirian, Nak. Ada tante, om dan saudara-saudara kamu yang lain. Apapun itu, kamu bisa berbagi dengan kami semua," tutur Mommy Billa dengan lembut seraya menepuk-nepuk lengan Yudhistira, pelan.

Yudhistira menatap manik hitam yang meneduhkan milik Mommy Billa dan pemuda itu kemudian tersenyum. "Iya, Tante. Tadi, papa memang sempat membahas tentang perusahaan. Sepertinya, istri papa juga menginginkan perusahaan peninggalan almarhum opa."

Pemuda itu menghela napas panjang. "Yudhis, sih, tidak masalah jika papa dan istrinya memang mau mengambil semua bahkan kalau mereka juga menginginkan rumah itu sekalipun Yudhis tidak peduli, Tan. Tapi, oma pernah berpesan pada Yudhis, oma tidak rela jika sampai harta peninggalannya jatuh ke tangan istri papa dan keturunannya," lanjutnya.

"Lagipula saat ini, Yudhis juga belum mampu untuk mengelola perusahaan itu, Tan. Semua masih dipegang oleh orang-orang kepercayaan oma. Entah mereka amanah atau tidak setelah oma meninggal, Yudhis menyangsikannya," imbuh Yudhistira.

"Itu juga yang sebenarnya ingin om sampaikan sama kamu, Nak Yudhis. Pesan dari Oma kamu. Sayangnya, beberapa waktu terakhir kamu kabur-kaburan dan tidak mau mengunjungi kami." Suara Daddy Rehan yang baru saja datang, mengalihkan perhatian Mommy Billa dan Yudhistira.

Mommy cantik itu segera beranjak, menghampiri sang suami dan kemudian mengambil tangan Daddy Rehan untuk diciumnya. Daddy Rehan membalas dengan mengecup kening Mommy Billa, penuh rasa sayang. Tidak peduli meski ada Yudhistira di sana. Hal itu membuat pemuda tersebut tersenyum, malu sendiri.

'Manis sekali, sih, orang tua Dik Mela,' batin Yudhistira yang semakin mengagumi keluarga besar gadis yang dia sayang.

"Pesan? Tentang apa, Om?" tanya Yudhistira dengan tidak sabar, setelah Daddy Rehan berdiri di samping ranjang pasien.

"Beberapa minggu sebelum Tante Saidah meninggal, beliau pernah menemui om dan berpesan agar ...."

"Assalamu'alaikum." Suara Maira yang mengucapkan salam, mengalihkan perhatian mereka semua.

🌹🌹🌹 bersambung ... 🌹🌹🌹

Lanjut besok, yah... 😊🙏

Biar Yudhis melepas rindu dulu sama Dik Mela 🥰

1
Rini Anggraini
Luar biasa
falea sezi
meski kesel ttep panggil mas sopan bgt maira
Merpati_Manis (Hind Hastry): 😁😁 didikan keluarga, sangat besar pengaruhnya terhadap sikap seseorang, Kak ...
total 1 replies
Irni Yusnita
bagus karyanya Thor
Merpati_Manis (Hind Hastry): mksh apresiasinya, Kak 🥰🙏
total 1 replies
💗vanilla💗🎶
masukkk thor 😁👍
Merpati_Manis (Hind Hastry): hehehe... makasih, Kak 🥰🙏
total 1 replies
Wina Ningsih
novelnya bagus thor
Merpati_Manis (Hind Hastry): mksh hadir dan apresiasinya, Kak 🥰🙏
total 1 replies
zian al abasy
crtnya sllu bestt..crta malik judlny ap y mom blum ktmu ap blum ad y
Merpati_Manis (Hind Hastry): Malik nongol dikit di kisah anaknya Opa Alvian, Mak.. jufut, Aqidah Cinta
total 1 replies
zian al abasy
ko yudhis tau klo sudh ad tnda"yudhis junior hehe..
zian al abasy
iqbal gntiin om ilham perusuh ska iseng bkin greget tp kocak🤣🤣🤣
Merpati_Manis (Hind Hastry): iseng banget emang dia, selalu bikin ulah 😄
total 1 replies
zian al abasy
iqbal siap"d kunci d kmar biar gk gnggu pngntin baru🤣🤣
zian al abasy
emng pling best kluarga alamsyah
bhineka tunggal ika bnget .rukun antar besan sepupu abang klop lh brstu padu sling mndukung stu sm lain. klo ad mslh smua trselesaiakn dngan damai
zian al abasy
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣anak om ilham 🤣🤣🤣🤣
zian al abasy
krya yng trbaik 💪n sehat sllu trus brkarya
Merpati_Manis (Hind Hastry): mksih apresiasi dan do'anya, Mam 🤗🙏
total 1 replies
zian al abasy
ouh di sni maida blum mnikah y.mlah bru dr acra prnikahan ailea sm gilang tho..maida sm erlang
zian al abasy
kangen kbrsamaan kevin sm salma .romantisnya ngalahin daddy Reyhan .crta yng pling best ini author merpati.smbung mnymbung sprti bhineka tunggal ika..klaurga alamsyah ptut jd panutan tp syang hnya ad d dunia novel hehe.kluarga taat agama smua gk neko"adem dngernya.konglomerat tp jauh dr tinta hitam hehe .rielny ad gk y
Merpati_Manis (Hind Hastry): InsyaAllah keluarga seperti itu masih ada, Mam, meski seperti mencari jarum dalam tumpukan jerami 😌
total 1 replies
zian al abasy
enak bnget hidup pandu gk mkir ank mlah senng"sndri sm istri mudanya..yah bgtulh lki"klo udh otakny ngegumpal jd ky kerbau .kasian yudhis
zian al abasy
akan ad pelangi setelah badai hujan ait mata hehe sabarrr
zian al abasy
blum tahu nie pra brandal siapa kluarga mela..psti nyesel sudh brurusn dngan kluarga alamsyah.huhh ayam kampus murhan .tnggu kjutan klian😠😠
zian al abasy
oma psti denger obrolan 2 jalang td..
zian al abasy
ktulusan hti alea udh slse ak bca sbulan lalu..smua crta author ini bgus"ak ska .bab ny gk pnjang tp jelas padat dn sat set sat set mudh d cerna dn komplit ad kocakny ad sedhny pkokny best dec smua
zian al abasy
yah bru d omong udh nongol ajh iqbal si biang ngakak hehe tp bkin seru mlah
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!