: alesya gadis yatim piatu yang tinggal dengan tante dan omnya, dia memiliki sepupu kembar yang selalu memperlakukannya dengan tidak baik, namun walaupun begitu alesya selalu memaafkan perbuatan mereka dan tetap memilih tinggal dirumah bak neraka baginya.
Suatu hari, keadaan keluarga burke sedang dalam masalah besar, pasalnya perusahaan yang mereka Kelola selama ini mengalami kerugian besar mengakibatkan mereka dililit utang untuk menutupi kerugian mereka, untuk menutupi utang tersebut, tante dan om alesya berenca menjual dirinya kepada teman bisnis omnya dengan harga yang sangat tinggi, tapi saat mereka sampai disebuah club malam tempat yang sudah dijanjikan oleh teman omnya untuk menjemput dirinya, tiba-tiba alesya berniat untuk kabur dari sana, ia tidak ingin dinikahi oleh pria hidung belang.
Saat dirinya ingin keluar tiba-tiba bertabrakan dengan laki-laki asing, dan saat itu juga om dan tantenya melihat dirinya
“alesya mau kabur kamana kau gadis sial!!"
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon fida lia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 33, lagi dan lagi
sebelum aku menemukan sahabatku, akan ku pastikan kalian smeua tidak tenang dengan aktivitas kalian, aku tidak suka jika sahabatku tidak baik-baik saja diluaran saja, jika itu terjadi akan kupastikan orang yang melakukan itu akan merasakan hal yang sama.
~chloe winter
sesampainya dirumah vin langsung memarkirkan mobilnya dan masuk kedalam rumah, ia tidak ambil pusing dengan wanta yang menghubunginya sejak tadi, dia bsa mencari tau siapa wanita itu sampai detail-detailnya jika ia mau.
namun saat ini ia tidak peduli dnegan wanita itu, yang ia inginkan saat ini adalah bagaimana ia bisa cepat merebahkan dirinya untuk melepas lelah yang mengebu sejak tadi
namun lagi-lagi vin terhenti dari aktivitasnya karna ponselnya berdering dan itu membuat vin kesal, mau tak mau ia harus mengangkat telfon itu supaya tidak mengganggunya lagi
"hallo?" kata vin dnegan suara dingin dan menahan marah, ia heran dengan tingkah wanita yang tidak ia kenal itu, menganggunya selama satu harian, bahkan mengiriminya pesan ancaman yang ia sendiri tidak tau maksudnya
"dimana asya sahabat saya?, kmarin saya melihat dia bersama dnegan andakan!!" kata wanita diseberang telfon yang tak lain adalah chloe, jangan tanyakan chloe seperti apa, dia adalah gadis tomboy yang tidak kenal apa, ia anak orang kaya kedua dikota itu, dan satu hal yang kalian ketahui tentang chloe, ia adalah gadis yang yang sudah diajari sejak kecil oleh ayahnya bagaimana cara menghadapi dunia luar
"apa yang anda maksud nona, saya tidak mengerti sama sekali" kata vin dengan nada dingin dan kesal, bisa-bisanya wanita ini menuduh dirinya
"hei paman, jangan banyak alasan, katakan dimana sahabatku sekarang berada?" tanya chloe dengan marah dan kesal menggebu-gebu
"sudah saya katakan nona,. saya ytidak mengerti dengan apa yang anda katakan, kalau memang yang anda cari adalah Alesya Callista, gadis milik tuan saya, anda bisa menghubungi nomer ini, tapi ingat jangan pernah menganggu saya, anda sepeeti wanita tidak tau malu!" kata vin dnegan tegas dan langsung mengakhiri panggilan telfon itu, ia segera mengetik nomer milik asya dan mengirim kepada gadis itu
namun yang namanya manusia pasti rasa ingin taunya itu tinggi, melihat chloe juga gadis lyang cantik, membuat vin mau tak mau ingin tau tentang gadis itu, dengan secepat mungkin vin melupakan kalau dia belum mandi sama sekali
namun sedetik kemudian vin merasa ada yang kuirang dari dirinya, dan melihat bahwa ia tadi smepat membuka bajunya dan melepaskan celananya yang menyisakan bokxer miliknya
"astaga, bagaimana mungkin aku melupakan diriku sendiri" kata vin dan melemparkan ponselnya keranjang miliknya, dan langsung berlalu kekamar mandi
sementara di tempat chloe, tepatnya dikamar milik gadis itu, ia mengomel ria dengan sendirinya, ia kesal dnegan pria yang baru saja ia telfon yang seenaknya bicara tentang dirinya
"dasar om-om tidak tau diri, bisa-bisanya dia mengatakan aku wanita seperti itu, apa dia tidak tau aku itu siapa!" kata chloe dengan kesal dan melemparkan ponselnya kesembarang arah
"astaga bosohnya kau chloe, apa ponselmu tidak berharga lagi padamu" omelnya lagi dengan monolog dan mengambil ponselnya, ia melihat pesan dari pria yang tidak lain adalah vin berisikan nomer
"apa ini nomer asya sekarang, atau malah ia memberikan nomer milik tuannya yang ia katakan tadi?" monolog chloe dan bingung apa ia harus menelfon nomer tersebut atau tidak
"aku telfon tidak ya?" tanya chloe penuh bimbang, ia berjalan dikamarnya sampai akhirnya ia memutuskan untuk memberi tahu garvin terlebih dahulu, namun gerakan tangannya terhenti saat melihat layar ponselnya menyala dan ada panggilan masuk
dengan cepat chloe mengangkatnya dan ternyata yang menelfon dia adalah orang yang selama ini ia cari, lrang yang selama ini ia rindukan karna sudah lama tidak bertemu menghabiskan waktu bersama
"asya......." teriak chloe dengan senang sampai tidak sadar kalau nada suaranya membuat orang pekak dan tuli seketika itu juga
"astaga chlo, jangan kencang-kencang ngomongnya, nanti om aland bangun" kata asya dan tidak sadar apa yang ia katakan barusan, dengan otak yang tak polos lagi, chloe bisa menebak saat ini asya bersama siapa
"sya, apa kamu satu kamar dnegan om-om itu, ap[a yang sudah ia lakukan padamu sya?' tanya chloe beruntutan membuat asya geleng kepala dan tidak tau apa yang harus ia jawab
"apa sih chlo, mana mungkin aku satu kamar dengan om aland, hanya saja tadi om aland baru pulang kantor dan langsung tertidur jadi aku bantu membersihkan diri" kata asya agar sahabatnya itu tidak salah paham padanya
"ummm... jangan berbohong beby ku, kamu tidak sepintar itu" kata chloe semakin menggoda sahabatnya itu, ia tau kalau asya tidak pintar menyembunyikan sesuatu dari dirinya
"iya bener tau chloe, aku sama om aland itu hanya sekedar antara majikan dan pembantu" kata asya dengan nada seolah ingin membuat sahabatnya itu percaya padanya
" jangan berbohong sya, aku tau apa yang terjadi ketika pria dan seorang gadis cantik sepertimu bersama" kata chloe dan tertawa mengejek asya
"kan aku pernah bilang kalau om aland itu anak dari om-om yang membeliku, jadi om-om itulah yang sekarang aku layani" kata asya berbohong agar chloe tidak menyudutkanya dan menggodanya
"jadi kamu melayani om-om itu sya?" tanya chloe lagi namun otak mesumnya memang tidak bisa dikontrol lagi, dan memnag chloe yang notabenya seorang berkebudayaan barat, dan baru pindah saat memasuki SMP dulu, dan orangtuanya juga membiasakan dirinya dengan kebudayaan mereka dulu
"bukan itu chlo, tapi aku melayani om-om itu kaya pelayan dengan majikan, pokoknya semua yang diperlukan aku layani" kata asya namun saat ingin melanjutkan perkataannya aland yang berada disamping asya yang sejak tadi mendengar pembicaraan asya dan sahabatnya tidak tahan dnegan bualan i asya sejak tadi
"jabgan dnegarkan omong kosongnya" kata aland dengan suara serak dan membuat asya kelabakan dan gugup, ia takut chloe salah berfikir tentangnya
"itu siapa asya?" tanya chloe mulai khawatir dengan asya
"jangan hiraukan dia chlo, aku tutup dulu, besok aku telfon kamu lagi bye bye chloe" kata asya dan langsung mengakhiri panggilanya, ia menatap aland dnegan rasa kesal dan jengkel, ia marah karna aland tidak menepati janjinya untuk diam
"kenapa cemberut begitu hemm? apa masih kurang?' tanya alnd dengan mengangkat dagu asya dan melihat wanita itu dengan wajah yang kusut
"maafkan aku, hanya saja kamu terlalu banyak alasan dnegan sahabatmu itu" kata aland dan membaawa asya kepelukannya, sungguh gadis ini menjadi candu yang fantastis untuk aland, tidak ingin berjauhan sedikitpun dari gadis itu
"om sihh, bikin aku kesal aja, baru aja aku menelfon sahabatku" kata asya membeontak dipelukan aland, namun dnegan cepat aland bisa menenangkan hati gadis kecil miliknya itu
next
maaf ya raeders karna othor lama up-lagi sekali up cuma satu doang, tapi othor memang lagi sibuk banget akhir-akhir ini maaf ya :) lopyou:)
yg bener mana?
jelek banget karakter pria" disini..jadi semakin malas buat baca tapi untung aku banyak lompat" selain karena tata bahasa dan kalimatnya yang gak nyambung juga para pemainnya semakin ndk karuan .
belum lagi awal" lu nulis berantakan banget dari segi mengetik tapi gw apresiasi dengan alur cerita lu cuman bikin gw down lu gak ada pendirian. plin plan. kalau lupa sama kalimat sebelumnya. dibuat list dicatatan.
yg bilang Al tdk normal siapa?
lagian kalau semua suami mengatakan dya normal dan mudah bergairah dengan wanita lain bukan kah dya pria tdk setia? lalu apa gunanya menikah?😌
bocah nih pasti😑hapus aja, malu, geli gw bacanya.
bodoh banget kalimatnya🤧
umur Lo berapa sih? masih bocah?
kalo iya wajarlah gak tau cinta..atau masih labil, makanya diubah" mulu tentang perasaan.
kalau gak tau, jangan terlalu diumbar kata" cinta atau perasaan cinta kepada seseorang. kan gak nyaman bacanya.
jangan diubah" lagi kalimatnya.
jangan plin paln, gak mood gw bacanya...haduewww
bukannya wanita malam sdh menjadi nafsunya.
itu wanita" club favoritnya.
ini othornya bikin jengkel deh .sat set aja tanpa kejelasan. gak nyambung...njirrr
sebelumnya mengatakan Aland ke club untuk menghibur dirinya dengan wanita" yg selalu menaminya..gak ada tuh Aland menolak wanita manapun. karena dya tipe mudah terangsang..gak masuk akal tiba" ada satu wanita yg selalu ditolak.
padahal ceritanya Aland selalu ditemani wanita" club untuk memuaskan nafsunya.
mending dicatat deh, gimana karakter prianya trus statusnya dan masa lalunya dengan bener..nanti kalau lupa kalimat awalnya bisa keingat dicatayn sebelumnya.
kalau gini kan pembaca bingung". ini Aland emng suka nidurin wanita apa hanya sekedar menemani minum. jangan kek chapter sebelumnya. si aland kan bercinta dengan wanita saat itu eh malah pulang dengan Vin dlm keadaan mabuk. kirain ada flashbacnya ternyata gak ada.
katanya gak sebrengsek itu.
ini othornya plin plan deh kasih kalimat.
CEO kok gitu..gak punya pendirian.
dan juga ngapain dya nutupin siapa dirinya. dan juga masa Freya gak tau siapa Aland, atau gak usah tau tapikan dari Aland memniayai Freya bisa ketahuan kalau Aland itu kaya.
gw jadi bingung sendiri dengan othornya. dichapter sebelumnya bilangnya Aland yg membiayai Freya tapi alasan Freya meninggalkannya karena gak punya apa"
plin plan banget.
itu yg dibilang CEO?🤭
siapa yg merasa senang dan merasa sangat dicintai karena perbuatannya itulah , pria atau mantannya dulu berubah hanya karena wanita.....
tentu saja si mantan kekasih yg merasa sangat biasa.
bodohkan pria itu, apalagi predikatnya sebagai CEO sungguh tdk cocok status seperti itu disematkan.
itulah mengapa gw selalu erasa langsung down membaca sikap karakter pemain di novel hanya karena mantan, bukannya membuat wanita masa lalunya menyesal dengan memperlihatkan bahwa setelah ditinggalkan pria itu justru bahagia dengan wanita lain malah sebaliknya.....🤦
skip😪
yg bener aja Thor ..CEO ko bodoh