Alana Rainne, Gadis Cantik dan Manis yang terlahir sebagai anak bungsu, dan harus terpisah dari keluarganya.
Penolakan yang terjadi berulang kali terhadap dirinya sejak kecil, menjadikannya sosok yang tangguh dalam perjalanan hidupnya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon My. dark, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
32.
"Jangan belajar terus, " ucap Sagara yang saat ini duduk di samping Alana, sambil memberikan sebotol susu untuk Alana.
"Tadi malam nggak sempet belajar, capek banget, " jawab Alana santai sambil mengambil susu pemberian Sagara.
"Sini gue bukain dulu, " ucap Sagara sambil membuka segel tutup botol susu tersebut, lalu memberikan kepada Alana.
Saat meminum susu tersebut mata Alana langsung membulat sempurna, saat mengetahui Cakrawala dan anggota Osis lainnya sudah berdiri di depan pintu. "Uhhhukkkk.... uhuuukkkk....!!! Tiba-tiba Alana tersedak saat mengetahui tatapan maut Cakrawala.
"Pelan pelan dong Al," ucap Sagara sambil menepuk-nepuk punggung Alana, lalu mengambilkan tisu dan mengelap bibir Alana dengan lembut.
"Eh'emb....Pacarannya bisa di lanjut nanti lagi nggak? " ucap Raisa dengan wajah sinisnya, sambil melihat Alana.
"Sorry," ucap Sagara kepada Raisa, dengan wajah datar nya. "gue balik kelas dulu, ya Al, " pamit Sagara kepada Alana, dan lalu bergegas pergi karena malas melihat muka Cakrawala.
Tatapan maut Cakrawala tidak lekang dari wajah Alana yang sejak tadi tertunduk seperti kucing ketakutan.
"Selamat pagi, hari ini kita hanya mau mengumumkan, kalau outing class kalian tempat duduknya sudah di atur oleh kami, dan ini nomer tempat duduk kalian nanti, di simpan jangan sampai hilang, " jelas Deo dengan detail, lalu anggota lain bertugas membagikan nomer tersebut.
"Enak susunya?" tanya Cakrawala sambil mengambil botol susu di meja Alana, lalu memasukkan ke dalam saku celananya.
"Nggak Enak... " jawab Alana singkat, yang membuat Cakrawala semakin murka, Lalu pergi meninggalkan kelas Alana duluan, hingga dengan jelas Cakrawala membuang botol susu tersebut ke tempat sampah.
Hingga beberapa saat kemudian, Ada teman kelas Alana yang membawa sekardus penuh yang berisi susu dingin.
"Al, dari pacar Lo, " ucap Doni sambil meletakkan di atas meja Alana.
"Pacar? " tanya Alana dengan wajah bingung nya, dan Alana membuka kardus tersebut yang berisi banyak susu. "Habiskan, awas sampai ganjen lagi, " gumam Alana sambil membaca kertas yang ada di selipan kardus tersebut. Dan Alana langsung mengetahui siapa pengirimnya.
"Wih, sumpah Lo di cintai secara ugal-ugalan banget sama Sagara, " Celetuk Lala yang saat ini duduk di depan Alana.
"Kalian mau, ambil aja, gue kenyang, " ucap Alana dengan santai, dan membuat semua temannya berbinar untuk mengambil nya.
"Stop....!!! " teriak Doni saat teman temannya saling berebut susu tersebut, "Al, terserah Lo mau bagi-bagi, tapi ini Lo harus ambil satu dulu, untuk selamatin nyawa gue, " ucap Doni sambil memberikan satu botol susu ke tangan Alana.
"Iya, bilangin sama dia, makasih. " ucap Alana dengan malas.
#Bajingan.
[pulang sekolah temui gue]
[nanti gue nggak ke cafe, sibuk ngurusin kegiatan outing class] isi Chat Cakrawala kepada Alana.
"ogah, bodo amat, bangsat...!!! maki Alana kepada ponselnya seolah dia ngobrol dengan Cakrawala.
#Bajingan.
[balas, jangan di read doang,] chatnya lagi.
[nggak usah menguji kesabaran deh, mau gue cium di depan banyak orang? ] chatnya lagi yang berisi ancaman.
"Si tukang ngancam, " gerutu Alana, "andai bapak gue orang berpower udah gue tuntut Lo," ucapnya lagi dengan muka keselnya. [IYA]√ Balas Alana dengan muka keselnya.
#Bajingan.
[Gitu doang, nggak bisa ngetik yang panjang? ] chat Cakrawala dengan emoticon melotot.
[IIIYYYYYYYYYAAAAAAAAAAA]√ Balas Alana yang membuat Cakrawala terkekeh seketika, saat membaca balasan dari Alana.
"Ngeselin banget jadi anak, " gumam Cakrawala yang membuat satu ruangan Osis terfokus dengan nya.
......................
Bantu Support karya ku dengan Like, komen, dan Vote 🙏.