Cover by @Iqbald26
Nadya Rahman seorang gadis yang menikah dengan duda beranak dua yang berprofesi sebagai dokter.
Kevin Fadila seseorang yang berkepribadian introver, dingin dan bersikap semaunya tanpa memikirkan perasaan orang lain.
Keputusannya menikahi Nadya adalah untuk menjadi ibu pengganti bagi anak Kevin,apakah Kevin menerima pernikahan ini sampai akhir atau dia tetap bertahan dengan keegoisannya.
jangan berharap ada pelakor dan pebinor dicerita ini, siapkan tisu dan selamat membaca.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon pipit fitriyani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Pertemuan dan Perpisahan
Nadya kini sedang mengemasi barang-barang yang akan ia bawa ke Australia,Nadya nampak tidak terlalu bersemangat karena dia harus meninggalkan Indonesia, meninggalkan kenangan bersama Kevin, keluarga dan sahabatnya,namun dia menyadari bahwa kepergiannya hanya untuk kembali lagi.
Selama sebulan lebih ini Nadya tinggal bersama kakeknya,dan ia hampir saja melupakan sahabat-sahabatnya,sore itu Nadya meminta bertemu dengan Aisyah juga hilda,namun sang kakek melarang Nadya untuk pergi keluar rumah karena khawatir akan bertemu dengan Kevin dan orang-orang suruhan papahnya. jadi kakek menyarankan untuk membawa teman-temannya kerumah,dan Nadya pun menyetujuinya.
setelah Nadya menelpon sahabatnya,dia menyuruh supir untuk menjemput ditempat yang sudah ditentukan, supir pun meninggalkan kediaman kakek untuk melaksanakan perintah tuan mudanya.
dua puluh menit kemudian Hilda dan Aisyah datang,namun keduanya seperti orang kebingungan, bagaimana tidak supir yang diperintahkan Nadya membawa mereka ke sebuah istana,mereka berdua saling bertatapan penuh keheranan, takut-takut mereka salah jemputan,namun saat Nadya keluar rumah dan menghampiri mereka,barulah keduanya sadar bahwa ini tidak salah.
"kalian sudah datang"ucap Nadya kepada kedua sahabatnya yang masih belum sadar😀
mereka belum sepenuhnya percaya bahwa orang yang ada dihadapannya adalah Nadya
"heyy ko kalian bengong si?"tanya Nadya membuyarkan lamunan
"Nadya sedang apa kau disini,apa kau bekerja di istana ini?"tanya Hilda dan Aisyah
"hahaha ada-ada saja kalian,yu masuk dulu nanti aku ceritakan"
keduanya tetap merasa bingung jika Hilda seorang pegawai mana mungkin dia selancang ini mempersilahkan orang lain masuk. namun mereka tetap mengikuti perintah Nadya,dan ketika memasuki rumah besar itu keduanya seolah takjub,karena selain besar rumah ini juga rapih dengan segala macam hiasan dan pajangan yang menambah keindahan rumah itu.
"kalian duduklah disini"ucap Nadya menunjuk sofa
kemudian datang beberapa pelayan, tepatnya ada 5 orang,mereka menghampiri Nadya dan kedua temannya. Kelima pelayan itu membungkukan badan sebagai tanda hormat,lalu mulai bertanya kepada majikannya untuk menawarkan sesuatu.
"maaf nona muda,ada yang bisa saya bantu?"tanya kepala pelayan pada Nadya
"tolong buatkan minuman untuk kedua temanku,jangan lupa makanan ringan juga,oiya sediakan makan malam yang spesial untuk kita bertiga"perintah Nadya kepada kepala pelayan
"baik nona"
mereka segera berhamburan untuk mengerjakan perintah nadya, sebenarnya Nadya keberatan jika harus diperlakukan seperti seorang putri ,namun kakek tidak mengijinkan sikap Nadya ,dia harus diperlakukan berbeda,dan Nadya pasrah saja dia tidak ingin membuat kakeknya kecewa.
kedua temannya masih dalam mode bingung dan Nadya pun menceritakan semuanya,dari awal pernikahan bohongannya dengan Kevin, perjanjian pernikahan,perasaan Nadya padan Kevin, perpisahan dengan Kevin dan juga ia menceritakan perihal laki-laki yang mereka temui pas acara wisuda yang ternyata adalah kakek kandung Nadya, keduanya sontak saja terkejut berkali-kali,diam tanpa kata seolah kehidupan Nadya seperti di dalam novel saja. yang lebih mengejutkan ibu Iin yaitu ibu Hilda terlibat dalam drama yang Nadya perankan. namun pada akhirnya mereka menerima dan mendukung setiap keputusan sahabatnya itu.
"kalian pasti terkejut dengan apa yang kuceritakan hari ini,namun itulah kenyataannya,aku mengundang kalian kesini sekaligus untuk berpamitan"
keduanya terdiam kebingungan
"kita baru bertemu nad,masa kamu sudah mengucapkan salam perpisahan lagi"sahut Hilda
"apa kamu akan pergi meninggalkan kami nad?" tanya Aisyah menyambung
"iya aku karus pergi besok pagi,maafkan aku selama menjadi sahabat kalian belum memberikan yang terbaik,dan selalu saja merepotkan"
"tapi kau mau pergi kemana nad?"tanya Hilda penasaran
"kakek menyuruh ku untuk melanjutkan pendidikan ku di luar negeri, sekaligus untuk melupakan masalah yang terjadi selama disini,aku juga ingin tau seperti apa kampus tempat papahku menimba ilmu"
keduanya terkejut mendengar pernyataan Nadya,mereka seolah tak percaya bahwa Nadya akan meninggalkan mereka,ada rasa sedih dan bahagia,sedih karena harus berpisah dengan Nadya ,namun senang karena Nadya sudah menemukan kebahagiaannya.
jangan lupa dukungannya
jangan lupa bahagia
jangan lupa bersyukur
mohon maaf banyak typo 🙏🙏
selamat hari Minggu 😉😊
pokoknya bikin si Kevin bucin akut😏