Di Novel kali ini Aku membuat 3cerita sekaligus, Namun jangan sawah dulu ya, walaupun ada tiga Cerita di satu Novel namun cerita mereka pendek-pendek ko..
S1. Menceritakan tentang Rumah tangga yang hancur karena suaminya Ternyata selingkuh dengan adik tirinya.
S2. Menceritakan tentang Anak pertama dari Ayu dan juga Bima yang bernama Bayu harus di asingkan kesebuah Desa karena kesalahannya sendiri, namun siapa sangka Di desa itulah Bayu mendapatkan Jodohnya...
S3. Menceritakan tentang Adik Bayu yang bernama Yuma. Cerita Yuma juga tidak akan kalah seru dari cerita Ibu dan juga Kakak nya.
.
.
.
.
Yuk simak cerita mereka..... 🥰♥️
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Cumi kecil, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
UNDANGAN
Pagi Ini Ayu bangun dengan Tubuh yang segar bahkan Ia sangat Menimati Tidurnya semalam " Pagi Sayang "
" Pagi Juga Calon Suami " Jawab Ayu sambil tersenyum
" Bagai mana tidur mu, Nyenyak? " tanya Bima
" Luamyan " jawab Ayu
" Lalu Bagai mana semalam Kamu tidur jam berapa? " Tanya Ayu
Bima memeluk Ayu dari belakang " Sekitar jam Satuan Sayang, makanya Aku lagi Butuh Asupan agar stamina Aku kembali lagi "
Ayu tersenyum Lalu ia menyapa calon suaminya ini dengan penuh damba " Jangan terlalu Lelah dan jangan terlalu memaksakan diri Aku takut Jika nanti Kamu sakit " kata Ayu mengelus Pipi Bima
" Iyah Sayang. Aku lakukan ini Untuk kita Agar Nanti setelah Menikah Kita bisa pergi Bulan madu sepuasnya " Kata Bima sambil tersenyum
Bima sudah merencanakan Akan Mengambil Cuti panjang karena ia tidak Ingin Bulan Madu nya Gagal hanya karena Kerjaan.
" Kamu seperti Nya sudah Proper Dari sekarang Padahal Pernikahan Kita Masih satu Bulan Lagi " Keluh Ayu
" Hahaha...Lebih baik Sedia payung sebelum Hujan Ay.. " Jawab Bima sambil tersenyum
Ayu Menggelengkan kepalanya " Terserah kamu Saja lah.. Tapi Aku tidak bisa libur lama-lama kamu tau kan Jika aku Adalah Karyawan Biasa "
Bima mencubit Hidung Ayu " Jangan Pikirkan Itu, Karena Setelah menikah kamu Akan menjadi Asisten Pribadi Ku jadi kita akan selalu Bersama " Kata Bima sambil Tersenyum
" Tapi.. "
" Tidak ada tapi-tapian. Aku tidak ingin mendengar penolakan mu Bahkan sebenernya Aku ingin Kamu diam saja Di rumah menungguku Pulang " Kata Bima
Ayu Begitu tau Apa Maksud Bima namun ia juga tidak Ingin Hanya Karena sudah menikah dengan Bima lalu Ayu hanya Ungkang- Ungkang kaki saja
" Biar Aku pikirkan Nanti Ya " kata Ayu
" Iyah sayang " Jawab Bima mengelus pipi Ayu
" Kalo begitu Ayo kita siap-siap Untuk berangkat Kerja " Kata Ayu Yang langsung di balas Anggukan Oleh Bima
" Tapi bagai mana jika kita Libur saja? "
" Tidak!! Aku tidak Mau Gajih ku di potong Hanya karena Harus libur bersama mu " Keluh Ayu yang langsung pergi ke kamar nya untuk Bersiap
~ DUA MINGGU KEMUDIAN
Hari ini Kirana Datang ke tempat Kerja Ayu " Halo Mantan Kakak " sapa Kirana membuka kaca mata Hitam nya
" Langsung Saja Mau apa kau ke sini? " Tanya Ayu langsung Karena ia tidak ingin berlama-lama
" Duduk dulu lah, Apa kamu tidak merindukan Aku Adik tirimu, Apa lagi sebentar lagi Aku Akan Menikah dengan Mas Rahman " Kata Kirana dengan Bangga
Ayu mengulum senyumnya lalu ia duduk di Sofa sambil menyilangkan kakinya " syukurlah Jika kalian Akan menikah jadi Anak yang Ada di perut mu itu memiliki Status Yang Jelas " Jawab Ayu dengan Santai
Kirana yang melihat Ayu Biasa-biasa Aja ia malah mengepalkan Tangannya, Iya Pikir Ayu Akan Cemburu dengan Apa yang ia sampaikan namun Ini malah sebaliknya
" Yasudah kalo begitu datanglah ke acra Pernikahanku Lusa " Kata Kirana sambil memberikan Undangan kepada Ayu " Dan satu Lagi. Aku tidak menerima Kado yang murahan, jadi Dari Pada Kakak memberikan Aku kado yang murahan Mending Kakak Pakai saja uang nya Untuk biyaya Hidup Kakak " Kirana tersenyum Sinis Lalu ia pergi Meninggalkan Kakak nya di Sofa
Satu Minggu yang Lalu Rahman Kembali ke rumah dan ia sudah setuju Untuk menikahi Kirana Dan Akan Bertanggung Jawab Atas Apa yang sudah Ia lakukan Kepada Kirana Hinga Kirana Hamil Dan Pernikahan Itu Akan di lakukan Dua hari Lagi.
Ayu Melihat Undangan Yang di berikan Oleh kIrana ia melihat Undangan Yang Cukup Bagus dan sudah Pasti mahal " Pasti Ini Harga Nya mahal " Gumam Ayu sambil mengangkat kedua Bahu nya lalu ia kembali ke meja Kerja Untuk melanjutkan Kegiatannya.
Bagi Ayu. Rahman Dan Kirana Adalah masalalu jadi Untuk apa di ambil Pusing ya Walaupun Kirana adalah Adik tiri Ayu tapi Setelah apa yang sudah Kirana lakukan kepada Ayu, Rasanya Ayu tidak bisa bersikap Baik lagi kepada Kirana Kecuali Jika kirana Sudah Menyadari atas Apa yang sudah di lakukannya. Lagian Ayu juga ingin menjaga jarak Dari Mereka yang selalu menyalah Ayu dalam segala hal.
Kirana Masuk ke dalam Taksi Online Ia pikir Ayu akan cemburu Tapi Nyatanya " Sial Rencana Ku gagal " keluh Kirana yang melipat kedua tangannya di Dada. " Tapi semua Ini belum Berakhir, Aku akan permalukan Dia di depan Semua Tamu Undangan Nanti " Gumam Kirana Tersenyum puas.
Bima Yang baru saja Menyelesaikan Meeting ia langsung Mendapatkan Laporan Dari Anak Buah nya Jika tadi Ada Kirana Bertemu dengan Ayu
" Lalu Apa yang terjadi? " Tanya Bima
" Tidak ada Tuan, Non Kirana hanya Mengantarkan Undangan Saja " Kata Anak Buah Bima
" Oke. Tetap jaga Calon Istriku dan terus Pantau semua pegerakan Wanita ular itu "
" Siap Tuan "
Setelah kepergian Anak buah nya, Bima duduk di Kursi kebesaran Miliknya " Jika dia tidak bisa Mendidik dan Merubah prilakunya Maka jangan salah Kan Aku Jika Kau akan mendekam lagi Di tempat yang akan membuatmu bertekuk lutut di bawah kakiku " Gumam Bima menatap Ke arah jendela
" Dan Aku tidak akan Membiarkan Mereka mengusik Calon istriku " Lanjut Bima
Tok.. tok...tok.
Bima melirik kearah Pintu " Masuk " kata Bima
Ceklek.
" Tuan "
" Hem... "
" Saya mau mengingatkan Jika sore Ini Anda harus pergi ke Toko Berlian " Kata Jay
Bima menaikan sebelah Alis nya " Hampir saja Aku lupa. Biar Aku hubungi dulu Calon istriku " Ucap Bima " Mungkin ia juga lupa karena Biasanya Ia paling Semangat Mengurus yang begini " lanjut Bima
" Baik Tuan. Kalo begitu Saya Permisi " Kata Jay Yang langsung pergi dari Ruangan Bima
Bima langsung mengambil Handphone Milinya Ia mengirim Pesan kepada Ayu
Ting..
Bima. : Sayang Jangan Lupa nanti sore Kita pergi ke Toko Berlian untuk Mengambil Cincin Pernikahan Kita
Ayu yang Membaca Pesan Dari Bima langsung Tersenyum " Ternyata Sebentar lagi Juga Aku akan Menikah " Gumam Ayu tersenyum tipis " Apa Aku sekalian Beli Kado buat Kirana saja kali ya. Eh Tapi Kata Dia, dia tidak menerima Barang Murah dari ku " Ayu terus berfikir Namun bagai mana Pun Kirana Masih Adiknya Ia tetap akan memberikan Hadiah Untuk Kirana Ya walaupun Harga nya tidak akan semahal keinginan Kirana Tapi Dari pada Datang dengan Tangan Kosong.
...----------------...
Ayu dan Bima sudah siap Dengan Pakaian mereka. Mereka akan pergi Ke Acara Pernikahan Rahman dan Juga Kirana.
Kali Ini Ayu Sengaja membawa Bima Agar ia Ada teman Apa Lagi di sana Pasti Akan ada nenek Lampir Yang Akan membuat keributan
" Sudah siap Sayang? " Tanya Bima yang di balas Anggukan oleh Ayu
Mampir kesini yuk " I love You Mbak "