NovelToon NovelToon
Mommy Ara

Mommy Ara

Status: tamat
Genre:Romantis / Duda / Tamat
Popularitas:975.4k
Nilai: 5
Nama Author: Adhel Younges

Season 1

Pertemuan antara seorang gadis dengan seorang anak di sebuah halte bis.

Yang sedang nangis mencari mommy nya.

Akankah ia bertemu dengan mommy nya
dan siapa kah mommy nya itu?

Season 2

Ares Alfarizi Loghan, kini telah menjelma menjadi pemuda yang tampan dan juga humoris, sifat yang suka bercanda membuat para wanita Baperan tapi tak satu pun dari mereka bisa singgah di hatinya, pertemuan yang tak terduga dengan seorang gadis mampu membuat hati Ares berantakan.


yuk simak kisahnya

😉

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Adhel Younges, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

32. Berbagi

Akan dan keluarga kecilnya menikmati sore dengan bersantai di balkon kamarnya dan bebagi cerita, tepatnya mendengarkan cerita Ares.

"mom, Dad, tau ngak?."

"ngak, jawab mereka berdua."

"aish....Areskan belum cerita, kesalnya pada kedua orang tuanya, mereka tertawa melihat Ares yang kesal dan makin menggemaskan."

"ya udah, Ares mau cerita apa, tanya Ara."

"ada teman Ares dikelas, ia ngak jajan & juga ngak bawa bekal, terus Ares tanya dia jawab ayahnya ngak punya uang, ia cuma minum air putih yang dibawa dari rumah, terangnya pada orang tuanya."

"siapa namanya, tanya Ara."

"Dika mom, jawabnya, Ara merasa iba pada anak itu saat mendengar cerita dari Ares."

"besok mau mommy buatin sarapan apa?, dan bawa bekal lebih untuk Dika ya, ucap Ara."

"nasi goreng seafood mom, makasih ya mom."

"Ares boleh minta uang jajan lebih ngak mom, Dad, nanti Ares kasih ke Dika biar ia juga bisa jajan di kantin."

"boleh, besok Daddy titip ke mommy ya."

"yaa, makasih ya Dad, mom, ucapnya."

"ya, jawab Ara langsung mencium Ares."

Ara merasa Banga pada Ares, yang memiliki sara peduli pada orang lain walau Ares bukan anak kandungnya, tapi ia bangga melihat sifat Ares yang dermawan. Semoga sifat yang seperti ini tak berubah sampai ia kapan pun, tak lama suara azan pun berkumandang.

🍂

🍂

🍂

🍂

🍂

Pagi harinya.

Selesai sholat subuh bersama sang suami, Ara segera membuat sarapan pagi. Sesuai permintaan Ares ia segera memasak nasi goreng seafood, sementara Arkan melaksanakan olah raga pagi diruang fitnes. Saat Ara menata makanan dimeja makan, Arkan datang dan lamgsung mencium Ara dari samping Hinga membuat Ara terlonjak kaget.

"astagfirullah, mas ucap Ara."

Sementara Arkan ketawa melihat istrinya kaget, ia pun langsung berlalu mengambil minuman.

"sesudah selesai..?."

"sudah."

"ya udah cepatan mandi ntar telat kekantor nya."

"aku kekantor jam 10, ya sudah aku bersih bersih dulu."

"hm..aku mau lihat Ares."

Mereka segera kekamar, Ara langsung menyiapkan baju santai untuk suaminya, dan setelah itu ia pergi kekamar Ares, tiba dikamar Ares Ara tersenyum saat melihat Ares sedang memakai baju seragam sekolahnya.

"apa butuh bantua an?."

"udah selesai kok mom."

"kalau gitu ayo kita sarapan dulu, ntar telat ke sekolahnya."

"ayo mom."

Ara dan Ares segera keluar dari kamar dan langsung menuju meja makan, Ara segera membuat dua gelas susu hangat buat suaminya dan anaknya. Tak lama Arkan pun tiba diruang makan dan langsung duduk di samping Ares, Ara pun meletakan minuman yang ia buat untuk dua orang yang ia sayang, dan setelah itu mengambilkan sarapan untuk mereka, tampa menungu lama mereka segera menyantap sarapan pagi dengan lahapnya, usai sarapan Ara segera membersihkan meja makan, karna pagi ini ia tak ikut mengantar Ares, Arkan sendirilah yang akan mengantar sang putra sekolah.

Setelah Arkan pergi mengantar Ares ke sekolah, Ara segera menuju kamar dan membersihkan tempat tidur, setelah itu ia pun segera membersihkan dirinya dikamar mandi, saat Ara sedang mandi Arkan pun sudah tiba dikamar ia mendengar percikan air dari kamar mandi, Arkan duduk santai di ranjang sambil menungu Ara, tak berapa lama Ara pun keluar dari kamar mandi hanya mengunakan jubah mandi dan rambutnya yang panjang dililit mengunakan handuk, ia belum menyadari jika Arkan sudah berada di dalam kamar, dengan santainya Ara melangkah ke lemari untuk mengambil baju, setelah itu ia melangkah ke arah ranjang.

"astaghfirullah, mas...teriak Ara kaget melihat suaminya sudah duduk manis sambil senyum padanya.

Arkan langsung menarik Ara Hinga mereka dekat tak ada jarak sedikit pun, Arkan langsung mencium bibir istrinya dengan sangat bernafsu, menghis*p bibir istrinya yang terasa manis, Arkan melepaskan tautan bibirnya ketika istrinya yang sudah kehabisan nafas.

"mas, ucap Ara."

"sayang, aku selalu bergairah bila dekat dengan mu."

"apa, tanya Ara tak percaya dengan ucapan suaminya."

Arkan memegang tangan istrinya dan mengarahkan pada tempat yang ia maksud, seketika mata Ara membulat saat memegang apa yang dimaksud suaminya, ia diam dan tertunduk dengan wajah yang sudah merona, Arkan langsung menarik istrinya ke atas ranjang.

"mas, beneran sudah ngak tahan? saat sudah berada diranjang."

"iya sayang, jawabnya yang sudah meraba tubuh istrinya.

💕💕💕

Setelah menyelesaikan aksi panasnya, Arkan tersenyum memandang wajah istrinya ia mencium bibir istrinya Dangan sangat lembut.

"mas, aku mandi bentar ya, ucapnya dan langsung duduk.

"mandi berdua, jawab Arkan kemudian ia berdiri.

Ara mengangguk lalu tersenyum Arkan pun membalas senyuman istrinya, selesai mandi mereka segera keluar dan Ara pun langsung menyiapkan stelan kantor untuk suaminya.

"sudah selesai mas? ucapnya saat Ara sudah selesai dengan perayaan make up-nya.

"belum, jawabnya sambil memberikan dasi pada Ara."

Ara hanya tersenyum melihat tingkah suaminya, ia pun segera memasangkan dasi di leher Arkan dengan rapi dan setelah itu merapikan sedikit jasnya, saat ia hendak berbalik Arkan langsung menahan ya dan langsung mencium bibir istrinya, Ara pun membalas ciuman tersebut.

"terimakasih untuk pagi ini, ucapnya lalu mencium pipi Ara, ara mengangguk."

"mas, pulang menjemput Ares sekolah aku ke rumah mama ya mas, aku kangen sama mama, ucapnya."

"iya, nanti sore aku yang jemput, jawabnya."

"ah baiklah mas."

Arkan dan Ara segera keluar dari kamar dan mengantar suaminya sampai teras dan tak lupa menyalaminya, Arkan pun tak lupa pula mencium istrinya dan mengecup singkat bibir istrinya. Setelah Arkan pergi Ara memutuskan untuk istirahat sebentar karna ia merasa lelah sekali, tiba dikamar Ara segera merebahkan tubuhnya diranjang tak lama ia pun terlelap.

🍂🍂🍂

Jam makan siang sudah tiba, Ares menghampiri Dika karna ia melihat Dika sedang meneguk air putih dari botol yang ia bawa dari rumah, Ares tersenyum dan langsung duduk didepan Dika dengan tas berisi bekal makan siang yang telah disiapkan oleh mommy ya, Ares mengeluarkan dua kota nasi goreng tersebut lalu mendorongnya kepada Dika.

"ayo makan sama aku dik?"

Dika sedikit ragu untuk mengambilnya kotak bekal yang sudah ada dihadapannya, walau Ares sudah mendorong kehadapannaya dan mengajaknya makan.

"kamu ngak mau makan ya? mommy aku yang buatkan."

"ini benaran untuk aku, dengan cepat Ares mengangguk."

"iya, untuk kamu."

Dika tersenyum melihat nasi goreng dihadapannya, aromanya yang mengubah selera perutnya yang tadi lapar menjadi semakin lapar, dengan segera Dika memakannya dengan lahap, Ares pun tersenyum melihatnya kemudian ia pun segera melahap bekalnya sendiri, selesai makan Ares menyimpan kotak bekalnya yang sudah habis tak tersisa.

"Dika, nanti pulang sekolah ikut aku sebentar yaa, ucapnya."

"kemana?."

"ketemu mommy ku, ikut yaa, didepan gerbang aja kok, ucapnya."

Ares berharap agar Dika mau bertemu dengan mommy nya sebentar karna deddy-nya telah menitipkan uang pada mommy nya.

"baiklah jawab Dika."

Semetara Ara dirumah tidur dengan nyenyak nya, Arkan yang sedari tadi menelponnya tak juga diangkat oleh istrinya, karna suara ponsel yang terus berdering membuat Ara pun terbangun Tampa melihat siapa yang menelpon Ara pun langsung mengangkatnya.

drt....drt....drt...

"halo, assalamualaikum."

"wa'alaikumsalam, sayang kamu tidur ya tanya Arkan."

"hm iya mas, ada apa mas?"

"ngak cuma ngingetin ntar kalau jemput Ares jangan lupa titipan buat temannya Ares."

"iya mas."

"ya sudah aku tutup dulu telponnya.

Ara melihat jam di ponselnya ternyata hampir mendekati waktu pulang Ares sekolah, dengan cepat Ara pun siap siap untuk menjemput Ares.

Tiba disekolah Ares, Ara menunggunya di depan gerbang tak berapa lama Ares pun keluar dan segera menghampiri Ara di gerbang bersama Dika, Ara segera mengajaknya menuju mobil dan membawa Dika masuk ke mobil.

"kamu temannya Ares? tanya Ara."

"iya Tante."

Ara mengeluarkan amplop yang berisi uang dan menyerahkannya pada Dika.

"ini diambil ya, ucap Ara."

dengan cepat Dika menggeleng, bukan ia tak tau apa isi dari amplop tersebut namun ia tak sanggup untuk menerima uang sebanyak itu.

"ambil aja dik, ucap Ares, Dika tetap menggeleng."

Ara tersenyum menatap Dika, ia meraih tangan Dika kemudian meletakkan amplop tersebut ditangan Dika.

"ambil ya, ngak boleh menolak rezeki, ucap Ara sambil mengusap kepala Dika."

Dika merasa terharu saat ini, ternyata masih ada orang baik disekelilingnya, dengan mata yang berkaca kaca ia berkata.

"terimakasih Tante, Ares, ucapnya dengan air mata yang sudah menetes di pipinya."

"yaa, sama sama, jawab mereka."

Setelah itu Ara dan Ares segera mengantar Dika pulang kerumahnya, usai mengantar Dika Ara memberi tau Roy kalau ia pulang kerumah mamanya, mendengar ucapan Ara Ares langsung tersenyum lebar, karna ia juga sudah kangen dengan mama Ara.

Tiba dirumah mamanya Ara segera masuk dan langsung mencari mama nya, yang ternyata lagi santai dikamar, Ara pun dengan cepat berhamburan memeluk mamanya, sontak membuat sang mama kaget bukan kepalang.

"astaga araa, ucap mamanya, Ara hanya nyengir saja karna telah membuat mamanya kaget.

"Ara kangennn sama mama."

"mama juga sayang, dengan siapa kesini?."

"berdua saja sama Ares, diantar oleh roy."

"lahh trruss aresnya mana?."

"Ares disini Oma, ucapnya yang sedari tadi berdiri dekat pintu masuk kamar mama Ara, karna melihat Ara memeluk mamanya Ares pun tak mau menganggunya.

"maaf sayang, mommy meningalkan mu, ayo sini salam dulu sama oma."

Ares pun segera menghampiri Ara dan mamanya, setelah melepas rindu dengan mamanya, Ara segera kekamarnya dan langsung Menganti baju Ares, dan setelah itu mereka beristirahat.

🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿

Wasalam.

...💕💕💕...

1
didik pu
lanjut
Ani Sukmayati
cerita yg menarik ,,,, keren thor
Ani Sukmayati
pdhl bgus ceritanya alurnya jg sederhana tp ko yg like dikit y
Ani Sukmayati
alur ceritanya enak g ribet sederhana tp g bosen diulang ulang aq bacanya ,,,, keren thor
Nisa Ulfathonah
/Good//Good/
Heryta Herman
cinta tdk harus memiliki...berbahagialah bila dia bahagia...dan ikhlaskanlah...
Heryta Herman
si ares nyosor terooss...hihihi...
Heryta Herman
naah lu bu puspa,ayesha yg kamu hina rupanya anak orang kaya,malah lbh kaya dari kamu....uuh malu nya kaumu puspa...
Heryta Herman
wah..ibu nya fahrul mulai nih.dia sendiri menabuh genderang perang...ayo ayesha...ini lah waktunya untuk kamu bls hinaan wanita sombong itu
Heryta Herman
dasar si ares...
Heryta Herman
aneh aja..padahal ares pernah di tlng waktu di kroyok preman...ga bilang terima kasih..malh skrng gara" nabrak dikit mobilnya,minta ganti rugi ga masuk akal..
waaah..modus ini
Heryta Herman
semangat thooor...
Heryta Herman
/Good//Good//Good/
Heryta Herman
lanjut thor../Pray/
Heryta Herman
cerita yg ringan dan enak di baca..tdk menguras wmosi yg berlebihan.
Aku suka...semagat thor...
Heryta Herman
jngn menikah krna terpaksa arkan...itu menyakitkan untuk ara...dia tulus menyayangi ares walaupun tdk menjadi istrimu sekalipun...
Heryta Herman
klo ares saja yg suka dan sayang...tdk perlu lah menikah dgn arkan.. skrng aja sdh dkt,walaupun ara tdk nikah dgn arkan...
Heryta Herman
hhhmmm..
Heryta Herman
bagasi??
Heryta Herman
rasain lu...emang enak di cuekin...makanya jadi orang jngn sombong arkan...hargai orang lain maka oran g lain juga akn menghargai mu...mudah kan?
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!