NovelToon NovelToon
Rindu Tanpa Batas Waktu.

Rindu Tanpa Batas Waktu.

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Patahhati / Balas Dendam / CEO / Konflik Rumah Tangga - Solidifikasi Tingkat Sosial / Tamat
Popularitas:120.7k
Nilai: 5
Nama Author: chustnoel chofa

Rasa cinta Raga Dirgantara kepada Zivanna arneta, tidak pernah padam walaupun mereka tidak bertemu hampir sepuluh tahun lamanya. Gadis yang saat ini berusia menuju 27 tahun itu telah merajai seluruh hatinya.

penolakan dan penghinaan yang dulu pernah di berikan oleh Zivanna, tak lantas mampu menghilangkan rasa cinta yang sudah begitu bertahta.

Bagaimana kisah selanjutnya, ikuti kisahnya ya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon chustnoel chofa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

kemarahan Raga.

🌸

🌸

"Aku bukan pelakor," ucap Zivanna lirih, dia semakin mengeratkan pelukannya pada tubuh gagah suaminya.

Raga tersentak, dia berusaha mengurai pelukannya, dan memandang wajah sembab sang istri, yang masih betah menangis sejal tadi.

"Siapa, katakan siapa yang mengatakan kamu pelakor," kata Raga dengan nada marah, wajah tampannya tampak memerah, rahangnya juga sudah mengeras, siap untuk meledak.

Zivanna menggelengkan kepalanya, dia takut kalau dia membuka mulut, dua gadis sombong tadi pasti akan di pecat oleh Raga.

"Katakan, Sayang. tidak ada yang boleh menghina istriku, karena itu artinya dia juga menghina aku."

"Sudah, lupakan saja, aku nggak apa-apa," lirih Zivanna, dia berusaha mengulas senyum, agar suaminya tidak lagi menekan untuk bicara jujur.

"Tidak bisa, cepat katakan, siapa yang sudah menghina kamu." Raga menangkup wajah cantik sang istri, yang masih terlihat cantik biarpun penuh oleh air mata.

"Kamu akan memarahi mereka, aku tidak mau semakin di benci oleh orang-orang, Mas ..." kata Zivanna lagi.

Raga membuang muka, dia menoleh kepada Danu yang seakan tidak peduli dengan pasangan romantis itu, padahal Raga yakin, pria yang sempat patah hati karena istrinya itu, sedang memasang telinga setajam mungkin.

"Dan, periksa CCTV, cari tahu siapa yang sudah berani mengusik istriku." Raga berteriak dengan nada marah, dia mengepalkan kedua tangannya.

"Mas, sudah ... tolong jangan memperkeruh keadaan, aku tidak mau di benci semua orang," pinta Zivanna, dia memegang lengan suaminya, dan menatap penuh permohonan.

"Aku hanya ingin memperingatkan saja Sayang, bahwa tidak ada yang boleh menghina istriku."

"Tapi, jangan pecat dia ya, aku mohon. Kasihan," kata Zivanna pelan.

Raga tersenyum, dia menarik tangan istrinya, mengajaknya untuk keluar." Sekarang katakan, siapa yang berani menghina kamu."

"Mira dan Tina." Zivanna nyaris berguman, dan masih bisa di dengar oleh suaminya. Raga memicingkan mata, dia merasa asing dengan dua nama yang di sebutkan oleh istrinya.

"Dan, siapa dua wanita yang di sebut istriku?" tanya Raga, sambil menoleh kepada asisten nya itu.

"Sepertinya, itu nama resepsionis di lantai bawah," kata Danu, pria itu berdiri, dan mengikuti langkah Raga dan Zivanna.

"Ok, kita selesaikan sekarang, aku ingin semua orang bisa menghargai kamu, karena kamu adalah istriku."

Ketiganya lantas berjalan keluar dari ruangan, dan menuju lift, untuk mengantar mereka ke lantai bawah.

🌸

🌸

Ketiga manusia berbeda jenis itu melangkah tergesa ke tempat dua resepsionis yang telah membuat Raga marah itu. Raga menggandeng tangan istrinya, diiringi tatapan heran orang yang ada di lobi.

"Selamat pagi, Pak," sapa Mira dan juga Tina dengan wajah pucat karena takut, apalagi melihat aura penuh kemarahan dari wajah Raga.

"Kalian yang sudah menghina istriku.! tanpa basa-basi, Raga langsung saja menekan kata pada dua gadis itu.

"Maafkan kami, Pak. kami menyesal dan berjanji tidak akan mengulangi lagi," kata Mira dengan terbata-bata, wajahnya memucat karena ketakutan. tak berani memandang Raga ataupun Zivanna.

"Aku peringatkan kepada kamu, dan untuk kalian semua.! teriak Raga kepada semua orang yang berlalu lalang di lobi, membuat mereka terpaksa menghentikan aktivitas sejenak.

"Zivanna adalah istriku, kami sudah menikah satu minggu yang lalu, dan aku harap kalian bisa menghargainya, kalau sampai aku dengar perkataan buruk tentang istriku, aku tidak akan segan-segan menghancurkan orang itu. kalian dengar."

"Iya pak, kami mengerti," jawab mereka nyaris kompak.

"Lanjutkan pekerjaan kalian, dan untuk kalian berdua, minta maaf pada istriku!"

Raga menatap tajam kepada dua gadis yang tampak gemetar itu, keduanya saling berpandangan.

"Mas, sudahlah. tidak usah di perpanjang lagi, mereka sudah menyesal," kata Zivanna seraya tersenyum, dia memegang lengan suaminya dengan lembut.

"Tidak Sayang, mereka harus meminta maaf kepada kamu," kata Raga, dia kembali menatap tajam kepada dua gadis resepsionis itu.

"Maaf mbak Zie, saya janji tidak akan mengulangi lagi, maafkan saya," kata Mira dengan mata berkaca-kaca.

"Iya mbak Mira, lupakan saja, tapi tolong berjanjilah, jangan lagi menghina orang, walau bagaimanapun keadaan orang itu, karena kita tidak akan pernah tau, apa yang sebenarnya terjadi kepadanya," ucap Zivanna dengan lembut dan tulus.

Mira menangis karena terharu, dia sungguh-sungguh menyesal, mengapa tadi bisa mengeluarkan kata-kata yang begitu buruk kepada istri atasannya itu.

"Maaf mbak, saya khilaf, saya janji tidak akan mengulangi lagi, tolong maafkan saya," kata Tina dengan wajah tak kalah memelasnya, dia menatap Zivanna penuh permohonan.

"Iya mbak Tina, saya sudah memaafkan mbak Tina juga mbak Mira, dan tolong jangan pernah lagi menghina orang ya, fokus saja dengan hidup mbak, tidak usah mengurusi orang lain," kata Zivanna tulus.

"Iya mbak, terimakasih sudah mau memaafkan saya," kata Tina lega.

"Kalian harus berjanji, tidak akan mengulangi lagi, karena saya tidak akan memaafkan bila terulang lagi." Raga menekankan, walaupun wajahnya sudah tidak semarah tadi, tetapi tetap membuat ciut nyali dua gadis di depannya.

"Iya pak, saya janji tidak akan mengulangi lagi."

"Saya janji tidak akan mengulangi lagi, Pak."

Mira dan Tina nyaris bersamaan dalam berbicara, dalam hati mereka berdebar-debar, menanti keputusan dari sang Bos.

"Untuk kali ini kalian saya maafkan, berterima kasihlah kepada istriku, karena dia kalian selamat," ucap Raga lagi.

"Terima kasih mbak Zie."

"Terima kasih mbak Zie."

Raga mengajak Zivanna kembali ke lantai atas, setelah semuanya selesai, dan dua gadis itu menyesal.

"Makanya, punya mulut jangan di buat bicara yang tidak-tidak, tidak usah mengurusi hidup orang lain, untung saja istri Bos bukan orang jahat, bisa di pecat kalian tadi," kata Danu, setelah itu dia meninggalkan tempat itu, menyusul Raga dan Zivanna yang sudah masuk ke dalam lift.

"Aku beruntung banget, bisa menikah dengan kamu, Sayang. hati kamu benar-benar baik dan lembut," ucap Raga, saat mereka berdua ada di lift, dengan penuh cinta Raga mengecup tangan kiri sang istri yang ada dlm genggamannya.

"Aku yang beruntung bisa menjadi istrimu, Mas. aku dulu juga bukan orang yang baik, dan sekarang aku berusaha untuk bisa menjadi lebih baik lagi." Zivanna tersenyum manis.

"Berarti, kita sama-sama beruntung, bukan begitu." Raga tergelak, dia memeluk tubuh mungil istrinya, mengecup pucuk kepalanya lembut dan penuh cinta.

"Semoga kita punya banyak anak ya?" kata Raga tiba-tiba.

"Hah!"

"Aku ingin punya banyak anak dari kamu, Sayang. Mungkin empat atau lima." Raga tergelak lagi, membayangkan rumahnya yang ramai oleh gelak tawa anak-anak mereka.

"Memangnya aku nggak capek, Mas," kata Zivanna merajuk, mereka sudah sampai di lantai atas, dan begitu lift terbuka, keduanya bergegas keluar.

"Rani!" Zivanna memekik dengan riang, saat melihat teman baiknya sedang sibuk mengepel.

*bersambung..

jangan lupa klik like, love dan komen.

makasih 😘😘

🌸

🌸*

1
ayhu hadri
ceritanya sangat bagus, nda bertele tele jd senang bacanya, sukses selalu yab
chaaa
kalau d dunia nyata harusnya gini sih. tp berhubung ini novel ya beda lg prinsip nya 😂 tp kalau wanitanya kayak si Sandra rada kurang sreg jg. krna terlalu agresif.
chaaa
sebenar nya agak ragu jg sih dg perasaan si Zie ini k Raga. dlu saat Raga miskin dia hina dan tolak mentah2. skrg setelah dia jatuh miskin dan Raga udh kaya dia jadi cinta jg sama Raga. yaaa walaupun tdk cinta2 amat. dr sikapnya yg cuek dan kadang jutek ngerespon raga yg bucin k dia. kalau misal saat ini raga masih miskin. apa iya si Zie ini akan cinta? dia emang ngerasa bersalah k raga karna kejadian dlu. tp utk cinta rasa gw nggak 😂
tp untung aja si Zie ini tokoh utama, jadi ya maklum2 aja, beruntung aja dia dibucinin segitunya sama Raga walaupun dlu perlakuan nya udh sangat menyakiti. tp sampe skrg ttap dicintai Raga tanpa ada dendam..
keuntungan jadi tokoh utama ya gitu ..
chaaa: saat kamu susah ( miskin), kamu bisa tau siapa yg tulus mencintai dan jg berteman dg mu. tp saat kau punya segalanya (kaya), semua org senang dkt dg mu / senang didekati oleh mu..
Sebenar nya kalau soal tulus, di cerita ini si Sandra jelas tulus, krna dia cinta sama Raga sejak saat Raga blm punya apa2. tp ya gitu syg nya dia bkn tokoh utama dan sifat nya jg agresif yg buat dia minus di mata Raga..
total 1 replies
Dwi Budianti
bagus
Rini Haryati
ceritanya bagus
sukses
semangat
mksh
keren
nisa
mksih kk ok critanya👌👍
Ilham Risa: hai kak, mampir juga yuk kak ke novel aku "cinta palsu suamiku" makasih kak🙏
total 1 replies
Nadia Binti Umar
g ada extra part nya thor
Satriani Khairunnisa
sepertinya menarik ..
lanjut
dineeeey: Hai , mampir yuk ke novelku yang berjudul
" WANITA SIMPANAN ( end ) & FIRST LOVE (end) , DI BALIK POLOSNYA " dijamin seru dan bikin emosi
total 1 replies
Diana S
ya MP danu dan rani gk d ceritain thor sdh end aja😁
dineeeey: Hai , mampir yuk ke novelku yang berjudul
" WANITA SIMPANAN ( end ) & FIRST LOVE (end) , DI BALIK POLOSNYA " dijamin seru dan bikin emosi
total 1 replies
Dwi Pwd
gutu aj😔😔kurang banyanya lanjut donk .....
nurul aini
yaaaah... tamat nich... ada bonus dong Thor...
chustnoel chofa: iya nanti ya kak...
total 1 replies
Suntinah Ahmad
jangan lama2 kak
chustnoel chofa: iya kak...siap..
total 1 replies
Armin Sanggel
ceritanya bagus
chustnoel chofa: makasih kak, di tunggu ya...😘😘
total 1 replies
Dwi Pwd
ayuk thor lanjut....
Massuanta Mas
lanjut
Nurie
lanjut..
Dwi Pwd
lanjuuuut
Adrena rhafani
Wah cerita yang bagus mampir juga yah ke karya baru aku "Rahim yang tak rusak" by Adrena Rhafani

kita saling dukung yah
Dwi Pwd
pensaran nih thor lanjut donk😊😊
chustnoel chofa: tunggu ya kak.....🤭🤭
total 1 replies
Aminah Idris
lanjut smga perjodohan itu terwujud
chustnoel chofa: Aamiin....iya kak...
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!