NovelToon NovelToon
Sistem Berpura-pura Tingkat Tertinggi

Sistem Berpura-pura Tingkat Tertinggi

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Budidaya dan Peningkatan / Dunia Lain
Popularitas:67.5k
Nilai: 5
Nama Author: Dhai

Saat berjalan di tempat yang sepi, An Tianzuo tanpa sengaja terseret ke dalam retakan ruang.

An Tianzuo tersadar di sebuah rumah gubuk. Sehingga itu membuatnya kebingungan, setelah dia ingin mencari tahu dia berada dimana. Tiba-tiba serangan mendarat ke rumah gubuk itu, yang membuatnya terluka parah.

Saat An Tianzuo ingin melihat siapa yang menyebabkan hal itu, dia melihat dua orang menggunakan pedang yang tengah saling bertarung. Hingga salah satu dari mereka menang, orang itu kemudian menghampiri An Tianzuo mencoba membunuhnya untuk menghilangkan saksi mata.

Setelah pedang dari orang itu hampir menyentuh leher An Tianzuo, tiba-tiba waktu berhenti, dan ada suara tidak tahu darimana mengatakan ....

Setelah An Tianzuo terseret ke dalam retakan ruang, dia kemudian akan dibunuh? Darimana asalnya suara itu? Apa yang akan An Tianzuo lakukan selanjutnya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dhai, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Perubahan Pada Pohon Kristal

Setelah menyelesaikan ucapan dan melihat mayat Yu Lei, An Tianzuo kemudian berbalik untuk pergi ke pohon kristal itu.

Tidak ada yang berani untuk melawan An Tianzuo, atau pun menghentikannya karena takut akan dibunuh olehnya karena betapa kuatnya dia. Para kultivator hanya melihat An Tianzuo berjalan menuju pohon kristal itu.

"Kenapa kamu juga tidak pergi kesana? Pohon itu pasti adalah harta yang sebenarnya dari Situs Makam Kuno ini. Tentu saja didalamnya pasti akan sangat berharga daripada apa yang kultivator yang lain peroleh."

"Apakah kamu menyuruhku untuk mati? Apakah kamu tidak melihat kekuatannya itu? Aku bahkan tidak akan bisa menahan satu serangan pun darinya. Kenapa tidak kamu saja yang kesana?"

"Tidak, tidak. Lebih baik aku melihat dari jauh saja!"

"Hei, bukankah kamu selalu membanggakan kekuatanmu? Kamu pergilah kesana, mungkin pria bertopeng itu akan takut kepadamu."

"A-apa maksudmu? A-aku bukan orang yang seperti itu!"

"Apakah sekarang kamu menunjukkan sifat aslimu? Sebelumnya kamu sok kuat seperti yang paling kuat di dunia ini, tetapi sekarang malah menjadi seorang pengecut!"

"Aku bukan orang yang seperti itu ...."

Orang-orang mulai berbisik dan berbicara satu sama lain untuk membicarakan An Tianzuo. Orang yang sebelumnya sombong sekarang telah menjadi pengecut karena melihat kekuatan An Tianzuo.

An Tianzuo kembali mendapatkan poin berpura-pura, karena mereka semua, sehingga poin berpura-puranya sekarang meningkat menjadi 9,285,000.

'Menunjukkan kekuatan didepan umum akan mendapatkan banyak poin berpura-pura, karena mereka akan terkejut atau mengira bahwa aku kuat. Ini adalah pilihan yang bagus untuk meningkatkan atau mendapatkan poin berpura-pura,' batin An Tianzuo.

An Tianzuo telah berada di depan pintu yang berada di pohon kristal itu. Pohon kristalnya tidak menunjukkan perubahan lagi, karena sepertinya itu sudah menyelesaikan perubahannya.

Pintunya tertutup dengan rapat, bahkan itu tidak bisa dibuka oleh An Tianzuo seberapa banyak pun dia mencobanya. Terdapat lubang kunci pada pintu itu sehingga untuk membukanya membutuhkan kunci.

An Tianzuo tidak memiliki kunci untuk membukanya. Dia mencari di pohonnya yang mungkin kuncinya terdapat disana.

"Saat pertama kali aku bertemu dengan pria bertopeng itu, aku merasakan perasaan yang tidak biasa tentangnya. Sebelumnya aku ingin menghentikan Yu Lei dari menghinanya, tetapi itu sudah terlambat karena dia sudah memprovokasinya, karena itu aku membiarkan Yu Lei bertindak semaunya dan tidak menghentikannya," kata pria yang tampak seperti seorang sarjana.

Wajah pria yang seperti sarjana itu tampan yang menjadi beberapa wanita tersipu melihatnya. Namun, wajahnya itu masih di bawah An Tianzuo.

Namanya adalah Chen Liang, dia adalah seorang Tuan muda dari keluarga bangsawan di salah satu Kerajaan Shi. Dia memasuki Situs Makam Kuno sama seperti yang lain untuk mencari sumber daya agar dapat meningkatkan kekuatan.

"Seharusnya kamu mengatakannya kepada Yu Lei setelah kita pergi dari sini sebelumnya, sehingga dia tidak akan mati," kata Li Xue.

"Kamu seharusnya juga tahu bahwa aku paling benci dengan orang yang seperti Yu Lei. Seberapa banyak pun kamu menasehatinya, dia tidak akan pernah mengikuti nasehat itu, karena itu aku membiarkannya. Lagi pula dia sudah jatuh kedalam jalur iblis, jadi tidak perlu untuk mengasihaninya," kata Chen Liang.

"Meskipun begitu ...." Li Xue tidak menghentikan ucapannya karena apa yang dikatakan Chen Liang ada benarnya.

Setelah selesai berbicara satu sama lain, mereka berdua kemudian berjalan menuju mayat Yu Lei. Tidak ada yang berani mendekati mayat Yu Lei karena dia telah menjadi iblis, kecuali Chen Liang dan Li Xue. Mereka berdua hanya melihat dari dekat, tidak berani untuk menyentuhnya karena takut akan dirasuki oleh iblis.

"Demi kekuatan, kamu rela jatuh kedalam jalur iblis. Jika kamu mati sebagai manusia, aku mungkin masih akan mengakuimu sebagai teman karena kita sering bersama. Namun, kamu malah jatuh kedalam jalur iblis, sehingga itu menjadikan kamu sebagai seseorang yang tidak pantas untuk diakui sebagai teman atau dihormati." Chen Liang berkata sambil melihat mayat Yu Lei.

Setelah selesai melihat-lihat mayat Yu Lei, Chen Liang dan Li Xue kembali melihat ke pohon kristal untuk melihat An Tianzuo.

An Tianzuo telah mencari kunci yang mungkin berada di pohonnya, tetapi dia tidak menemukan kunci tersebut. Jangankan mencarinya, dia bahkan tidak memiliki petunjuk sama sekali tentang kunci yang dapat membuka pintu itu.

Bahkan beberapa kultivator juga ikut mencari kuncinya mereka memberanikan diri untuk mendekati pohon kristal itu karena bagaimanapun harus mendapatkan harta yang berada didalamnya, tetapi mereka juga berakhir tidak menemukannya. Ada yang bertanya satu sama lain yang mungkin tanpa sengaja menemukannya, dan ada juga yang pergi jauh untuk mencari kunci tersebut mengira bahwa kuncinya ada di suatu tempat di Situs Makam Kuno.

"Ayo, kita pergi mencarinya!"

"Kita harus menemukannya sebelum ditemukan oleh orang lain!"

"Cepatlah kita harus mencarinya, siapa tahu setelah menemukannya kita akan mendapatkan harta yang berharga di dalam pohon itu!"

Orang-orang mulai berbondong-bondong untuk pergi mencari kunci dari pintu itu.

Orang-orang telah berkurang setengah karena pergi mencari kunci dari pintu di pohon kristal itu. Yang tersisa hanyalah An Tianzuo, Chen Liang, Li Xue, dan kedua temannya. Ada juga 1beberapa kultivator yang masih berada disana menunggu yang kemungkinan pintunya akan terbuka dengan sendirinya.

"A-apa yang terjadi pada pohon kristal itu? Apakah mungkin pintunya akan terbuka?"

"Itu pasti tanda-tanda pintunya akan terbuka! Ayo kita harus mendekat ke pohon itu!"

Tiba-tiba pohon itu bergetar sehingga orang-orang mengira bahwa itu tanda terbukanya pintu pada pohon kristal itu. Bukannya pintunya terbuka, tetapi malah sebuah akar muncul pada permukaan tanah.

Akarnya merambat dengan cepat ke arah Chen Liang dan Li Xue yang berada didekat mayat Yu Lei. Karena mereka berdua menyadarinya, mereka kemudian melompat mundur dan berpencar karena mengira salah satu dari mereka diincar oleh akar itu.

Akan tetapi, setelah mereka berpencar, ternyata yang diincar oleh akar itu bukan mereka berdua, tetapi mayat Yu Lei yang tergeletak di tanah. Akar itu melilit mayatnya sehingga mayatnya tidak terlihat karena sepenuhnya terlilit oleh akar pohon kristal itu.

Setelah beberapa saat, akarnya mulai perlahan melepaskan lilitannya pada mayat Yu Lei, dan terlihat mayat Yu Lei hanya tersisa tulang belulang.

Itu membuat beberapa orang terkejut karena tidak menyangka bahwa akar dari pohon kristal itu akan menyerap semua yang ada pada mayat Yu Lei, kecuali tulangnya.

Tidak lama kemudian, pohon kristal itu berubah lagi menjadi hitam. Tidak ada perubahan apapun kecuali warnanya. Pintunya saja masih tertutup seperti sebelumnya.

Beberapa orang mengira bahwa pohon kristal itu membutuhkan seorang tumbal agar membuka pintu itu. Namun, pemikiran itu hilang sepenuhnya karena melihat An Tianzuo yang memegang sebuah kunci pada tangan kanannya.

1
Andika
mix masih terlalu bodoh
ᜫ͢ ⁶²ハナフィ⁵⁴
ternyata masih ada kelemahan pada kekuatan ini
ᜫ͢ ⁶²ハナフィ⁵⁴
positif thinking aja.. mungkin itu tengkorak dari lab biologi
ᜫ͢ ⁶²ハナフィ⁵⁴
gak kebayang kalo jatuh ke jurang kematian di dalam mimpi
ᜫ͢ ⁶²ハナフィ⁵⁴
lu kira game ada bug nya..
ᜫ͢ ⁶²ハナフィ⁵⁴
rawatlah seperti malika, yang siap panen bila sudah mencapai masa panen
ᜫ͢ ⁶²ハナフィ⁵⁴
lebih baik bertemu binatang buas, daripada manusia
Nino Ndut
g tau diri namanya..
ᜫ͢ ⁶²ハナフィ⁵⁴
lanjutkan👍
ᜫ͢ ⁶²ハナフィ⁵⁴
lanjut
ᜫ͢ ⁶²ハナフィ⁵⁴
namanya juga cari maati..
Khoirul Anam
ka
GELASKU
.
ᜫ͢ ⁶²ハナフィ⁵⁴
lanjut☕
ᜫ͢ ⁶²ハナフィ⁵⁴
sombong itu tidak baik ya adick adick
Dragonoid
👍👍
ᜫ͢ ⁶²ハナフィ⁵⁴
lanjut🐒🐒
ᜫ͢ ⁶²ハナフィ⁵⁴
semoga terkena cairan afrisidiak nanti
ᜫ͢ ⁶²ハナフィ⁵⁴: biar dapet pelajaran tuh si Li xue
total 2 replies
Mariya
up up up thor
Dragonoid
mantap mantap mantap 👍👍👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!