+21
Seorang mafia yang penurut dengan ibunya karena menyayangi dan mencintai ibunya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yuliati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
apartement 2
🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿
Rara menatap akmal yang masih bersikap cuek dan dingin,sementara okta dari tadi menanyakan kabar Rara dan mengajak Rara berbicara panjang lebar walaupun mata wanita itu terus saja menatap ke arah akmal
"hmmm....okta,kamu mau nganterin aku ngak?" tanya Rara yang menatap ke arah okta
Kedua pria yang berada didalam lift itu pun menatap Rara dengan terkejut,okta terkejut karena biasa nya dia yang selalu menawarkan diri untuk mengantarkan tapi kali ini Rara lah yang memintanya sedangkan akmal terkejut karena Rara benar-benar meminta okta untuk mengantarnya. Akmal berusaha untuk tenang,dia tidak ingin terpancing oleh Rara. Pasti Rara ingin membuat nya cemburu dan terjebak dalam permainan wanita ini, akmal benar-benar ingin menjauhi wanita ini walaupun Rara menganggap mereka sudah pacaran tadinya.
"beneran ra?kamu mau aku anterin?"tanya okta seperti tidak percaya
"beneran,bahkan nanti aku akan kasih kamu hadiah "jawab Rara lembut
"hadiah??hadiah apaan?"tanya okta penasaran
"pokoknya kamu pasti suka,akan aku kasih sewaktu sampe apartemen ku" ucap Rara lagi tanpa melihat ke arah akmal. Dia tau,pasti saat ini akmal sudah menatap nya dengan tajam. Dia sudah tidak perduli dengan pria penakut dan bodoh seperti akmal, walaupun dia sangat mencintai akmal dan dari dulu selalu mengejar pro bodoh itu.
Okta juga tau kalau Rara menyukai bahkan mencintai akmal, hampir semua karyawan di perusahaan dion tau karena Rara mengejar dan mendekati akmal secara terang-terangan. Rara sudah tidak malu menunjukan rasa suka nya pada akmal,hingga orang tua Rara mendatangi akmal dan memberikan peringatan untuk tidak mendekati rara atau membuat anaknya sakit hati.
"baiklah....aku akan mengantar mu,sebenarnya tanpa dikasih hadiah pun aku bersedia mengantar mu. Kapan pun kau butuh,aku pasti akan menyiapkan waktu ku untuk mu" jelas okta lagi
Rara tersenyum menatap pria itu,pria itu terlihat bodoh karena cinta tapi cinta memang benar-benar membuat bodoh orang. Buktinya dirinya,yang mengejar-ngejar cinta akmal sehingga membuatnya malu dan juga sering dikatakan wanita murahan. Walaupun mereka berbicara dibelakang Rara,begitu juga dengan akmal yang menjadi bodoh karena tidak ingin berurusan dengan keluarga kaya seperti Rara. Dia lebih memilih menghindar dan memendam cintanya,dari pada berurusan dengan rara.
Okta tersenyum senang, karena hari ini dia bisa mengantar pulang wanita yang dicintainya. Sedangkan Rara,dia ingin mencoba melupakan akmal. Mungkin usaha yang selama ini Rara lakukan untuk membuat akmal juga mencintainya akan sia-sia, tapi lebih baik berhenti disini dari pada akan membuatnya lebih sakit hati. Tadi nya dia berpikir kalau akmal menerima nya juga karena dia tau akmal malu Rara melihat bahkan menyentuh senjatanya,jadi Rara juga berniat memperlihatkan miliknya bahkan memberikan kehormatan nya pada akmal.
Baru beberapa jam berlalu, akmal sudah kembali bersikap seperti biasanya. Itu membuat rara benar-benar ingin mundur,sudah sampai sejauh ini usahanya tapi akmal tetap berpura-pura tidak perduli pada nya. Saat ini di pikiran Rara hanya ada akmal,dia berusaha membuang jauh perasaannya pada akmal,dia ingin mencoba nya pada okta.
"semoga saja berjodoh dengan okta"gumam Rara pelan tapi terdengar oleh okta juga akmal karena saat ini okta dan akmal berada disamping nya. Lift sudah penuh dengan para karyawan yang ingin turun dan pulang
Mendengar ucapan Rara,membuat okta semakin senang sedangkan akmal merasa kesal. Rara tidak ingin melihat wajah akmal lagi,itu akan meruntuhkan hati nya kembali. Dia memilih memandang okta yang tersenyum menatapnya,Rara membalas senyuman okta membuat akmal semakin kesal melihat Rara dan okta.
Didalam lift itu banyak sekali yang ingin berdekatan dengan akmal,bahkan ada yang mengajak akmal bicara. Akmal menanggapinya,ada seorang wanita yang berniat berdiri disamping akmal hingga mendorong Rara agar menjauhi akmal. Walaupun mereka tau kalau Rara mengejar akmal,tapi mereka juga tau kalau akmal tidak pernah membalas cinta Rara.
Mereka tau kalau Rara bukan karyawan disitu,dia datang ke perusahaan itu hanya ingin mendekati akmal saja. Rara pernah mendengar karyawan wanita yang mengatakannya wanita murahan saat dia berada didalam toilet,mereka menjelek-jelekkan rara tapi rara masih saja mengejarnya sampai saat ini walaupun akmal pernah menolak cintanya.
Ini hari pertama dia pulang dari luar negeri setelah seminggu disana karena ditolak cintanya oleh akmal,saat kembali walaupun sudah melihat dan memegang langsung senjata akmal tetap saja akmal tidak perduli pada nya. Yang mengatakan kalau mereka saat ini sudah berpacaran hanya Rara,akmal hanya diam saja saat itu.
"aaaww..." ucap Rara saat wanita yang berdiri di depannya tadi mendorong Rara agar menyingkir dari samping akmal.
Tubuh Rara hampir terjatuh,tapi okta langsung memeganginya. Kaki Rara yang memakai high hell pun sedikit terkilir karena didorong oleh wanita itu,akmal yang ingin menolong tidak jadi karena sudah ada okta.
bersambung
jangan lupa vote like dan komentarnya ya...makasih 😘😘😘😘😘😘