Menceritakan 2 anak laki laki kembar yatim piatu,Xu Lian dan Xu Tian namanya,mereka berdua tidak berbakat dalam bidang kultivasi
Hidup mereka selalu di penuhi bahaya dan ancaman
Apakah mereka bisa mencapai tujuan hidup mereka??
Apakah mereka bisa menjadi pendekar???
Tunggu ke lanjutan....
Jangan lupa Like,Vote,Komen
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sayu.Tia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 31 ( Huanran)
“Kak,hari ini kita sudah memahami semua jurus Yang ada di buku milik kakek Gintama ,jadi selanjutnya kita akan melakukan apa? Tanya Xu Tian
“Ehm... Aku juga tidak tau.” Ucap Xu Lian sambil memikirkan sesuatu
“Bagaimana dengan saran yang kakak berikan 2 tahun yang lalu, Berpetualangan keliling dunia.” Ucap Xu Tian
“Apa kau yakin?”
“Tentu saja kak,aku ingin kita menjadi lebih kuat dan menciptakan dunia yang damai.” Ucap Xu Tian
“Kalau begitu aku setuju,kita akan pergi 2 hari lagi,dan untuk kakek aku akan memberitahu nya saat selesai makan siang.” Ucap Xu Lian
“Baik,dan sebentar lagi waktu makan siang akan tiba.” Ucap Xu Tian sambil tertawa kecil
Baru saja Xu Tian Mengatakan hal itu,tiba tiba Kakek Liang memanggil mereka berdua untuk makan siang.
“Xu Lian,Xu Tian ayo makan.” Ucap Kakek Liang
“Ingat ya kak, beritahu kakek.” Ucap Xu Tian tertawa kecil sambil berjalan ke dalam rumah
Mereka bertiga makan masakan kakek Liang dengan lahap Dan perasaan bahagia
“Kakek aku ingin mengatakan sesuatu.” Ucap Xu Lian yang sudah selesai makan begitu juga dengan kakek Liang dan Xu Tian
“katakan saja.” Ucap singkat Kakek Liang
“Kami sudah memahami semua jurus dari buku yang kami pelajari, 2 hari lagi kami ingin pergi dan memulai lembaran baru pada kehidupan kami.” Ucap Xu Lian
“Kakek,kami ingin Berpetualangan keliling dunia untuk menambah kekuatan kami dan membuat dunia ini damai.” Ucap Xu Lian
Mendengar hal itu Kakek Liang terkejut, kenapa cucunya tiba tiba berkata seperti itu,tapi bagaimanapun mau tidak mau Kakek Liang harus mengijinkan mereka pergi.
Kakek Liang tidak ingin egois dan memperhambat kekuatan Xu Lian dan Xu Tian.
“Tentu saja,aku mengizinkan kalian.” Ucap Kakek Liang sambil tersenyum tipis
“Tapi kalian harus berjanjilah untuk kembali ke sini dengan keadaan sehat,dan semoga kalian bisa menyelesaikan tujuan kehidupan kalian.” Ucap Kakek Liang sambil meneteskan air mata
“Tentu saja kek,kami berjanji akan hal itu.” Ucap Xu Lian dan Xu Tian
Xu Lian dan Xu Tian lalu berjalan masuk ke kamar, sesampai nya dikamar mereka berdua langsung bersantai di atas kasur.
“Mulai dari mana kita melakukan perjalanan yang panjang ini? Tanya Xu Tian sambil menatap dinding langit
“Aku belum berpikir jika masalah itu, tapi yang pasti kita akan tetap pergi 2 hari lagi.” Ucap Xu Lian
“Bagaimana jika kita sekarang pergi ke benua matahari.” Ucap Xu Lian
“Untuk apa?” tanya Xu Tian bingung
“tentu saja bersenang senang,kita tidak pernah keluar dari rumah ini sejak kita berlatih,aku penasaran seperti apa benua matahari sekarang.” Ucap Xu Lian tersenyum penuh makna
“Ayo kita berangkat.” Ucap Xu Tian seketika bersemangat dan keluar dengan gembira
Xu Lian dan Xu Tian tidak terbang mereka memilih berjalan untuk menghirup udara segar dari desa merah maupun benua matahari.
“Wow..” ucap Xu Lian dan Xu Tian saat sudah memasuki benua matahari
Selama 2 tahun lamanya mereka tidak melihat benua,benua matahari kali ini sangat mewah dari yang dulu.
Semuanya sudah berubah lingkungan nya juga bersih, tidak ada sampah yang berserakan.
“Kak, ayo kita makan di kedai itu seperti nya di kedai itu mempunyai makanannya enak.” Ucap Xu Tian sambil menunjuk sebuah restoran yang besar dan megah.
“Selamat datang di kedai burung matahari,Tuan ingin makan di lantai 1,2, atau 3 ? Tanya pelayan
“Kami ingin di lantai 3 saja,bawakan kami makanan dan minuman yang terenak disini.” Ucap Xu Lian yang kemudian berjalan menaiki tangga begitu juga dengan Xu Tian.
Di lantai ke tiga tidak banyak orang disana,dan itupun pendekar semua.
“Saudara ku,apa kau tau 2 hari lagi gerbang menuju dunia sursha akan di buka.” Ucap pendekar di samping Xu Lian dan Xu Tian duduk.
“Sepertinya,mereka membicarakan hal yang menarik.” Ucap Xu Tian yang mempertajam pendengaran Nya.
“Apa itu dunia sursha,aku belum pernah mendengar nya.” Ucap pendekar lainnya
“Dunia sursha adalah dunia yang jauh dari tanah kultivator,Dunia sursha itu di segel salah satu pendekar jaman dulu,tapi entah kenapa setiap 25 tahun gerbang itu telerportasi nya terbuka dan manusia di tanah kultivator ini bisa masuk dan harus kembali dalam 5 hari.”
“Yaa.. aku pun tidak tau kenapa pendekar itu menyegel gerbang itu.” Ucap pendekar
Mendengar hal itu Xu Lian tersenyum lebar,dia sekarang tau darimana dia akan mulai perjalanan yang panjang ini.
“Lalu saudara,apa kau akan pergi kesana?” tanya pendekar lainnya
“Tentu saja tidak, lihat kultivasi ku masih lemah,manusia yang boleh masuk kesana hanya yang mempunyai Kultivasi tingkat pendekar bumi awal dan setelah nya.” Ucap pendekar itu lagi.
“Kak bagaimana?” ucap Xu Tian sambil tersenyum ke arah Xu Lian
Mengerti apa maksud nya Xu Tian,Xu Lian tertawa kecil dan mengangguk kepala nya tanda setuju.
“Baiklah, perjalanan panjang kita dimulai dari dunia shursa.” Ucap Xu Tian senang.
Xu Lian dan Xu Tian sudah selesai makan,mereka turun dan membayar makanannya,hari ini mereka akan berjalan dan berbelanja di toko toko sekitar.
“Heh apa kau tidak punya mata!? Aku ini orang yang berasal dari sakte macan jadi berikan uang mu itu.” Ucap pemimpinnya kelompok yang katanya berasal dari sakte macan.
“Tuan aku mohon jangan ambil uang ini,aku sangat membutuhkan nya.” Ucap seorang anak perempuan sambil menangis.
“Ah aku tidak peduli,berikan uangnya.” Ucap pemimpin itu dan mengambil paksa uang yang dibawa anak perempuan itu.
Pemimpin lalu menampar anak perempuan itu,hal hasil anak perempuan itu terpental sangat jauh.
Xu Lian dan Xu Tian melihat kelakuan sakte macan,ingin sekali menghancurkan nya tapi mereka harus pergi dalam dua hari,jadi mereka tidak akan membuat masalah dengan sakte macan.
Tapi mereka pasti membantu anak perempuan yang dirampas uangnya.
Xu Lian dan Xu Tian berlari ke arah gadis yang di Tampar tadi.
"apa kau tidak papa ? tanya Xu Lian
“Siapa namamu?” tanya Xu Lian
“Aku huanran.” Ucap gadis itu sambil menangis
“Apa kakak akan mengambil uang ku?,aku tidak punya uang lagi kak.” Ucap gadis itu menangis
“Tidak tidak, kalau boleh tahu untuk apa kau membawa uang sebanyak itu kemari? Tanya Xu Tian
“A-aku ingin membelikan ayah obat dan memberikan makanan pada adiku.”
“Aku berkerja keras selama 1 tahun terakhir,tapi uang nya sudah tidak ada lagi.” Ucap gadis itu menangis lebih keras
“Tenang saja,jangan menangis ada kakak disini.” Ucap Xu Lian sambil menghapus air mata gadis itu.
“Ayo ikut kakak.” Ucap Xu Tian
Mereka bertiga berjalan, sebelum mereka membeli obat mereka lebih dulu masuk ke dalam toko baju yang cukup besar.
“Tunggu disini ya,aku akan membelikan mu baju dan alat lainnya.” Ucap Xu Lian
“Jaga huanran itu jangan sampai dia terluka.” Ucap Xu Lian lewat telepati
“Baik kak.” Ucap Xu Tian
Xu Lian memilih baju baju huanran,ia juga membelikan untuk ayah huanran,dan adiknya huaran.
Kerena Xu Lian lupa menanyakan umur adiknya,Xu Lian bertelepati.
“Xu Tian coba kau tanyakan berapa umur adiknya.” Ucap Xu Lian
“Huanran,kalau boleh tahu umur adikmu berapa dan adikmu perempuan atau laki-laki? Tanya Xu Tian
“sekitar 5 tahunan,dan adiku perempuan.” Ucap huanran imut
“Baik.” Ucap Xu Tian sambil tersenyum
“Kak adiknya baru berusia 5 tahun dan perempuan.” Ucap Xu Tian bertelepati
“Baik.” Ucap Xu Lian yang melanjutkan memilih pakaian.
Butuh 30 menit Xu Lian memilih pakaian dan alat lainnya dia sudah menghabiskan 70 koin untuk membeli pakaian yang banyak.
“Xu Tian aku akan membeli makanan Dulu,kau pergilah ke toko obat.” Ucap Xu Lian
“baik.” Ucap Xu Tian
Mereka bertiga berpencar Xu Lian kearah kiri dan Xu Tian dan huaran ke arah kanan.
Mereke berdua membeli semua obat yang di butuhkan,dan membeli nya cukup banyak untuk stok obat di rumah.
Xu Lian juga begitu ia sudah membeli banyak makanan untuk keluarga huanran.
Mereka juga sudah bertemu di toko pakaian yang tadi.
“Ayo kita kerumah huanran.” Ucap Xu Tian
“Ayo.” Teriak huanran senang
“Kakak,rumahku,ada di hutan,ayo ikut aku.” Ucap huanran imut
“Baik.” Ucap Xu Lian dan Xu Tian
Baru saja mereka ingin keluar gerbang,mereka malah dihalangi kelompok macan tadi.
“Gadis,apa kau sudah menemukan pahlawan kesiangan!? Tanya pemimpin kelompok itu.
“Tidak,mereka kakakku.” Ucap huanran percaya diri
Melihat jawaban huanran Xu Lian dan Xu Tian tersenyum lembut pada Huanran
“Oh begitu ya.” Ucap pemimpin kelompok itu sambil ingin memukul wajah gadis itu
Xu Lian yang mengetahui niat jahat itu segera mengatifkan energi alamnya.
Xu Lian membuat pisau dari energi alam dan dilesat kan ke tangan pemimpin macan.
Shet... Tangan pemimpin itu putus
Akh...
Darah mengalir deras dari tangan pemimpin
“Siapa itu, berani nya kau melawan sakte macan.” Ucap bawahannya
Segera Xu Lian berlari secepat kilat ke arah kelompok macan dan membawa semua kelompok itu ke tempat yang sepi.
“Kakak,memang kejam pada musuhnya.” Ucap Xu Tian sambil tertawa kecil
“Ayo kita lanjutkan lagi.” Ucap Xu Tian
“Tapi kakak belum kembali.” Ucap huanran
“tidak apa di pasti menemukan kita.” Ucap Xu Tian
Sementara Xu Lian sudah berada di tempat sepi.
Xu Lian langsung melesatkan pisau tajam nya kearah leher salah satu bawahan kelompok macan dan hal hasil kepala bawahan itu menggelinding ke arah Xu Lian
“Ups..maaf aku ingin membunuh lalat di belakang mu tadi tapi aku meleset.” Ucap Xu Lian sambil tertawa kecil
“bagaimana kalian ingin melawan ku!? Tanya Xu Lian
“Tidak tuan ampuni kami tuan.” Ucap para bawahan dan pemimpin sakte macan.
“Ah membosankan,tapi sayang nya aku tidak membiarkan musuhku hidup.” Ucap Xu Lian sambil menatap tajam
Xu Lian membuat kapak dari alam dan melepaskan semua Kepala bawahan dan pemimpin kelompok macan.
“Maaf terlalu banyak lalat disini.” Ucap Xu Lian kembali pergi dan membiarkan mayat itu membusuk
semangat thor👍
gue tau nih napa otornya gak singat aja tingkat kultivasinya karna... untul satu episode minimal 500 kata kalau kontrak 1000 iya nggak thor hehehehehe
dagelan
bagaimna in
ceritay menarik tapi belum memiliki roh