season 2.. SINGLE MOTHER
Isabella kehilangan cinta sejatinya karena dendam, saat terpuruk datang seseorang yang mengulurkan tangannya pada Bella.
kedua anaknya pun telah menerima Billy sebagai pengganti sosok sang ayah.
brilliant Harvey Utomo pria yang jatuh cinta pertama kali pada Bella apa bisa merebut hati wanita yang di cintai nya itu?
Yusuf Ali Giantoro pria yang mendapat donor jantung milik Reino, apa akan bisa merebut hati Bella dan anak-anaknya.
apa Billy dan Bella bisa bersatu?
apa rumah tangga mereka akan bahagia?
atau Bella akan bersama pria yang mendapat donor milik Reino?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon meidina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
keluarga bahagia
Akhirnya mereka berempat memilih untik makan di luar, mereka sampai di sebuah restoran kesukaan Billy.
Mereka memilih tempat lesehan agar mempermudah karena Adel yang tak bisa diam.
Bella sedang bercanda dengan yang lain hingga seseorang memanggilnya, "Isabella Kuncoro," panggil Irma.
"Irma..!" teriak Bella saat melihat Irma datang dengan suami.
mereka berdua pun berpelukan, "aku tak menyangka akan bertemu lagi dengan mu, wah udah dua aja nih anaknya," kata Irma saat melihat kearah Billy.
"Kamu juga gitu, selamat siang kapten,"sapa Bella.
"Wah iya nyonya Utomo, dan mas Billy apa kabar?" tanya Agra pada Billy.
"Baik mas, mari gabung saja karena kami juga baru datang kok," ajak Billy.
Akhirnya Irma dan suami bergabung dengan Billy dan Bella, Bella juga sudah meminta pesanan yang sama dengan yang tadi.
"Wah harmonis sekali ya," kata Irma saat melihat Billy dan Bella.
"Iya terima kasih, oh ya kalian masih di rumah lama kah?" tanya Bella.
"Masih nyonya Utomo, main ke sana ya," kata Irma.
"Baiklah lain kali aku main, tapi jika ada jam kosong ya, maklum sekarang jadi guru," jawab Bella.
"Iya iya, oh ya ini kedua anak ku namanya Kalina Agustin, dan putra ku Alex Rudiart," kata Irma.
"oh ya, ini putra pertama kami Gabriel Harvey Kuncoro dan juga Adelia Melgiska Wijaya," kata Billy.
"Wah namanya bagus, Adelia seperti Bella ya aktif, sedang Gabriel persis mas Billy," kata Agra.
"tunggu dari mana kak Agra tau jika aku aktif?" tanya Bella.
"tuh temen mbak yang cerita, katanya udah aktif tapi galak dan cuek," tambah Agra.
"itu memang benar sekali," jawab Bella tertawa bersama Irma.
akhirnya makan siang mereka datang, Adel terus bersama Billy, mereka pun begitu akrab setelah makan siang mereka memilih berpisah.
Bella dan Billy tak menyangka kehidupan mereka bisa sebaik ini, Bella melihat ke kursi belakang ternyata anak anak sudah tertidur.
"oh ya apa semua persiapan acara nanti malam udah siap bunda," tanya Billy.
"udah kok pa, oh ya malam ini kita menginap di rumah bapak ya, aku sudah lama tak menginap di rumah itu," kata Bella.
"tapi aku takut dengan eyang, beh eyang suka sekali marah," kata Billy saat mobil mereka berhenti di garasi rumah.
"mas gak akan kena marah jika tak usil, apalagi mas suka sekali gangguin eyang," kata Bella.
"habis eyang lucu, masak aku di suruh minum jamu biar subur," kata Billy.
Bella terdiam mendengar perkataan Billy, eyang dan Mak Siti bisa tau karena mereka dukun pijat khusus bayi dan juga kesuburan.
"mungkin eyang mau nambah cicit mas," jawab Bella.
kini mereka membangunkan Gabriel dan Adel, berhubung gak ada yang bangun terpaksa Bella mengendong Adel.
sedang Gabriel di gendong Billy, mereka pun mengganti seragam keduanya dengan baju rumah.
sore hari mereka sudah bersiap menuju ke rumah pak Bahar, setidaknya butuh 1jam untuk sampai.
Mak Siti dan eyang menyambut kedatangan mereka, Bella sudah memeluk eyang yang masih terlihat bugar.
Gabriel dan Adel memeluk Mak Siti, sedang Billy hanya tersenyum saat eyang memeluknya.
Billy mbantu pak Bahar, begitupun Bella yang membantu Mak Siti sedang ayang bermain dengan Adel dan Gabriel.
habis magrib para tamu dan karyawan datang bersama keluarga mereka, acara pun di mulai.
acara berjalan dengan santai, pak Bahar begitu bahagia bisa mengenalkan Bella pada karyawan.
banyak yang payah hati saat mereka tau jika Bella adalah istri dari Billy, padahal anak gadis banyak yang ingin menjadi istri dari Billy.
acara juga termasuk bagi bagi hadiah pada para karyawan karena penjualan yang naik begitu pesat.
acara selesai kini Wiwid dan Seno sedang duduk bersama dengan Bella dan Billy.
"eh ya, anak kalian tadi gak di ajak?" tanya Bella.
"anak kami mah susah sama kakek neneknya Bella," jawab Seno.
"oh ya, bagaimana usaha kalian lancar kan?" tanya Billy.
"Alhamdulillah mas berkat bantuan dari mas sekarang usaha budidaya jamur kami sudah besar," jawab Seno.
"loh kak seni udah gak di pertambangan?" tanya Bella.
"masih kok Bella, cuma kamu memang memiliki usaha untuk tambah tambah," jawab Wiwid.
"ya Alloh kalian ini," kata Bella.
"iya Bella, tapi sepertinya aku akan berhenti karena mau cari suasana baru biar gak monoton," jawab Seno.
"bagus itu, nanti jika membutuhkan sesuatu mas Seno bisa menghubungiku," kata Billy.
"kalian begitu baik dari dulu pada kami," kata Wiwid
"karena kamu adalah teman setia ku Wid, bahkan saat aku pertama di sini dan membangun usaha kamu adalah orang yang mendukungku," kata Bella.
"kau juga teman terbaikku Bella," kata Wiwid.
seni tersenyum apalagi tau jika Bella menikah dengan Billy yang juga baik dan sangat menyayangi kedua anak Bella bersama Reino.
"papa kita menginap di sini kan?" tanya Adel yang datang dengan boneka minie di tangannya.
"iya sayang kita menginap, jadi Adel dan kak Gabriel tidur duluan ya," kata Billy lembut.
"tapi papa, kakak Gabriel sudah tidur duluan setelah di pijat oleh nenek," kata Adel.
"kalau begitu Adel tidur di pelukan papa oke," kata Billy mendudukkan Adel di pangkuannya dan memeluknya.
Adel langsung tenang dan memejamkan matanya,"Adel sayang papa.." lirih Adel sebelum tertidur.
"papa juga sayang Adelia," jawab Billy sambil mencium kening gadis kecil itu.
seni dan Wiwid melihat keluarga bahagia apalagi Adel yang begitu menyayangi Billy karena dia tak sempat mengenal Reino.
"baiklah kami pamit kalau begitu, dan selamat istirahat ya Bella dan kak Billy," pamit Wiwid.
"baiklah hati hati di jalan ya," kata Bella.
kini mereka pun masuk, Adel di tidurkan di samping Gabriel dan terhalang oleh guling.
Billy kembali keluar karena eyang memanggilnya, kini Billy sedang di ruang tamu sambil eyang memijat tangan Billy.
"minum jamu itu,"perintah eyang.
"eyang tapi itu terlalu pahit, aku tak menyukainya," kata Billy.
"aduh kamu itu lelaki masak minum begitu saja tak bisa sih, cepet minum atau malam ini kamu tidur di luar," ancam eyang ipah.
"iya eyang ku yang cantik," kata Billy.
kini eyang kembali memijat titik syaraf untuk kesuburan, sedang Mak Siti juga memijat Bella.
Mak Siti tersenyum pada Bella sedang Bella hanya bingung melihat senyuman mak Siti.
"ada apa Mak?" tanya Bella.
"seperti nya Mak akan punya cucu banyak bell, karena kamu begitu subur dan juga banyak dari lasnya," jawab Mak Siti.
"Alhamdulillah Mak, setidaknya Bella dan kak Billy harus memiliki anak dua karena keluarga Utomo juga butuh pewaris," kata Bella.
"iya nak, tapi akan ada sedikit masalah karena Billy yang dulu sempat lumpuh dan juga dia pernah menjadi pemabuk berat dulu," jawab Mak Siti.
"kami akan berdo'a nak dan terus berikhtiar agar segera di beri momongan," jawab Bella meyakinkan Mak Siti.
"kau memang wanita baik sayang, semoga kamu akan bahagia selamanya," kata Mak Siti.
sedang di ruang tamu Billy sedang kesakitan karena eyang menekan titik syaraf yang tepat, eyang mencoba untuk mengembalikan kesuburan Billy dengan tradisional tapi Billy memang tak mengerti karena eyang tak mengatakan apa apa.
.
.
.
.
.
mohon dukungannya ya dengan cara vote like dan komen 😘😍😘😍😘 terima kasih
.
.
.
(lasnya: kepercayaan orang Jawa tentang banyak anak yang akan lahir di lihat di Ari Ari yang mengerti biasanya dukun bayi atau dukun beranak.)
trus Yusuf sama Ratih
...
Tya mlh yg duluan sm Yusuf?