NovelToon NovelToon
Mr. Arogan Vs Kembar Genius

Mr. Arogan Vs Kembar Genius

Status: tamat
Genre:Romantis / Badboy / Tamat
Popularitas:3.9M
Nilai: 4.8
Nama Author: cucu@suliani

IG suliani_cucu

Bijak dalam membaca ya, ini area ibu-ibu rumah tangga.

Hamil karena diperkosa menjadi beban yang berat untuk Elsa Anindita, dia harus menulikan telingnya kala banyak orang yang menggunjingnya.

Apa lagi setelah melahirkan, bebannya makin berat saja. Karena selain mendapatkan gunjingan, Elsa pun harus ekstra bekerja keras untuk menghidupi kedua putrinya.

Beruntung kedua putrinya tumbuh menjadi anak yang sangat pandai dan mempunyai kemampuan di atas rata-rata.

Hingga akhirnya Elsa dipertemukan kembali dengan peria yang memperkosanya, akan seperti apa hubungan mereka pada akhirnya?

Yuk kita kepoin kisahnya....

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon cucu@suliani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Cemburu'Nya Gia

Setelah melakukan perjalanan selama 3 jam setengah, rombongan tour Aurora dan Aurelia pun sudah sampai di Bandara Internasional Soetta.

Saat mereka turun dari pesawat, wajah-wajah lelah begitu terlihat. Tapi, Sayangnya. Mereka belum bisa beristirahat.

Karena mereka, harus mempersiapkan konser ke lima yang akan di adakan di gedung kesenian yang ada di Jakarta.

Mereka hanya punya waktu 2 hari, untuk melakukan persiapan konser terakhir Aurora dan Aurelia. Karena ini merupakan konser terakhir, mereka harus mempersiapkan semuanya dengan matang.

Konser penutupan ini, harus menjadi konser termegah di antara semua konser yang sudah mereka jalani di empata negara sebelumnya.

Saat mereka akan keluar dari Bandara, ternyata VB, sudah menunggu kedatangan Elsa dan kedua putrinya. Dia bahkan membawa 3 buket bunga, yang khusus dia persiapkan untuk ketiga wanita cantik yang sudah mencuri hatinya.

Jangan di tanya, bagaiamna dengan wajah Gia. Karena sudah pasti, dia sangat kesal. Rasanya, dia ingin sekali mencakar wajah VB.

Apa lagi saat melihat VB, tersenyum dengan sangat manis, membuat Gia, ingin memuntahkan semua kekesalan'nya.

"Hai, Cantik." VB langsung memberikan satu buket bunga pada Elsa.

Gia langsung mendelik sebal, melihat VB yang memberikan bunga untuk Elsa.

"Terima kasih," ucap Elsa.

Elsa langsung menerima buket bunga dari VB, kemudian dia pun mencium aroma bunga yang VB berikan padanya.

Gia, langsung menghentakkan kakinya. Dia kesal, karena Elsa, juga terlihat seperti wanita yang kecentilan, menurutnya.

Gia langsung menghampiri Elsa dan VB, Gia langsung mengambil buket bunga dari tangan Elsa.

"Elsa, adalah calon istri gue. Lu, ngga boleh ngasih bunga ini, pada Elsa." Gia lalu memberikan bunga itu kepada VB.

VB langsung tersenyum kecut, dia tidak menyangka jika lelaki yang sudah berumur seperti Gia, bisa bertingkah seperti anak-anak. VB pun jadi ingin menggoda Gia.

Sedangkan Elsa, hanya memutar bola matanya, dia jengah melihat Gia yang berubah menjadi posesif.

"Baru calon, masih bisa gue bawa lari." VB lalu menghampiri Elsa, kemudian dia menggenggam tangan Elsa dan memberikan bunga itu kembali pada Elsa.

Gia, semakin geram dibuatnya. Rasanya Gia, sudah ingin memberikan bogem mentah di wajah sombong VB.

"Cantik, dengan setulus hati aku memberikan bunga ini pada'mu. Jika hati' mu memang sudah ada pemiliknya, terimalah bunga ini sebagai pengganti ku. Dan jika, kamu tak bahagia dengan'nya, aku bersedia menjadi suami untuk kamu dan bersedia menjadi Ayah dari kedua anak-anak kamu." VB langsung mengecup punggung tangan Elsa.

Gia meradang, dia langsung mencengkram kerah jaket yang VB pakai.

"Kuping lu, Kayaknya ketutupan cangkang Duren. Makanya di bilanginnya susah banget, mau gue kasih bogem mentah?!" Geram Gia.

"Sabar, Bang. Jangan marah-marah nanti tambah tua, yang ada Cantik jadi berpaling sama yang muda kaya gue." VB seperti sengaja memanas-manasi Gia.

"Nyari mati, Lu?!" tanya Gia.

Tanpa Gia duga, Elsa, langsung memeluk Gia dengan erat. Elsa, lalu berbisik tepat di telinga Gia.

"Kamu beneran mau nikah sama aku?" Gia langsung menganggukan kepalanya," jangan ribut di sini, cepetan pulang. Kalau masih ribut juga, aku sama anak-anak bakalan pergi jauh." Gia langsung menggeleng.

Setelah mengatakan hal itu, Elsa, langsung melenggang pergi dan masuk ke dalam mobil yang sudah menunggu mereka sedari tadi.

Tanpa pikir panjang, Gia pun langsung mengikuti Elsa, masuk kedalam mobil tersebut. Sedangkan VB, menggunakan waktu itu untuk memberikan dua buket bunga lagi kepada Aurora dan Aurelia.

''Hai Cantik'nya, Om. Selamat ya, untuk konsernya. Semoga di konser berikutnya, kalian bisa tampil dengan maksimal." Gia mengecup kening twins A, secara bergantian.

"Tank's, Om.' Arora dan Aurelia berucap secara bersamaan.

Setelah menerima buket bunga dari VB, Aurora dan Aurelia pun langsung menyusul Bundanya, yang sudah duduk manis di dalam mobil.

VB, hanya bisa tersenyum kecut melihat kepergian mereka.

Saat mobil sudah melaju, Elsa, baru tersadar. Jika di mobil tersebut, hanya ada Elsa, kedua putrinya, Gia dan juga Pak sopir.

Lalu, kemana Tuan Dirja? Apakah Tuan Dirja pergi bersama Crew, untuk melakukan pengecekan ke Gedung kesenian?

Karena penasaran, Elsa, menepuk pundak Gia. Lalu, Elsa pun lalu bertanya kepada Gia.

"Em, Tuan Dirja kemana?" tanya Elsa.

"Ya ampun, Sayang. Dia calon mertua kamu, panggil dia Daddy." Gia merangkul pundak Elsa, lalu mengerling nakal.

Elsa langsung mendorong wajah Gia, dia tidak suka saat Gia terlalu dekat dengannya. Bahkan, sampai merangkul pundaknya. Elsa takut, jika Gia akan melakukan hal yang lebih, apalagi di sana, ada anak-anaknya.

"Jangan suka kayak gitu, aku ngga suka. " Elsa langsung mencebik.

"Iya, ngga. Daddy cape, dia mau istirahat dulu." Gia menoleh ke arah Kedua putrinya yang duduk tepat di belakangnya.

Aurora dan Aurelia pun, langsung tersenyum dengan hangat.

"Kalian pasti capek, nanti kalau sudah sampai rumah, Ayah pijitin." Gia berucap dengan tulus.

Mendengar ucapan Ayahnya, Aurora dan Aurelia pun langsung tergelak.

"Aku masih muda, Yah." ucap Aurora.

"Aku masih sehat bugar," ucap Aurelia.

"Kami tak perlu di pijat," ucap Aurora dan Aurelia bersamaan.

Gia, langsung menggaruk tengkuk lehernya yang tidak gatal.

"Lagian, ya. Kamu tuh harusnya ikut Daddy pulang, ngapain malah ikut kita?" tanya Elsa.

"Masih kangen," jawab Gia, sambil menyandarkan kepalanya di bahu Elsa.

"Ya ampun... Kamu nyebelin!" kesal Elsa.

Gia mendongakkan kepalanya, lalu dia memamerkan deretan gigi putihnya.

Tak lama, mobil pun berhenti di depan rumah sederhana yang Elsa tempati. Baik Elsa, Gia, juga Aurora dan Aurelia. Langsung turun dari mobil dan masuk ke dalam rumah sederhana tersebut, sedangkan Pak sopir, langsung menurunkan barang milik Elsa pun, Aurora dan Aurelia.

Saat mereka masuk kedalam rumah, Ibu Anira langsung menyambut mereka. Awalnya, Bu Anira merasa aneh saat melihat Gia yang ikut pulang bersama anak dan kedua cucunya.

Tapi, Bu Anira, ingat. Saat Elsa kemarin menelponya, dan menceritakan tentang apa yang Gia lakukan padanya.

"Puji Tuhan, kalian sudah sampai dengan selamat. Ibu sudah membuatkan makan siang untuk kalian, sekarang kita makan dulu." Bu Anira mengajak mereka untuk makan siang bersama.

Dengan senang hati, mereka pun langsung mengikuti Ibu Anira menuju ruang makan. Bahkan Gia pun tanpa ragu, langsung makan dengan lahap masakan yang sudah dibuat oleh ibu Anira.

Ibu Anira hanya bisa menggeleng-gelengkan kepalanya, karena calon menantunya itu kini terlihat seperti kucing manis yang penurut.

Padahal, dulu, Elsa, sempat bercerita jika lelaki yang bernama Gia, itu adalah lelaki yang sombong dan arogan.

+

+

Jangan lupa tinggalkan jejak ya...

1
Siti Nurjanah
semoga ibu nya merangkulnya
Atze Atze
bego.. tololnya..gia.. pinter nya Melinda..
Atze Atze
Thor ini novel sex... jijik...
Cucu Suliani: Kakak ini lucu, bilang jijik tapi baca sampai sejauh itu🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
Atze Atze
gantikan biar si Gia... yang hamil... cowok kaya Gia harus di pukul kepala nya biar sadar...
Atze Atze
dasar wanita jalang si gadis...
Atze Atze
kenapa tidak di bunuh di Anjing Danis .. mau aku yang membunuhnya..... dengan senang hati.
Atze Atze
bunuh saja Danish nya . Ajun...anak pejabat iblis ..anjing .setan... hancurkan Bakar ...bunuhhhhh...hayo Ajun
Atze Atze
cewek begooo...bodoh... jangan terlalu percaya sama cowok.. belajar beladiri....bunuh... cowok yang perkosa kamu gadis tolol...bego..
Atze Atze
bego..lawan tendang. bunuhhhh.. cewek bodoh..bego
Atze Atze
jangan bego jadi cewek ..lemah dan cengeng... lawan cowok nya..untung ada Ajun..
Atze Atze
makanya jadi cewek itu... jangan begooo...pake otak....di dunia nyata semua cewek begoooo... kecuali gue.. yang punya otak licik..
Atze Atze
hei gadis makanya jadi cewek jangan.. begooo... jangan mudah percaya sama temen....
Atze Atze
Thor... jangan vulgar dong adegan nya...bikin novel itu...yang yang intelek gitu...ini mah sex lagi sex.. lagi
Atze Atze
para wanita bego... ngapain pada ikut
Atze Atze
males kalo ada kejahatan beginian Thor
Atze Atze
nama pria nya..Kana nama perempuan..Gia dan vebriella itu nama wanita Thor... aneh.. Thor kamu itu cewek atau cowok sih..
Atze Atze
Dina sama Ajun ..asisten gia..kalau dr Irwan playboy sudah tidak perjaka lagi.thor
Atze Atze
Thor jangan terlalu vulgar dong adegan nya... intinya saja. singkat cerita gitu thor
Atze Atze
laki laki itu sampai umur 100 teh juga.. nafsunya tinggi...
Atze Atze
sekolam duit..Thor..mau
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!