Cerita seekor kucing kecil berbulu Oranye.Yang di beri nama oleh penolongnya dengan nama Si Oyen.
Oyen mencintai gadis yang menolongnya.
Dan siapa sangka Oyen adalah seorang panglima langit, dari kerajaan para dewa yang di kutuk menjadi kucing karena kecerobohannya
Si Oyen bisa menjadi manusia, bila menelan mutiara siluman warna putih.Dan karena itulah Oyen yang kalau berubah manusia bernama Aaron selalu berburu siluman.
Adik sang pacar suka godain Oyen, demikian juga Oyen yang juga sering usil sama Jimmy adaik Kirana.
Ada saat Kirana terjebak di dunia siluman, dan Aaron berusaha mencari dan menolongnya.
Waktu Aaron harus kembali menjalani profesinya sebagai panglima Langit, dan Kirana bertemu dengan puppy lovenya.
Dan apa yang akan terjadi pada mereka..?
Yuk kepoin novel ini ya..
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yuli kiranawati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Oyen Bertemu BoCan ll
BoCan yang melihat tingkah ketiga pegawainya, akhirnya berdiri sedikit kesal.
"Apa kalian tak menganggapku ada..??" tanya Bocan sambil berkacak pinggang.
"Maaf bocan..!" seru ketiga gadis itu.
"Aaron kemari..!!" panggil Bocan.
Kirana pun berdiri diikuti Aaron.
"Maggie dan Kelly dengarkan..!! dia adalah putra semata wayangku yang aku cari-cari selama ini, namanya Aaron. Apa kalian mengerti..!!" jelas Bocan sambil melihat Maggie dan Kelly yang terus melihat Aaron.
"Sekarang kalian boleh pulang..!!" pinta BoCan.
"Tapi BoCan, kenapa Kirana tidak juga pulang?" tanya Maggie yang masih terus memandang Aaron.
"Dia ada urusan denganku sebentar..!!" kata BoCan.
"Ohw..! BoCan bolehkah Aaron aku bawa pulang..?" tanya Maggie sambil melirik ke arah Kirana.
Kirana pun gerah dibuatnya, Maggie dan Kelly pun di dorong keluar sama Kirana.
"Kiraana...!!" teriak Maggie bersamaan dengan Kelly.
Setelah memastikan keduanya pergi menjauh, Kirana segera masuk kembali ke kios.
Namun Kirana tertegun saat melihat Aaron sedang duduk bersila dan BoCan demikian di belakang Aaron, mereka berada di lantai.
Kedua telapak tangan BoCan BoCan menempel di punggung Aaron dengan mengeluarkan asap berwarna biru, sedangkan Aaron kedua tangannya berada di atas pahanya dengan ibu jari bertemu jari tengah.
Aaron memejamkan matanya dan terlihat keringat sebesar jagung menetes di dahi dan pelipis kanan dan kirinya.
Kirana duduk bersimpuh di samping BoCan.
"BoCan sedang ngapain Aaron ya..??" tanya dalam hati Kirana.
Tak berapa lama, mereka pun selesai.
Kirana mengambil sapu tangannya, namun ketika hendak mengusap keringat Aaron, BoCan melarangnya.
"Biarkan keringat itu mengering dengan sendirinya..!!" ujar BoCan.
"Oh..!!" Kirana kembali memasukkan sapu tangannya.
"Kirana, kamu jangan sampai pergi jauh dari Aaron. kamu dalam bahaya...!!" seru BoCan.
"maksudnya bagaimana? Kirana tidak mengerti..?" tanya Kirana yang benar-benar tidak paham.
"Kamu akan ditumbalkan oleh keluargamu...!!" seru BoCan.
"Aaku..? ditumbalkan..?" tanya kirana yang tak percaya.
"Kamu di tandai eh siluman yang menjadi alat pesugihan keluargamu. Tapi tanda itu akan hilang jika kamu menikah, atau kamu sudah tidak perawan lagi...!!"jelas Bocan.
"Kirana, kita bobok bareng yuk..!!" ucap Aaron dengan polosnya.
"Eh...!!"
"Tidak boleh..! nikah dulu..! mau buat malu bangsa dewa dan peri ya kamu..!!" seru BoCan sambil menarik telinga Aaron.
"Auw...! sakit Bu..!!" keluh Aaron yang menahan sakit.
"Kamu..! sejak bersama Kirana genitnya..!" gerutu BoCan.
"Kalau begitu, Kirana kita nikah yuk .!!" lagi-lagi Aaron bertingkah seperti anak kecil.
"Pletaaakk...!!"
BoCan menjitak kepala Aaron, dan Kirana tertawa di buatnya.
"Selesaikan kutukanmu dulu...!! anak kamu kepala manusia badan kucing atau sebaliknya kepala kucing badan manusia..??" bentak BoCan gemas.
"Nggak mau..!! ngeri ih bayanginya .!!" seru Kirana yang sedari tadi tertawa melihat tingkah ibu dan anak itu.
"Gimana..? masih mau bilang menikah sebelum kutukan berakhir..??" tanya. bocan sambil memandang Aaron.
"iya, kalau begitu aku harus berburu Siluman lagi..!! " seru Aaron.
"Semangaaat..! " seru Kirana sambil menunjukan kepalan tangan kanannya.
"Tapi kalau bobok bareng kan boleh ya..?" lagi-lagi dengan wajah tanpa dosa.
"Aaron..!" teriak BoCan dan Kirana gemas.
"Lho..! kalau jadi Oyen kan aku suka bobok di peluk Kirana..!!" jawab Aaron dengan wajah polosnya.
BoCan dan Kirana menarik nafasnya dengan lega.
"BoCan saya harus pulang, mau persiapan ke pesta ulang tahun teman saya..!!" pamit Kirana.
"Ajak Aaron..!!" pinta BoCan.
"Memang aku ajak, karena undangannya harus berpasangan. sedangkan mereka sudah tahu adik dan ayahku. jadi aku harus bawa orang yang tak di kenal oleh mereka..!!" jelas Kirana.
"Apakah acara ulang tahun nona Sharla..?" tebak BoCan.
"I..iya BoCan..! pesta Ulang tahun Sharla..!" kata Kirana.
"Aku dan Maggie tadi kesana menghias dekorasi panggung dan sekitarnya. Aaron, kamu harus waspada..!! disana ada siluman berumur ratusan tahun. Hawa murniku sudah ku salurkan, semoga bisa membantu...!!" ucap BoCan yang sedikit khawatir.
"Jangan khawatir Bu..! Yakin saja putramu bisa menghadapinya...!!" seru Aaron yang meyakinkan.
"Maaf apa kamu bisa naik sepeda motor..?" tanya Kirana karena merasa belum pernah melihat Aaron mengendarai sepeda motor maupun mobil.
"Aaron pegang saja kalung kamu, dan kamu akan bisa menguasai otomotif dan elektronik." kata BoCan.
"Baik Bu..!!" sahut Aaron.
"Oiya BoCan, Kirana mau beli bucket bunga boleh..?!" tanya Kirana, lirih.
"Ngapain beli, ambil aja..!!" kata BoCan.
"makasih BoCan..!!" kata Kirana sambil memeluk BoCan.
Setelah membuat bucket bunganya, Kirana dan Aaron pamit untuk pulang ke Ruko.
Dengan kekuatan dari kalung peri, Aaron kini yang mengayuh sepeda dan Kirana diboncengnya.
Mereka saling canda, dan tanpa mereka sadari banyak pasang mata memperhatikan mereka, terutama Aaron.
...~¥~...
...Yuk dukung Novel SI OYEN PACARKU BUKAN MANUSIA, dengan memberi like/komen/♥️/⭐5/🎁 maupun vote-nya ya.....
...Dukung juga di novel saya yang lainnya.....
...*CINTA UNTUK YULIA...
...*GADIS TIGA KARAKTER...
...*HITAM BUKAN HITAM HIDUPNYA....
...*JADIKAN AKU YANG KEDUA...
...Terima kasih....
...Bersambung...
Salam kenal💐😆