NovelToon NovelToon
Menatap Senja

Menatap Senja

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintamanis / Chicklit / Tamat
Popularitas:120.4k
Nilai: 5.2
Nama Author: winda siregar

Bismillah... Kisah ini aku ambil dari beberapa orang yang memiliki pengalaman yang sama. Aku menggabungkannya menjadi sebuah kisah yang mungkin banyak sekali terjadi di kehidupan ini.

Gerd Anxiety adalah Masalah pencernaan, seperti heartburn, mual, dan sakit perut adalah gejala umum yang bisa ditimbulkan baik oleh GERD maupun anxiety. Kalau di masyarakat lebih di kenal dengan sakit asam lambung akut.

Novel ini bercerita tentang perjuangan seorang wanita yang ingin sembuh dari penyakit yang dia derita. Berbagai cobaan hidup, jatuh bangun dalam menghadapi kehidupan ini hingga dia akhirnya sembuh dan sukses.

Jangan lupa pilih menu Favorit ya sebelum dibaca 🥰🥰

*****

Deg.. deg.. deg..

Tiba - tiba saja aku merasa sesak dan kesulitan bernafas. Aku segera meraba dadaku, jantungku sangat kencang sekali berdetak. Keringat dingin mulai membasahi tubuhku. Pakaianku mulai basah karenanya.

Lututku bergetar

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon winda siregar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

33

Wabah virus corona semakin semarak. Sangat sulit untuk Mas Fadil mendapatkan pekerjaan dalam waktu dekat. Mau buka usaha juga susah karena jangan kan buka usaha baru, usaha - usaha lain yang sudah lama buka saja sekarang malah di suruh tutup.

Tidak boleh ada tempat orang untuk berkumpul. Terlebih malam hari suasana kota sudah mirip kota mati. Satu persatu kami mendapat kabar saudara yang terkena penyakit itu.

Mertua Arif yang perempuan, istrinya dan adik iparnya perempuan terkena virus itu. Bahkan mertuanya menderita penyakit yang lebih parah, harus dilarikan ke Rumah Sakit dan masuk ruang ICU karena merasa sesak nafas.

Tentu saja itu menjadi pukulan pertama di keluarga kami. Untuk pertama kalinya Arif menangis saat meneleponku.

"Kak bagaimana ini Nasya harus pisah tidur dengan Mamanya? Sedangkan umurnya belum genap satu tahun?" tanya adikku.

Dia yang berprofesi seorang dokter saja bisa sepanik itu. Rasanya aku ingin sekali membantu tapi bagaimana caranya.

Mamaku sempat ingin datang dari kampung untuk menjaga Nasya anak Arif tapi kami melarangnya karena pengetahuan tentang virus corona masih dalam penelitian pihak medis.

Rumah mertua adikku di isolasi. Tidak ada yang boleh masuk ke rumahnya kecuali penghuni rumah tersebut.

"Mau gimana lagi Dek, kalian tidur berdua saja. Pasti bisa dilewati, yakinlah. Kalau Nasya bangun kasih dodot" jawabku.

"Iya Kak, semoga kami bisa melewati semua ini ya. Doakan ya Kak" ujar Arif.

"Aamin.. semangat ya" ucapku memberi semangat.

Setelah enam bulan melahirkan ASI adik ipar ku kering sehingga Nasya hanya menyusui selama itu. Setelah itu dilanjutkan dengan susu formula.

Keadaan seperti ini sangat membantu karena Nasya tidak tergantung lagi ASI mamanya. Setiap hari kami bertelepon untuk menanyakan kabar mereka.

Alhamdulillah keadaan kaki Mas Fadil sudah semakin membaik. Satu bulan dia melaksanakan shalat dengan cara duduk di kursi karena kaki kanannya tidak bisa dilipat.

Dua bulan ini juga Mas Fadil tidak kemana - mana hanya di rumah menjaga dan mengurus anak - anak.

Sungguh Allah Maha Baik, di dalam setiap kesempitan pasti ada kelonggaran. Alhamdulillah uang sekolah Shifa mendapat discount. Karena mertua tidak lagi menjaga anak - anak kami, kami tidak perlu memberi mertua uang bulanan.

Apalagi saat ini Mas Fadil sedang tidak bekerja, mertua sangat mengerti dengan keadaan kami. Alhamdulillah satu bulan bisa kami lalui dengan baik. Gajiku cukup untuk keperluan kami sehari - hari.

Benar kata Mas Fadil, Allah menutup satu pintu rezeki untuk kami tapi Allah buka banyak pintu rezeki lain untuk kami.

Karena pandemi semua jajanan pinggir jalan tutup. Orang - orang pada takut membeli makanan pinggir jalan. Aku berpikir harus mengambil peluang dalam situasi seperti ini.

Ketepatan di dekat rumahku banyak jualan ayam potong. Aku bertanya kepada mereka apakah bisa pesan ayam filet, karena aku hanya membutuhkan daging ayamnya saja.

Ternyata bisa sesuai keinginanku. Aku membuat bakso. Kebiasaanku memang sejak dulu tidak suka memakai penyedap setiap kali masak. Dan di rumah memakai garam himalaya karena suami punya riwayat darah tinggi.

Aku menggunakan peluang ini dengan sebaik mungkin, membuat bakso sehat non MSG dan menggunakan garam himalaya. Aku memasak bakso awalnya hanya untuk anak - anakku saja. Tapi aku mempostingnya di media sosial.

Aku membuat promosi yang bisa menarik minat teman - temanku. Alhamdulillah satu persatu pesanan datang.

Setelah itu kamu mencoba mencari resep lainnya yang bisa akhirnya jual. Aku mencari resep - resep di Youtube. Makanan sehat yang sangat digemari anak - anak.

Akhirnya aku menemukannya, masakan itu adalah nuget ayam. Aku sengaja memilih makanan yang sehat karena akan dimakan oleh anak - anakku. Aku mencari komposisi bahan - bahan yang bagus dan bergizi.

Aku membuat nuget dengan komposisi susu, keju, telur, sayur dan yang pasti daging ayam. Dengan promosi non MSG dan pakai garam himalaya.

Pesanan semakin bertambah dari teman - teman kerja dan teman - teman kuliahku. Bekerja sama dengan suami yang mengantarkannya ke rumah mereka semua.

Aku mengirim hasil masakanku ke rumah adikku, karena mereka sedang dapat musibah. Lagian semua penghuni rumah yang perempuan terkena virus kecuali si kecil Nasya.

"Kak nugetnya enak, Nasya suka. Bakso nya juga dia suka sekali, disup kecil - kecil dan dia makan" ucap Arif

"Syukurlah kalau kalian suka. Sudah pantas gak dek di jual?" tanyaku pada Arif.

Sejak kecil adikku yang satu ini punya hobby yang lain dari Rahmat. Dia suka masak dan bereksperimen di dapur. Dengan masakan yang aneh - aneh tapi bisa jari enak.

Berdasarkan hobbynya itu aku bertanya kepadanya karena lidahnya lebih tajam dari pada yang lain soal makanan.

"Bisa Kak, bisa banget. Apalagi saat pandemi seperti ini. Orang takut makan bakso di luar. Lagi pula sekarang semua pada ingin hidup sehat" jawab Arif.

"Alhamdulillah" balasku.

Aku juga mengirim sampel masakanku ke rumah Rahmat. Dia dan keluargannya juga suka. Mereka membantuku dengan cara mempromosikan masakanku ke teman - teman kantornya.

"Kak ada pesanan ini dari teman kantor" ucap istri Rahmat.

"Alhamdulillah kamu kirim aja lewat WA jumlah pesanannya ya dek, biar nanti Kakak catat dan buat" sambutku.

Begitu juga dengan adik sepupuku yang paling dekat, Putri. Di dalam keluarga hanya dia sendiri anak perempuan, begitu juga aku. Kami sama - sama tidak punya saudara perempuan.

Itu yang membuat kami lebih akrab dari pada sepupu yang lain. Dia bekerja di salah satu Bank BUMN. Dia juga membantuku mempromosikan jualanku.

Karena pandemi kerja dikantor juga tidak setiap hari, banyak waktu luang yang bisa aku manfaatkan untuk membuat pesanan yang datang.

"Alhamdulillah Mas aku dapat pesanan sepuluh kilogram bakso dan lima kilogram nuget minggu ini" ucapku pada Mas Fadil.

"Wah lumayan itu Bunda dapat juga ya satu juta omsetnya minggu ini" sambut Mas Fadil.

"Alhamdulillah Mas bisa tabungan untuk keperluan sekolah Shifa. Sebentar lagi kenaikan kelas dan juga lebaran. Kita banyak pengeluaran. Rayyan juga tahun ini usianya lima tahun. Harusnya dia masuk TK Yah, tapi Bunda kok gak semangat ya masukin dia TK tahun ini. Shifa aja sekolahnya daring di rumah. Gimana Rayyan nanti?" tanyaku khawatir.

"Kalau tidak kita tunda saja dulu Bunda Rayyan masuk Tk nya" ucap Mas Fadil.

"Shifa aja dulu masuk TK umur lima tahun Yah, masuk SD umur enam tahun. Kasihan Rayyan ketuaan kalau diundur tahun depan" jawabku.

"Gak apa - apa Bun, lagian kondisi keuangan kita juga belum normalkan? Nanti kita cuma bayar uang sekolah saja sedangkan anak - anak belum bisa sekolah. Apalagi TK mana bisa diajari lewat online harus langsung di didik sama gurunya" ungkap Mas Fadil.

"Iya juga ya Yah.. Ya sudah kalau begitu Rayyan kita tunda dulu masuk TK nya" sambutku.

Memang disatu sisi aku merasa tidak adil pada anakku tapi itulah namanya rezeki. Rezeki setiap anak beda - beda. Walau bersaudara rezekinya tidak akan pernah sama.

Hal ini sudah sejak lama aku terima dalam batinku. Aku sudah menerima kenyataan ini mengingat keadaan hidupku dan adik - adikku.

Sebelum tidur aku membelai rambut Rayyan lembut.

"Maafkan Bunda ya Nak... bukan maksud Bunda ingin membeda - bedakan kalian tapi beginilah keadaan Ayah dan Bunda saat ini. Semoga kamu bisa mengerti dan tidak menyalahkan Ayah dan Bunda kelak" ucapku dengan berat.

.

.

BERSAMBUNG

1
Andi
banyak pelajaran hidup yang bisa kita petik
nonelnya seperti kehidupan kita sehari'', benar'' hidup seperti nyata kita alami,
luar biasa sekali pengalaman yang bisa kita petik
Masfaah Emah
terima kasih Thor smoga sukses d karya selanjutnya 👍,aku suka ceritanya bagus malah ni kisah nyata bukan halu,aku dah baca karya k Winda pernikahan yg 2, play boy insyaf,kita yg berbeda,n menatap senja sekarang mu mampir yg lain nya , karya k Winda emang the best smoga sukses d karya yg lain nya 🤲👍👍
Masfaah Emah
Alhamdulillah buah dari kesabaran Anggi jdi sukses 👍 smoga lancar usahanya, ni benar2 kisah nya seperti aku, yg pindah rumah baru setahun, karena korona usaha nya jdi merosot,aku jga bikin rumah uang nya separo pinjam dri bank selama 4thn , Alhamdulillah sekarang jga dah lunas walaupun dgn terseok-seok k uanganku, emang benar kata suamiku bahagia nya ga punya utang, karena untuk yg pertama x nya aku punya utang itupun demi ingin punya rumah sendiri, cuman yg beda aku blum bisa mengumpul kan uang untuk menjalankan rukun Islam yang kelima, karena usaha nya makin sulit, mungkin karena banyak nya saingan, tapi Alhamdulillah cukup lah buat makan mah ga susah2 amat, terimakasih ya Thor novel nya banyak pelajaran d kisah ini karena ni bukan kisah halu tpi nyata smoga sukses d cerita berikut nya 🤲🤲🤲👍👍🖕💪💪💪
Masfaah Emah
sma seperti orang tua ku klau berdoa 8 nama anaknya d sebut satu persatu, smoga lancar usahanya, itu kta orang tua ku 🤲
Masfaah Emah
ni novel cerita nya bukan dunia halu, ceritanya seperti nyata, ada kesamaan nya dengan kehidupan ku,
Masfaah Emah
ya Allah ni salah siapa,,? salah didikan nya apa,,? atau salah pergaulan,,? anaknya ga ada hati tuk membantu nenek n kakeknya padahal yg mengurus dia n memberi makan sedari kecil,,,?
Masfaah Emah
Allah memberikan Wati kesempatan untuk menjadi orang yang baik
Masfaah Emah
cobaan demi cobaan telah mereka lalui, tapi blum jga mereka bahagia
Masfaah Emah
Alhamdulillah,, smoga cepat sembuh n seperti sedia kala
Masfaah Emah
npa sih novel ini kaya kisah aku,aku jga yg slalu mengalah,aku 8 bersaudara,kamar ada 7 yg stu ortu kakak rumah nya deket jdi ga pernah nginep klau lgi kumpul aku slalu ga kebagian kamar,aku jga slalu ngalah ska tidur d ruang tv kadang aku jga suka sedih,
Masfaah Emah
seperti bapak ku,pke HP nya yg jadul,ga mau katanya yg sekarang pusing,ga ngerti 🤦😅
Masfaah Emah
emang pada saat itu penuh ketegangan, klau mau keluar takut soal nya d sana sini banyak yg meninggal
Masfaah Emah
emang d waktu itu sakit sedikit ja takut bgt kena covid
Masfaah Emah
bener2 ni anak ngeyel bgt hadeeeh 🤦 harus d gimanain ni anak 🙈
Masfaah Emah
terima kasih Thor benar2 ini pelajaran buat aku cara mendidik anak perempuan Yg susah d atur, pa lgi ni anak tiri susah d kasih taunya d marahin g mna ga d marahin g mna jga, padahal kita ngasih tau tuh sayang sma dia bukan nya benci toh buat kebaikan nya jga, eeh tanggapan nya apa coba,,,?
Masfaah Emah
emang klau punya anak perempuan khawatir bgt, apalagi anaknya yang yg susah d nasihati,klau kata orang Sunda mah seperti nanggey telor d tangan takut jatoh
Masfaah Emah
jadi ingat aku jga, waktu pertama x pindah rumah, awal nya usaha ku jg maju,pas baru setahun pindah rumah kena kofit akhirnya usaha ku menurun, malah waktu pertama kofit ga boleh jualan dan akhirnya usaha ku merosot n suamiku menyalahkan sejak pindah rumah usaha kita menurun, suami ku bilang mungkin rmh ini ga bwa hoki n slalu menyalahkan aku karena aku yg ingin cepat pindah rumah, padahal waktu kita ngontrak usaha kita bagus ,pas pindah ja usaha kita begini , kisah ini persis bgt kaya aku,pasbikin rumah aku ga mau pinjam k orang karna aku jga anti pinjam k orang, karena aku punya ga punya slalu diam, maka angpan orang itu aku slalu punya,
Masfaah Emah
gara2 covit banyak sanak saudara, temen kita yg meninggal, hampir tiap hari dengar orang meninggal d sana sini,aku juga sampai takut 🙈
Masfaah Emah
ya Allah cobaan nya bertubi-tubi, istilah nya sudah jatuh tertimpa tangga,, sabar ya Gi,,,!
Masfaah Emah
🤲🤲🤲,,, walaupun aku terlambat bacanya karena aku baru tau kalo ada novel yg bagus ceritanya 👍,ni padahal pengetahuan cara menyembuhkan penyakit macam Anggi yg d kira penyakit jantung,,..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!