Kisah cinta Kapten John Christo Nagasaki Lantang seorang perwira angkatan laut yang berjanji menjadi pengawal bagi seorang perempuan yang dia temui di sebuah club malam. Ternyata perempuan itu adalah seorang dokter bedah bernama Pamela Christine Giardini.
Bagaimana Cinta bisa hadir diantara dua orang yang memiliki kepribadian keras dan cenderung introvert ini???
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wisye Titiheru, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Diratukan Oleh Suami
Hasil tes kehamilan, tidak menjelaskan bahwa Ella hamil, karena tidak ada garis dua, hanya satu garis. Saat suaminya kembali ke kamar Ella memperlihatkan hasilnya. John langsung memeluk erat istrinya dan dicium bibirnya Ella sangat mesra.
"I love you sayang. Jangan terlalu lelah ya sayang."
"Mas tidak kecewa??"
"Kenapa harus kecewa sayang???"
"Ade belum kasih keturunan buat mas."
"Bukan ade yang kasihkan?? Itu anugerah berkat Tuhan. Itu harus kerja sama kita berdua. Kalau belum sekarang, berarti kita harus lebih berusaha sayang. Malam ini mungkin tiga atau empat ronde."
"Terima kasih mas. Kamu mengerti sekali keadaan istrimu. I love you."
Ella bersiap - siap, karena mobil jemputan buat rombongan sudah ada di lapangan. Terlihat suami - suami yang istrinya ikut kegiatan ini, menjaga istri mereka. Meratukan istri mereka. Waktu istri - istri mereka mau turun dari kapal di pegang erat. Terlihat sangat manis sekali, semua mata yang memandang, anggota bujangan yang ada di dermaga langsung di candai oleh beliau.
"Kalau sudah menikah istri harus di ratukan, ingat itu."
"Siap komandan."
Sulawesi Utara adalah kota terakhir dari trip kunjungan kerja panglima. Di aula besar punya angkatan laut, selain anggota lanal juga hadir pensiunan. Bingkisan bagi para pensiunan sudah disiapkan. Dan tatap muka ini berlangsung dengan penuh kekeluargaan. Kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan gratis. Sampai sore hari kegiatan ini terjadi. Disela kegiatannya Ella merasa ada sesuatu yang mengalir deras. Dia langsung meminta ijin ke toilet. Mami Christine yang melihat Ella ke toilet, langsung mengikuti menantunya itu.
"Sayang are you oke."
"Mami, Ella datang bulan, baru Ella tidak siapkan pembalut. "
"Oke sabar sayang."
Mami langsung menghubungi John, dan dia langsung membeli keperluan istrinya. Mengambil celana ganti di kapal dan langsung di bawa ke tempat kegiatan. Ella dan mertuanya terkurung di toilet perempuan kira - kita sekitar dua puluh menit. John datang dengan membawa keperluan istrinya.
Ella langsung menganti celananya. Dan dia membersihkan celana yang kotor dari noda darah. Mami membantu Ella merapikan penampilannya.
"Apa perutmu sakit sayang??? Mami harap suamimu akan peka dengan keadaanmu sayang."
John menunggu istrinya dengan segelas teh hangat yang dia beli. Ketika Ella istrinya dan mami keluar toilet. Melihat sikap anaknya yang sweet, mami memeluknya. Saat John sedang mencium istrinya.
"Mami bangga sayang, apa yang papi perbuat ke mami kalian melihatnya. Mami bangga sayang. Ini tabungan baik, kelak dede akan di perlakukan sama oleh suaminya juga."
"Ini didikan mami dan papi."
"Terima kasih sayangku. Terima kasih mami, sudah lahirkan suamiku yang sweet ini."
Kegiatan berlangsung sampai malam hari makan malam bersama muspida daerah. Ella ijin tidak mengikuti karena keadaan tubuhnya yang tidak sehat, akibat kedatangan tamu bulanan.
"Mami dan papi pergi ikut kegiatan, apa Ella baik - baik sayang."
"Ini datang bulan mi, Ella pasti baik - baik. Ada anak mami yang akan menjaga Ella."
"John kalau ada apa - apa pada istrimu, telepon papi dan mami."
"Siap komandan Alfons."
John temani istrinya yang moodnya lagi berubah- ubah. Dia bercerita tentang kapal perang ini kenangan John waktu kecil, perna diajak papinya berlayar dengan kapal.
"Serius sayang, papi perna jadi komandan di kapal ini??"
"Iya, mana ada mas bohong. Waktu mas di AKABRI taruna angkatan laut, berlayar dengan kapal dewa ruci. Melakukan atraksi dilaut. Papi, mami dan Jess nonton dari kapal ini."
"Kamu pasti bangga jadi anak papi??"
"Bangga sekali sayang. Di ruangan atas kantor nahkoda ada foto papi terpampang di antara foto- foto komandan kapal ini."
"Sayang bahagia di tempatkan di kapal ini."
"Bahagia, bangga dan sedih juga."
"kenapa sedih???"
"Saya mas harus tinggalin ratu mas sendiri. Mas harus berlayar."
"Mas sedih karena takut ade nakal kah??"
"Bukan ade yang nakal, orang - orang yang bisa menggoda iman kamu."
"Maksud mas???"
"Yason Alexis dia ada di Jakarta. Dan dia direktur rumah sakit tempat kamu bekerja."
"Ade tidak mungkin menjilat ludah yang sudah ada buang mas."
"Mas percaya kamu sayang."
"I love you suamiku sayang."
"Love you more Pamella Christine Giardini istriku."
John langsung mencium bibir istrinya. Sangat mesra dan lembut. Sambil tetap mengelus perut istrinya yang sakit.
"Malam ini harusnya menjadi empat ronde yang panas buat kita berdua sayang." Ella tertawa melihat tingkah suaminya. Gemas melihat muka memelasnya.
"Mohon maaf ya sayang." Ella langsung mencium suaminya. Dan dibalas dengan ciuman yang mesra di bibir istrinya.
Kunjungan kerja berakhir, kapal perang sudah mengantar rombongan pulang ke Jakarta. Rencana Kapal akan melakukan pelayarannya kembali ke Surabaya juga. Karena mereka akan melanjutkan patroli di laut perbatasan Indonesia dengan timor - timor. Akan bergantian dengan kapal perang yang sudah ada di lokasi.
"Mami, papi titip istriku ya."
John dan Ella sudah melakukan ritual perpisahan mereka di kamar John. Mereka saling berjanji untuk menjaga diri mereka. Perdebatan panjang akhirnya John mengalah mengijinkan istrinya tinggal sendiri di rumah apartemen mereka.
"Besok baru papi antar ke apartemen ya sayang malam ini tidur di rumah saja."
"Iya papi."
"Terima kasih sayang."
"Kak Ella, Dede kangen." Tiba di rumah, maminya merasa tersaingi ternyata anak gadisnya lebih memilih memeluk kakak iparnya duluan ketimbang mami dan papinya.
"Jangan cemburu sayang, sosok saudara perempuan yang dia rindukan dari lama sayang."
"Mami, Ella mohon maaf." Kami semua tertawa bersama. Selesai itu kami makan malam, sambil menerima vidio call dari John yang dalam perjalanan ke laut perbatasan yang sedang menjadi sengketa karena ada perompak yang mengganggu kampung nelayan yang berada di perbatasan itu.
"Belum ada sehari sudah kangen saja."
"Belum rasa bro. Makanya cepat menikah jangan pacaran saja. Melamar lah??"
"Jadi sudah benaran pacarnya dengan dokter Kamila Sari sahabat Ella."
"Kakak serius mi. Mungkin tahun depan."
"Sungguh kak???? Ella bahagia kak, setidaknya Ella tidak sendiri, ada Kamila yang akan menjadi nyonya Lantang kedua."